20/08/2022

Proyek Rehabilitas Jaringan Irigasi Di Duga Asal - Asalan

.

Lumajang.Pekerjaan Rehabilitas Jaringan Irigasi yang berada di Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang. yang di anggarkan dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ).
Rehabilitas jaringan irigasi dikerjakan oleh CV. Pricel Jaya, diduga asal jadi pasalnya masih ada kerusakan pada bangunan tersebut.seperti kerentakan ataupun gupilan.
Salah satu warga setempat tidak mau disebutkan namanya. yang sedang membersihkan aliran sungai, sangat menyayangkan pelaksanaan rehab jaringan irigasi" menurutnya tanah habis galian seharusnya dibersihkan atau di normalisasi oleh pihak cv, bukan dibiarkan seperti itu mas. 20/08/2022.

Saat awak media melakukan investigasi,  bahu bangunan malah kondisinya mulai retak Selain itu, beberapa titik bahu bangunan pada proyek tersebut juga mulai keliatan retak akibat yang digunakan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

Pada tanggal 18/08/2022. Hari kamis saat wartawan ini mendatangi bidang pengairan. ditemui oleh  Djoko Hery. P (Kemin) ," Selaku Kasi Bina Manfaat Bidang Sumber Daya Air Dinas PUTR Kabupaten Lumajang. Akan menengur cv juga menyuruh perbaiki. Tetapi kenyataam dilapangan berbeda. masih terlihat kerentakan.

Kemungkinan besar dinas terkait kurang penggawasan setiap pekerjaan yang dilakukan pelaksana pemenang lelang tersebut. Dengan adanya semen yang di buang di aliran sungai. begitu juga ada kemiringan dari bangunan. berbeda dengan yang lain. ( Arifin )

Gelar Ruwatan Massal Dan Mangesti Suro 1956 Saka, Padepokan Yayasan Tlasih 87 Dusun Sumbertanggul Desa Sumbergirang Mojokerto


MOJOKERTO ,Merdekanews.id Gelar Ruwatan Massal dan Mangesti Suro 1956 Saka di Padepokan Yayasan Tlasih 87 dusun Sumbertanggul desa Sumbergirang kecamatan Puri kabupaten Mojokerto yang diikuti massa kurang lebih 1300 personil, Sabtu (13/8/22). 

Ruwatan massal merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dilaksanakan setiap bulan Suro, namun sempat berhenti dua tahun lantaran adanya Pandemi Covid-19.

Ruwatan digelar, dengan diawali kegiatan Bhakti Sosial disetiap Musholla disekitar padepokan juga punden di seluruh wilayah Mojopahit, sedangkan acara ruwatan dilakukan dengan cara penyiraman dengan air suci yang diambil dari sebanyak tujuh sumber mata air diwilayah Mojopahit, air suci bercampur dengan kembang ini disiramkan oleh pemangku adat kepada peserta ruwat, dan diyakini bisa menghilangkan aura negatif, dijauhkan dari balak serta penyakit.

Lanjutnya, setelah dilakukan prosesi ruwat ada 3 tumpeng nasi kuning raksasa yang diarak keliling desa, diikuti oleh berbagai budaya yang ada di Mojokerto, seperti Bantengan, Jaranan dan juga Pencak silat.

Ketua panitia penyelenggara "KR.Tumenggung Tri Sujoko Brojodipuro, S.Pd, MPSI" menyampaikan, bahwasannya dalam kegiatan Ruwatan massal dan Kirap Agung Nuswantoro ini bertujuan mengenalkan bagi generasi, bahwa budaya dan adat ini sangat adiluhung dan harus dipertahankan, kearifan budaya kita yang selalu mempertahankan hirarkinya, ucapnya..

Sementara itu, pemangku adat padepokan Tlasih 87 "Kanjeng Pangeran Wiro Kadek Wongsonagoro" menambahkan, sebelum kegiatan ruwatan ini dilaksanakan diawali dengan kegiatan Bakti sosial dipunden para leluhur Mojopahit maupun disetiap mushola, juga ada wanakib, ujub sesaji serta disediakan tumpeng Agung Linggo Yoni. 

Sedangkan 3 tumpeng besar nasi kuning jajan pasar, sayur mayur dan aneka buah buahan semua dirangkai sama besarnya,” ungkapnya

Tambahnya, kegiatan Ruwatan ini selain dihadiri, oleh ribuan masyarakat, tampak hadir Muspida dan Muspika setempat, juga para budayawan baik dari Pulau Bali dan juga dari Negeri Jiran, tutupnya. (EVA)

19/08/2022

SDN 4 PENGANJURAN GEBER PERINGATAN HUT RI 77 DENGAN SEABREK LOMBA

Banyuwangi, Merdekanews.id Paling seru “Fashion Show”
Banyuwangi,  merdeka
Bertempat di halaman sekolah, Sebanyak 77 murid SDN 4 Penganjuran,  Kec Banyuwangi Kab Banyuwangi Jumat pagi (19/08/2022) menggeber Fashion Show . 
Perhelatan terbilang seru paling dan menyedot perhatian wali murid yang hadir saat itu adalah salah satu rangkaian kegiatan lomba dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 77. 
Menurut catatan yang di berikan pihak sekolah kepada awak media bahwasanya ada beragam lomba yang di geber dengan melibatkan stokeholder sekolah , mulai dari murid,  guru serta orang tua siswa . “kami libat kan seluruh stoke holder yang ada,  dan Alkhamdulillah lomba berjalan lancar dan sukses “ungkap Kasek SDN 4 Penganjuran, Hj Ning di temui awak media,  Jumat pagi (19/08/2022) . 
Dia pun mengatakan kalau sekolah nya, kali ini menurunkan seabrek lomba pada peringatan HUT RI ke 77 tahun.  Selain Fashion Show yang anggap paling seru, kata Hj Ning , ada lomba lain nya seperti lomba menyanyi bina vokalia, lomba memasukkan paku dalam botol, lomba cerdas cermat , lomba boom dan holahop . Seluruh lomba yang di geber dari tanggal 18 hingga 20 Agustus itu imbuh Hj Ning di ikuti seluruh siswa nya dari kelas 1 hingga kelas 6 . 
“tidak hanya lomba yang ber ciri khas permainan itu,  sekolah juga menggelar lomba antar kelas yang di ikuti masing masing wali murid “ tandas Hj Ning.  Untuk lomba antar kelas ini akan di geber pada 27 Agustus mendatang ,  sedangkan hasil dari penilaian lomba seluruh nya,hadiah nya bakal di bagikan kepada pemenang pada 29 Agustus mendatang. 
“ Kami berharap dengan adanya lomba lomba yang di helat sekolah dalam rangka menperingati HUT RI ke 77, kali ini di harapkan bisa memupuk persatuan dan kesatuan stoke holder sekolah,  karena itu sebagai implemetasi dari kemerdekaan itu sendiri “ terang Hj Ning. Dengan bersatu bersama otomatis bisa memajukan sekolah menjadi lebih baik pungkas nya. (Anw)

HATI HATI PENYAKIT WAHN. Kota Mojokerto

-Merdekanews.id-Hampir tiba masa di mana kalian diperebutkan sebagaimana sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanannya.’ Seorang sahabat bertanya, ‘Apakah saat itu jumlah kami sedikit, ya Rasulallah?’ Rasulullah bersabda, ‘Tidak. Bahkan saat itu jumlah kalian sangat banyak, tetapi seperti buih di lautan karena kalian tertimpa penyakit wahn.’ Sahabat bertanya, ‘Apakah penyakit wahnitu, ya Rasulallah?’ Beliau menjawab, ‘Penyakit wahn itu adalah cinta dunia dan takut mati.’” (HR Abu Daud)

Hadits diatas menggambarkan sebuah penyakit yang akan melanda umat islam pada suatu masa ketika umat muslim berjumlah banyak. Penyakit tersebut yakni penyakit wahn, yang memiliki gejala kecintaan terhadap dunia serta takut mati.

Cinta akan duniawi bukanlah perkara  ringan, hal tersebut seperti yang telah digambarkan oleh rasulullah dalam penggalan hatis diatas. Dimana umat muslim diibaratkan sebagai sekumpulan pemangsa yang mencari mangsanya.

Adapun cinta akan duniawi identik dengan kecintaan terhadap harta yang sesungguhnya itu hanyalah titipan, namun dengan kecintaan tersebut ia meletakan hartanya tersebut bukanlah pada tempatnya. Seperti yang diketahui bersama bahwa cara seorang muslim meletakan dunia ialah dengan cara meletakannya ditangan dan bukan pada hati.

Larangan mencintai dunia tidaklah menjadi larangan bagi seorang muslim untuk mencari, memiliki serta menggunakan harta. Bahkan umat islam sendiri diperintahkan untuk memiliki harta yang banyak. Hanya saja harta yang dicari dan dimiliki itu tidak dipakai untuk merusak,akan tetapi menjadikannya sebagai mashlahat atau kebaikan bagi semuanya.

Adapun secara simbolik, ada tiga cara yang bisa dilakukan oleh seorang muslim dalam menyimpan dunia yaitu, di tangan, di bawah kaki, dan didalam hati.

Menyimpan harta ditangan dibawah kaki bukanlah cara yang salah dan tidak berbahaya. Karena pada hakikatnya, dunia atau harta merupakan sarana untuk mencapai kebahagiaan didunia maupun diakhirat. Adapun dengan menyimpan harta di dalam hati sangatlah berbahaya, sebab termasuk kedalam cinta dunia dan bisa mengakibatkan seseorang menjadi takut mati, pelit, kikir dan lupa denga ibadah.

Umar bin Khattab bahkan pernah berdoa untuk menjauhkan harta dari hatinya, “Ya, Allah jadikanlah dunia dalam genggaman kami, jangan jadikan dunia di dalam hati-hati kami.”.

Cara Menghindari Cinta Dunia

Cinta dunia bukanlah perkara yang ringan, sebab dengannya seseorang bisa menjadi serakah, rakus, kikir dan menghalalkan segala cara untuk memenuhi nafsu duniawinya. Untuk itu, penyalit tersebut harus dihindari oleh setiap muslim. adapan cara untuk menghindari kecintaan terhadap dunia atau harta adalah sebagai berikut:
Meletakannya di tangan dan dibawah kaki

Harta merupakan salah satu sarana bagi seorang musli untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Meletakan harta pada genggaman tangan dan dibawah kaki adalah salah satu jalan untuk mencapai kebahagiaan tersebut. Dengan meletakan harta pada tangan dan bawah kaki menjadikan kesempatan seorang muslim untuk mendapatkan banyak kebaikan dan keberkahan melalui harta tersebut.

Bersyukur

Bersyukur adalah salah satu cara seorag muslim ketika mendapatkan nikmat dari Allah swt. selain itu bersyukur juga bisa dijadikan cara agar seseorang tidak terlena dalam kecintaan terhadap dunia. Selain itu, bersyukur juga dapat mengjilangkan keserakahan dan kerakusan dalam diri seseorang terhadap harta.

Allah swt. telah berjanji akan menambahkan kenikmatan yang telah diberikan-Nya kepada orang yang bersyukur atas nikmat-Nya.

Bersedekah

Selanjutnya cara yang bisa dilakukan untuk menghindarkan diri dari sifat cinta dunia adalah dengan menyedekahkan harta yang kita miliki. Selain menghindarkan diri dari cinta dunia, mengeluarkan harta untuk sedekah juga merupakan salah satu untuk mengeluarkan hak-hak orang lain yang ada dalam sebagian harta kita.(yn).

18/08/2022

Tirta Sewakadarma

 


Sosilisasi Progam Kerja SMPN 2 Lumajang.


Lumajang, Merdekanews.id SMPN2  melaksanakaan Sosilisasi Rapat Kerja (RAKER) pada hari Kamis (18/8/2022). Kegiatan ini adalah agenda tahunan dalam rangka memulai tahun ajaran baru. Kegiatan ini yang diikuti oleh seluruh guru dan wali murid, beserta ketua komite DR. Anis Ibrahim. SMPN 2 Lumajang.
Dalam rangkean kegiatan tersebut kepala sekolah SMPN2 Lumajang",Drs.subroto.MM, menyampaikan dalam rapat sosilisasi berharap peran aktif orang tua untuk memberikan motifasi

Kepala Sekolah SMPN 2 Lumajang mengatakan, pertemuan ini dilakukan untuk memusyawarahkan dan menyampaikan informasi kebijakan sekolah, “Acara ini dibuat agar orang tua dan siswa tau kebijakan- kebijakan yang ada di sekolah ini, seperti tata tertibnya

Progam sekolah SMPN 2 Lumajang, memberikan kurikulum merdeka yang dibentuk dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. Tujuan P5 antara lain adalah untuk mengoptimalkan kemampuan siswa. P5 sendiri merupakan singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Karena tujuan P5 merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka, maka untuk mengetahui lebih dalam mengenai tujuan P5 termasuk pengertian dan implementasinya, penting untuk mengetahui Kurikulum Merdeka dan latar belakang dibentuknya kurikulum ini.

SMPN 2 Lumajang juga mengikuti karnaval yang di adakan oleh dinas pendidikan. walid murid sangat setujuh sekali dan mendukung program karnaval dan yang lainya,tidak ada satupun wali murid menolak yand di sosilasikan pihak sekolah beserta komite sekolah.

Adapun lomba karnaval baris berbaris yang  diadakan oleh dinas pendidikan yaitu pada tanggal 22 agustus PBB adapun lomba karnaval tanggal 30 agustus. dalam rangka HUT RI ke 77. Sedangkan untuk pembiyaan lomba karnaval dan PBB disepakati bersam - sama, oleh seluruh walid murid beserta komite sekolah.

Drs Subroto.MM selaku kepala SMPN 2 lumajang. Mengucapakan terimakasih kepada seluruh wali murid. Baik kelas 7, 8 dan kelas 9. yang selalu aktif mendukung program - program SMPN 2 lumajang. Supaya kedepanya lebih bagus.(Mis/Arifin )

16/08/2022

PJ. Kades Fowa Klarifikasi Pelarangan Peliputan di Kantor Desa Fowa

Gunung Sitoli-Sumut – Menyikapi pemberitaan di MerdekaNews.id pada 15 Agustus 2022 yang berjudul ‘EG PJ. Kades Fowa Larang dan Mengusir Wartawan Meliput di Kantor Desa Fowa’, melalui hak jawab yang dilayangkan pada redaksi Merdeka News pada Selasa (16/8/2022) EG menyatakan jika pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan dan cenderung menjustifikasi dirinya sebagai Pejabat Kepala Desa.

Menurut EG Dana Bumdes senilai Rp 50 juta rupiah yang dituding tidak bisa dipertanggungjawabkan tidaklah benar. Pasalnya, pengurus Bumdes telah melaporkan alokasi anggaran yang diperuntukan pada usaha pembuatan es pada pengawas Bumdes, BPD dan Pemerintah Desa Fowa.

Demikian juga dengan narasi berita yang tertulis ‘salah seorang warga telah diambil Hak Alasnya untuk pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI)’ adalah tidak benar. Sebab, dokumen-dokumen terkait pembangnan TPI tersebut telah diambil surat hibahnya serta ditandatangani oleh pemilikan, Ketua BPD, Kepala Desa serta Tokoh Masyarakat dalam forum musyawarah desa.

Dalam hak jawabnya, EG juga menyebutkan jika seseorang berinisial TA yang disebut sebagai Ketua BPD Fowa adalah tidak jelas. Pasalnya, nama ketua BPD Fowa sebenarnya adalah Sufrin Aceh. (RED)