17/11/2021

Operasi Zebra Semeru 2021, Polresta Sidoarjo Edukasi Pengendara dan Disediakan Vaksinasi

 


Sidoarjo, Merdekanews.id

Edukasi masyarakat untuk tertib lalu lintas dan disiplin protokol kesehatan, melalui Operasi Zebra Semeru 2021 yang diadakan Polresta Sidoarjo tidak hanya merazia pengendara. Di lokasi juga menyediakan vaksinasi bagi masyarakat dan bakti sosial berupa sembako kepada peserta vaksin lanjut usia (lansia).


Seperti berlangsung di pos polisi jalan raya Balongbendo, Sidoarjo, Rabu (17/11/2021) siang. Berdiri di tepi jalan beberapa polisi wanita membawa berbagai pesan himbauan bagi pengendara, agar selalu tertib lalu lintas dan disiplin protokol kesehatan. Dan polisi lainnya membagi-bagikan masker.


Tampak pula Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menghampiri pengendara, sekedar mengingatkan patuhi peraturan tertib lalu lintas dan tetap memakai masker. Sedangkan di sisi lain, berlangsung vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat dan pembagian baksos sembako.


Abdul Kodir, 50 tahun, pengendara roda dua kebetulan melintas di wilayah tersebut, mengaku kaget ada puluhan polisi menghentikan lajunya. “Setelah saya berhenti ternyata sedang ada pemeriksaan kelengkapan berkendara, dan dihimbau selalu tertib lalu lintas serta menariknya dipersilahkan ikut vaksinasi. Kebetulan belum vaksin yang kedua,” jelasnya.


Mengenai kegiatan yang berlangsung di pos polisi Balongbendo tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, pihaknya sedang melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2021 melalui edukasi secara humanis kepada masyarakat. Khususnya bagi para pengendara.


“Kami himbau masyarakat untuk selalu mematuhi tertib berlalu lintas dan disiplin protokol kesehatan. Dengan pendekatan humanis, kami edukasi untuk mematuhi keduanya. Serta kami juga menyediakan vaksinasi dan bakti sosial sembako bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.


Operasi Zebra Semeru 2021 yang berlangsung mulai tanggal 15 sampai dengan 28 November 2021, bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan. Didukung dengan kesadaran pengguna jalan dalam berlalu lintas. Serta mewujudkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di tengah pademi.(SRI)

Kabid Dokkes Polda Jatim Laksanakan Bakti Sosial di Panti Asuhan Ar-Ridlwan Kota Batu



Polres Batu – Kepala Bidang Dokter Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim KBP Erwin Zainul Hakim melaksanakan kegiatan Bakti Sosial di Panti Asuhan Ar-Ridlwan Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (16/11/2021).


Didampingi Kepala Rumah Sakit Polda Jatim KBP dr. Komang Nurada, kegiatan ini dikemas dalam bentuk silaturahmi sederhana.


“Kami sowan di Panti Asuhan Ar-Ridlwan silaturahmi kecil-kecilan dalam rangka kegiatan Pelatihan Kesiapan Desa Tanggap Bencana yang dilaksanakan di Hotel Amarta Hills Kota Batu,” ujar Erwin. 


Pada kesempatan itu pula ia memohon doa bagi personel Polri utamanya di wilayah Jawa Timur.


“Mudah-mudahan silaturahmi tetap berjalan dan kedepan Panti Asuhan ini jauh lebih baik mungkin ada hal yang bisa satu dua kita lakukan disini, sekalian minta doa karena kami percaya salah satu menjaga kesehatan personil Polri adalah dari doa anak yatim, supaya personel Polri di wilayah Jawa Timur diberi kesehatan dan kekuatan. Yang sakit sembuh yang sehat terhindar dari bencana,” pungkasnya. (...).

16/11/2021

DIDUGA SAKIT WARGA DSN. JATIRAWA RT/RW 002/001 DS.JATIGEDONG KEC. PLOSO MENINGGAL DUNIA MENDADAK

 


Jombang_Merdekanews.id 

Pada hari selasa tanggal 16 Nopember 2021 sekitar jam 12.30 pelapor (tetangga) FITRIANSYAH mencium bau menyengat sekitar rumah korban, kemudian pelapor menghubungi M.SAI (perangkat desa) untuk mengecek bau tersebut dengan cara membuka pintu belakang yang tidak terkunci dan ditemukan korban sudah dalam keadaan terkelungkup kemudian M.SAI (saksi) melaporkan kejadian tersebut ke polsek ploso.


Anggota Polsek Ploso polres Jombang langsung olah tempat kejadian perkara ( TKP ) di rumah warga yang diduga meninggal dunia secara mendadak.


Kapolsek Ploso AKP Darmaji SH

Didampingi Kanit Reskrim piket Reskrim

KA , SPKT dan anggotanya

SPKT polres Jombang dan kepala puskesmas ploso petugas tim medis

Terjun langsung ke tempat kejadian perkara ( TKP ) guna memastikan salah satu warga yang sedang meninggal dunia secara mendadak ,,bebernya



Hasil peneriksaan luar awal tim medis tim dokter dari RSUD Ploso sementara tidak ditemukan luka atau kekerasan benda tumpul, tetap laksanakan lebih lanjut, perkembangan dilaporkan.



Jenazah saat ini disimpan di kamar jenazah RSUD jombang. Diketahui korban bernama KARYANI, laki-laki, usia 56 tahun, pekerjaan swasta dengan alamat DSN. JATIRAWA RT/RW 002/001 DS.JATIGEDONG KEC. PLOSO KAB. JOMBANG. Korban meninggal dunia mendadak diduga sakit di dalam rumahnya sendiri. (rina)

Kabid Dokkes Polda Jatim Selenggarakan Pelatihan Desa Tanggap Bencana



Polres Batu – Kepala Bidang Dokter Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim KBP Erwin Zainul Hakim melaksanakan kegiatan Pelatihan Kesiapan Desa Tanggap Bencana di Hotel Amarta Hills, Kota Batu, Selasa (16/11/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubid Dokkpol Polda Jatim, Kasubid Kespol Polda Jatim, Karumkit RS Bhayangkara jajaran Polda Jatim, BPBD Kota Batu, Kadinsos Kota Batu, Kepala Jasa Raharja Kota Batu dan PMI Kota Batu. 

Erwin menyampaikan kegiatan ini didukung penuh oleh BPBD, Dinas Sosial, Jasa Raharja, PMI Kota Batu serta Rumah Sakit Bhayangkara jajaran Polda Jatim. 

“Kita berharap dengan upaya mitigasi ini mampu membantu masyarakat untuk jauh lebih giat dalam menghadapi bencana. Dalam kesempatan kali ini kami mendatangkan narasumber yang mempunyai keahlian khusus yang bisa ditularkan, sehingga nantinya apabila terjadi bencana masyarakat sudah siap,” ujar Erwin. 



Ia juga mengatakan bahwa apabila membutuhkan pertolongan pada saat terjadi bencana masyarakat lebih gampang.

“Jadi nantinya untuk Pilot Project nya akan dilaksanakan di Lumajang dengan dukungan Rumah Sakit Lumajang ada satu Desa antara 50 sampai 100 orang di bantaran sungai itu nanti yang akan kita latih. Mudah-mudahan seluruh Rumah Sakit melakukan hal yang sama, jadinya kegiatan ini memang memberikan banyak pengetahuan termasuk kegiatan dari narasumber hari ini yang nanti nya akan dibuat modul dan dikembangkan. Nantinya apabila Rumah Sakit Bhayangkara dan Dokkes sudah melaksanakan modul tersebut akan disebar luaskan agar masyarakat tahu serta menerapkannya untuk kesiap siagaannya masing-masing,” ungkapnya.

BPBD sebagai ujung tombak kesiap siagaan bencana dengan didukung Stakeholder maupun Instansi lainnya diharapkan mampu mengatasi penanggulangan bencana yang terjadi di masing-masing daerah. 

“Jadi adalah kepedulian kita bersama untuk membantu masyarakat yang tinggal di wilayah berpotensi terjadi bencana, kalau kita semua sudah peduli maka mereka tahan menghadapi bencana-bencana yang ada, sehingga korban jiwa korban harta benda jauh lebih diminimalkan karena upaya pencegahan jauh lebih baik daripada waktu terjadi kejadian bencana,” pungkasnya. (humasresbatu)

Tandatangani MoU dengan Kementan, Kapolri Siap Kawal Ketahanan Pangan Rakyat Indonesia


Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) RI dan Polri menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pendampingan dalam pemeliharaan keamanan pada pelaksanaan program pembangunan pertanian, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/11).


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, MoU tersebut, dalam rangka mendukung dan mempercepat seluruh program Kementan untuk masyarakat Indonesia bisa berjalan dengan baik dan lancar. 


"Baru saja kita melaksanakan kegiatan tanda tangan MoU atau nota kesepahaman dimana nanti, akan ditindaklanjuti dengan PKS (Perjanjian Kerjasama) yang akan dilaksanakan oleh rekan-rekan pejabat utama dengan dirjen terkait di Kementan. Mou ini tentunya dilakukan dalam rangka mendorong dan mempercepat agar program dari Kementan betul-betul bisa berjalan dengan hasil yang optimal," kata Sigit. 



Terkait sektor pertanian, Sigit menekankan hal itu menyangkut hajat hidup 273 juta masyarakat Indonesia yang setiap harinya harus terpenuhi. Oleh sebab itu, menurut Sigit, ketahanan pangan harus terpenuhi dengan meningkatkan produktivitas. 


"Ada 273 juta masyarakat atau rakyat yang tiap hari tentunya harus dipenuhi, terkait dengan masalah kebutuhan pangan dan ini menjadi konsen kita bagaimana mendorong agar produktivitas pertanian semakin hari jadi makin meningkat," ujar mantan Kapolda Banten itu. 


Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan bahwa, dalam MoU tersebut juga dibahas soal pemanfaatan pengembangan lahan pertanian yang belum tersentuh. Selain itu, Sigit juga menyatakan, diperlukan upaya strategi guna memanfaatkan lahan yang ada dengan melakukan modernisasi pertanian. 


"Sehingga pertumbuhan ataupun kualitas produksinya meningkat. Disamping itu juga memanfaatkan lahan-lahan baru yang saat ini mungkin belum tersentuh dan ini menjadi program kita untuk kembangkan dua hal tersebut," ucap Sigit.


Dengan adanya nota kesepahaman ini, Sigit menegaskan bahwa, Polri akan mendukung seluruh program Kementan dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia. 


Terwujudnya ketahanan pangan, menurut Sigit, hal itu akan berdampak positif bagi Indonesia, diantaranya adalah bisa mengurangi ketergantungan import dan meningkatkan eksport dalam negeri. 


"Dalam kurun waktu dua tahun ini kita tidak impor beras. Ini tentunya jadi prestasi dari Kementan dan kita akan terus dukung kedepan ketergantungan seperti ini bisa kita kurangi. Dan ekspor kita, bisa kita tingkatkan," tutur Sigit.


Sigit memaparkan, dalam mewujudkan ketahanan pangan, Polri juga telah berperan aktif terkait program Food Estate. Dengan begitu, sektor pertanian dan peternakan di lingkungan masyarakat bisa semakin dimaksimalkan. 


"Program Food Estate yang saat ini sedang dikembangkan menjadi konsen kami untuk supaya itu bisa berjalan. Sehingga bagaimana kita memiliki lahan pertanian, peternakan yang luas, yang bisa mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia, kedepan betul-betul terwujud," papar Sigit.


Lebih dalam, Sigit mengatakan, di tengah Pandemi Covid-19, sektor pertanian saat ini mampu menyumbangkan Produk Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar. Bahkan, kata Sigit, cukup untuk melaksanakan ekspor. 


"Ini sebetulnya bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Kami dari kepolisian akan terus mendukung dan sinergi untuk dukung agar program dalam wujudkan ketahanan pangan, bagaimana kurangi impor dan perbesar ekspor ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik," kata Sigit.


Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan bahwa, Kementan tidak bisa bergerak dan bekerja sendiri. Sebab itu, Ia menyatakan, sangat memerlukan bantuan dari Polri guna memenuhi kebutuhan pangan dari masyarakat Indonesia terpenuhi. 


"Tentu saja Kementan tidak bisa sendiri. Harus bersama unsur yang ada, kami berterima kasih bapak Kapolri bersedia membackup sepenuhnya," ujar Syahrul dikesempatan yang sama.

Satlantas Polres Lumajang Gencarkan Ops Zebra Semeru, Ini Sasarannya



Lumajang,- Pihak Satlantas Polres Lumajang mulai menggencarkan operasi zebra semeru hari ini yang dipusatkan di Adipura Lumajang, Jalan Panglima Besar Soedirman, Kabupaten Lumajang. Senin, 15 November 2021 pagi.


Terdapat beberapa prioritas yang dilakukan Satlantas selama berjalannya operasi itu, selain kepatuhan berlalulintas salah satunya yaitu sosialisasi, dan mengedukasi para pengendara untuk mematuhi pentingnya protokol kesehatan.


Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho, S.H., S.I.K. menjelaskan jika ops Zebra itu rencananya akan berlangsung hingga tanggal 24 November mendatang. “Iya, operasi itu akan berjalan selama 14 hari, tujuannya untuk menekan angka pelanggaran dan laka lantas sekaligus memberikan edukasi protokol kesehatan 5M dan 3T kepada pengguna jalan” ujar Bayu.


Dijelaskan Bayu, selain sosialiasi protokol kesehatan, operasi tersebut juga diwarnai dengan adanya pembagian ratusan masker bagi para pelintas di area tersebut. “Tujuannya, supaya masyarakat tidak lupa pentingnya protokol kesehatan,” bebernya.



Ia berujar, dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 masyarakat memiliki peranan terpenting, terutama soal pemutusan rantai penularan Covid. Peran serta itu, kata dia, bisa dilakukan dengan cara meningkatkan kesadaran terhadap prokes. “Sadar akan prokes ketika berkendara, itu penting,” jelasnya.


Selain penindakan terhadap para pelanggar protokol kesehatan, operasi tersebut juga menyasar para pengguna rotator dan sirine yang tak sesuai dengan peruntukkannya. Pasalnya, pelanggaran penggunaan sirine dan rotator, masih banyak dijumpai.


“Padahal, tindakan tersebut merupakan tindakan yang melanggar aturan. Terkait dengan hal itu, saya mengimbau kendaraan pelat hitam dan kendaraan umum tidak boleh menggunakan sirine dan rotator,” tegasnya.


Tak hanya itu, penindakan TNKB dan STNK yang tak sesuai speknya juga bakal dilakukan oleh pihak Satlantas Lumajang. Pengecekan kendaraan dengan pelat khusus, ataupun rahasia seperti RFP, RFS dan lain sebagainya juga bakal dilakukan oleh personelnya.


“Kami akan periksa di lapangan apakah TNKB dengan kode khusus ada STNK atau pasangan sendiri. Semua langkah itu, nantinya akan kami lakukan secara humanis,” pungkasnya. (Humas Polres Lumajang)

Kapolres Lumajang Pimpin Apel Ops Zebra Semeru 2021

 


Lumajang,- Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. memimpin langsung pelaksanaan apel gelar pasukan operasi Zebra Semeru 2021 yang digelar di Halaman Mapolres. Senin, 15 November 2021 pagi.


Tak lupa, pelaksanaan apel tersebut tak terlepas dari adanya penerapan protokol kesehatan. Penerapan itu, merupakan komitmen pihak Polres dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19.


Selain personel dari Kepolisian, apel tersebut juga diikuti oleh beberapa aparat dan instansi terkait lainnya, diantaranya anggota TNI dari Kodim 0821/Lumajang, Subdenpom Lumajang, Dishub hingga Satpol PP Pemkab Lumajang.


Sebelum membacakan amanat Kapolda Jatim, Kapolres menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan dari anggota Polri, TNI dan Dishub.


Dalam kesempatan itu Kapolres Lumajang menyampaikan amanat Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., yang memberikan beberapa penekanan kepada anggota yang bertugas dalam operasi Zebra semeru 2021 kali ini.


Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico menekankan “Pertama, laksanakan kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens khususnya kepada kaum milineal sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolda.


“Kedua, lakukan koordinasi secara intens dengan berbagai pihak dalam rangka kegiatan sosialisasi larangan mudik pembatasan mobilitas masyarakat menjelang libur natal dan tahun baru 2022, sehinga masyarakat dapat patuh dan taat terhadap kebijakan pemerintah tersebut,”imbuhnya.


“Ketiga, jaga kesehatan dan tetap pedomani protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas agar para anggota yang bertugas di lapangan dapat menjalankan tugas secara optimal,” tegas Kapolda.


“Keempat, tingkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas guna antisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ulas Kapolda.


Pada kesempatan itu pula dijelaskan Kapolres, operasi itu menyasar beberapa pelanggaran lalu lintas dan pelanggaran protokol kesehatan, hingga penggunaan nomor pelat khusus atau rahasia yang masih sering dijumpai.


“Kegiatan operasi ini untuk menekan angka pelanggaran dan angka kecelakaan sekaligus mencegah terbentuknya klaster baru covid-19, terutama pada Natal dan tahun baru. Bagi pelanggar lalu lintas maupun protokol kesehatan, Kalau masih bisa kita ingatkan, ya kita ingatkan. Tapi kalau peringatan tidak diindahkan, ya apa boleh buat, akan kita berikan sanksi. Sesuai peraturan yang berlaku saja,” jelasnya.


Meski demikian, Kapolres tak menampik jika pelaksanaan operasi itu tetap dilakukan secara humanis dan persuasif. (Humas Polres Lumajang)