Langsung ke konten utama

Ketua DPRD Kota Probolinggo Perkuat Fungsi Pengawasan Melalui Pembahasan APBD 2025



Probolinggo, Merdekanews.id 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2025. Senin (29/06/2026).

Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo, Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib dan Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo Santi Wilujeng Prastyani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Budiono Wirawan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur terkait lainnya.

Dalam keterangannya usai rapat, Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani menyampaikan bahwa agenda paripurna kali ini menjadi momentum bagi masing-masing fraksi untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, dan catatan terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

"Pada hari ini dilaksanakan Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi. Banyak pertanyaan dan masukan yang disampaikan oleh masing-masing fraksi terkait pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2025. Kami berharap pada paripurna berikutnya seluruh pertanyaan tersebut dapat dijawab secara lengkap," ujar Syntha.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi sorotan fraksi-fraksi adalah capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Kota Probolinggo. Namun, fraksi-fraksi tidak hanya menyoroti aspek administrasi semata, melainkan juga ingin mengetahui dampak nyata dari capaian tersebut terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Teman-teman fraksi menanyakan bukan hanya persoalan administrasi terkait WTP, tetapi juga apa manfaat dan hasil nyata dari capaian WTP tersebut bagi kemakmuran masyarakat Kota Probolinggo. Sampai sejauh mana dampaknya dirasakan oleh masyarakat, itu yang menjadi perhatian bersama," jelasnya.

Selain itu, sejumlah fraksi juga menyoroti beberapa program dan kegiatan yang realisasinya belum mencapai target maksimal. DPRD meminta penjelasan mengenai faktor-faktor yang menjadi kendala sekaligus langkah strategis yang akan dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan capaian program di masa mendatang.

"Banyak yang menanyakan capaian-capaian yang belum mencapai 100 persen, khususnya terkait pelaksanaan belanja daerah. Harapannya, program-program yang telah direncanakan benar-benar dapat diwujudkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut, Syntha menegaskan bahwa DPRD Kota Probolinggo siap membangun komunikasi dan sinergi dengan pihak eksekutif dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program pembangunan daerah.

"Apabila terdapat kendala-kendala dalam pelaksanaan program, kami berharap hal tersebut dapat dikomunikasikan dengan DPRD. Kami siap membantu mencarikan solusi agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat Kota Probolinggo," tegas Ketua DPRD Kota Probolinggo.

Rapat Paripurna tersebut menjadi bagian dari mekanisme pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebelum memasuki tahapan pembahasan lanjutan dan penyampaian jawaban dari pihak eksekutif terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Probolinggo.(suh)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...