Bhabinkamtibmas Ranupani Perkuat Pengamanan Wisata Ranu Regulo, Pastikan Pengunjung Patuhi Aturan


Lumajang , Merdekanews.id Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan wisata terus dilakukan jajaran kepolisian. Bhabinkamtibmas Desa Ranupani Polsek Senduro, Brigadir Malik Muhajhir, melaksanakan perbantuan pengamanan di loket pengunjung Ranu Regulo, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Malik mendampingi petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan pengecekan tiket Simaksi serta barcode para pengunjung yang hendak memasuki kawasan wisata.

Pengamanan dilakukan bersama sejumlah pihak, di antaranya staf Resort TNBTS Ranupani Ferry, penyuluh ekosistem hutan Habib, serta lima orang masyarakat setempat yang turut membantu kelancaran kegiatan.

Selain memeriksa kelengkapan administrasi, petugas juga melakukan pengecekan barang bawaan pengunjung. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang masuk ke kawasan wisata, seperti senjata tajam maupun narkoba.

“Kami bersama petugas TNBTS melaksanakan pengecekan tiket Simaksi dan barcode, sekaligus memeriksa barang bawaan pengunjung. Kami juga memberikan imbauan agar tidak membawa barang berbahaya serta selalu mematuhi aturan yang berlaku di kawasan Ranu Regulo,” ujar Brigadir Malik Muhajhir.

Ia menambahkan, seluruh pengunjung diwajibkan melakukan pendaftaran secara online melalui situs resmi Simaksi sebelum datang ke lokasi. Setelah itu, pengunjung melanjutkan proses pembayaran secara daring sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun tarif masuk bagi Warga Negara Indonesia (WNI) pada hari kerja, Senin hingga Sabtu, sebesar Rp24.000. Sementara pada hari Minggu, tanggal merah, atau hari libur, dikenakan tarif Rp34.000. Untuk Warga Negara Asing (WNA), tarif pada hari kerja sebesar Rp210.000 dan Rp310.000 pada hari libur.

Berdasarkan data di lapangan, pengunjung yang datang didominasi wisatawan lokal dari Lumajang serta sebagian dari Kabupaten Malang. Tercatat, sebanyak 18 orang melakukan kegiatan camping dan 40 orang lainnya merupakan pengunjung non-camping.

Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santoso, menegaskan bahwa kehadiran anggota kepolisian di lokasi wisata merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya preventif untuk menjaga keamanan.

“Kami terus meningkatkan pengamanan di objek wisata, khususnya di kawasan Ranu Regulo, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung. Sinergi dengan TNBTS dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketertiban serta kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh wisatawan agar selalu mematuhi aturan yang telah ditetapkan pengelola, menjaga kebersihan, serta ikut berperan dalam menjaga kelestarian alam.

"Dengan adanya pengamanan terpadu ini, diharapkan aktivitas wisata di Ranu Regulo dapat berjalan aman, tertib, dan tetap menjaga keindahan alam kawasan TNBTS," pungkasnya

Post a Comment

0 Comments