Tampilkan postingan dengan label Jombang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jombang. Tampilkan semua postingan

09/12/2021

Jalin Kemitraan, Kapolres Jombang Silaturahmi dengan Awak Media

 


Jombang_Merdekanews.id

Jombang – Guna membangun sinergitas dan terus meningkatkan kerja sama dengan awak media, Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat bersama pejabat utama Polres Jombang mengadakan silaturahmi dengan para wartawan Kab. Jombang.


Puluhan orang wartawan dari media cetak, televisi dan online hadir dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, Kamis (9/12/2021).


“Kami menyampaikan apresiasi kepada semua rekan media yang selama ini telah berkontribusi dalam menyajikan berita–berita terkait kegiatan Polres Jombang,“ kata Kapolres Jombang.


Menurut AKBP Moh Nurhidayat, selama ini hubungan antara Polri dengan wartawan yang bertugas di Jombang berjalan cukup baik. Tak hanya dalam mencegah kriminalitas tapi juga membantu masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19. 



Oleh sebab itu meningkatkan sinergi antara Polri dengan awak media itu merupakan hal yang paling utama. Apalagi sinergi antara kepolisian dengan wartawan sangat penting untuk mempublikasikan keberhasilan tugas. 


"Wartawan merupakan mitra penting untuk mendukung kesuksesan tugas Polri, khususnya di Jombang. Media ini bisa menjadi jembatan dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Mari kita jaga dan tingkatkan sinergitas yang sudah terjalin dengan baik ini," katanya.


Kapolres Jombang menambahkan, pihaknya tidak alergi dikritik media sepanjang kritik dalam pemberitaan itu Cover Both Side, konstruktif dan tidak tendensius apalagi fitnah.


"Kritik itu merupakan bagian yang konstruktif bagi anggota Polri dalam melaksanakan tugas pokok yakni, melayani, melindungi dan melayani masyarakat khususnya di wilayah Jombang,” kata Akpol lulusan tahun 2002 tersebut.


Lebih lanjut Kapolres berharap, media di Jombang aktif menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19. Sebab, virus corona varian baru Omicron berpotensi menyebabkan gelombang ketiga di Indonesia.


"Polres Jombang juga terus melakukan kegiatan patroli rutin untuk memberikan imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran serangan virus corona gelombang ketiga ini dengan taat prokes," tandas mantan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim itu.

Reporter : rina

"Say no to corruption" Refreksi Anti Korupsi di Taman Kebon Ratu


Jombang,Merdekanews.id

Refleksi Anti Korupsi yang digelar, Rabu malam, 8 Desember 2021 di Taman Kebon Ratu, Keplaksari, Kabupaten Jombang, diikuti adik – adik mahasiswa. Kegiatan itu digagas Ikatan Badan Eksekutif Mahasiswa Jombang (IKABEMJO) dan dihadiri oleh salah satu politisi partai Demokrat Jombang.


Syarif Hidayatullah yang disebut salah satu tokoh politik Jombang dari partai demokrat, mendukung dan mensuport serta mengapresiasi kegiatan yang digerakan oleh adik – adik mahasiswa.


“Kegiatan refleksi anti korupsi ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam pencegahan korupsi di masa yang akan datang karena kegiatan – kegiatan ini mengingatkan kepada kita semua termasuk saya. Seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi korupsi. Korupsi bisa terjadi di mana saja kapan saja dan oleh siapa saja,” ujar Syarif Hidayatullah sekaligus menjabat Ketua Partai Demokrat Kabupaten Jombang, Kamis (9/12/2021).


Ia pun menjelaskan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan menurutnya sangat penting ketika melihat posisinya untuk mengingatkan semua komponen masyarakat karena menjadi tantangan terbesar untuk menjauhi dan menekan korupsi.


“Saya ini, kita butuh hal – hal dalam arti pencegahan makanya mulai dini, mulai sejak kita menjadi mahasiswa kita sudah harus mengenal seluk beluk korupsi sehingga ke depannya kita bisa mencegah terjadinya korupsi,” tandas Syarif Hidayatullah yang biasa disapa Gua Sentot.



Masih diungkapkan Gus Sentot, bahwa korupsi adalah tanggungjawab semua elemen masyarakat tidak hanya aparat hukum juga tidak hanya pihak eksekutif dan legislatif. “Tanggung jawab semuanya, dan kita butuh gerakan – gerakan mahasiswa seperti tadi malam untuk mengingat kepada khalayak masyarakat tentang bahayanya korupsi,” tutur Gus Sentot.


Namun ditambahkan Ketua Partai Demokrat Kabupaten Jombang yang didampingi Fajar salah satu penggagas refleksi anti korupsi mengabarkan bahwa kegiatan mahasiswa tadi malam itu dilanjutkan dengan mengadakan lomba dalam menyambut hari anti korupsi.


“Besar harapan kami kegiatan ini bisa mengingatkan kita semua untuk lebih berhati-hati dalam bertindak sehingga bisa mencegah terjadinya korupsi,” sambungnya.


Reporter : rina

06/12/2021

ABDIMAS MAHASISWA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA AJARKAN WARGA DESA BAKALANRAYUNG MEMANFAATKAN BOTOL BEKAS MENJADI MEDIA TANAMAN HIDROPONIK

 


Jombang_Merdekanews.id

Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam tim pengabdian masyarakat di Desa Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, yang di bawah bimbingan Bapak Abdul Rosid, S. Pd., M. Pd , sosialisasikan pembuatan tanaman hidroponik dengan memanfaatkan barang bekas kepada warga desa Bakalanrayung.(05/12/2021)



Sosialisasi pembuatan tanaman hidropinik diselenggarakan selama 2 hari yakni pada 28 November dan 5 Desember 2021

Kegiatan ini di ikuti oleh ibu-ibu PKK dan beberapa masyarakat. Pada hari pertama, sosialisasi dilaksanakan di Dusun Roworejo, Dusun Maderejo dan Dusun Panemon. Hari kedua sosialisasi dilaksanakan di balaidesa Bakalanrayung dengan ibu-ibu PKK. 



Kegiatan pembuatan tanaman hidroponik, dilakukan agar ibu-ibu PKK dan masyarakat bisa memanfaatkan botol bekas sebagai media hidroponik tersebut, sehingga mengurangi sampah plastik.

Dalam sosialisasi ini, tidak hanya memberikan teori tetapi juga mempraktikkan kepada masyarakat cara pengubah botol bekas menjadi media tanaman hidroponik. Selain mempraktikkan juga pemberian beberapa bahan seperti botol bekas, biji kangkung, dan obat hidroponik kepada masyarakat agar bisa mempraktikkan di rumahnya.


Menurut Widia Agustina selaku penanggung jawab program kerja pemanfaatan barang bekas untuk media hidroponik berharap bisa menambah kreatifitas masyarakat dalam mendaur ulang barang bekas dan memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah untuk berkebun.

“Semoga warga desa Bakalanrayung lebih kreatif dalam mengolah barang yang tidak terpakai lagi dan bisa memanfaatkan lahan disekitar rumahnya untuk menanam tanaman hidroponik “ ujarnya.



Selain itu, Mahasiswa KKN 06 UTM juga membuat 12 tempat sampah dari ember bekas cat yang terdiri dari sampah organik dan sampah anorganik, tempat sampah tersebut dibuat diletakkan di mushola yang terdapat di setiap dusun di desa Bakalanrayung. Pembuatan tempat sampah bertujuan agar masyarakat lebih semangat dalam membuang sampah pada tempatnya. (rina)

02/12/2021

PELANTIKAN PERANGKAT DESA PEMERINTAH DESA SUKOPINGGIR KECAMATAN NGODO


 Jombang_Merdekanews.id

Pemerintah Desa Sukopinggir Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang Jawa Timur menggelar acara pelantikan perangkat desa pada hari Rabu, (01/12/2021). Acara dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan acara selesai, bertempat di Aula Pendopo Desa Sukopinggir Kecamatan Gudo.


Prosesi Pelantikan perangkat desa dipimpin langsung oleh Kades Sukopinggir Sukidi, melantik dan membacakan sumpah jabatan serta menandatangani tugas jabatan satu persatu posisi perangkat yang kosong dalam Pemerintahan Desa Sukopinggir. Adapun jabatan di roda Pemerintahan Desa Sukopinggir yang di isi yaitu Kepala Dusun (Kasun) Sekaru, Kaur Tata Usaha dan Umum, Kasi Kesra dan Kasi Pelayanan.


Dari sebelumnya, ke delapan bakal calon perangkat yang mendaftar, mengikuti ujian penilaian di Universitas 17 Agustus Surabaya (UNTAG) pada tanggal (24/11/2021) dan mendapat penilaian wawancara dari Kades Sukopinggir pada tahap selanjutnya.


Dari keempat perangkat yang terpilih dan dilantik, Agung Darika lulusan S.1 menjabat dan menduduki kursi sebagai Kepala Dusun (Kasun) Sekaru, Arif Budianto lulusan SMA menjabat dan menduduki kursi sebagai Kaur Tata Usaha dan Umum, Kartika Indri Sulistiorini lulusan S.1 menjabat dan menduduki kursi sebagai Kasi Kesra dan Aringga Wisanda Ashari lulusan S.1 menjabat dan menduduki kursi sebagai Kasi Pelayanan Desa Sukopinggir Kecamatan Gudo.


Selain pelaksanaan acara pelantikan perangkat desa, Pemdes Sukopinggir sengaja memberikan santunan kepada 90 Anak Yatim dan Kaum Duaffa yang ada di Desa tersebut secara simbolis diberikan kepada Kades Sukidi, dengan memberikan sedikit rejeki, beras dan juga makan siang buat ke 90 Anak Yatim dan Kaum Duaffa itu.


Turut hadir dalam pelaksanaan prosesi acara pelantikan tersebut, Muspika, Camat Gudo Arief Hidayat,SH.Msi, Kades Sukopinggir Sukidi, Kapolsek Gudo beserta jajarannya, Koramil beserta jajarannya, Ketua BPD, 4 perangkat terpilih, Perangkat Desa Sukopinggir, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, Satpol PP, Tokoh masyarakat, Anak Yatim dan Kaum Duaffa, kerabat terpilih, warga sekitar dan tamu undangan.


Kades Sukopinggir Sukidi, saat menyampaikan isi sambutannya memberikan sedikit pesan untuk keempat perangkat desa yang sudah dilantik dan saat ini sudah menjabat perangkat desa pada masing – masing bidangnya serta tupoksinya.



“Sebelumnya, saya mengucapkan selamat kepada para perangkat yang sudah terpilih dan sudah dilantik secara resmi, untuk selanjutnya semoga bisa mengemban tugas yang sudah menjadi tugas masing – masing sesuai jabatannya, setelah dilantik saudara punya tanggung jawab yang besar.” kata Kades.


Masih dari penyampaian Kades, “sesuai sumpah yang saudara sampaikan tadi, harus siap mensejahterakan masyarakat dan jadi pamong harus adil, terkait pendataan warga yang kurang mampu harus tepat sasaran dan tidak mementingkan golongan apalagi keluarga” ucapnya


“Pesan dari saya, saudara harus secepatnya menyesuaikan diri jadi perangkat, sesuai tupoksi tugasnya masing – masing dan apabila ada yang kurang paham bisa konsultasi dengan perangkat senior. Karena saudara masih muda dan baru menjabat dan masa jabatan saudara sampai usia 60 tahun, dan sanggup melayani masyarakat tidak hanya di jam kerja saja, melainkan sampai 24 jam” pungkasnya.


Camat Gudo Arief Hidayat, SH.Msi sedikit menambahkan “semua sudah dijelaskan oleh Kades untuk tupoksi dan tugasnya pada masing – masing jabatan, dan tidak mudah menjadi perangkat desa, banyak tahapan yang harus dilalui untuk menjadi perangkat desa. Dan Alhamdulillah kekosongan perangkat Desa Sukopinggir sudah terisi semuanya, dan pihak Kecamatan siap membantu apabila ada kesulitan dalam hal tugas yang baru dan amanah masyarakat yang adik – adik pegang” ungkap Camat.



Acara ditutup dengan ramah tamah, sesi foto keempat perangkat dengan Pemdes Sukopinggir dan Camat Gudo secara simbolis, dan saling berjabat tangan mengasih ucapan selamat kepada keempat perangkat yang baru menjabat.


Dalam pelaksanaan acara pelantikan perangkat desa tersebut, tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir memakai sabun sehingga acara pelantikan berjalan aman dan kondusif. (rina)

01/12/2021

Kejurprov Bola Voli Usia 17 Dibuka Wakapolda Jatim

 


Jombang – Kapolda Jawa Timur yang diwakili Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli 2021 di Gelanggang olahraga (GOR) Merdeka yang berlokasi di jalan Gus Dur Jombang, Selasa (30/11/2021). 


Kejuaraan Bola voli indoor usia 17 ini, digelar mulai tanggal 30 November hingga 4 Desember 2021. Turnamen yang memperebutkan piala Kapolda Jawa Timur ini tetap terbuka untuk masyarakat umum, meski pelaksanaannya berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.


Hanya saja, setiap masyarakat yang ingin menonton atau memeriahkan pertandingan antar klub Kabupaten dan Kota ini, wajib menaati protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.



Selan jumlah pengunjung dibatasi dan wajib memakai masker, penonton juga diwajibkan melakukan cek suhu tubuh terlebih dahulu. Di dalam, mereka juga diimbau agar tidak berkerumum.


Wakapolda mengatakan atlet yang kini telah menyandang predikat Nasional bahkan Internasional berasal dari kerja keras serta jam terbang yang sangat tinggi. Maka untuk meneruskan proses regenerasi, ajang untuk melakukan latih tanding harus terus ada.


 “Seorang atlet yang kini telah level nasional bahkan internasional, berasal dari hasil kerja keras. Maka tidak ada istilahnya jika mereka ujug-ujug jadi seperti sekarang,” katanya.


Ditegaskan oleh Wakapolda, seiring masih berlakunya pandemi Covid-19. Ia secara khusus meminta agar semua pihak tetap dan selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes).


 “Karena ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, kami meminta agar semua pihak tetap mematuhi prokes. Untuk pengawasannya, kami meminta rekan-rekan wartawan untuk senantiasa memantau jalannya kejuaraan agar hal itu dilaksanakan,” tegasnya.


Hadir dalam agenda pembukaan Kejurprov Bola Voli di Gor Merdeka Jombang. Bupati Hj. Mundjidah Wahab, dengan didampingi Wabup Sumrambah. Lalu tampak pula jajaran Forkopimda Jombang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dari total sebanyak 96 kontingen, terdiri dari 59 kontingen putra, serta 37 kontingen putri. Acara pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakapolda dengan disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang.

Berita Hoax tentang perselingkuhan oknum guru dengan TU dianggap pencemaran nama baik

Agus Purnomo, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Jombang


Jombang, merdekanews.id - Dugaan adanya korban pencemaran nama baik seorang guru SDN yang terindikasi perselingkuhan dengan oknum TU (H) seakan membuat gerah keduamya. Korban gosip tak sedap itu hingga kini kini tenang-tenang saja karena merasa tidak melakukan perbuatan yang tak senonoh. Ketika awak media kami melakukan konfirmasi kepada seorang guru tersebut (SA) yang berdomisili di wilayah Tembelang. Menurutnya " berita itu tidak benar, apalagi melakukan nikah siri, ini sama halnya pencemaran bagi saya sekeluarga, saya akan pikirkan dulu nanti, apa saya harus melaporkan ke aparat hukum, karena sudah menyangkut harga diri saya" pungkasnya (SA)

Sedangkan informasi yang kami dapatkan ada suatu sentimen terhadapnya, tidak tahu rasa cemburu atau ingin menjatuhkan guru tersebut atau TU itu untuk disingkirkan dari sekolah tersebut sebagai pengajar di sekolah tersebut. Kalau memang diduga terjadi perselingkuhan atau nikah siri, itu harus bisa di buktikan. Bukan hanya menyerang dan menduga duga yang belum tentu bisa dibuktikan, semuanya itu hoax ujar salah satu tokoh masyarakat yang ada di wilayah Megaluh. Perlu diketahui, Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah konstitusional ..,dengan merujuk Pasal 310 ayat (2)KUHP, pencemaran nama baik diartikan sebagai perbuatan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum. Menurut Agus Purnomo Kadis (Kepala Dinas) Dinas Pendikdikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jombang mengatakan " Kalau bicara soal perselingkuhan itu diatur dalam KUHP, yang berhak melaporkan itu suami apa istri, jadi jangan bicara fitnah yang tidak mendasar, jadi jangan gampang bilang hanya diduga. Jadi supaya hati-hati menggunakan bahasa seperti itu " Tutur Agus Purnomo.

Pernyataan Agus Purnomo selaku Kepala Diknasbud Jombang ada benarnya sebab dia cukup hati- hati menerima informasi yang belum tentu benar. Sesuai dengan pasal 17 dan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang adminitrasi ("UU 30/4014)

Pasal 17, Badan dan atau Pejabat Pemerintahan dilarang menyalahgunakan wewenang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi larangan melampaui Wewenang ; larangan mencampur adukan Wewenang, dan atau larangan bertindak sewenang-wenang (rina)

30/11/2021

Kejurprov Bola Voli Usia 17 Dibuka Wakapolda Jatim

 


Jombang_Merdekanews.id

Jombang – Kapolda Jawa Timur yang diwakili Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli 2021 di Gelanggang olahraga (GOR) Merdeka yang berlokasi di jalan Gus Dur Jombang, Selasa (30/11/2021). 

Kejuaraan Bola voli indoor usia 17 ini, digelar mulai tanggal 30 November hingga 4 Desember 2021. Turnamen yang memperebutkan piala Kapolda Jawa Timur ini tetap terbuka untuk masyarakat umum, meski pelaksanaannya berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.


Hanya saja, setiap masyarakat yang ingin menonton atau memeriahkan pertandingan antar klub Kabupaten dan Kota ini, wajib menaati protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.


Selan jumlah pengunjung dibatasi dan wajib memakai masker, penonton juga diwajibkan melakukan cek suhu tubuh terlebih dahulu. Di dalam, mereka juga diimbau agar tidak berkerumum.



Wakapolda mengatakan atlet yang kini telah menyandang predikat Nasional bahkan Internasional berasal dari kerja keras serta jam terbang yang sangat tinggi. Maka untuk meneruskan proses regenerasi, ajang untuk melakukan latih tanding harus terus ada.


 “Seorang atlet yang kini telah level nasional bahkan internasional, berasal dari hasil kerja keras. Maka tidak ada istilahnya jika mereka ujug-ujug jadi seperti sekarang,” katanya.


Ditegaskan oleh Wakapolda, seiring masih berlakunya pandemi Covid-19. Ia secara khusus meminta agar semua pihak tetap dan selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes).


 “Karena ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, kami meminta agar semua pihak tetap mematuhi prokes. Untuk pengawasannya, kami meminta rekan-rekan wartawan untuk senantiasa memantau jalannya kejuaraan agar hal itu dilaksanakan,” tegasnya.


Hadir dalam agenda pembukaan Kejurprov Bola Voli di Gor Merdeka Jombang. Bupati Hj. Mundjidah Wahab, dengan didampingi Wabup Sumrambah. Lalu tampak pula jajaran Forkopimda Jombang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dari total sebanyak 96 kontingen, terdiri dari 59 kontingen putra, serta 37 kontingen putri. Acara pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakapolda dengan disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang.

28/11/2021

Peresmian dan Lounching Sahabat Totok Bidik & MIO Kabupaten Jombang

     Jombang, Merdekanews.id - Peresmian dan Launching Sahabat Totok Bidik & Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Jombang digelar di Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam yang merupakan basecamp paguyupan "Sahabat Totok Bidik" Minggu (28/11/21). 

    Dalam rangkaian acara ini sekaligus launching paguyupan "Sahabat Totok Bidik", sebuah paguyuban yang anggotanya merupakan insan pers. 

    Bpk. Edi Weliang selaku pembina PW MIO Jawa Timur yang juga sebagai penggagas komunitas Peci Merah menegaskan agar MIO kedepannya menjadi contoh Media Online ternama, kuncinya adalah jangan berebut menjadi ketua, jangan berebut kepintaran, jangan berebut uang. Biarlah uang yang mencari kita. 
    “Semoga pengurus MIO Kabupaten Jombang bisa membawa pengurus MIO kearah yang lebih baik dari sisi kesejahteraan, jaga kerukunan, menjaga kekompakan” ujar Edi Weliang Ketua PW MIO Jawa Timur, Suharto juga menyampaikan bahwa setelah SK Kepengurusan sudah ditangan 

    Ketua PD MIO Kabupaten Jombang maka secara hukum, resmi menjadi ketua PD Kabupaten Jombang. Dan pihaknya juga menyampaikan sesegera mungkin PD MIO Kabupaten Jombang menghadap Bangkesbangpol agar keberadaannya di akui. 

    “Perlu saya sampaikan juga bahwa PW MIO Jawa Timur mempunyai program mendirikan Bank Perkreditan Wartawan MIO serta perkuliahan murah di STAISAM Mojokerto untuk jurusan komunikasi, jika berminat bisa langsung menghubungi Sumidi, sekretaris PW MIO Jawa Timur” ujarnya. 

    Usai sambutan Ketua PW MIO Jawa Timur, langsung penyerahan SK Kepengurusan PD MIO Kabupaten Jombang. 

    “Bersyukur atas pengukuhan PD MIO Kabupaten Jombang, saya minta anggota semua untuk menjaga kerukunan, komunikasi yang baik di lapangan maupun intern sahabat totok bidik. Saya juga berharap semoga program MIO berjalan dengan lancar.” Tutur Totok selaku Ketua PD MIO Kabupaten Jombang. 

        Ditempat yang sama Suyono selaku ketua paguyuban sahabat Totok Bidik Jombang menyampaikan “kami butuh bimbingan dan petunjuk dari PW MIO Jatim, semoga dengan terbentuknya sahabat Totok Bidik marilah kita kedepannya bekerjasama dalam membangun dan membesarkan MIO Indonesia” Insyaallah para pemilik maupun jurnalis media online di Kabupaten Jombang akan kita rangkul dan bergabung dengan MIO Indonesia, ucapnya. 

      Sugiat yang merupakan kepala desa Panglungan mewakili Kecamatan Wonosalam juga memberikan apresiasi sangat berterimakasih kepada PD MIO Kabupaten Jombang karena sudah diundang secara khusus, pihaknya juga mengatakan bahwa “saya sebagai Kepala Desa dan mewakili pemerintahan Desa ingin bersahabat dengan rekan-rekan media, kita tetap menjadi mitra kerja di pemerintahan", ujar Sugiat. 

    Berlangsung dengan lancar, launching sahabat Totok Bidik dan pengukuhan PD MIO Indonesia Kabupaten Jombang diakhiri dengan sesi foto bersama, melambangkan kekompakan serta keguyuban anggota MIO Indonesia. (rina)

25/11/2021

Pelayanan vaksinasi di balai desa dan door to door Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek berjalan lancar

 


Jombang, 25 November 2021 Merdekanews.id

Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang telah melaksanakan vaksinasi sekaligus dua tahap (bagi yang belum sama sekali tahap 1 tetap dilayani) dan pelayanan vaksinasi door to door pada hari Kamis, 25 November 2021 dimana pelaksanaan dimulai pukul 8:00. Adapun jumlah kuota vaksinasi Covid-19 oleh Tim Kesehatan Puskesmas Desa Ngudirejo adalah 250 vaksin untuk jenis Astra 145 kuota dan  

105 kuota jenis Sinovac.

Pemberian vaksinasi ini dinilai efektif dalam mengatasi pandemi covid-19, yang mana tujuannya adalah untuk membuat kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terpapar suatu penyakit.


Pelaksanaan vaksinasi ini dipantau langsung oleh Kepala Desa Ngudirejo Lamtarno. Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi oleh Tim Kesehatan Puskesmas setempat dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.



Bpk. Lamtarno selaku Kepala Desa Ngudirejo menghimbau warganya agar menyadari bahwa pentingnya vaksinasi ini karena kita ketahui bahwa infeksi virus corona memiliki resiko kematian dan daya tular yang tinggi, lebih lagi saat ini virus covid 19 berbagi varian. Beliau juga senantiasa menghimbau warganya untuk mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kesehatan masing-masing.(rina)

18/11/2021

Jombang_Merdekanews.idPolres Jombang Segera Limpahkan Berkas Kasus Kecelakaan Yang menewaskan Vanessa Angel

 


Jombang –Tubagus Joddy sopir artis Vanessa Angel menjalani penahanan di Rutan Polres Jombang sejak Kamis (11/11/2021) malam, usai ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden kecelakaan di Tol Jombang KM 672.300 yang menewaskan artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Abdriansyah alias Bibi.


"Kondisi Joddy alhamdulillah sehat, sudah dicek semuanya, sudah uji narkotik, miras semua negatif, jadi kondisinya memang sehat dari awal," kata Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat di Mapolres Jombang, Kamis (18/11/2021).


Dalam kasus tersebut, Tubagus Joddy dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp 12 juta, dan atau Pasal 311 Ayat 5 UU RI Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp 24 juta.


Hingga sejauh ini, Tubagus Joddy belum menunjuk atau menyiapkan pengacara (kuasa hukum) untuk mendampinginya. Nurhidayat menyebut, sopir artis Vanessa itu menyerahkan pendamping hukumnya ke Polres Jombang.


"Pengacaranya ditunjuk oleh Polres. Penyidik menyampaikan bahwa mereka menyerahkan pengacaranya ditunjuk oleh Polres atau disediakan oleh negara," kata AKBP Nurhidayat.


Kapolres Jombang menjelaskan, berdasarkan penyampaian yang ia terima dari penyidik, bahwa pemberkasan kasus kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Artis Vanessa dan Bibi saat ini sudah tuntas. Pemberkasan itu meliputi pemeriksaan saksi yang berjumlah sekitar 10 orang. Pihaknya juga sudah melakukan langkah formal dan materiil dengan Kejaksaan Negeri Jombang terkait kasus tersebut.


"Langkah-langkah formil, materil sudah kita koordinasikan dengan kejaksaan, tinggal kita melengkapi keterangan beberapa ahli baik dari labfor Polda Jatim dan juga Korlantas olah TKP dan juga dari hasil pemeriksaan dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) terkait kondisi kendaraan yang masih dikoordinasikan dengan negara asalnya di Jepang," ujar mantan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim tersebut.


Sat ini Polres Jombang tinggal menunggu hasil pemeriksaan black box atau kotak hitam kendaraan mobil Pajero Sport yang dikirim ke ATPM di Jepang. Di kotak hitam itulah dapat diketahui kondisi mobil meliputi kecepatan, pengereman, dan airbag kendaraan saat itu. Berdasarkan keterangan pihak dari ATPM, mereka menjanjikan selesai dalam kurun waktu satu minggu.


Diketahui, Artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi meninggal dalam kecelakaan tunggal di Tol Jombang KM 672+300 masuk Desa Pucangsimo, Kecamatan BandarKedungmulyo, Kamis (4/11/2021) siang.


Mobil Pajero nopol B 1264 BJU yang ditumpanginya menabrak beton pembatas jalan tol di sebelah kiri. Sopirnya Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) dan anaknya GL (1,7) dan asisten rumah tangga Siska Lorensa (21) mengalami luka dan selamat.

17/11/2021

Tradisi Pedang Pora, Sambut Kapolres Jombang Yang Baru



 Jombang_Merdekanews.id

Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Jombang, berganti. Jabatan Kapolres Jombang diserahterimakan dari AKBP Agung Setyo Nugroho kepada pejabat baru AKBP Moh Nurhidayat.

Pisah sambut orang nomor satu di Polres Jombang dilakukan dengan tradisi pedang pora yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni memakai masker dan menjaga jarak, pada Rabu pagi (17/11/2021).


Kapolres baru, AKBP Moh Nurhidayat bersama Ketua Bhayangkari disambut Wakapolres Jombang dan mendapat kalungan Bunga. Selanjutnya memasuki Gerbang Pora dengan formasi pedang yang dihunus di atas kepala seperti gapura dan berbaris memanjang saat memasuki gerbang Mako Polres Jombang.


Formasi pedang yang dihunus di atas kepala dan membentuk barisan gapura itu dimaksudkan agar pimpinan yang baru siap melangkah dalam menghadapi segala rintangan dengan jiwa kesatria.


Sebelum memasuki mapolres, Kapolres dan istri yang baru dicek suhu tubuhnya lau disemprot menggunakan cairan hand sanitizer. Turut menyambut para pejabat utama, Kapolsek Jajaran bersama istri serta para anggota yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB. 



Diketahui, serah terima jabatan Kapolres Jombang dari AKBP Agung Setyo Nugroho kepada pejabat baru AKBP Moh Nurhidayat telah dilaksanakan Senin (15/1/2021) lalu bertempat di Mapolda Jawa Timur.


Sebelum menjabat Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat menduduki jabatan sebagai Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim. AKBP Nurhidayat juga pernah menjabat sebagai Kabagops dan Wakapolres Jombang.


Sedangkan AKBP Agung Setyo Nugroho selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Kapolres Kediri. Ia menjabat sebagai Kapolres Jombang kurang lebih selama 18 bulan.


Seusai acara pedang pora, dilanjutkan berbagai rangkaian kegiatan. Seperti lapsat (laporan Kesatuan), apel besar welcome adn Farewel Parade, dan acara lainnya yang bersifat internal kepolisian.


AKBP Agung Setyo N mengucapkan terima kasih kepada anggota yang telah melakukan kerjasama dan memberikan dukungan selama menjalankan tugas di Jombang.


Ia mengatakan, masyarakat Jombang orangnya baik, ramah dan mendukung terciptanya iklim kondusif. Begitu juga dengan pemerintahan dan Forkompimpda kompak. Selain itu media di juga mendukung untuk kinerja polisi dengan turut mempublikasikan kegiatan.


“Saya berharap kerja sama dan dukungan itu dilanjutkan ke Kapolres baru, sehingga Polres Jombang akan lebih baik lagi dan profesional untuk melindungi dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.


Sementara pejabat baru Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengatakan akan melanjutkan tugas-tugas yang sudah dilaksanakan AKBP Agung. Karena terbukti mampu menjaga kamtibmas di Kabupaten Jombang.


“Saya berharap sinergi dan kerja sama yang baik antara pimpinan dan anggota selama ini dapat dipertahankan. Semoga ke depan Jombang bisa lebih baik lagi,” Pungkas AKBP Nurhidayat.

16/11/2021

DIDUGA SAKIT WARGA DSN. JATIRAWA RT/RW 002/001 DS.JATIGEDONG KEC. PLOSO MENINGGAL DUNIA MENDADAK

 


Jombang_Merdekanews.id 

Pada hari selasa tanggal 16 Nopember 2021 sekitar jam 12.30 pelapor (tetangga) FITRIANSYAH mencium bau menyengat sekitar rumah korban, kemudian pelapor menghubungi M.SAI (perangkat desa) untuk mengecek bau tersebut dengan cara membuka pintu belakang yang tidak terkunci dan ditemukan korban sudah dalam keadaan terkelungkup kemudian M.SAI (saksi) melaporkan kejadian tersebut ke polsek ploso.


Anggota Polsek Ploso polres Jombang langsung olah tempat kejadian perkara ( TKP ) di rumah warga yang diduga meninggal dunia secara mendadak.


Kapolsek Ploso AKP Darmaji SH

Didampingi Kanit Reskrim piket Reskrim

KA , SPKT dan anggotanya

SPKT polres Jombang dan kepala puskesmas ploso petugas tim medis

Terjun langsung ke tempat kejadian perkara ( TKP ) guna memastikan salah satu warga yang sedang meninggal dunia secara mendadak ,,bebernya



Hasil peneriksaan luar awal tim medis tim dokter dari RSUD Ploso sementara tidak ditemukan luka atau kekerasan benda tumpul, tetap laksanakan lebih lanjut, perkembangan dilaporkan.



Jenazah saat ini disimpan di kamar jenazah RSUD jombang. Diketahui korban bernama KARYANI, laki-laki, usia 56 tahun, pekerjaan swasta dengan alamat DSN. JATIRAWA RT/RW 002/001 DS.JATIGEDONG KEC. PLOSO KAB. JOMBANG. Korban meninggal dunia mendadak diduga sakit di dalam rumahnya sendiri. (rina)

13/11/2021

Pelayanan Poli Bedah Plastik terkait Penanganan Luka Bakar di RSUD JOMBANG

 


Jombang_Merdekanews.id

Kamis, 11 November 2021 pukul 9.00 wib sampai 10.00 wib RSUD Jombang memberikan sosialisasi dengan topik "Luka Bakar" melalui program Humas RSUD Jombang Menyapa dengan Nara sumber dr. Yuanita, Sp.BP-RE (dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik) yang meraih gelar dokter dan spesialis bedah plastik di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.


dr. Yuanita, Sp.BP-RE merupakan dokter spesialis Poli Bedah Plastik di RSUD Jombang.

Layanan yang diberikan poli bedah plastik antara lain yaitu rekonstruksi dan estetik. Rekonstruksi yang dimaksud adalah memperbaiki penampilan seseorang kembali normal, sedangkan estetik yaitu usaha untuk melampaui yang normal agar lebih indah dan menarik.



Sesuai dengan topik yang diangkat dr. Yuanita, Sp.BP-RE memaparkan tentang apa itu luka bakar, penyebab luka bakar, derajat luka bakar serta tindakan atau pertolongan pertama pada luka bakar. 


"Luka Bakar yaitu kerusakan pada kulit atau jaringan dalam yang disebabkan oleh sinar matahari, cairan panas, api, Listrik, petir, radiasi dan bahan kimia. Tingkat keparahan kebanyakan luka bakar ditentukan berdasarkan ukuran dan kedalaman luka bakar" ujar dr. Yuanita, Sp.BP-RE


Pertolongan pertama pada luka bakar yaitu 1. Didinginkan dengan air mengalir kurang lebih 20 menit sampai nyeri mereda. 20 menit adalah waktu yang terbaik paling lambat irigasi adalah 1-3 jam setelah kejadian. 2). Lepas semua perhiasan dan baju yang menghalangi, dan tutup dengan kain bersih, 3) jangan mengelupas baju yang menempel pada luka bakar, 4) minum analgesik untuk menurunkan rasa nyeri, 5) tutup luka dengan bahan steril untuk mencegah infeksi, 6) luka jangan diberi pasta gigi, es batu, air es, minyak, lotion, salep, krim, bedak, mentega, ataupun tepung, 7) segera hubungi medis atau bawa pasien ke RS.


Tindakan yang harus dilakukan ketika baju terpapar api dan menghentikan proses pembakaran dengan cara:

a. Stop : tetap diam di tempat dan hentikan gerakan yang tidak perlu.

b. Drop : jatuhkan diri ke lantai

c. Roll and cover : gulingkan badan ke kiri dan ke kanan sehingga api padam dan usahakan untuk melindungi wajah dan mulut dengan menggunakan tangan.


Fase luka bakar:

1. Fase akut/fase syok/fase awal

2. Fase subakut (dalam perawatan, problem luka, infeksi, sepsis)

3. Fase lanjut (setelah berobat jalan, problem parut, kontraktur)


Dalam pembahasan akhir juga dibahas tentang skin graft, yaitu tindakan transplantasi kulit dengan melepaskan sebagian atau seluruh tebal kulit dari daerah donor ke daerah yang membutuhkan (resipien=host) dimana dibutuhkan suplai darah baru untuk menjamin kehidupan kulit yang dipindahkan. (rina)

12/11/2021

Ditetapkan Tersangka, Sopir Vanessa Angel Tubagus Joddy Ditahan di Rutan Polres Jombang



Jombang, Polres Jombang telah menahan sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy, tersangka dalam insiden kecelakaan tunggal yang menewaskan artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi di Tol Jombang, KM 672.300, Kamis (4/11/2021) pekan lalu.


Informasi didapat, Tubagus Joddy dimasukkan ke Ruang Tahanan Polres Jombang pada Kamis malam, (11/11/2021) sekitar jam 20.00 WIB, setelah berkas persyaratan administrasi penahanan dia dinyatakan lengkap oleh Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Jombang.


Berkas persyaratan adminstrasi itu seperti surat perintah penahanan, surat keterangan sehat, surat keterangan hasil swab bebas COVID-19 serta keterangan riwayat penyakit dari klinik atau rumah sakit.



"Setelah administrasinya lengkap, tersangka dilakukan penahanan di Polres Jombang," kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, kepada sejumlah awak Media di Lobby Mapolres Jombang, pada Jumat (12/11/2021)


Agung mengungkapkan, kondisi kesehatan Tubagus Joddy saat ini, sangat bagus atau dalam keadaan sehat. Dia di dalam penjara Polres Jombang membaur dengan tahanan kasus lain, seperti tahanan kasus tindak pidana kriminal umum maupun kasus narkoba. Artinya, tidak ada tempat khusus bagi Tubagus Joddy.


"Saat ini tersangka kondisinya membaik, bagus dan sudah dilakukan pemeriksaan kesehatannnya. Tidak kita beda-bedakan, (Tubagus Joddy) jadi satu dengan tahanan lainnya," ungkap Agung.


Lebih lanjut Kapolres mengatakan, setelah polisi melakukan penahanan terhadap tersangka, penyidik Satlantas Polres Jombang tengah bekerja melengkapi berkas. Kelengkapan itu di antaranya keterangan dari saksi ahli Polda Jatim dan Tim TAA Korlantas Polri. Diperkirakan hasil dari keterangan para saksi ahli tersebut tidak lama akan diterima, dan setelah lengkap akan langsung dikirim ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Jombang.



"Mungkin 1 sampai 2 hari ini kita sudah menerima hasilnya. Kemungkinan kelengkapan berkas tidak lama, cepat kok, setelah lengkap berkas itu, kita kirim ke Kejaksaan," ungkap perwira menengah dengan dua melati di pundak ini.


AKBP Agung menambahkan, selama pemeriksaan, tersangka Tubagus Joddy selalu kooperatif. Dia bisa menceritakan semua kejadian kecelakaan maut yang menewaskan dua orang itu. Namun, Kapolres tidak membeberkan hasil pemeriksaan yang ada dalam berkas perkara itu, sebab hasil pemeriksaan itu akan disampaikan dalam persidangan di pengadilan


"(Tersangka) sangat kooperatif saat dilakukan pemeriksaan dan (Tubagus Joddy) bisa menjelaskan kronologi kejadiannya," ujar perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002 tersebut.


Dalam kasus itu, Tubagus M Joddy dijerat pasal berlapis. Dia dijerat pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp12 juta, dan atau Pasal 311 Ayat 5 UU RI Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp24 juta.


Diketahui, Artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi meninggal dalam kecelakaan tunggal di Tol Jombang KM 672+300 masuk Desa Pucangsimo, Kecamatan BandarKedungmulyo, Kamis (4/11/2021) siang.


Mobil Pajero nopol B 1264 BJU yang ditumpanginya menabrak beton pembatas jalan tol di sebelah kiri. Sopirnya Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) dan anaknya GL (1,7) dan asisten rumah tangga Siska Lorensa (21) mengalami luka dan selamat.

09/11/2021

Polres Jombang Terima Bantuan CSR dari BRI Cabang Jombang Untuk Merenovasi Masjid

 


Jombang_Merdekenews.idPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Jombang menyerahkan sejumlah bantuan yang masuk dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Polres Jombang. 


Penyerahan dana CSR secara simbolis oleh Kepala BRI cabang Jombang Luthfi Riza Hartawan diterima langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, Selasa, (9/11/2021).  


Bantuan dana CSR dari BRI sebesar Rp500.000.000 itu dipergunakan untuk merenovasi masjid Junnatul Fu’adah Polres Jombang. Perbaikan masjid tersebut bertujuan agar personil Polres Jombang maupun masyarakat sekitar khusuk dalam beribadah serta dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


“Terima kasih kepada Bank BRI Cabang Jombang atas bantuan dana CSR yang diberikan, Bantuan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dengan Perbankan yang selama ini telah terjalin dengan baik di Kabupaten Jombang,” ungkap AKBP Agung Setyo Nugroho.



Keseimbangan roda perekonomian di masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. Polri bertugas menjaga stabilitas keamanan, sehingga para investor percaya keberadaan usahanya dapat berkembang tanpa ada gangguan dari pihak-pihak lain dan perputaran keuangan menjadi meningkat.


"Sedangkan dari perbankan sendiri dapat mengelola dengan baik administrasi keuangan para nasabah yang sudah mempercayakan uangnya di BRI," ujar Kapolres. 


Sementara itu, Luthfi Riza juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Jombang yang telah menjalin kerja sama dalam bidang perekonomian dengan BRI Cabang Jombang.


"Hubungan kerja sama telah terbangun sejak lama dan berjalan dengan baik sehingga tercipta keselarasan dalam pengelolaan gaji dan remunerasi dari seluruh personil Polres Jombang," katanya.(rina)

08/11/2021

Pembagian Nasi Bungkus, Sebagai Bukti Kepedulian Polri Kepada Sesama


 Jombang_Merdekanews.id

Jombang, Guna mendekatkan diri dengan Masyarakat, Polwan Polres Jombang membagikan nasi bungkus kepada juru parkir dan tukang becak. Ratusan nasi bungkus tersebut dibeli dari sejumlah pedagang kaki lima di wilayah Jombang Kota.


Kaurmintu Sat lantas Polres Jombang Ipda Rita Puspita Sari yang memimpin kegiatan tersebut mengungkapkan, kegiatan bakti sosial itu bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak penerapan PPKM akibat pandemi COVID-19.



Pembagian nasi bungkus itu menyasar di lima titik, di antaranya sepanjang Jalan KH. Wakhid Hasyim, Simpang Empat RSUD Jombang, Depan Stasiun Kereta Api serta Simpang Tiga Pabrik Gula Jombang.


“Selama pandemi ini, banyak yang terdampak. Dari situ, kami membeli makanan berupa nasi bungkus dari Pedagang Kakilima untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan seperti pengayuh becak, tukang parkir, pemulung dan masyarakat yang melintas,” kata Ipda Rita, Senin, (8/10/2021).


Ia menjelaskan, sebelum kegiatan berbagi itu dilakukan, anghota terlebih dahulu berbelanja ke pelaku UMKM seperti PKL yang jualan nasi bungkus. Nah, hasil pembelian itu kemudian dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan.


Menurut dia, program membeli dari Pedagang kaki lima tersebut merupakan bagian dari membantu pemerintah dalam menggairahkan atau pemulihan ekonomi masyarakat Jombang.


"Selain itu juga bertujuan sebagai ladang amal dan ibadah dengan berbagi kepada sesama,” jelasnya.


Tak hanya itu, menurut mantan Kaurmintu Sat Binmas Polres Jombang tersebut maksud dan tujuan berlanjutnya program itu juga menjalankan tugas polri sebagai mitra masyarakat.


“Selain itu, agar masyarakat merasakan keberadaan kami dalam berupaya melindungi mengayomi dan melayani masyarakat. Karena Polisi adalah mitra masyarakat,” tuturnya.


Sementara itu, pihaknya berupaya jika kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi dan inovasi untuk pihak lain sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan kegiatan tersebut tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).(rina)

Amunisi Menjelang Musim Hujan Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung Diawali Gebrakan Pembersihan Saluran Irigasi

 


Jombang_Merdekanews.id

Warga Desa Gambiran melakukan gebrakan pembersihan saluran irigasi menjelang musim penghujan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini dilakukan masyarakat sekitar secara gotong royong yang dipandu langsung oleh Kepala Desa Gambiran (Bpk Jupri) yang mana kegiatan telah dimulai sejak tanggal 31 Oktober 2021 sampai dengan saat ini pun masih terus berlangsung.



Demi menghindari datangnya wabah penyakit dan tersumbatnya aliran irigasi akibat musim hujan yang semakin hari semakin intens dan deras. Warga Desa Gambiran melakukan gotong royong mulai dari penggalian parit, pembersihan selokan disepanjang ruas saluran Gambiran selatan RW 02 dan saluran Gambiran Utara RW 01. "Gotong royong ini merupakan tradisi warisan yang masih eksis hingga sekarang dan solusi penyelesaian pekerjaan yang dianggap mengganggu roda kehidupan sosial di lingkungan apalagi menjelang musim hujan ini masyarakat pun harus berperan aktif terhadap saluran-saluran air yang tersumbat" Ujar Kades Jupri. Dengan keterlibatan pemerintah desa Gambiran dan warga desa bersama-sama menyiapkan amunisi guna menyikapi dan menghadapi musim penghujan.


Selain bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekitar, kegiatan ini juga bertujuan untuk membina hubungan sosial antara anggota masyarakat. Semakin baik silaturahmi terjalin maka kekompakan antar anggota masyarakat juga akan semakin meningkat. "Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas suport dan kerjasama para ketua RT/RW, Kepala Dusun, BPD, tokoh masyarakat serta seluruh masyarakat Desa Gambiran atas kegiatan ini" ujar Kades Jupri. (rina)

07/11/2021

Polsek Diwek Ringkus Pengepul Judi Togel



 Jombang_Merdekanews.id,-

Jombang, Unit Reskrim Polsek Diwek Polres Jombang berhasil menciduk seorang pria yang menjadi pengepul judi togel.


Kapolsek Diwek, Ajun Komisaris Polisi Dwi Basuki Nugroho mengungkapkan, pengungkapan kasus judi togel tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada warga yang menerima tombokan judi togel Hongkong.


"Informasi itu lalu kita dikembangkan dengan melakukan observasi," kata AKP Dwi Basuki, Minggu (7/11/2021).


Anggota unit reskrim Polsek setempat langsung diterjunkan ke sekitar lokasi, di sekitar wilayah yang diinformasikan itu. Ternyata benar, di wilayah itu didapati salah satu warga menerima tombokan togel atau toto gelap.


"Ada seseorang yang sering melayani pasangan judi togel Hongkong. Setelah melakukan pendalaman, anggota kami meringkus pelaku berinisial SA (62) di Desa Bulurejo pada Sabtu (6/11/2021) jam 22.30 WIB," ungkap Basuki.



Basuki menyebut, tidak ada perlawanan saat penangkapan. Pada saat dilakukan penggeledahan, barang bukti uang tunai Rp130 ribu, 2 lembar kertas tombokan nomor judi togel dan 1 buah spidol warna hitam berhasil diamankan dari kakek lansia itu.


"Pelaku dan barang bukti kami amankan ke Mapolsek untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelas mantan Kasatsabhara Polres Jombang tersebut.


Basuki menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberantas judi hingga ke level diatasnya. Sehingga, masyarakat di wilayah hukum Polsek Diwek, tidak akan terperangkap lagi dengan judi togel.


"Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan di tahan. Tersangka akan dijerat dengan pasal 303 (1) ke 2e KUHP. Ancaman pidananya 10 tahun penjara," pungkas perwira tiga balok di pundak tersebut.(rina)

05/11/2021

Jombang_Merdekanews.idEdarkan Pil Koplo, Fahrul Diringkus Unit Reskrim Polsek Jombang



Jombang, Unit Reskrim Polsek Jombang meringkus seorang pemuda bernama Mochammad Fahrul Bima Aditya (19) di rumahnya, Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Saat di geledah, polisi menemukan ratusan butir pil dobel L siap edar.


Kapolsek Jombang, AKP Bambang Setyo Budi mengatakan, Fahrul diduga merupakan seorang pengedar obat keras berbahaya (okerbaya) jenis Pil Dobel L yang merusak generasi penerus bangsa.



"Pelaku kami tangkap pada Rabu (23/11/2021) jam 23.00 Wib di rumahnya. Saat ini yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangka," kata Bambang, Jumat (5/11/2021).


Penangkapan Fahrul merupakan pengembangan dari penangkapan terhadap Bayu Candra Agata alias penyakit dan Adimas Budi Luhur alias Mboto LP. Dalam pemeriksaan, keduanya mengaku mendapat pil koplo dari temannya bernama Fahrul.


"Pengakuan itu kami kembangkan hingga berhasil menangkap tersangka Fahrul. Saat ditangka, tersangka tidak melawan," ujar Bambang.


Dari hasil penggeledahan di rumah Fahrul, petugas menemukan sebanyak 500 butir pil dobel L siap edar. Pil koplo itu disimpan di dalam lemari pakaian di dalam kamar tersangka. Petugas juga menyita Handphone tersangka yang digunakan sebagai alat transaksi narkoba.


Guna proses penyidikan lebih lanjut, Fahrul ditahan di Polsek Jombang. Bambang menegaskan pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut untuk menemukan pelaku lainnya. 


"Tersangka sudah kami tahan dan dikenakan Pasal 196 Undang Undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan," pungkas mantan Kapolsek Jogoroto tersebut. (Rina)

04/11/2021

Giliran Yayasan MI Miftahul Ilmi Terima Bantuan 160 Dus Keramik Dari Korem 082/CPYJ

 


Jombang Merdekanews.id .Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto memberikan bantuan 160 dus keramik untuk Yayasan MI Miftahul Ilmi di Desa Kedung Mlati Kec.Kesamben Kab.Jombang, Jawa Timur.

Kamis (04/11/2021)

Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto diwakili Letda Chb Slamet Purwanto Dantim Hubrem menyerahkan bantuan 160 dus keramik untuk pembangunan Yayasan MI Miftahul Ilmi yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah MI Miftahul Ilmi Achmad Dani Yachya Adi Putra.


Dalam kesempatan itu Letda Chb Slamet Purwanto mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Danrem 082/CPYJ dalam pembangunan tempat pendidikan yang diserahkan melalui saya.

“Beliau berharap semoga bantuan keramik ini dapat bermanfaat dan berguna serta membantu dalam penyelesaian pembangunan Yayasan ini, bantuan ini juga merupakan wujud kepedulian Korem 082/CPYJ terhadap situasi warga masyarakat yang ada di wilayah jajaran Korem, yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan.”Ujarnya


Sementara itu, bantuan berupa keramik dari Danrem 082/CPYJ tersebut mendapat apresiasi positif dari pihak Yayasan, Kepala Sekolah MI Miftahul Ilmi Ahmad Dani Yachya Adi Putra mengucapkan “terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bapak Danrem 082/CPYJ kepada kami, kami merasa sangat terbantu dengan bantuan keramik sebanyak 160 dus ini, dan kami juga berharap kedepannya semoga Korem 082/CPYJ semakin maju dan semakin dekat dengan rakyat.”tutupnya

Penrem CPYJ.(RINA.TW)