KKN IAIN Jember Diikuti Mahasiswa Tiga PTKIN Luar


Jember, kabarejember.com
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember
Tahun 2019, diikuti oleh 19 mahasiswa dari tiga Perguruan Tinggi Keagamaan
Negeri (PTKIN). Tiga PTKIN itu diantaranya, Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Palangkaraya, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis, dan STAIN
Papua.
“Jadi rinciannya, dari IAIN Palangkaraya sebanyak 10 mahasiswa, STAIN Bengkalis
5 mahasiswa, dan STAIN Papua 4 orang mahasiswa,” kata Ketua Lembaga
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAIN Jember, Imam Machfudi, saat upacara
pelepasan KKN, Selasa (18/6).
Untuk mahasiswa IAIN Jember sendiri, total ada 885 orang yang akan mengikuti
KKN selama 40 hari. “Jadi mahasiswa akan memulai KKN tanggal 24 Juni- 5
Agustus mendatang. Hari ini kita bekali mereka terlebih dahulu sebelum diterjunkan
di lokasi KKN,” tambahnya.
Untuk tahun 2019 ini, KKN akan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Jelbuk dan
Tempurejo. “KKN kita ini berbasis dusun, untuk Jelbuk kita akan sebar di 42 dusun
yang berada di 6 desa, sedangkan untuk Tempurejo tersebar di 27 dusun yang
berada di 8 desa,” papar Imam.
Imam berharap, mahasiswa yang akan melaksanakan KKN bisa bersosialisasi dan
beradaptasi dengan masyarakat di lingkungan poskonya. “Tentu kita berharap, para
mahasiswa ini bisa menjaga akhlaknya, serta bisa menjaga nama baik kampus kita,”
harapnya.
Sementara, Wakil Rektor I IAIN Jember, Miftah Arifin, berharap agar para
mahasiswa bisa menjadi ujung tombak untuk mensosialisasikan IAIN Jember
kepada masyarakat. “Harus pandai- pandai bersosialisasi dengan masyarakat, agar
mudah diterima dengan baik,” pintanya.
Selain itu, dia berharap kepada mahasiswa dari tiga PTKIN bisa beradaptasi dengan
mahasiswa IAIN Jember. “Nanti saling sharing, saling berbagi, karena ini akan
menjadi pengalaman berbeda nantinya. Untuk mahasiswa IAIN Jember sendiri, saya
berharap , kita harus menjadi tuan rumah yang baik,” katanya.
Miftah juga meminta kepada seluruh peserta KKN, agar memanfaatkan media sosial
untuk mensosialisasikan pelaksanaan KKN. “Saya juag berharapa agar semua
mahasiswa yang menjadi peserta KKN bisa memanfaatkan media sosial, seperti
instagram, twitter, facebook, untuk mensosialisasikan kegiatan KKN nya. Tapi harus
seragam dengan menggunakan tanda pagar (tagar) yang sama, misalnya kkn iain
jember, iain jember, dan lain sebagainya, sehingga nantinya bisa menjadi trending
topik di media sosial,” tutupnya. (mia/win/hms)

Post a Comment

0 Comments