05/11/2021

PENERIMAAN ( BLT , DD ) DAN VAKSINASI DESA KARANGDIYENG


Merdeka news mojokerto:

Penyaluran BLT DD Kelurahan Karandiyeng Tahap 10-11telah dilaksanakan di Balai Desa Karangdiyeng pada Kamis (4/11/2021) 

Pemerintah desa menyalurkan BLT DD , sebanyak 66 orang dari 4 dusun keluarga Penerima Manfaat (KPM)Jumlah tersebut sesuai dengan hasil pendataan KPM yang diperoleh dari muasyawarah di tingkat desa untuk kemudian ditetapkan di tingkat kelurahan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dikarenakan perubahan data signifikan turun 6 orang meninggal dunia yang mana diketahui untuk bulan juni-Agustus kemaren jumlah penerima nya sebanyak 72 orang


Adapaun penentuan penerima BLT DD didasarkan pada keluarga yang belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah baik melalui PKH, BPNT, BST maupun program bansos lain. Kriteria tersebut ditetapkan agar memudahkan pendataan calon KPM agar tidak menerima bantuan ganda yang bersumber dari anggaran Pemerintah, sehingga dapat terjadi pemerataan penyaluran bantuan.


Berbeda dengan penyaluran sebelumnya. selain pelaksanaannya wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti mempersiapkan tempat duduk berjarak agar tidak terjadi kerumunan, melakukan pengecekan suhu sebelum memasuki aula balai desa, mencuci tangan, serta mengenakan masker, kali ini penerima BLT DD wajib ikuti vakinasi bagi yang belum karena kebanyakan PKM adalah lanjut usia(LANSIA)


Menurut Kepala Desa Karangdiyeng S.AFFANDI S.Ti penyaluran kali ini para penerima manfaat dari BLT Dana Desa sebelum menerima uang sebesar Rp. 300.000 diwajibkan untuk mengikuti vaksin terlebih dahulu.


“Saya atas nama kepala desa (KADES) dari pemerintah Desa Karangdiyeng ikut mendukung pelaksanaan Vakinasi COVID-19, untuk itu penyaluran BLT DD tahap 10-11kali ini para penerima BLT DD kami wajibkan untuk ikut vaksin atas kerjasama kami dengan Puskesmas Kutorejo”. tegas Affandi


Sebagai syarat penggambilan BLT DD, penerima diharuskan membawa syarat berupa surat pernyataan yang memuat belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah, fotokopi KTP dan KK KPM untuk memastikan bahwa warga yang datang adalah benar-benar KPM yang sudah ditentukan. Masing-masing KPM menerima bantuan sejumlah Rp. 300.000,- yang bersumber dari Dana Desa. Hal tersebut sesuai dengan instruksi PMK-222 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun 2021 yang didalamnya memuat bahwa BLT DD harus dilaksanakan selama 12 bulan.


Turut hadir dalam pelaksanaan penyaluran BLT DD kali ini, Ketua BPD karang diyeng, Kepala Desa Karang diyeng beserta perangkat, Bidan Desa, Babhinkamtibmas, Babhinsa dan petugas vaksin dari Puskesmas kutorejo dalam rangka mensukseskan pelaksanaan penyaluran BLT DD Tahap10- 11 tahun 2021 ini.(Rep.Sri.H)

Jombang_Merdekanews.idEdarkan Pil Koplo, Fahrul Diringkus Unit Reskrim Polsek Jombang



Jombang, Unit Reskrim Polsek Jombang meringkus seorang pemuda bernama Mochammad Fahrul Bima Aditya (19) di rumahnya, Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Saat di geledah, polisi menemukan ratusan butir pil dobel L siap edar.


Kapolsek Jombang, AKP Bambang Setyo Budi mengatakan, Fahrul diduga merupakan seorang pengedar obat keras berbahaya (okerbaya) jenis Pil Dobel L yang merusak generasi penerus bangsa.



"Pelaku kami tangkap pada Rabu (23/11/2021) jam 23.00 Wib di rumahnya. Saat ini yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangka," kata Bambang, Jumat (5/11/2021).


Penangkapan Fahrul merupakan pengembangan dari penangkapan terhadap Bayu Candra Agata alias penyakit dan Adimas Budi Luhur alias Mboto LP. Dalam pemeriksaan, keduanya mengaku mendapat pil koplo dari temannya bernama Fahrul.


"Pengakuan itu kami kembangkan hingga berhasil menangkap tersangka Fahrul. Saat ditangka, tersangka tidak melawan," ujar Bambang.


Dari hasil penggeledahan di rumah Fahrul, petugas menemukan sebanyak 500 butir pil dobel L siap edar. Pil koplo itu disimpan di dalam lemari pakaian di dalam kamar tersangka. Petugas juga menyita Handphone tersangka yang digunakan sebagai alat transaksi narkoba.


Guna proses penyidikan lebih lanjut, Fahrul ditahan di Polsek Jombang. Bambang menegaskan pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut untuk menemukan pelaku lainnya. 


"Tersangka sudah kami tahan dan dikenakan Pasal 196 Undang Undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan," pungkas mantan Kapolsek Jogoroto tersebut. (Rina)

Kapolda Jatim Cek Lokasi Kapal Sungai Tenggelam dan turunkan Tim Pencarian di Rengel Tuban



Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mengecek tempat terjadinya kecelakaan perahu penumpang yang tenggelam di sungai Bengawan Solo, penghubung antara dusun Gemblo desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dengan desa Semambung Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (4/11/2021). 


Diduga akibat arus sungai yang deras, kapal penyeberangan berpenumpang Rabu, 3 November 2021 sekitar pukul 09.30 Wib, tenggelam. Menurut keterangan di lokasi kejadian, kapal tersebut berpenumpang 17 orang sudah termasuk awak kapal, dan 7 unit kendaraan bermotor, namun 10 orang berhasil selamat dan dirawat di Rumah Sakit, sedangkan 7 orang lainnya masih dalam pencarian. 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan didampingi bupati Tuban melakukan pengecekan di posko Ante Mortem yang telah disiagakan tidak jauh dari lokasi kejadian, selain itu Kapolda juga meninjau dan melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta menurunkan tim dari Polda untuk membantu proses pencarian korban.


Pencarian korban kapal penyebrangan ini nantinya akan melibatkan semua unsur, baik TNI - Polri, Basarnas daerah, Tagana, dan gabungan dari ormas, atau ormas keagamaan serta pemuda - pemudi atau masyarakat yang berada di sekitar sungai.


"Tujuannya satu yaitu membantu mencari korban daripada kecelakaan kapal kemarin. Informasi yang kami dapatkan, ada 17 korban, sementara sudah ditemukan 10 orang selamat dan 7 orang pencarian, sedangkan 1 baru saja tadi diketemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga masih ada 6 orang yang kami cari," katanya Kapolda Jatim saat meninjau di lokasi kejadian.  


Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah, membentuk 6 satgas, masing-masing ada 5 satgas, ada yang melakukan penyusuran di air, kemudian 1 satgas melakukan pencarian di darat. 


"Kami tadi sudah sepakat dengan Pak Bupati, dengan Pak Kapolres dan unsur di sini jajaran Dandim yang diwakili Koramil, beserta unsur lainnya. Akan melanjutkan pencarian dengan mengedepankan masyarakat yang ada di sepanjang sungai. Sampai nanti ke bendungan untuk melakukan penyisiran, dan mudah-mudahan 6 orang yang masih dalam proses pencarian ini bisa segera ditemukan," tandasnya. 


Kapolda Jatim juga menyampaikan, selanjutnya akan melakukan SOP dalam penyeberangan, untuk pengaturan terhadap masyarakat yang melakukan penyeberangan. Selain itu, kedepan juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat, untuk bisa memantau waktu-waktu tertentu, di mana arus air sudah sangat deras. 


"Jadi keselamatan itu paling diutamakan, lalu kegiatan sosial masyarakat juga bisa berjalan. Kami bersama tim gabungan tetap akan melakukan pencarian," papar Kapolda. 


"Mudah-mudahan kita semua bersinergi dan menghadapi masalah ini dengan baik. Saya yakin dan mohon doa, mudah-mudahan nanti yang masih belum ditemukan, bisa segera ditemukan," pungkasnya. 


Berikut data perkiraan 10 korban jiwa Kapal tenggelam di sungai Bengawan Solo yang selamat. 


1). Nama : Mujianto /L

TTl : Rembang, 06-07- 991

Alamat : Wonokerto RT.02/ 05 Kc. Sale kab. Rembang.


2). Nama : Arif Dwi Stiawan /L

TTL : Tuban, 39 th.

Alamat. : Ds.Rengel RT.05/06 Kec. Rengel kab. Tuban.


3). Nama : Nofi Andi Susanto /L

TTL : Tuban, 01-03- 1992

Alamat. : Jln. Majapahit Tuban no 32 Sidorejo RT.04 Rw Kec. Tuban kab. Tuban.


4). Nama : Tasmiatun Nikmah/ L

TTL : 33 th

Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 RW.03 Kec. Rengel kab. Tuban.


5). Nama : Abdul Hadi/ L

TTL : Tuban, 9 th 

Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 Rw. 03 kec. Rengel kab Tuban.


6). Nama : Abdulloh Dimyati ( adim ) /L

TTL : Tuban, 3 th.

Alamat. : Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 kec. Rengel kab. Tuban.


7). Nama : Mas Tarmuji/L

TTL : Bojonegoro Umur 56 th al Ds Rengel Rt 02/04 kec Rengel. 

 

8). Nama : BUDI /L

TTL : 24 th.

Alamat : Ngadirejo RT.03 RW.01 kec. Rengel.


9). Hafis , (L/4 th) alamat Rt 04/02 ds semambung kec Kanor bojonegoro 


10). Madiyani (L/62 Th) alamat Rt 02/02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro 


Sementara perkiraan data 7 orang yang masih belum ditemukan adalah. 


1). TORO, (L/41 Tahun), alamat Wonokerto Rt. 02 Rw. 05 Kec. Sale Kab. Rembang.

2). BASORI, (L/37 Tahun), alamat Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 Kec. Rengel 


3). *KASIAN (L/60 th) sebagai NAHKODA,* alamat Rt 02/ 07 Ds Semambung kec Kanor kab Bojonegoro.


4). ERMA FITRIANTI (P/27 th) alamat Rt 04/02 Ds Semambung Kec Kanor Kab Bojonegoro.


5). MASDIAN PURNAMA (L/27 th) suami dari IRMA FITRIANTI, Alamat Rt 04 / 02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro.


6). SUTRI (P/60 th), alamat Rengel maibit Tuban


7). Dedy setyo nugroho , 30 th al Rt 2/1 Dsn Secang Desa Ngandong kec Grabakan Kab Tuban.

PROGRAM SAMBANG DESA INSPIRATIF MUDA MOJOKERTO



Mojokerto, program sambang desa ke-2 dilaksanakan pada hari minggu tanggal 31 oktober 2021 yang bertempat di baledesa kweden kembar kec. Mojoanyar Kab. Mojokerto berjalan dengan lancar dan sukses. 


Acara yang juga ditujukan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini alhamdulillah dihadiri oleh orang no 2 di Kab. Mojokerto yakni Bapak Muhammad Albarraa Lc M. Hum atau biasa dipanggil Gus Barra, beliau sangat mengapresiasi kegiatan yang bersifat positif seperti ini, kami sangat berterimakasih karena suatu kehormatan yg luar biasa komunitas kami mendapat atensi dari beliau. 


Terimakasih juga kepada kepala beserta jajaranya, Banser, Ansor desa kweden kembar yang telah membantu menyediakan tempat dan membantu kami menyiapkan segala sesuatunya sehingga acara kemarin berjalan dengan sukses,terimakasih juga kepada komunitas sahabat (cahaya seribu berkah). Kata Johny Wahyuningrat Selaku Ketua Panitia Acara Sekaligus Ketua BPD Desa Kwedenkembar 


Dan terimakasih kepada jajaran panitia dan semua keluarga besar IMM yang hadir, pihak sponsorship, donatur serta semua pihak yang terlibat dalam program mulia ini, semoga menjadi amal kebaikan kita semua. 


Dalam program sambang desa kemarin selain kita menghadirkan badut untuk menghibur anak-anak yatim, kami juga memberikan santunan berupa ;

1. Uang saku masing-masing Rp. 100.000

2. Goodybag (alat tulis sekolah) 

3. Bucket snack

4. Al-Quran

5. Paket sembako


Plus:

Uang Saku dari Gus Barra

Paket sembako dari Sahabat IMM


Semoga bermanfaat untuk anak-anak yatim,kepada donatur semua semoga do'a dan hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT.


Sampai bertemu di program sambang desa selanjutnya, semoga berkah dan juga semoga istiqomah selalu kita dalam menjalankan misi kemanusiaan ini. Aamiin. Ungkap Damar Wulan selaku founder dari komunitas IMM.(Anik)

04/11/2021

Giliran Yayasan MI Miftahul Ilmi Terima Bantuan 160 Dus Keramik Dari Korem 082/CPYJ

 


Jombang Merdekanews.id .Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto memberikan bantuan 160 dus keramik untuk Yayasan MI Miftahul Ilmi di Desa Kedung Mlati Kec.Kesamben Kab.Jombang, Jawa Timur.

Kamis (04/11/2021)

Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto diwakili Letda Chb Slamet Purwanto Dantim Hubrem menyerahkan bantuan 160 dus keramik untuk pembangunan Yayasan MI Miftahul Ilmi yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah MI Miftahul Ilmi Achmad Dani Yachya Adi Putra.


Dalam kesempatan itu Letda Chb Slamet Purwanto mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Danrem 082/CPYJ dalam pembangunan tempat pendidikan yang diserahkan melalui saya.

“Beliau berharap semoga bantuan keramik ini dapat bermanfaat dan berguna serta membantu dalam penyelesaian pembangunan Yayasan ini, bantuan ini juga merupakan wujud kepedulian Korem 082/CPYJ terhadap situasi warga masyarakat yang ada di wilayah jajaran Korem, yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan.”Ujarnya


Sementara itu, bantuan berupa keramik dari Danrem 082/CPYJ tersebut mendapat apresiasi positif dari pihak Yayasan, Kepala Sekolah MI Miftahul Ilmi Ahmad Dani Yachya Adi Putra mengucapkan “terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bapak Danrem 082/CPYJ kepada kami, kami merasa sangat terbantu dengan bantuan keramik sebanyak 160 dus ini, dan kami juga berharap kedepannya semoga Korem 082/CPYJ semakin maju dan semakin dekat dengan rakyat.”tutupnya

Penrem CPYJ.(RINA.TW)

Arahan Kapolri ke Forkopimda Sumbar: Jaga Prokes Hingga Akselerasi Vaksinasi ke Lansia

  


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kedisplinan penerapan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilaksanakan atau tidak boleh kendor. Meskipun, angka harian Covid-19 saat ini sudah mengalami penurunan drastis.


Hal itu disampaikan Sigit saat memimpin rapat dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sumatera Barat (Sumbar), di Rumah Dinas Gubernur, Padang, Rabu (3/11/2021).


"Saat ini di wilayah Sumbar banyak penurunan level. Artinya penurunan level ada kelonggaran, maka prokes mulai diabaikan. Ini harus diingatkan," kata Sigit dalam arahannya. 


Menurut mantan Kapolda Banten ini, perkembangan kasus aktif harian virus corona di Sumbar memang mengalami penurunan. Namun, di beberapa daerah masih ada yang cukup tinggi. 


Terkait kasus kematian Covid-19, Sigit menuturkan bahwa, harus ada strategi vaksinasi terhadap kelompok lanjut usia (lansia). Mengingat, masyarakat yang menjadi korban akibat virus corona, banyak dari kalangan usia lanjut. Karena itu, Sigit menekankan, untuk melakukan percepatan vaksinasi terhadap kelompok lansia.


"Tentunya perlu dilakukan langkah khusus, yang meninggal biasanya usia rentan atau lansia, ini harus dipikirkan strategi vaksinasi terhadap masyarakat yang memiliki kerentanan Covid-19. Dari 131 kabupaten/kota yang naik, tren kenaikan ada 8 kab/kota di Sumbar yang ikut naik. Jadi mohon diperhatikan jangan sampai meningkat dan terjadi klaster," ujar Sigit.


Dengan tidak abai terhadap prokes dan melakukan akselerasi vaksinasi, kata Sigit, hal itu juga sebagainya upaya antisipasi untuk mencegah laju pertumbuhan Covid-19 ketika libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). 


"Akan ada risiko apalagi menghadapi Nataru yang biasanya menghadapi masyarakat melakukan aktivitasnya. Dari perjalanan setiap libur ada peningkatan," ucap eks Kabareskrim Polri ini. 


Disisi lain, Sigit mengimbau kepada Forkopimda Sumbar untuk tidak menyelenggarakan acara apapun yang berpotensi memicu terjadinya kerumunan massa. Sigit menyarankan, kegiatan lebih baik digelar secara virtual atau daring. 


"Sehingga kegiatan secara hybrid atau virtual itu lebih baik. Tempat wisata tolong dipasang aplikasi PeduliLindungi," tutur Sigit.


Sigit menyebut, sinergitas dan soliditas, TNI, Polri, Pemprov, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus terus diperkuat. Menurutnya, faktor itu salah satu kunci dalam strategi pengendalian Covid-19 saat ini. Apalagi, Indonesia menempati peringkat pertama se-Asia Tenggara dalam hal penanganan dan pengendalian virus corona. 


Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, tren positif tersebut harus dipertahankan. Karena, kata Sigit, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu menekankan untuk tidak abai ataupun lalai mencegah lonjakan Covid-19 dengan kedisiplinan prokes dan akselerasi vaksinasi. 


Disisi lain, Panglima dan Kapolri juga menyampaikan apresiasi terhadap Forkopimda Sumbar terkait dengan percepatan vaksinasi karena telah menggagas Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) di Tanah Minang. Meskipun, kedepannya harus terus lebih ditingkatkan lagi. 


"Terkait progres vaksinasi yang dilaksanakan, Alhamdulilah progres tersebut terlihat dari minggu lalu di posisi 32 saat ini di posisi 24-26. Jadi saya kira ini hasil kerja keras rekan-rekan Forkompimda dan tim vaksinasi. Dalam hal ini saya mngapresiasi bersama Panglima," tutur Sigit.


Tak hanya memimpin rapat Forkopimda, Panglima dan Kapolri meninjau langsung kegiatan vaksinasi serentak Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) di GOR H. Agus Salim, Padang, Sumbar. Acara itu dilakukan bersamaan di 221 titik lokasi.


Pada kesempatan tersebut, mereka berdua juga menyempatkan menyapa wilayah lain di Sumbar secara virtual, untuk mendengarkan langsung penanganan dan pengendalian Covid-19.

Kapolri Minta Forkopimda Sumut Lakukan Antisipasi Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

 


Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat pengarahan kesiapan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sumatera Utara (Sumut), Rabu (3/11/2021).


Pada kesempatan itu, Sigit menyampaikan pesan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), untuk tetap tidak lengah dan abai, dalam penanganan dan pengendalian Covid-19, yang saat ini terus semakin membaik. Akselerasi vaksinasi, penerapan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin dan perawatan yang baik pasien Covid-19 harus terus dilakukan.


Capain yang sudah baik saat ini, kata Sigit harus dipertahankan. Diantaranya adalah menyiapkan antisipasi untuk mencegah lonjakan virus corona ketika saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) mendatang. 


"Pesan Presiden, kondisi angka harian yang saat ini sudah bagus bisa berubah, kalau kita lengah. Setiap libur maka ada peningkatan. Pada bulan Juli kasus harian mencapai 56 ribu, tapi hari ini diangka 612. Ini harus dipertahankan. Terlihat dari kasus positif menurun demikian juga kasus aktifnya. Ini adalah angka hasil kerja keras rekan-rekan semua," kata Sigit.


Menurut Sigit, Forkopimda Sumut harus melakukan antisipasi di jalur lintasan Bandara, Pelabuhan, Stasiun, terminal dan lainnya. Upaya tersebut untuk mencegah adanya lonjakan masyarakat yang hendak kembali ke kampung halamannya saat perayaan Natal.


Sedangkan di perayaan Tahun Baru, Sigit menekankan kepada Forkopimda untuk tidak menyelenggarakan kegiatan yang dapat memicu terjadinya kerumunan massa seperti konser ataupun perayaan musik lainnya.


"Kegiatan pesta akhir tahun terkait dengan konser dan perayaan mohon dihindari ini mengantisipasi lonjakan. Mohon disesuaikan dengan SOP yang sudah diatur di posko bandara, jalan raya dan pelabuhan. Lalu, masifkan aplikasi PeduliLindungi. Kegiatan ibadah harus dibicarakan tempat mana yang dilaksanakan secara virtual dan langsung. Mohon dibicarakan, di wilayah Sumut ada sekitar 6.623 gereja, ini harus dipersiapkan dengan baik. Ibadah bisa berjalan namun laju Covid-19 bisa dijaga," papar Sigit.


Sigit meyakini bahwa, Forkopimda Sumut bisa mengantisipasi dan mencegah lonjakan kasus harian virus corona. Kuncinya, adalah sinergitas dan soliditas antara TNI, Polri, Pemda, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat. 


Apalagi, menurut Sigit, persiapan antisipasi yang dilakukan sejak dini efektif bisa mencegah lonjakan Covid-19. Sebagaimana dilakukan ketika pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, beberapa waktu lalu.


"Beberapa waktu lalu kita melaksanakan PON dan sempat terjadi lonjakan klaster walau tak signifikan. Kontingen berasal dari seluruh provinsi dan Alhamdulilah tidak terjadi peningkatan klaster, terjadi kesembuhan, ini optimisme kita semua harapan kita menyelenggarakan event selanjutnya," ujar eks Kapolda Banten tersebut.


Oleh sebab itu, Sigit minta Forkopimda Sumut untuk mempertahankan tren positif penanganan dan pengendalian Covid-19 saat ini. Mengingat, Indonesia menempati peringkat pertama dalam melakukan hal itu se-Asia Tenggara. 


"Sejalan dengan pemerintah dan rekan-rekan semua kita berada rangking satu di Asia Tenggara untuk penanganan Covid-18 terbaik. Angka ini menjadi sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan kita. Namun tak boleh lengah, kalau kita abai, risiko terjadi gelombang tiga bisa terjadi," ucap mantan Kabareskrim Polri tersebut.


Dengan adanya fakta itu, Sigit optimis bahwa, beberapa event internasional yang rencananya diselenggarakan di wilayah Indonesia akan berjalan dengan aman dan lancar dengan tetap memperhatikan sisi kesehatan. 


Lebih dalam, Sigit meminta kepada Forkopimda Sumut untuk terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Hal itu untuk mencapai target 70 persen sebagaimana harapan dari Presiden Jokowi.


"Catatan saya tolong ditingkatkan Lansia vaksinasinya. Sehingga kita bisa menurunkan angka kematian. Strategi diubah lebih meningkatkan door to doornya, kematian tertinggi di usia tersebut," ucap Sigit.


Disisi lain, Sigit juga meminta Forkopimda untuk memperhatikan soal dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi para pelajar. Sigit berharap, percepatan vaksinasi terhadap generasi penerus bangsa itu harus terus dilakukan.


"Angka yang belum maksimal tolong ditingkatkan, tenaga didik dan siswanya. Sehingga PTM berjalan dan laju Covid-19, bisa dikendalikan. Lakukan pengawasan soal SOP, apakah di sekolah dilaksanakan atau tidak. Dalam hal ini, setiap tiga hari ada random sampling 10 persen dari siswa yang ada. Sehingga diketahui apakah PTM memunculkan klaster atau tidak," tutur Sigit.


Selain memimpin rapat bersama Forkopimda Sumut, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau vaksinasi massal di Lapangan Benteng Kota Medan, yang diikuti pada 33 kab/kota di Sumut.


Sigit juga menyempatkan waktu untuk menyapa beberapa perwakilan secara virtual. Dalam kesempatan itu yang menjadi perhatian Sigit salah satunya adalah soal jumlah dan stok vaksin, serta pelaksanaan pembelajaran tatap muka.