Lumajang , Merdekanews.id Kapolsek Lumajang Kota IPTU Edi Kuswanto bersama Kanit Propam Polsek Lumajang Kota melaksanakan pengecekan senjata api (senpi) dinas inventaris di Mapolsek Lumajang Kota.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus memastikan seluruh senjata api dinas yang dimiliki Polsek Lumajang Kota dalam kondisi baik dan siap digunakan sesuai prosedur.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolsek bersama Kanit Propam memeriksa langsung kondisi senjata api yang disimpan di gudang senpi penjagaan Polsek Lumajang Kota. Selain memastikan kondisi fisik senjata, petugas juga melakukan pendataan dan pengecekan jumlah amunisi yang tersedia.
Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edi Kuswanto mengatakan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan langkah rutin yang dilakukan untuk memastikan senjata api inventaris tersimpan dengan aman serta digunakan sesuai ketentuan.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh senjata api inventaris dalam kondisi baik, lengkap, dan tersimpan sesuai prosedur pengamanan yang berlaku,” ujar Iptu Edi Kuswanto.
Ia menjelaskan, dari hasil pengecekan tersebut diketahui jumlah amunisi tajam yang tersimpan sebanyak 99 butir, sementara amunisi karet tercatat sebanyak 8 butir.
Menurutnya, pengawasan terhadap senjata api dinas merupakan hal yang sangat penting guna mencegah penyalahgunaan sekaligus memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas kepolisian di lapangan.
“Selain memeriksa kondisi senjata, kami juga mengecek jumlah amunisi agar sesuai dengan data inventaris. Ini bagian dari pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan serta memastikan seluruh perlengkapan dinas terkontrol dengan baik,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengecekan secara berkala terhadap senjata api dinas yang dimiliki anggota sebagai upaya menjaga kedisiplinan dan profesionalitas personel.
"Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan pengelolaan senjata api dinas di lingkungan Polsek Lumajang Kota dapat berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai standar operasional yang berlaku," pungkasnya

0 Comments