31/10/2021

Polsek Senduro Ungkap Kasus Penganiayaan Berat

 


Pada hari Kamis tanggal 28 Oktober 2021 sekira pukul 22.30 Wib, *Kanit Reskrim Polsek Kedungjajang bersama Kanit Reskrim Polsek Senduro beserta Anggota* telah berhasil Ungkap kasus Tindak Pidana Penganiayaan Berat 

Tindak Pidana Penganiayaan Berat. Pasal 351 ayat (1), (2) KUHP.

*TKP*

Di halaman depan rumah Sdr. NK Desa Bence Kec. Kedungjajang Kab. Lumajang.

*Korban*

1.sdr NK, Laki-laki, islam, 57 tahun, petani/pekebun, Desa Bence Kec. Kedungjajang Kab. Lumajang. 

2.Sdr. SU, Laki-laki, Islam, umur 17 tahun, Desa Bence Kec. Kedungjajang Kab. Lumajang

*Pelaku*

S, 42th, Lk, Islam, Wiraswasta, alamat Desa Bence Kec. Kedungjajang Kab. Lumajang.

*BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN*

• 1 (satu) Sebilah celurit berserta rangka warna coklat dari bahan kulit.

*Kronologi Kejadian*

Pada Hari Sabtu , tanggal 2 Oktober 2021, sekira pukul 17.00 WIB, telah terjadi Tindak pidana penganiyaan terhadap saudara SU alamat Desa Bence Kec kedungjajang. Kab.Lumajang dan NK Desa Bence Kec kedungjajang. Kab.Lumajang dengan menggunakan senjata tajam celurit yang dilakukan oleh saudara S alamat Desa Bence Kec kedungjajang. Kab.Lumajang. Akibat kejadian tersebut korban SU mengalami luka robek pada jari tengah dan jari telunjuk tangan sebelah kiri dan sauadara NK mengalami robek kecil pada pinggang sebelah kanan.        


*MO

Pada hari tanggal dan jam tersebut telah terjadi penganiyaaan yang dilakukan oleh saudara S alamat Desa Bence Kec kedungjajang. Kab.Lumajang dengan cara pelaku S datang kerumah SU dengan keadaan marah kepada saudara NK (kakek SU) kemudian pelaku mengeluarkan sebilah celurit dan membacok kepada saudara NK namun ditangkis oleh saudara SU yang mengenai jari tengah dan jari telunjuk tangan sebelah kiri kemudian saudara SU lari meninggalkan NK (kakek SU) yang pada saat itu keduanya sedang berkelahi untuk menuju rumah kepala Desa Bence dan Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kedungjajang.


*KRONOLIGIS PENANGKAPAN*


Berdasarkan hasil penyelidikan *Kanit Reskrim Polsek Kedungjajang bersama dengan Kanit Reskrim Polsek Senduro beserta Anggota* Melakukan penangkapan terhadap pelaku Tsk. S Pada saat berada sebuah rumah warga yang beralamat di Desa Kandangan Kec. Senduro Kab. Lumajang ( Dan Tsk. Mengakui bahwa benar dia yang melakukan tindak pidana penganiayaan tersebut).

30/10/2021

Satreskrim Polres Lumajang Amankan Pelaku Tambang Liar



Lumajang,- Selain meresahkan masyarakat, ternyata adanya kegiatan penambangan Padang Savana, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tak dilengkapi dengan perijinan yang jelas alias illegal.


Pengungkapan itu bermula ketika beberapa warga datang ke Polsek setempat untuk melaporkan adanya dugaan kegiatan tambang ilegal di daerah itu.



“Ketika di kroscek oleh aparat Polsek Tempeh. Benar, aktifitas itu tidak disertai perijinan yang jelas,” ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo, S. Kom. Kamis, 28 Oktober 2021 siang.


Dari penggerebekan itu, aparat berhasil mengamankan beberapa alat bukti, diantaranya 2 unit excavator serta beberapa truk di lokasi aktifitas penambangan. 


“Kasus dugaan illegal mining itu sudah terjadi sejak bulan April 2021 lalu, namun sekarang kita tangani (Polres, red), atas pelimpahan kasus dari Polsek Tempeh,” kata Fajar.


Selain barang bukti, aparat juga berhasil mengamankan 1 orang yang diduga bertanggung jawab atas kegiatan aktifitas pertambangan tersebut, adalah SA (41) tercatat sebagai warga desa Bunder Kecamatan Pademawuh Kabupaten Pamekasan.


Atas perbuatannya itu, SA bakal dijerat dengan pasal 158 Undang-Undang nomor 3 tahun 2020, perubahan atas Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batu. 


“Terlapor sudah kita amankan, dan sekarang masih dalam proses penyidikan di Polres,” pungkas Kasat Reskrim. 


Sementara di tempat berbeda Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K, M.Si. saat dihubungi Tim Obor menyampaikan harapannya kepada masyarakat terkait penambangan ilegal tersebut.


“Ya, Terkait penambangan liar, saya berharap tidak ada lagi, terutama jika dilakukan di bibir pantai, kemarin baru saja kita lakukan penanaman pohon mangrove dan cemara, ini mitigasi yang kita lakukan, kalau ada tambang liar lagi ya percuma, ya nanti bisa rusak lagi,”pungkas Kapolres. (Humas Polres Lumajang)

Bagikan Ribuan Sembako, Kapolri Titip Pesan Buruh Tetap Jaga Prokes

 


Jakarta - Polri bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) membagikan 8.000 paket sembako kepada buruh di delapan provinsi. Kegiatan pembagian sembako ini dilakukan secara simbolis di PT. Cahaya Perdana Plastik (Lion Star Group) Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (29/10/2021).


Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh KSPSI. Menurutnya, Polri dan KSPSI selama ini selalu bekerja sama dalam menghadapi masa sulit di saat pandemi Covid-19, khususnya terhadap situasi ekonomi.


"Salah satunya bagaimana melakukan akselerasi vaksinasi khususnya di masyarakat buruh. Dan alhamdulilah tadi sudah disampaikan saat ini seluruhnya sudah hampir 100 persen," kata Sigit.


Tentunya sejalan dengan percepatan vaksinasi, kata Sigit, maka kegiatan aktivitas industri dan perusahaan dimana rekan-rekan buruh berada tentunya akan bisa beraktivitas kembali.


Ia pun mengaku senang ketika mendapatkan laporan perusahaan PT Lion Star yang selama menghadapi pandemi Covid-19, tak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh.


"Saya kira kalau ini bisa diikuti para pelaku industri yang lain maka tentunya akan menciptakan suasana yang baik," ujar Sigit.


Ke depan, mantan Kabareskrim Polri ini berharap dengan aktivitas yang sudah dilonggarkan, maka menjadi harapan agar pertumbuhan ekonomi terus meningkat.


"Kita sempat terkontraksi di angka minus 5 persen dan alhamdulilah beberapa waktu lalu kita bisa tumbuh di 7 persen dan saat ini mungkin kita bisa bertahan di 4-5 persen dan kuartal berikutnya mudah-mudahan bisa meningkat lagi. Ini butuh kerja sama," ucap Sigit.


Dengan sudah dibukanya kembali aktivitas, Sigit menitipkan pesan kepada para buruh untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal ini dilakukan agar Indonesia tetap bisa mempertahankan langkah positif menekan laju pertumbuhan Covid-19.


"Alhamdulilah kalau ini bisa dipertahankan Indonesia akan bisa melompat. Saat ini kita berada di peringkat 1 di Asia Tenggara untuk pengendalian Covid-19," tutur Sigit.


Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten ini menuturkan bahwa Indonesia sudah mulai melaksanakan event nasional, yaitu penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang berjalan lancar, aman dan tak ada peningkatan Covid-19.


Selanjutnya, Indonesia akan menggelar event internasional dan hal tersebut butuh pengendalian Covid-19 yang ekstra ketat. Apabila semua berjalan dengan lancar, Sigit menyebut hal tersebut sebagai sebuah prestasi.


"Apabila kita melihat di negara lain masih menghadapi situasi sulit di negara maju di Eropa fluktuatif angka Covid masih tinggi. Tapi alhamdulilah indonesia dengan negara dengan penduduk sangat besar ini kita mampu menurunkan laju covid dan selama beberapa minggu terakhir ini angka positif rate jauh di bawah 1. Artinya ini langkah baik karena jauh di bawah standar WHO. Ini harus kita pertahankan. Mari kita jaga prokes sehingga industri bisa berjalan lancar, semakin baik dan kesejahteraan buruh meningkat," papar Sigit.


Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih atas perhatian Kapolri yang sudah memberikan bantuan terhadap buruh, baik pembagian sembako maupun vaksinasi.


"Pak Kapolri mengucapkan terima kasih sebagai komunitas buruh terbesar se-Indonesia dengan jutaan anggota kami salut dengan perhatian pak Kapolri," kata Andi di kesempatan yang sama.


Ia pun menyinggung Vaksinasi Presisi yang digagas Kapolri adalah terobosan luar biasa karena dilakukan di seluruh daerah. Hal ini penting dilakukan agar kekebalan komunal cepat terbentuk, sehingga aktivitas produksi berjalan aman dan luar biasa.


"Jadi vaksinasi dilakukan terus dan sekarang pembagian sembako. Rencana 10 ribu paket sembako dari pak Kapolri kita akan sebar di seluruh indonesia besok mulai di Karawang, Bekasi, Surabaya, Sumsel, Banjarmasin sampai Papua," ujarnya.


Terakhir, ia menyampaikan bahwa KSPSI akan tetap kritis terhadap suatu kebijakan. Namun, ia menyebut langkah unjuk rasa adalah langkah terakhir. Sebab, ia menyebut KSPSI akan mengedepankan langkah musyarawah mufakat untuk menyampaikan aspirasi.


Dalam kesempatan ini, Presiden KSPSI memberikan Kapolri sebuah penghargaan, karena menjadi sosok yang terus menerus memberikan perhatian kepada kelompok buruh di Indonesia.

Atlet Peraih Medali Emas, Teuku Tegar Gapai Impian Jadi Polisi



Respon cepat. Polda Jawa Timur memastikan informasi yang sempat viral di media sosial beberapa waktu yang lalu. Seorang atlet asal Tuban Jawa Timur, peraih medali emas Cabang Olahraga (Cabor) lompat galah, di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, yang bingung dengan masa depannya. Kini ia kembali berladang di kampung halamannya. 


Merespon hal tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta memerintahkan anggotanya, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.


Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jatim Kombes Harry Kurniawan, gerak cepat bersama anggotanya memastikan kabar tersebut benar adanya, dengan mendatangi atlet peraih medali emas itu di kediamannya. 


Kombes Harry menyampaikan, atlet tersebut diketahui bernama Teuku Tegar Abadi (22) warga Prunggahan Kulon Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Atlet peraih medali emas di Cabor lompat galah. 


Selain itu, Kombes Harry juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan mempunyai cita-cita menjadi anggota Polri, untuk meneruskan jejak kakeknya yang pernah menjadi Kapolsek di Plumpang Kabupaten Tuban, Jawa Timur. 


Lanjut Kombes Harry menjelaskan, Teuku Tegar juga pernah mendaftar Polisi jalur rekrutmen proaktif tahun 2020, namun ditolak lantaran Tegar tidak mendapatkan sosialisasi tentang mekanisme rekrutmen anggota Polri dengan baik. 


"Sesuai arahan bapak Kapolda Jatim, kami akan mendukung Tegar untuk masuk menjadi anggota Polisi, melalui proses penerimaan rekrutmen Polri yang dibuka nanti," tandasnya Kombes Harry. 


"Karena dengan kehadiran Tegar seorang sosok pemuda yang punya prestasi itu, diharapkan akan membuat nama Polri semakin baik dimata masyarakat, melalui jalur prestasi di olahraga," tambahnya pada Kamis (28/10/2021). 


Mendengar kabar tersebut Tegar dapat bernafas lega, pasalnya ia akan meraih cita-citanya yang sejak lama ia impikan menjadi anggota Polri meneruskan jejak sang kakek, dan tetap berkarya di bidang atletik khususnya cabang olah raga lompat galah.

Tutup Diksar Integrasi, Kapolri Tegaskan Sinergitas TNI-Polri Kunci Sukses Hadapi Berbagai Ancaman



Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup Pendidikan Dasar (Diksar) Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol, di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2021).


Dalam penyampaiannya, Sigit menegaskan, Diksar ini bertujuan untuk memupuk sejak dini sinergitas dan soliditas para personel TNI dan Polri. Menurut Sigit, dua hal itu merupakan kunci sukses untuk menghadapi segala bentuk ancaman terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


"Tentunya sinergitas dan soliditas ini terus dibangun dari mulai awal dan sampai kapan pun ini menjadi kekuatan yang harus dipelihara. Karena kunci utama untuk sukses di dalam menghadapi ancaman baik kedaulatan negara, luar dan dalam negeri maupun ancaman Kamtibmas, itu kunci utama sukses melawan ancaman tersebut, soliditas dan sinergitas," kata Sigit.


Salah satu bukti nyata keberhasilan dari sinergitas dan soliditas adalah terkait penanganan Pandemi Covid-19, yang dimana TNI-Polri bersama stakeholder lainnya dipercayakan sebagai garda terdepan. Dengan sinergitas dan soliditas, Sigit menyatakan, laju pertumbuhan virus corona dapat ditekan saat ini. Sehingga, Indonesia berada di peringkat pertama Asia Tenggara dalam hal penanganan Pandemi virus corona.


"Ini sudah dibuktikan dalam hadapi beberapa ancaman yang ada termasuk terakhir bagaimana sinergitas dan soliditas TNI-Polri sebagai garda terdepan tentunya dengan stakeholders lain bersama-sama menanggulangi Pandemi Covid-19. Dan Alhamdulillah hari ini kita berada di posisi nomor 1 untuk penangnaan laju Covid-19 terbaik di Asia Tenggara. Ini adalah modal kita bersama yang harus terus kita jaga," ujar Sigit.


Mantan Kapolda Banten ini menjelaskan, Diksar integrasi ini juga memiliki tujuan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul demi mewujudkan Indonesia maju, unggul dan tumbuh. Sebagaimana, cita-cita dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). 


"Pak Presiden selalu menyampaikan kunci utama kita bisa menuju menjadi Indonesia maju, Indonesia unggul, dan Indonesia tumbuh, tentunya harus diisi SDM yang unggul," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.


Lebih dalam, Sigit menyatakan, dalam Diksa integrasi para taruna dan taruni TNI-Polri dididik untuk dikembangkan sebagai SDM yang unggul. Sehingga, dapat menjadi sosok abdi negara yang memiliki profesionalisme, karakter teruji dan jiwa kepimimpinan yang kuat.


"Dan ini dibutuhkan rekan-rekan dalam memimpin, melaksanakan dan mempraktikan semua yang rekan-rekan dapat untuk pelaksanaan tugas yang akan datang. Kalian adalah generasi dan calon pemimpin masa depan yang akan mengantar bangsa kita untuk masuk ke generasi emas Indonesia Emas tahun 2045," ucap Sigit.


Oleh sebab itu, Sigit berharap, para peserta didik dalam mengikuti pendidikan dengan baik untuk dijadikan bekal kedepannya. Menurutnya, menjadi abdi negara akan menghadapi berbagai macam dinamika dalam prosesnya. Sehingga, harus benar-benar menyerap ilmu-ilmu yang diajarkan, guna menjadi sosok abdi negara unggul dan berintegritas. 


"Manfaatkan kesempatan yang ada untuk betul-betul menyerap ilmu dengan setinggi-tingginya, jangan sia-siakan. Karena 4 tahun waktu lama, namun juga waktu yang singkat bagi seseorang yang ingin menyerap ilmu. Karena perjalanan orang yang terus belajar akan berproses. Jadi jangan sia-siakan waktu yang ada," papar Sigit. 


Sigit mengungkapkan, taruna dan taruni TNI-Polri juga harus menyiapkan mental, disiplin dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran. Sehingga, sejak awal terbentuk karakter yang terpuji. 


Dengan begitu, menurut Sigit, ketika nantinya terjun ke lapangan, akan siap menghadapi segala bentuk tantangan yang ada. Serta mengetahui mana tindakan dan perilaku yang baik atau tidak. 


Karena ketika turun ke lapangan nanti, sambung Sigit, taruna dan taruni tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga marwah dari institusi TNI dan Polri. Sebab itu, jalankan tugas dengan baik dan terpuji serta hindari pelanggaran yang dapat merusak nama baik organisasi. 


"Oleh karena itu lakukan hal-hal yang terbaik, terpuji, hindari pelanggaran. Karena kalian saat ini sudah menjadi sorotan publik. Setiap perilaku kalian akan diikuti publik, jadi warna kalian akan mewarnai organisasi TNI-Polri, ujar Sigit.


Disisi lain, Sigit juga meminta kepada taruna dan taruni untuk bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadi hal yang positif. Sigit berharap, dengan keterbukaan informasi saat ini, harus ada kebijaksanaan dalam segala bentuk perbuatan dan perilaku. 


"Oleh karena itu di era teknologi informasi saat ini jaga perilaku kalian, isi dengan hal positif. Sehingga masyarakat memahami dan mengerti tentang kehidupan taruna dari sisi yang memang dipahami masyarakat. Ukirlah dengan prestasi, manfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk menyampaikan hal tersebut ke masyarakat, kalau kalian calon prajurit terbaik yang dipersiapkan untuk menghadapi era yang akan datang," tutur Sigit.


Untuk diketahui, dalam kegiatan Diksar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol, ini diikuti oleh 982 taruna-taruni. Rinciannya, 449 Prajurit Taruna Angkatan Darat, 190 Prajurit Taruna Angkatan Laut, 140 Prajurit Taruna Angkatan Udara, serta 203 Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian.

SILATURAHMI KAPOLRES JOMBANG DENGAN WARTAWAN/JURNALIS KAB.JOMBANG DALAM RANGKA MEMBANGUN KEMITRAAN DENGAN MEDIA MENUJU JOMBANG YANG AMAN DAN KONDUSIF




Jombang, Merdekanews.net

Polres Jombang, Jawa Timur melakukan pertemuan dengan wartawan/jurnalis kabupaten Jombang guna menjalin silaturahmi yang baik antar pihak kepolisian dengan awak media dalam penyampaian berbagai informasi positif yang akurat dan benar kepada masyarakat.


Kegiatan ini digelar di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, 29 Oktober 2021 pada pukul 15.00 wib sampai 17.00 wib dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat. Acara ini bertajuk " ngobrol bareng dengan wartawan guna meningkatkan sinergitas kemitraan". 


Dalam agenda yang dihadiri oleh Wakapolres Jombang (Kompol Ari Trestiawan) yang mewakili bpk Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho dikarenakan berhalangan hadir karena ada kegiatan lain, dan Kasubbaghumas dengan mengundang puluhan jurnalis dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). 



"Tanpa mengurangi kedisiplinan kita terhadap prokes, kegiatan ini baru bisa kami laksanakan, hal ini karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan kita untuk melakukan kegiatan maupun aktivitas mengundang sehingga intensitas kita juga berkurang untuk melakukan kegiatan tatap muka. Kegiatan ini juga kita lakukan di dalam lingkungan polres menginggat masih dalam situasi transisi dengan harapan jangan sampai ada klutser maupun jenis varian baru covid 19 dan untuk kita tetap waspada".


" Harapannya dengan adanya kegiatan ini bisa menjalin komunikasi, bisa menjalin sinergitas antara polres Jombang dengan rekan-rekan wartawan dan jurnalis bisa bekerjasama yang baik sehingga informasi yang baik bisa tersampaikan untuk masyarakat Jombang, karena wartawan merupakan mitra polisi jadi harus bersama-sama menjalin komunikasi agar tidak ada informasi yang tersendat atau miskomunikasi", kata Kompol Ari Trestiawan (Wakapolres Jombang).


Kegiatan ini diiringi dengan penyerahan bansos secara simbolis kepada para wartawan dan diakhiri dengan pembagian bansos tersebut dengan tertib dan berjalan lancar. (Rina TW)

HUT F-Wamipro, Tingkatkan Kepedulian Sosial



Probolinggo, Merdeka News - ​Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) menggelar Hari Jadinya ke-8 di Kantor Sekretariat, Kamis (28/10/2021).


Hadir dalam acara tersebut, Kepala Diskominfo mewakili Wali Kota Probolinggo, perwakilan Kodim 0820 serta perwakilan Polres Probolinggo Kota.


Ketua F-Wamipro Zuhri menyampaikan terima kasih kepada segenap jajaran pimpinan Pemkot Probolinggo serta mitra F-Wamipro yang selama ini mendukung kegiatan-kegiatan Forum. 


"Alhamdulillah, hari ini Forum Wartawan Mingguan Probolinggo genap berusia 8 tahun. Hingga saat kita masih eksis dengan kegiatan-kegiatan besar baik diskusi maupun kegiatan lainnya," ujar Zuhri.


Dalam kesempatan tersebut, Zuhri sempat mengisahkan kembali sejarah terbentuknya wadah wartawan yang diberi nama F-Wamipro.


"Nama F-Wamipro akan tetap saya pertahankan walaupin ada saja yang ingin mengganti nama komunitas wartawan ini. Puluhan permintaan melalui Whatsaap agar nama F-Wamipro diganti, dengan dalih saat ini media online lebih mendapat kepercayaan publik," ujarnya.


Lebih lanjut Zuhri menyampaikan bahwa keberadaan F -Wamipro ini, tidak seharusnya dirubah karena dibalik keberadaannya ada sejarah yang tak dapat dilupakan.


"Dengan sekuat tenaga saya akan tetap mempertahankan nama F-Wamipro, karena keberadaanya memiliki sejarah. Waktu itu banyak teman teman jurnalis yang berada di Probolinggo ini menginginkan adanys wadah komunikasi antar wartawan, hingga akhirnya mendapat kesempatan bertemu Bupati Tantri untuk memberitahukan keinginan tersebut. Alkhamdulillah Bupati merestui," tutur Zuhri penuh semangat.



Sementara Kepala Diskominfo Probolinggo Kota menyampaikan pesan Wali Kota Probolinggo kepada F-Wamipro untuk selalu melakukan komunikasi dengan baik. Karena, komunikasi itu merupakan kunci menyelesaikan setiap persoalan.


"Sebelumnya, atas nama Pemerintah Probolinggo kota menyampaikan selamat ulang tahun F-Wamipro yang ke- 8. Mari, kita tingkatkan komunikasi yang baik untuk terus membangun Probolinggo menjadi lebih baik;" paparnya.


Lebih lanjut disampaikan, Pemkot Probolinhgo akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik kepada semua wartawan yang bertugas, juga di F-Wamipro ini.


"Apapun itu, Pemerintah akan berusaha menjalin komunikasi dengan baik, intinya bicarakan baik baik;" tambahnya.


Dikesempatan terpisah setelah hajat ultah selesai, salah satu anggota aktif F-Wamipro asal Lumajang, Moh Misdi mengucapkan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun F-Wamipro yang ke 8.


"Selamat dan sukses atas pelaksanaan ultah F-Wamipro. Semoga diusianya yang ke-8 F-Wamipro semakin dewasa dan terus berjaya," ungkap Misdi, panggilan akrab wartawan Merdeka News.


Acara itu ditutup dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua F-Wamipro dan diserahkan kepada pejabat yang hadir. Untuk selanjutnya, acara diisi dengan hiburan elekton. (dik)