30/08/2022

Dilaporkan Ke Polisi Mantan Kadus Pagerluyung Wetan Terkait Penipuan


MOJOKERTO,Merdekanews.id  - Bu Satiah warga Desa Pagerluyung Kecamatan Gedeg  Kabupaten Mojokerto, melaporkan mantan kadusnya SMD ke Satredkim Polres Mojokerto Kota terkait penipuan catatan lapangan tanah korban (Satiah) dalam hal ini, korban di dampingi Barracuda, SMD telah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP, Selasa (30/8/22)

Kadiv Humas Barracuda" Kayat Begawan" menyampaikan bahwa dirinya mendampingi Bu Satiah melaporkan SMD (mantan Kadus Pagerluyung Wetan) ke Satreskrim Polres Mojokerto Kota terkait dugaan tindak pidana penipuan dalam catatan lapangan tanah Bu Satiah.

Seperti yang telah dijanjikan oleh mantan Kadus SMD penyelesaian sertifikat akan segera selesai, apalagi " Bu Satiah" sendiri telah membayar uang sebesar Rp 25 juta kepada SMD namun sertifikat yang telah dijanjikan sampai saat ini selama 2 tahun tak kunjung selesai, jelas Kayat. 

Kayat juga menyatakan, bahwa, telah beberapa kali menemui SMD untuk segera mengembalikan dokumen-dokumen tanah dan uang Rp 25 juta kepada Bu Satiah jika memang tanah tersebut mengalami kendala dalam proses pengurusan sertifikat.

“Sudah berulangkali, SMD saya nasehati, tetapi dia tidak pernah mencobanya. Kasihan Bu Satiah hampir dua tahun menunggu sertifikat yang diurus SMD selesai, tetapi nyatanya semua yang mendukung SMD tidak ada kenyataannya,” tegas Kayat.

Sutiah menceritakan permasalahan ini berawal pada 24 Agustus 2020, SMD mendatangi Bu Satiah dikediamannya dengan tujuan menawarkan jasa untuk mengurus dua bidang tanah Bu Satiah yang belum bersertifikat. Dua bidang tanah tersebut adalah tanah dengan Nomor Persil 42.S Blok II luas 2.830 m2 (Blok Tengah) dan sebidang tanah dengan Nomor Persil 51.S Blok II luas 2.640 m2 (Blok Ploso) yang terletak di Desa Pagerluyung yang mana dua bidang tanah tersebut dibeli dari ahli waris Suratin dan masih atas nama SURATIN sebagaimana dimaksud dalam dokumen Letter C No. 374 Desa Pagerluyung.

“SMD mendatangi saya dan menawarkan diri untuk menguruskan sertifikat saya. Bilange SMD sangat dekat dengan orang BPN, sehingga prosesnya mudah dan cepat akan tetapi biayanya agak mahal. Saya tidak percaya saja. Kemudian SMD minta uang senilai Rp 25 juta yang saya cicil mbayarnya menjadi 3 kali,” papar Satiah saat dikalrifikasi dikediamannya.

Masih menurut Satiah, pembayaran pertama senilai Rp 10 juta pada 24 Agustus 2020, pembayaran kedua senilai Rp 10 juta pada 17 September 2020 dan pembayaran ketiga sebesar Rp 5 juta pada 4 Desember 2022.

“Semua pembayaran ada bukti kuitansinya dan ditandatangani langsung oleh SMD serta menyaksikan putri saya yang bernama Sutik Ekowati. Saya tidak menyangka SMD tega menipu saya. Padahal setiap ke rumah ya saya sangoni angkut 300 ribu, 500 ribu. Itu lepas yang uang Rp 25 juta” ujar Satiah.

Sementara terkait dengan laporannya ke Polres Mojokerto Kota, Bu Satiah mengatakan bahwa ia menyadari dirinya dan berharap SMD yakin dengan perbuatannya yang menipu dirinya sendiri.

“Saya berharap SMD dihukum setimpal. Saya mencari keadilan, semoga bapak Kapolres dan jajarannya tegas dalam menangani perkara ini. Saya telah ditipu oleh SMD, uang saya Rp 25 juta tidak digunakan untuk mengurus saya dan sampai hari ini juga tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut. Saya mencari keadilan pak Kapolres,” papar Bu Satiah dengan agak emosi.

Sementara itu, Ketua Barracuda Indonesia Hadi Gerung saat diklarifikasi mengatakan bahwa Barracuda akan maksimal membantu Bu Satiah dan mengawal perkara ini hingga tuntas.

“Teman-teman Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Barracuda Indonesia telah siap mendampingi Bu Satiah secara maksimal dalam perkara ini. Kami terpanggil untuk membantu beliau. Mohon bantuan dari teman-teman, agar beliau segera mendapatkan keadilan yang menjadi haknya. Untuk Bapak Kapolres dan jajarannya, Kami berharap hukum dapat ditegakkan dengan seadil-adilnya. Bu Satiah butuh pengayoman dan perlindungan,” tegas Hadi Gerung.

Masih menurut Hadi Gerung, perbuatan yang dilakukan SMD kepada Bu Satiah sudah tidak bisa dimaafkan lagi. Tidak objektif dan tidak objektif dalam perkara ini sudah terpenuhi. “Bu Satiah adalah korban. Perkara ini sudah terang. Bukti-bukti sudah lebih dari cukup. Semoga pihak kepolisian dalam waktu yang tidak lama segera dapat menangkap pelaku sehingga kepercayaan masyarakat kepada kepolisian tetap terjaga dengan baik,” harap Hadi Gerung diakhir pembicaraanya.(EVA)

29/08/2022

PWP Karimun makan Bareng Sepanjang 17 Meter di Coastal Area


Merdekanews.id Karimun 29/8/2022.
Paguyuban Warga Pasundan (PWP) Kabupaten Karimun mengadakan ngaliwet bareng sepanjang 17 meter di Coastal Area, Minggu (28/8/2022). 

Ngaliwet bareng ini merupakan tradisi makan bersama untuk menyatukan kebersamaan, dalam rangkaian HUT Kemerdekaan ke-77 RI.

Ketua PWP Karimun Teddy Setiawan mengatakan, kegiatan ngaliwet bareng ini guna mempererat tali silaturahmi antarwarga Sunda di Kabupaten Karimun. 

Awalnya, kegiatan ini akan dilaksanakan sempena HUT Kemerdekaan RI, tanggal 17 Agustus 2022. 

Kegiatan dilaksanakan Minggu (28/8/2022), karena masih ada warga Sunda di Kabupaten karimun..

“Setelah itu diputuskan giat dilaksanakan pada hari ini,” kata Teddy Setiawan di sela kegiatan ngaliwet bareng, Minggu (28/8/2022.

Cuaca cerah,  dan diselingi dengan angin yang berhembus dengan sepoi sepoi sehingga giat dapat dilaksanakan dengan nyaman.

Ngaliwet bareng ini, cara makan bersamanya berdasarkan kebiasaan dari masyarakat Sunda, menyediakan daun pisang yang panjang dan lebar untuk mewadahi nasinya. 

Setelah ber sama sama menyantapnya secara serentak sambil duduk bersila.

“Begitupun para pejuang kita secara bahu membahu dan dengan tekat persaudaraan yang tinggi memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.

Ngaliwet bareng ini dihadiri sekitar 150 orang warga PWP Kabupaten Karimun, dewasa dan anak-anak. 

Warga PWP Kabuaten Karimun berharap kepada pengurus agar giat seperti ini rutin dilaksanakan ke depannya.

“Ke depannya, semakin banyak warga Sunda yang bisa bergabung di dalam wadah PWP Kabupaten Karimun.

LBS.

27/08/2022

Gebyar Hut ke 77, Dengan Tema Kompak Bangkit Lebih Cepat, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.


Lumajang. Merdekanews.id Dengan mengenang jasa - jasa pahlawan, Pemerintah desa mengadakan berbagi lomba -  lomba termasuk panjat pinang yang di adakan tadi siang jam 02 : 00 Wib.

Gebyar pentas seni dan pembagian hadia.Menyambut Hari kemerdekaan Hut RI ke 77,  yang diselengarakan pemerintah desa ( pemdes ) 26/08/2022. Pada Malam hari 19 : 00 Wib. di hadiri oleh kapolsek gucitalit, Babinsa desa tunjung, koramil 0821/04.  berserta BPD juga sesepuh desa. Rt/Rw.

Dalam pengelaran pentas seni yang bertajuk Tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. adalah simbul dari ketingalan desa tunjung yang selama bertahun - tahun. Sampai di juluki desa tertinggal.

Antusias masyarakat desa sangat baik, dikarenakan semua masyarakat berbondong bondong mendatangi lapangan untuk melihat pentas seni dan pembagian untuk peserta pemenang lomba. beserta penyerahan piagam untuk semua rt/rw yang berada di desa tunjung.

Sari"selaku kepala desa tunjung, pada sambutanya,  sangat berterima kasih kepada semua masyarakat, semua perangkat desa yang turut mendukung adanya pentas seni. pada malam hari ini. Berharap desa tunjung kedepan lebih maju dan tambah kompak.

Selain acara pembagian hadia ada juga pertujukan lawak, diperankan oleh adek adek kita, pertujukan dari pecak silat dari perguruan PSHT yang berada di desa tunjung. Tidak ketinggalan juga undian dospres. disertai hiburan elekton

Pembangian hadia juga di peruntukan rt/rw. Lomba kebersihan dusun masing masing, Sari sangat bersyukur lomba kebersihan tingkat kecamatan kemarin kita juara harapan pertama. yang bertahun tahun kita tidak perna mendapatkanya.

Kapolsek Gucialit", Ipda Arie Udianto, Dalam sambutnya meminta kepada masyarakat desa tunjung. Tetap waspada pada lingkunganya masing - masing, tidak lupa harus mengunci ganda sepeda montornya kalau diparkir di depan rumah tegasnya. ( Arifin )

Kapolsek Gucialit. Menghadiri Gebyar Hut RI KE 77. Di Desa Tunjung.


Lumajang. Merdekanews.id Menyambut hari kemerdekaan RI 77. yang berada di desa tunjung, kecamatan gucialit, kabupaten lumajang, 26/08/2022. menggelar pentas gebyar pentas seni.
Dalam pengelaran pentas seni yang bertajuk Tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. adalah simbul dari ketingalan desa tunjung yang selama bertahun - tahun. Sampai di juluki desa tertinggal.

Antusias masyarakat desa sangat baik, dikarenakan semua masyarakat berbondong bondong mendatangi lapangan untuk melihat pentas seni dan pembagian untuk peserta pemenang lomba.

Sari"selaku kepala desa tunjung, pada sambutanya,  sangat berterima kasih kepada semua masyarakat, beserta perangkat desa yang turut mendukung adanya pentas seni. pada malam hari ini.

Terlihat jelas Antusias masyarakat desa sangat tinggi , dikarenakan semua masyarakat berbondong bondong mendatangi lapangan untuk melihat pentas seni dan pembagian untuk peserta pemenang lomba.

Kapolsek Gucialit", Ipda Arie Udianto, Dalam sambutnya meminta kepada semua masyarakat desa tunjung. Tetap waspada pada lingkunganya masing - masing, tidak lupa harus mengunci ganda sepeda montornya kalau diparkir di depan rumah, Meminta Satgas Keamanan Desa ( SKD ) tetap melakukan ronda malam untuk menekan kriminilitas,"tegasnya.

Kami dari polsek Gucialit, tetap melakukan patroli malam keliling di setiap desa, juga tempat yang rawan tidak kejahatan curat, curas, dalam wilayah hukum polsek gucialit. SKD harus tetap siaga jangan sampai lengah dalam melakukan ronda malam. ( Arifin )

26/08/2022

Satlantas Polres Karimun Musnahkan 250 Unit Knalpot Racing



 

Merdekanews.id Satlantas Polres Karimun,  melaksanakan pemusnahan barang bukti knalpot racing atau knalpot brong hasil penindakan selama tahun 2022.                           

Pemusnahan barang bukti tersebut digilas menggunakan alat berat di halaman Makopolres Karimun, Jumat (26/8/2022) pagi.

Kasatlantas Polres Karimun, AKP Eko Aprianto menyebutkan selama hasil penindakan tersebut.

Pihaknya menyita 250 kendaraan yang menggunakan knalpot racing atau knalpot brong.

Masih katanya lagi, penindakan ini juga didasari oleh Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu tentang aturan mengemudi kendaraan roda dua yang tidak memenuhi persyaratan dijalan raya.

“Disini kami menghimbau dan menegaskan agar pemilik kendaran bermotor tidak lagi menggunakan knalpot racing di jalan umum,.

Hal ini berdampak bagi kenyamanan pengendara lain dan tindakan tersebut merupakan pelanggaran lalu lintas,” ucap Eko.

LBS.

Kebakaran Hebat, Terjadi Pasar Sragin Lumajang.


Lumajang, Merdekanews.id
Kebakaran terjadi di pasar sragin, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

Pantauan di lokasi, Juma'at  (26/08/2022 ) pukul 13 : 25 WIB api sudah berhasil dipadamkan. Sementara kebakaran dilaporkan mulai terjadi pada pukul 12 : 00 WIB.
Terlihat beberapa pedagang pasar mengamankan sejumlah barang dagangan ke lokasi yang lebih aman dari jangkuan sijago merah.

3 mobil damkar di turunkan ke lokasih.
Kesulitannya kebutuhan air itu sempat minta bantuan armada dari pt mustika tama, di bantu beberapa mobil pengisian air milik BPBD 2 unit tangki, berserta mobil water canon milik polres lumajamg.

Kepala Dinas BPBD", Patria Saat Di wawancarai oleh beberapa media di tempat kejadia, menerangkan laporan sementara. Ada salah satu lapak milik pedagang yang mengeluarkan api. Saat sholat juma'at. Terus merambat ke lapak lainya. Untuk korban jiwa tidak ada, sekitar 8 atau 7 lapak yang kebakar. Kepastian kerugianya berapa kita belum tau pasti mas.  ( Arifin )

25/08/2022

Ning Ita Menyapa Ribuan Buruh PT. Intidragon Suryatama



Kota Mojokerto-Merdekanews.id-Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyapa ribuan buruh PT. Intidragon Suryatama pada Rabu, (24/8) sore. Dalam kesempatan ini, sosok yang akrab disapa Ning Ita tersebut menyampaikan siap mendukung jika industri dan UKM alas kaki berkolaborasi menggelar pameran alas kaki asli Kota Mojokerto.
“Saya sangat mendukung, silahkan gedung ex Bentar bisa dijadikan ruang pamer alas kaki kebanggaan Kota Mojokerto. Sehingga jika ada tamu-tamu daerah bisa langsung diantar ke ex Bentar, bisa milih berbagai sepatu asli Kota Mojokerto,” ujarnya.


Lebih lanjut dikatakan, untuk mengisi ruang pameran tersebut dibutuhkan sinergi bersama antara industri dengan UKM alas kaki yang ada di Kota Mojokerto.


“Untuk mengisi itu dibutuhkan sinergi bersama-sama, silahkan bersinergi dengan UKM-UKM alas kaki yang kecil-kecil, dikoordinir silahkan, kami persilahkan,” terangnya.


Kunjungan Ning Ita ke industri sepatu di Kota Mojokerto yang telah berdiri selama 56 tahun ini selain untuk menyemarakkan HUT ke-77 RI, juga berdialog secara langsung dengan para buruh yang dikemas dalam tajuk “Ning Ita Menyapa”.


Selain meyerahkan beberapa hadiah bagi buruh yang berhasil menjawab pertanyaan dari Ning Ita, ia juga memberikan santunan kepada beberapa buruh yang berstatus janda.


Turut hadir mendampingi Ning Ita dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNAKER) Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Mojokerto, Ketua Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kota Mojokerto, serta Direktur dan jajaran manajemen PT. Intidragon Suryatama.yn.