Makanan Jajanan Mengandung Kimia Menjamur di Masyarkat


Jember, Kabarejember.com
----Saat ini banyak maknan maupun jajanan yang mengandung bahan kimia dan dijual luas di masyarakat. Bagi Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief, makanan dan jajanan seperti ini kurang sehat.

Karena itu, wabup mengajak para orang tua untuk memperhatikan anak dan cucu dengan memberikan makanan yang sehat.

“Makan makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan juga tidak jajan sembarangan,” kata wabup, Jum’at, 08 November 2019.

Bahan kimia yang banyak berada di jajanan anak-anak seperti pengawet makanan, perasa makanan, maupun pemanis makanan.

Makan makanan sehat ini harus disosialisasikan agar masyarakat bisa menuju hidup sehat, menuju Jember sehat.

“Anak-anak zaman dulu minum teh dari teh bubuk asli yang diberi air hangat. Tetapi, saat ini anak-anak sudah mudah mengonsumsi teh kemasan yang banyak dijual,” jelas wabup.

Oleh karena itu, pola hidup mengonsumsi makanan maupun jajanan yang banyak mengandung bahan kimia ini harus diubah.

“Pelan-pelan mengubah kehidupan dengan pola hidup sehat, seperti lingkungan yang bersih, makanan sehat, hidup sehat dengan berolahraga dan istirahat yang cukup,” jlentreh wabup.

Wabup pun mengungkapkan, menuju Jember sehat tidak cukup hanya dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang saat ini sedang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Penyaluran KIS JKN yang memasuki tahap ketiga berlangsung di Masjid Al-Habsy di Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang,  Jum’at, 08 November 2019, untuk warga Kecamatan Kaliwates dan Patrang.

Plt. Kepala Dinas Sosial, Wahyu Setyo H. S.KM, M.Si., melaporkan, penyaluran KIS-JKN di Kecamatan Kaliwates tercatat 2.617 jiwa penerima KIS. Untuk Kecamatan Patrang terdapat 2.419 jiwa penerima. Total KIS yang disalurkan sebanyak 5.036 kartu dari 3.036 kepala keluarga.

Selain itu menyerahkan KIS, kegiatan ini juga untuk menyalurkan bantuan bagi masjid. Pemerintah Kabupaten Jember membantu Masjid Al-Habsy berupa paving jalan di halaman masjid. (mul/mia/hms)

Post a Comment

0 Comments