08/12/2023

Pemerintah Kota Blitar Usul Bus DAMRI Jadi Angkutan ke Bandara Kediri


Kota Blitar,merdekanews.id.– Pemerintah Kota Blitar dan Terminal Tipe A Patria mengusulkan bus DAMRI menjadi angkutan bagi calon penumpang pesawat menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri. Usulan ini sehubungan dengan mulai beroperasinya Bandara Internasional Dhoho Kediri bulan ini.

Untuk memperlancar akses warga ke Bandara Dhoho Kediri, maka Pemkot Blitar dan Terminal Tipe A Patria berinisiatif menyediakan angkutan Bus DAMRI.

Beberapa hari yang lalu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Blitar, soal pengusulan adanya bus DAMRI untuk angkutan ke Bandara Dhoho Kediri,” kata Verie Sugiharto, Kepala Terminal Tipe A Patria Blitar, Selasa (05/12/23).

Sampai saat ini, pihak terminal Tipe A Patria Blitar belum mengetahui pasti jumlah armada bus DAMRI yang diusulkan. Menurutnya saat ini Pemkot Blitar tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait usulan adanya bus DAMRI untuk angkutan ke bandara Dhoho Kediri.

“Untuk jumlahnya belum, masih sekedar usulan untuk lebih jelasnya Dishub Kota Blitar yang membahasnya,” tegasnya.

Selama ini sudah banyak bus yang melewati rute Kediri-Blitar. Namun bus tersebut tidak sampai ke Bandara Dhoho Kediri yang berada di lereng Gunung Wilis.

Namun demikian ini bus-bus jurusan Kediri hanya berhenti di terminal Tamanan Kota Kediri. Hal itulah yang menjadi pertimbangan pihak Pemkot Blitar mengusulkan adanya angkutan DAMRI untuk mengangkut penumpang ke bandara Dhoho Kediri.

“ Semoga saja, yang sudah disetujui itu Kediri -Tulungagung untuk angkutan DAMRI nya,” tutupnya.

Untuk diketahui Bandara Dhoho Kediri sendiri telah selesai dibangun. Rencananya Bandara yang berada di lereng Gunung Wilis tersebut akan dilakukan uji coba landing pesawat pada 8 Desember 2023 mendatang.(Kmf/Dwi)

Progam RT Keren, Telorkan Ribuan Wirausahawan Kota Blitar


Kota Blitar, merdekanews.id.– Terwujudnya Program RT Keren (Keberagaman, Religius, dan Nasionalis) merupakan program bantuan dana RT senilai 50 juta rupiah. Total anggarannya mencapai 31,5 miliar dan telah dialokasikan kepada 630 RT yang tersebar di 21 kelurahan di tiga kecamatan se-Kota Blitar.

Begitulah yang dikatakan, Diana warga RW 12 kecamatan Sukorejo Kota Blitar jalan Jati gang 1 saat dikunjungi Wartawan di kediamanya, Selasa (5/12).

Ungkap Diana yang juga bendahara pokmas progam RT Keren, untuk pemanfaatannya, masing – masing RT dapat mengusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) satu tahun sebelumnya,namun sekarang setelah terbentuknya pokmas maka aliran dananya di kelola pokmas masing-masing RT.

“Pendanaan program RT Keren ini dibagi atas 70% pembangunan fisik dan 30% pembangunan nonfisik yang direalisasikan melalui pelatihan – pelatihan serta kegiatan lainnya,”katanya

Seperti dilihat di lingkungan RW 12 Diana menunjukan sarana dan prasarana paving telah sudah di serap warga,begitupun pemberdayaan kuliner,makanan dan minuman telah membuat warga memiliki usaha tambahan yang produktif,mulai dari olahan sirup, herbal, makanan kue serta, ketrampilan menjahit pun kita dapatkan dari progam RT keren.

Kabag Pemerintahan Setda Kota Blitar Freddy Hermawan,S.STP melalui sambungan whatsapp dikonfirmasi Wartawan menjelaskan, Progam RT keren merupakan realisasi dari Perwali walikota Blitar Santoso nomor 06 tahun 2022,yang akan kita tumbuhkan guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi hingga 2026 sebagai upaya memantik pertumbuhan ekonomi kota Blitar

“Warga kota Blitar benar-benar merasakan dampak dari progam RT Keren ini,jelas Diana sambil memberi informasi,bahwa di bulan Desember 2023 ini Minggu ke-3 atau sekira tanggal 15,16,17 akan di ada festival RT -keren sebagai ajang prestasi yang indikatornya bertumbuh kembangnya banyak wirausahaman seluruh warga kota Blitar yang akan diselenggarakan di halaman pendopo kota Blitar, sebagai wujud Memayu Hayuning Bawono,” imbuhnya.(Kmf/Dwi)

Satgas Preventif OMB Polres Lumajang Patroli Kantor KPU dan Bawaslu



Lumajang, Merdekanews.id jaga situasi kondusif pada tahapan Pemilu 2024, Satgas Preventif Operasi Mantap Brata (OMB) tingkatkan patroli.

Seiring berjalannya tahapan Pemilu 2024 yang saat ini sudah memasuki tahap kampanye, Satgas Preventif OMB 2024 Polres Lumajang tingkatkan patroli diwilayah hukumnya.  

Kali ini Satgas Preventif melaksanan patroli di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang dan Bawaslu.

Kegiatan patroli tersebut dilakukan dalam rangka Satgas Preventif untuk pengamanan pemilu Tahun 2024. Personel OMB 2023-2024 menjalankan patroli ke perkantoran dan khususnya menyambangi Kantor KPU dan Bawaslu untuk memastikan keamanan dan kelancaran jelang proses pemilu mendatang.

“Hasil pemantauan dari kegiatan patroli ini menunjukkan situasi kamtibmas dalam kondisi yang kondusif, memberikan kepastian bahwa segala sesuatu di Kantor KPU dan Kantor Bawaslu berlangsung dengan aman,” ucap Kasatgas AKP Sajito.

Maka diharapkan situasi selama tahapan Pemilu 2024 ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta perekonomian berjalan sebagaimana biasanya

07/12/2023

DINAS PUPR SUMBER DAYA AIR KOTA MOJOKERTO

 


Pemkot Blitar Bantu Wujudkan Sanitasi Aman Bagi Masyarakat


Kota Blitar, merdekanews.id. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar sosialisasi sanitasi aman, Senin (04/12/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Kusumo Wicitro Kota Blitar tersebut, sebagai bentuk komitmen Pemkot Blitar untuk menyediakan sanitasi yang aman bagi warga masyarakat Bumi Bung Karno.

Hadir dalam acara tersebut, selain perwakilan RT dan RW di Kota Blitar, juga dihadiri beberapa pemateri secara dari perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bapeda, dan Dinas PUPR

Kepala Dinas PUPR Kota Blitar Suharyono mengatakan, acara sosialisasi sanitasi tersebut merupakan agenda yang pertama kali diadakan di Kota Blitar. Padahal sanitasi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh masyarakat.

“Sosialisasi ini penting diadakan demi terciptanya sanitasi yang ramah lingkungan,” kata Suharyono.

Suharyono menandaskan, ramah lingkungan yang dimaksud dalam sanitasi adalah tidak memicu pencemaran air pada sumur warga.

“Sehingga nantinya air minum tidak tercemar bakteri  e-coli,” tandasnya

Sementara Kiki Ismaya dari Dinas Kesehatan Kota Blitar menyebutkan, 66 persen air sumur yang ada di Kota Blitar sudah tercemar bakteri e-coli, yang diduga karena kurangnya kebersihan sanitasi.

Sedangkan dari data penelitian WHO, 60 persen air minum yang diolah masih tidak sehat, karena wadah penyimpanannya kotor atau jari tangan kotor.

Untuk itu, gelas, teko harus rutin dibersihkan dengan sabun dan dijemur di bawah matahari sampai kering, dan jangan lupa selalu cuci tangan,” ujar Kiki Ismaya. (Dwi/Kmf)

Hadiri Pembinaan Satgas Linmas, Wawali Kota Blitar Berharap Ada Peningkatan Kualitas Anggota


Kota Blitar, merdekanews.id.Wakil Wali Kota (Wawali) Kota Blitar, Tjutjuk Sunario menghadiri pembinaan Satuan Tugas Pelindung Masyarakat (Satgas Linmas) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Kepanjenkidul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (6/12/2023) tersebut, diikuti 350 Satgas Linmas dan Satlinmas se Kecamatan Kepanjenkidul.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario mengatakan, kegiatan pembinaan Satgas Linmas dan Satlinmas tersebut sangat penting untuk digelar.

Pelatihan ini sangat penting, karena mereka membutuhkan pembinaan agar mendapatkan bekal dalam melaksanakan tugas dan kewajiban,” kata Tjutjuk Sunario.

Tjutjuk menambahkan, bekal tersebut, nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas individu anggota linmas.

“Jika kualitas individu anggota linmas meningkat, diharapkan mereka bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Lebih lanjut orang nomor dua di Pemkot Blitar ini menandaskan, para Satgas Linmas dan Satlinmas tersebut, mendapatkan pembinaan dari kepolisian dan TNI.

“Disini mereka bisa mendapatkan materi dari pihak yang bersinggungan terkait keamanan secara langsung. Sehingga mereka akan lebih memahami bagaimana sebaiknya pengamanan itu,” tandasnya.

Wawali Tjutjuk menegaskan, tugas berat sudah menanti Satgas Linmas dan Satlinmas.

“Tahun depan mereka harus siap untuk mengamankan jalannya Pemilu 2024 di Kota Blitar agar berjalan dengan aman dan lancar,” tegasnya.

Ada sebanyak 1039 Satgas Linmas dan Satlinmas dari tiga kecamatan di Kota Blitar sudah siap diterjunkan untuk mengamankan jalannya Pemilu 2024 di Kota Blitar.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, dan keamanan di Kota Blitar bisa terjaga dengan baik, dan Pemilu 2024 mendatang berjalan dengan lancar dan damai,” pungkasnya. (Dwi)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri, Gelar Penghijauan"Berani Menanam, Berani Merawat"


Kediri. merdekanews.id. Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional serta menyambut Hari Ibu tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan Penghijauan dengan menanam pohon di Bantaran Sungai Dermo Desa Semanding Kecamatan Pagu pada Kamis (7/12/23 ).
Dalam acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, Kepala DLH Putut Agung Subekti, Kadis Pariwisata Adi Suwignyo, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Gabungan Organisasi Wanita, Perwakilan Bayangkari, Perwakilan Persit Candrakirana, Camat Pagu beserta Forkopimcam, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kediri, Ketua TP PKK Desa Se-Kecamatan Pagu, Kepala Desa Semanding dan para tamu undangan lainnya. 

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito mengucapkan terima kasih, karena berkesempatan bertemu pada kegiatan penghijauan dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, Bulan Menanam Nasional sekaligus menyambut peringatan Hari Ibu Kabupaten Kediri Tahun 2023 dalam keadaan sehat wal’afiat.

Seperti diketahui bersama bahwa terjadinya musim kemarau dan penghujan yang tidak dapat diprediksi, ancaman bencana hidrometreologi, rusaknya sumber daya alam dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat merupakan dampak dari perubahan iklim yang salah satunya disebabkan oleh pemanasan global.

"Salah satu solusi untuk menguranginya adalah melalui penghijauan lingkungan sekitar kita. Selain mengurangi polusi udara, penanaman pohon juga dapat meminimalisir erosi tanah, mengurangi tingkat kebisingan, serta memberikan tempat kehidupan baru bagi berbagai jenis fauna," Katanya. 

Lanjut Eriani, pada momentum kali ini dirinya mengajak seluruh Perempuan di Kabupaten Kediri untuk melaksanakan “gerakan cinta menanam dan memelihara pohon”. Hal ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan lestari di Kabupaten Kediri.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap akan tercipta kesadaran kolektif dan komitmen bersama untuk merawat dan melestarikan lingkungan hidup agar tetap lestari bagi generasi mendatang. Eriani juga berharap

dengan kegiatan penghijauan ini menjadi momentum bersama-sama untuk memperbaiki dan menciptakan kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal menjadi lebih hijau, teduh dan indah," Ujarnya. 

Sementara Kepala Dinas LH Putut Agung Subekti menyampaikan laporan kegiatan penghijauan Tahun 2023, kali ini sengaja melibatkan ibu-ibu atau kaum perempuan agar cinta menanam dan memelihara pohon.

"Di adakan Secara serentak di tahun 2023 kami telah menanam hampir 27.500 bibit tersebar di berbagai titik. Kegiatan Penanaman pohon ini untuk perlindungan sumber mata air, pencegahan tanah longsor, kemudian penghijauan. Ada 500 bibit yang ditanam di desa Semanding ini." Katanya. 

Masih menurut Putut, tujuan penghijauan untuk konservasi, kebetulan di lokasi ini Sungai Dermo Semanding baru dinormalisasi. Pihak desa juga berinisiasi menghijaukan di sepanjang bantaran Sungai Dermo. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR yang membidangi sungai.

Untuk Pola tanam yang diusulkan pihak Desa menghendaki kedepan akan dijadikan tempat yang rindang sebagai tempat wisata. Tepat di penghubung jalan yang ditanam Ketua TP PKK deretan tanaman Pule, samping kiri kanannya ditanam tanaman produktif seperti mangga gadung, nangka madu, dan sirsak," tambahnya.

Harapan Putut, yang terpenting dalam kegiatan penghijauan kali ini tidak hanya ditanam dan terus selesai. Kita punya tanggungjawab untuk memelihara. "Jadi pihak desa juga harus ikut merawat ini, jangan habis ditanam terus selesai. Dan ini momennya pas karena musim penghujan," Katanya. (Dwi)