01/08/2022

Pawai Budaya dan Jamasan Pusaka di Pemkot Probolinggo


Probolinggo,Merdekanews.id
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H diperingati begitu meriah oleh warga Kelurahan Mangunharjo, Minggu (31/7) pagi. Yaitu, Pawai Budaya dan Jamasan Pusaka. Kegiatan itu terangkum dalam giat Belah Jimat (Bersih Lahir dan Jiwa Masyarakat Mangunharjo) pertama kalinya diadakan dari swadaya masyarakat setempat.

Hal itu diutarakan Lurah Mangunharjo Hari Setiyoyani saat acara berlangsung dikerumunan ribuan massa. "Masyarakat sangat mendukung dan antusias sekali. Mengharapkan ini berkelanjutan setiap tahun dan ini baru pertama kalinya dari swadaya masyarakat," terang Hari.

Walaupun antusias warganya sangat besar, Hari berharap pemerintah turun rembug pada giat ini mendatang. "Bukan dari anggaran pemerintah (melainkan swadaya dari masyarakat). Ada masukan dari masyarakat, kita tampung. Langsung kita kembalikan pada masyarakat dan masyarakat antusias sekali. Jangan sampai putus, pak,” Ujar Hari menirukan aspirasi warganya.

Bertemakan Darma Titah Sagara Bumi, pawai budaya digelar serentak di tiga penjuru dengan menggunakan mobil hias dan diiringi tabuhan musik tradisional. Jabo Sagere dari arah selatan (Jalan Imam Bonjol), Rana Wijaya dari arah timur (Jalan Hayam Wuruk) dan Kelabang Songo dari arah utara (perempatan Jalan Pati Unus) dipecah karena pandemi COVID 19. Ketiga mobil kencana hias itu finish di area Klenteng Tridharma Sumbernaga, masih di kawasan Kelurahan Mangunharjo.

Salah satu peserta Pawai Budaya Belah Jimat, Febbi warga Pati Unus mengungkapkan dirinya mengantongi lima lembar kupon jalan sehat yang ia beli Rp 2.000 dari panitia penyelenggara kegiatan. Perempuan 22 tahun itu berharap giat ini terus ada setiap tahunnya. Ya, selain Pawai Budaya, juga diadakan jalan santai dengan beraneka ragam door prize, juga ada bazar UMKM.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama guru Lingkungan Hidup Kota Helsingborg Swedia Mr. Peter Book menyempatkan melihat pelepasan pawai budaya di Perempatan Patiunus. Ia memperkenalkan Kelabang Songo sebagai salah satu dari sekian banyak budaya yang ada di kota.

Saat finish pun Habib Hadi bergabung dengan masyarakat di kawasan Klenteng Tridharma Sumbernaga. Ia mengapresiasi atas keguyuban warga Mangunharjo dalam menyelenggarakan kegiatan yang begitu luar biasa. Ia juga berpesan agar warga saling menjaga kerukunan. “Tahun depan kegiatan ini harus tetap ada dan memberikan doorprize yang lebih besar,” katanya.

31/07/2022

F Wamipro Siap Menggelar Acara HUT RI ke 77

 

PROBOLINGGO, Merdekanews.id  Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke_77 sejumlah jurnalis dan wartawan  yang tergabung di F-Wamipro (Forum Wartawan Mingguan Probolinggo) menggelar rapat bersama pada Minggu (30/07/2022) dikantor sekretariatnya di Jl.Ikan Lumba-lumba No:29 Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.

Dalam acara tersebut,ada tersebut ada beberapa hal yang menjadi pembahasan,selain guna pemantapan serta pematangan kegiatan pada perayaan HUT RI KE-77 mendatang, keluarga besar F-Wamipro juga menggelar pengukuran size terhadap seluruh  anggotanya guna untuk pembuatan seragam baru yang berupa jaket.

"Semntara ini kan kita masih punya dua seragam kebesaran,namun semuanya berupa kemeja.Dihari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke _77 ini Alhamdulillah ternyata ada kabar gembira,dimana Ketua F-Wamipro memfasilitasi para anggotanya berupa jaket."Ungkap bahagia Munir (Anggota F-Wamipro/red)

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua umum F-Wamipro Moch Suhri.Hadir pula dalam acara tersebut para pengurus, pembina dan para anggotanya yang berasal dari Kota/Kabupaten Probolinggo dan Lumajang

Dalam sambutannya,Suhri (sapaan akrabnya/red) menjelaskan bahwa,pihaknya  akan memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke 77 ini berbeda dengan peringatan peringatan sebelumnya.

"Kegiatan yang akan kita laksanakan dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini akan lebih meriah dan berbeda dari tahun tahun sebelumnya, tentunya akan lebih  meriah dan mengesankan.Apalagi beberapa tahun kemarin kita memperingati hanya biasa biasa saja lantaran Pandemi covid 19". tuturnya.

Menurutnya, F-Wamipro sebagaai wadah beberapa jurnalis dan wartawan  yang ada di Kota/Kabupaten Probolinggo, tentunya akan memberikan contoh terbaik bagi publik bagaimana kita harus menghargai dan menghormati para pejuang dalam mempertahankan bumi Pertiwi Indonesia ini.

"Kita tunjukan kepada publik,bagaimana cara kita menghormati para pejuang kemerdekaan negara Indonesia ini dulu,dan bagaimana  kita harus mempertahankan kemerdekaan ini.Apalagi kita sebagai para jurnalis dan wartawan,tentunya kita punya peranan penting dalam memajukan dan mencerdaskan para regenerasi negeri ini demi cita cita para pejuang kemerdekaan."Jelas Ketua F-Wamipro

Pembina F-Wamipro, Arman kacung menjelaskan,bahwa F-Wamipro adalah salah satu wadah jurnalis dan wartawan yang ada di Kota Kabupaten Probolinggo dan Lumajang,maka sepantasnya memberikan contoh yang positif bagi publik.

"Ini adalah momen yang sangat baik bagi kami selaku jurnalis dan wartawan,dimana kami sebagai warga negara Indonesia,akan selalu mengutamakan kekompakan dan kebersamaan dalam menjaga keutuhan kedaulatan NKRI.Melalui F-Wamipro,kami akan selalu  bersinergi dengan pemerintah daerah dan pusat,begitu juga bersama TNI / POLRI."Pungkasnya

29/07/2022

JAUHI SIFAT PENJILAT





”Kalian pasti akan bertemu dengan orang-orang yang paling Allah benci, yaitu mereka yang bermuka dua. Di satu kesempatan, mereka memperlihatkan satu sisi muka, namun di kala yang lain, mereka memperlihatkan muka yang lain pula.” (HR. Bukhari-Muslim)

Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat penjilat yang sering kali bermuka dua, dapat mengatakan hal yang bertolak belakang, tergantung di hadapan siapa dia berbicara. Tujuan para penjilat sudah jelas hanyalah untuk kepentingan dirinya saja, agar orang lain terutama yang berada di atasnya memandang baik pada dirinya.

Sahabat, sesungguhnya orang yang beriman pada Allah tak mungkin memiliki karakter seorang penjilat, hal ini adalah sebuah kepastian:

“Menjilat bukanlah termasuk karakteristik moral seorang mukmin.” (Kanzul Ummat, hadits 29364)

Meskipun sebagian besar manusia di muka bumi memiliki sifat suka menjilat dan bermuka dua, bahkan dihormati oleh banyak orang karena sifat tersebut, seorang mukmin tetap takkan meninggalkan prinsip kejujuran dan kebenaran.

“Ketika hari pengadilan makin dekat … orang-orang yang paling dihormati pada zaman itu adalah para penjilat dan orang-orang yang suka mencari muka.”
(HR. Bukhari Muslim)

Lalu bagaimanakah cara menghindari sifat suka menjilat dan mencari muka? Berikut ini beberapa cara di antaranya yang bisa kita praktekkan:

1. Menghindari memuji seseorang secara berlebihan

Ali bin Abi Thalib pernah berpesan, ”Memuji lebih dari yang seharusnya adalah penjilatan.” (Nahjul Balaghah, hikmah 347)

Seorang penjilat biasanya memuji sesuatu secara berlebihan dengan tujuan mendapat perhatian. Ia akan memuji orang-orang kaya, orang-orang berkuasa, orang-orang berilmu, agar mendapat keuntungan dari mereka.

Maka kita perlu menghindari pujian berlebihan terhadap apapun. Karena sesungguhnya segala puji hanyalah bagi Allah.

2. Banyak menghidupkan hati dengan berdzikir pada Allah di kala sendiri dan menjauhi sifat pamer/riya’

”Sesungguhnya orang-orang Munafik itu Menipu Allah, dan Allah akan membalas Tipuan Mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (An-Nisa’: 142)

Seorang penjilat dimasukkan dalam kategori orang munafik, mereka hanya bersemangat beribadah di hadapan orang lain, sedangkan ketika sendirian akan sangat sedikit mengingat dan menyebut Allah.

Maka, selisihilah para penjilat dengan cara menambah semangat beribadah justru di saat sendirian dan tak ada seorang pun yang mengetahui.

3. Tidak meminta jabatan atau kedudukan pada manusia

“Janganlah engkau meminta kepemimpinan. Karena jika engkau diberi tanpa memintanya niscaya engkau akan ditolong (oleh Allah, dengan diberi taufik kepada kebenaran). Namun jika diserahkan kepadamu karena permintaanmu niscaya akan dibebankan kepadamu (tidak akan ditolong).” (HR. Bukhari)

Jelas bahwa seorang penjilat suka meminta suatu keuntungan bagi dirinya sendiri, misalnya jabatan, harta, dan lainnya.

4. Meminimalisir ambisi terhadap harta dan kekuasaan

“Tidaklah dua ekor serigala yang lapar dilepas di tengah gerombolan kambing lebih merusak daripada rusaknya seseorang terhadap agamanya karena ambisinya untuk mendapatkan harta dan kedudukan yang tinggi.” (HR. at-Tirmidzi no. 2482, disahihkan asy-Syaikh Muqbil dalam ash-Shahihul Musnad, 2/178)

Na’udzubillah. Ambisi terhadap harta benda dan kekuasaan bisa amat merusak, bahkan dapat merusak agama seseorang, yang berarti ia rela meninggalkan nilai-nilai agama hanya untuk mengejar ambisi duniawinya.

5. Jangan merasa takut pada manusia

Sahabat, takut pada manusia adalah salah satu ciri yang dimiliki seorang penjilat. Ia khawatir jika kehilangan jabatan, maka ia takut menyelisihi atasannya, jadilah ia seorang yang  ABS (Asal Bos Senang). Ia khawatir akan tersisih dari pergaulan jika menampakkan simbol keagamaan, maka ia pun menanggalkan pakaian taqwanya.
Maka janganlah kalian takut kepada manusia, tapi takutlah kepada-Ku. Dan jangan pula kalian menjual ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Siapa yang tidak berhukum dengan apa yang Allah turunkan maka mereka itu adalah orang-orang kafir.” (al-Ma’idah: 44)

6. Integritas antara yang diucapkan dengan yang dikerjakan

Seorang penjilat biasanya tak peduli apakah perkataan dan perbuatannya selaras atau jauh berbeda. Maka jauhilah sifat seperti ini, lihatlah apakah ucapan dan perilaku kita sudah sesuai.

“Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai.” (HR. Ath-Thabrani)

7. Tidak menggunakan dalil agama untuk menyokong kepentingan pribadi

Orang dengan sifat munafik dan suka menjilat bisa memutar-mutar ayat dan hadits serta nilai agama dengan lidahnya untuk kepentingan pribadi. Mereka bisa melakukan berbagai pencitraan agar manusia terkecoh menyangkanya bersahaja, beriman pada Allah, padahal hati mereka tidak demikian.

“Pada Akhir Zaman akan muncul orang-orang yang tidak segan-segan menggunakan agama demi tujuan-tujuan duniawi dan mengenakan shuf (pakaian dari bahan bulu domba) di depan umum untuk memperlihatkan kesahajaan. Lidah mereka lebih manis daripada gula, tetapi hati mereka adalah hati serigala.” (HR. Tirmizi)

8. Berani mengatakan hal yang benar sekalipun di hadapan penguasa zhalim

“Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran (berkata yang baik) di hadapan penguasa yang zhalim.” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Seorang penjilat tak mungkin berani mengatakan kebenaran di hadapan penguasa zhalim terutama jika kebenaran tersebut bisa menyeretnya menjauh dari kekuasaan dan kenikmatan duniawi. Maka, beranilah memegang prinsip dan mengatakan kebenaran walau pahit!

Sahabat, mudah-mudahan kita terhindar dari sifat munafik, penjilat, serta bermuka dua, seumur hidup kita.yn.

Doa Bersama untuk Memulai Pembangunan Trotoar, Tugu Alun-alun dan Skywalk

 
Kota Mojokerto - Merdekanews.id-Demi kelancaran revitalisasi trotoar, Tugu Alun-alun dan skywalk, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran, ulama dan anak yatim menggelar doa bersama di paseban alun-alun kota. Kamis (28/7) sore.


"Doa bersama ini agar program pembangunan proyek strategis yang merupakan prioritas Wali Kota Mojokerto, yang bertepatan ada tiga proyek sekaligus yang dikerjakan tahun ini, di alun-alun ini agar semua berjalan lancar, aman dan selesai tepat waktu seperti yang kita harapkan," ujar Ning Ita, sapaan akrab wali kota.


Dalam kesempatan ini Ning Ita berpesan kepada dua rekanan yang turut hadir, agar menyelesaikan proyek strategis ini dengan kualitas terbaik, serta memenuhi jadwal waktu yang telah ditentukan. Sehingga kemanfaatnya bisa segera dinikmati oleh masyarakat luas.


"Alun-alun ini adalah pusat berkumpulnya masyarakat, pusat dari berbagai kegiatan, seperti sosial, olahraga, ekonomi, selesainya proyek yang ada di alun-alun ini menjadi harapan yang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Mojokerto. Maka amanah dari warga Kota Mojokerto ini bisa dilaksanakan dengan baik" terangnya.


Melalui doa bersama ini, diharapkan menjadi penguat seluruh tim yang terlibat dalam pengerjaan proyek revitalisasi trotoar, Tugu Alun-alun dan skywalk agar berjalan lancar dan sesuai jadwal yang ditentukan.


"Dorongan doa yang kita laksanakan pada siang hingga sore hari ini insyallah akan menguatkan bagi seluruh tim dari rekanan yang mengerjakan proyek ini agar pekerjaannya lancar," pungkasnya.


Sebagai informasi, rangkaian doa bersama ini dimulai dengan pembacaan Al-Qur'an 30 juz, selawat, pembacaan wirid, dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Habib Alwi. 


Nampak hadir mendampingi Wali Kota Mojokerto, sang suami Supriyadi Karima Saiful, Kepala Dinas Pekerjaaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Mashudi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Agung Moeljono, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, Bambang Mujiono.yn.

28/07/2022

Bimtek Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko


Kota Mojokerto-Merdekanews. id-Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu - Tenaga Kerja (DPMPTSP-NAKER) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) bagi investor, di ruang Sabha Mandala Madya, Kantor Wali Kota Mojokerto. Kamis (28/7)


"Pemerintah Kota Mojokerto hadir disini untuk memberikan pendampingan secara langsung khususnya kepada perusahaan yang berinvestasi di Kota Mojokerto, jadi yang belum bermigrasi dari OSS versi 1.1 bisa segera bermograsi ke OSS-RBA, kami siap mendampingi," ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.


Skema investasi di Kota Mojokerto yang begitu menjanjikan diharapkan mampu berkontribusi terhadap Pemerintah Daerah, masyarakat, serta bagi para investornya.


"Semakin banyaknya pengusaha yang berinvestasi di Kota Mojokerto tentu ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kemudian dana tersebut bisa digunakan untuk membangun Kota Mojokerto," ungkap Ning Ita sapaan akrabnya.


Selain itu, hadirnya para investor di Kota Mojokerto juga diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lokal yang akan membantu Pemerintah dalam rangka menurunkan angka pengangguran di Kota Mojokerto.


"Kami terus berupaya membuka investasi yang sebesar-besarnya dengan tujuan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya," imbuh Ning Ita.


Terpisah, Kepala DPMPTSP-NAKER Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono menyampaikan Bimtek yang digelar selama dua hari dari tanggal 27-28 Juli 2022 ini merupakan bentuk perhatian kepada para investor agar memiliki legalitas usaha.


"Ini merupakan perhatian dari Ibu Wali Kota Mojokerto Ning Ita kepada para investor, bagaimana beliau mengawal agar usaha tersebut memiliki legalitas, untuk keamanan bersama, baik pelaku usaha maupun konsumen," ungkapnya.

Turut dihadirkan sebagai narasumber Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Jatim Samsul Arifin, dan Asisten Notaris Karni Issetiyawati.yn.

Dinas PUTR Bidang Pengairan Kabupaten Lumajang. Memberikan Arahan Kepada Kelompok Tani

.

Lumajang, Merdekanews.id Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang memberikan sosialisasi pembinaan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dan Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA).
Kegiatan ini bertempat di Koordinator Wilayah (Korwil) PADA di Pasirian. 
Beberapa wilayah yang menghadiri sosilisasi. di antaranya Hippa kecamatan pasirian, kecamatan candipuro,pronojiwo dan tempursari. Pada hari kamis. 28/07/2022

Sosialisasi pembinaan HIPPA/GHIPPA.yang berada di Korwil SDA pasirian, Kegiatan diikuti oleh 50 orang peserta dari HIPPA/GHIPPA di wilayah Korwil Pengelolaan SDA pasirian. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi seputar irigasi mulai dari pemeliharaan hingga pengaturan air. kegiatan HIPPA kali ini dihadiri perwakilan dari Polsek Pasirian dan Koramil Pasirian. beserta perwakilan kecamatan Pasirian.

Perwakilan dari kecamatan pasirian",Asikin memberikan arahan HIPPA dan petugas Operasi dan Pemeliharaan Irigasi saling Jaga kebersamaan dan kekeluargaan untuk bersama-sama melayani kebutuhan air untuk petani secara adil dan makmur
Titip pesan kepada masyarakat untuk menjaga Kebersihan lingkungan tolong dijaga dengan cara kerja bakti rutin.

Djoko Hery Praseto,ST. (Kemin) ," Selaku Kasi Bina Manfaat Bidang Sumber Daya Air Dinas PUTR  mengatakan kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini dilakukan sebagai wujud nyata pembinaan kepada petani agar bisa mandiri dan berpartisipasi aktif terhadap usaha-usaha operasi dan pemeliharaan saluran.

Sosialisasi pembinaan HIPPA/GHIPPA ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada HIPPA dan GHIPPA agar mandiri, hingga dapat meningkatkan kesejahteraan para anggotanya,” katanya

Siti Masyaroh,"Perwakilan dari BAPPEDA, Kabupaten Lumajang, Pembentukan HIPPA diharapkan agar pengelolaan air irigasi di Saluran Sekunder maupun Tersier, bisa dioptimalkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dan partisipasi serta koordinasi antar HIPPA menjadi lebih baik lagi sesuai AD ART yang ada, khususnya dalam hal terlibat dan bertanggung jawab terhadap operasi dan pemeliharaan dalam suatu Jaringan Irigasi selain Pemerintah Kabupaten Lumajang,” paparnya.

Arahan juga masukan Dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Sukarno Mukti Adi, SP
Dalam rangka upaya antisipasi dan mitigasi dampak perubahan iklim, maka langkah-langlah yang bisa dilakukan yaitu percepatan Tanam, Normalisasi Saluran Irigasi, penggunaan benih tahan genangan, mengikuti program Asuransi Usahatani Tanaman Padi (AUTP). Tentunya di musim kemarau HIPPA punya peran penting dalam giliran pembagian air bersama Juru Pengairan.

Bimbingan juga diberikan lansung oleh Dinas PU dan Tata Ruang, Rifki Nurdianto, ST.
Kelompok HIPPA diharapkan ikut serta dalam kegiatan Irigasi Partisipatif yaitu dalam Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi. Karena bagaimanapun juga ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang juga ditunjang dari ketersediaan air irigasi yang memadai baik fisik maupun pengelolaan. HIPPA diharapkan segera mengurus Badan Hukum berupa akta Notaris dan SK Kemenkumham untuk menguatkan aspek hukum lembaga HIPPA. ( Arifin )

27/07/2022


Kota Mojokerto - Merdekanews. Id Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto pemerkan inovasi "Curhat Ning Ita" dalam Jatim Kominfo Festival (JKF) 2022 yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2022, di halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu.

Dalam pameran yang diikuti oleh 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur ini, Diskominfo Kota Mojokerto juga mengusung design Majapahitan sesuai dengan salah satu program prioritas Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terkait pariwisata berbasis sejarah dan budaya.

"Salah satunya yang kami tampilkan adalah 'Curhat Ning Ita' yaitu layanan pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung melalui 8 kanal yaitu Whatsapp, Instagram, Facebook, Twitter, Website, Sms, Aplikasi Lapor.id, atau datang langsung," ujar Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias. Selasa (26/7)

Lebih lanjut ia menuturkan, kegiatan ini merupakan forum strategis dengan seluruh elemen dan perwakilan Diskominfo di Jawa Timur untuk berkolaborasi menyampaikan strategi komunikasi dan strategi informasi publik.

"Senang sekali Diskominfo Kota Mojokerto tahun ini dapat berpartisipasi dalam even yang luar biasa yaitu JKF 2022, melalui even ini kami bisa berkumpul dengan Diskominfo di seluruh Jawa Timur, berkolaborasi menyampaikan strategi komunikasi dan strategi informasi publik," imbuhnya.

Sebagai informasi, Dalam kegiatan tahunan ini, terdapat berbagai rangkaian diantaranya meliputi forum infrastruktur TIK, workshop literasi digital, forum wali data, festival pertura, sosialisasi pembinaan KIM secara digital, rakor span lapor, workshop kehumasan, hingga workshop TIK. 

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka JKF 2022 pada Senin (25/7) malam berharap melalui kegiatan ini mampu menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat transformasi digital. 

Dengan mengangkat tema "Optimis Jatim Bangkit dan Akselerasi Transformasi Digital", JKF 2022 diharapkan bisa meningkatkan produktivitas, efektivitas dan juga transparansi dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan.

"Tentu harapan kami, JKF 2022 ini bisa meningkatkan produktivitas, efektivitas dan tentunya transparansi dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan," ujarnya. 

Seiring dengan berjalannya transformasi digital di wilayah Jawa Timur, masyarakat bisa mengakses layanan dengan lebih mudah, murah dan cepat. Selain itu, diharapkan juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan ke pemerintah.adv/yn.