Polda Jatim dan Satlantas Lumajang Serap Aspirasi Pengemudi Ojol

Lumajang , Merdekanews.id Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Lumajang menggelar silaturahmi dengan para pengemudi ojek online (ojol) di Warung Kopi Ojol Kamtibmas, Jalan Raya PB Sudirman, Lumajang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 dan program Polantas Menyapa, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pengemudi ojol, terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kanit Sie Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim, AKP Harrio Bobyans Saputra, S.T., M.H., mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana menampung aspirasi masyarakat, khususnya terkait kondisi lalu lintas di jalan raya.

“Tujuannya untuk langsung menanyakan aspirasi masyarakat, khususnya terkait situasi di jalan raya. Saat ini juga sedang berlangsung Operasi Keselamatan dari tanggal 2 sampai 15 Februari. Ini merupakan pra-operasi sebelum Operasi Ketupat menjelang Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan bertujuan mengecek kesiapan menjelang Operasi Ketupat yang akan digelar pertengahan Maret, seiring dimulainya arus kegiatan masyarakat pada bulan Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Harrio juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada para pengemudi ojol, di antaranya meningkatkan kesadaran keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, jaket reflektif, dan kelengkapan kendaraan sesuai ketentuan.

“Kami mohon untuk maju bersama antara kepolisian dan ojol sebagai representatif di lapangan. Apabila ada kejadian yang mengindikasikan kemacetan maupun kriminalitas, tolong segera disampaikan kepada pihak kepolisian,” katanya.

Ia menambahkan, hubungan baik antara kepolisian dan komunitas ojol diharapkan terus terjaga demi terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) yang kondusif di Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Ipda Suheri, menyampaikan bahwa kegiatan Warkop Ojol Kamtibmas menjadi sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan para pengemudi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang cepat dan humanis dengan para pengemudi ojol. Mereka adalah mitra strategis di lapangan yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kondisi lalu lintas,” ujarnya.

Ipda Suheri berharap para pengemudi ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus membantu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila terjadi gangguan kamtibmas maupun kemacetan di wilayah Lumajang.

“Kami mengajak seluruh pengemudi ojol untuk selalu tertib berlalu lintas, menjaga etika berkendara, serta melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Post a Comment

0 Comments