Langsung ke konten utama

Dinilai Tidak Transparan, BPN OKU Didemo


PALEMBANG, Merdekanews.id Sejumlah massa yang mengatasnamakan LSM Kabupaten OKU Bersatu Senin (18/7) mendatangi Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Sumsel yang terletak dijalan POM IX Kampus Palembang.
Rombongan yang dikoordinatori oleh Alis Kelana ini menggelar aksi damai terkait tidak transparannya pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) OKU dalam pelaksanaan Program Redistribusi Objek Tanah Reforma Agraria Tahun 2021.
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Heri Jaya Putra menyampaikan jika dalam pelaksanaan Program Redistribusi Objek Tanah Reforma Agraria Tahun 2021, pihak BPN OKU tidak transparan dalam pendataan para penerima dan objek dari program tersebut.
"Bedasarkan data yang kami dapat di lapangan, masyarakat banyak yang tidak mengetahui adanya program tersebut padahal di desa mereka mendapatkan program bantuan dari Pemerintah Pusat ini" jelas Heri yang akrab disapa Kiki ini.

Menurut Heri, untuk Kabupaten OKU sendiri ada empat desa yang mendapat bantuan program tersebut yakni Desa Karya Mukti, Desa Batuwinangun, Desa Marga Mulya dan Desa Peninjauan dengan total sekitar 1500 persil.  

" Di Desa Karya Mukti ada sebanyak 150 persil, Desa Batuwinangun sebanyak 700 persil, Desa Marga Mulya sebanyak 50 Persil dan Desa Peninjauan sebanyak 600 persil" jelas Heri.

Selain itu, lanjut Heri, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke wilayah-wilayah yang mendapatkan program tersebut. Dan ternyata ada dua desa yakni Desa Peninjauan dan Desa Karya Mukti yang masyarakatnya tidak tahu sama sekali adanya program tersebut.

" Kita sudah menanyakan ke warga Desa dan pihak Kecamatan terkait program tersebut dan ternyata mereka sama sekali tidak mengetahui adanya program tersebut. Ini kan jelas aneh, kok bisa mereka tidak tahu" ungkap Kiki.

Setelah melakukan orasinya, pihak pendemo kemudian diajak masuk ke dalam kantor Kanwil BPN Sumsel untuk melakukan klarifikasi terkait laporan mereka.

Sementara koordinator Aksi Alis Kelana yang ditemui usai melakukan klarifikasi bersama Kepala Kanwil BPN Sumsel menjelaskan jika pihak Kakanwil BPN Sumsel sendiri tidak mau menjelaskan siapa dan dimana saja objek Program Redistribusi Objek Tanah Reforma Agraria Tahun 2021 di Kabupaten OKU.

" Pihak Kanwil BPN Sumsel terkesan tertutup dan tidak mau menjelaskan siapa saja penerima dan dimana saja lokasi program tersebut. Untuk itu, dalam waktu dekat kita akan membawa masalah ini ke Kementerian ATR di Jakarta" pungkasnya. (Her)
Bersambung, Red (Jhony)  Media Merdeka News Sum-Sel.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...