PENDAFTARAN JALUR PMDK-PA 2019 DITUTUP SENIN LUSA


Jember, KaJe
Pendaftar melonjak 75 persen dibanding 2018. Setelah dilaunching pada di awal januari 2019, program seleksi penerimaan mahasiswa baru (maba) Politeknik Negeri Jember (Polije) jalur Penelusuran Minat dan kemampuan Prestasi Akademik (PMDK-PA) akan ditutup Senin (25/2) lusa.
Animo pendaftar jalur PMDK-PA tahun ini melonjak sangat signifikan. Dari data di web pendaftaran dapat diketahui jumlah pendaftar pada saat ini, naik 74 persen dibanding pendaftaran tahun lalu. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://pmdk.polije.ac.id.
Demikian di tuturkan Mahsus Nurmanto Humas Polije dihadapan beberapa awak media. “Alhamdulillah animo pendaftar jalur PMDK-PA sampai saat ini sudah melampui sebanyak 75 persen dibanding pendaftaran tahun lalu”, tuturnya. Menurut dia, masa pendaftar masih menyisakan 4 hari lagi, ini merupakan waktu yang penting untuk menentukan masa depan.
PMDK-PA merupakan jalur seleksi masuk Polije tanpa tes dengan menggunakan indikator evaluasi berdasarkan nilai raport dan prestasi akademik dan non akademik. Jalur ini terbuka untuk lulusan SMA/SMK/ MA yang masih duduk di kelas 12 atau kelas 3 semua bidang baik IPA, IPS, Bahasa dan Agama dan akan lulus pada tahun 2019.
Menurut Wakil Direktur Bidang Akademik Ir. Abi Bakri, M.Si, jalur PMDK-PA merupakan program seleksi maba yang sangat strategis, karena pengumuman akhirnya sebelum jalur SNMPTN dan Ujian Nasional dilaksanakan, serta kuotanya dinaikan menjadi 30 persen.
“Jalur PMDK-PN 2019 mempunyai kuota 30 persen, sedangkan kuota tahun lalu sebesar 20 persen," paparnya.
Menurut dia, siswa SMA/SMK/MA mempunyai kesempatan yang lebih terbuka untuk menjadi mahasiswa PTN vokasi unggulan yaitu Polije yang telah menorehkan berbagai prestasi baik menjadi klaster 1 Politeknik se Indonesia maupun sebagai peringkat ketiga PTN berkinerja untuk kategori satker di Indonesia.
Pesan Abi Bakri, orangtua dan siswa harus memahami akan potensi dan cita-cita siswa, dengan mencari informasi yang akurat tentang PTN yang tepat sebagai jembatan untuk menempuh pendidikan tepat, agar mampu mengantarkannya meraih cita-citanya.
“Sebagian orangtua dan siswa hanya mengetahui dan mengandalkan jalur SNMPTN dan SBMPTN saja, padahal ada jalur lain yang khusus untuk melanjutkan ke jenjang PTN vokasi (Politeknik Negeri) melalui jalur PMDK-PN dan UMPN,” ujar Abi Bakri.

Untuk menopang industrialisasi di Indonesia sangat dibutuhkan lulusan PTN yang kompeten khususnya lulusan PTN vokasi, sehingga sangat terbuka lulusan Polije untuk berkiprah menjadi bagian penting khusus di era revolusi industry 4.0.
Polije juga merupakan Politeknik yang mendapatkan program Revitalisasi serta telah membuka Kelas Internasional dengan program dual degree kerjasama dengan Changzhaou Institute of Technology China dan Management and Science University (MSU) Malaysia serta Kyungpook National University (KNU) Korea. (ags/fra/Mia/hms)

Post a Comment

0 Comments