Patroli Dialogis Polsek Tekung Ajak Warga Wonosari Perkuat Keamanan Lingkungan


Lumajang ,Merdekanews.id Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Tekung melalui patroli dialogis yang menyasar langsung masyarakat. 
 Personel Polsek Tekung melaksanakan patroli di Desa Wonosari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus mempererat komunikasi dengan warga.

Patroli malam tersebut tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi wilayah, tetapi juga diisi dengan dialog bersama masyarakat. 

Personel kepolisian menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas serta mengajak warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas yang berpotensi terjadi di lingkungan permukiman.

Dalam kesempatan itu, petugas mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggalnya. 

Warga juga diajak menghidupkan kembali budaya saling peduli antar tetangga sebagai bentuk pencegahan dini terhadap aksi pencurian, peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja.

Suasana dialog berlangsung santai dan penuh keakraban. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan anggota kepolisian mengenai kondisi keamanan di lingkungan mereka. 

Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari pun disambut positif karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Tekung, AKP Eka Nurprianto Zen, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu strategi kepolisian dalam membangun sinergi dengan masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Patroli dialogis menjadi sarana kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memperkuat kerja sama dalam menjaga lingkungan," ujar AKP Eka Nurprianto Zen.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya terus mengajak warga agar aktif berpartisipasi menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan ataupun berpotensi mengganggu keamanan. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula langkah pencegahan dapat dilakukan sehingga potensi gangguan kamtibmas bisa diminimalkan," jelasnya.

Selain mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, personel Polsek Tekung juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga. 

Menurut Kapolsek, hubungan sosial yang harmonis menjadi salah satu modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Ia menambahkan, patroli dialogis akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan, dengan menyasar kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, maupun titik-titik yang dinilai berpotensi terjadi gangguan keamanan.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan tenang. Kehadiran polisi melalui patroli rutin adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Namun keberhasilan menjaga kamtibmas tetap memerlukan dukungan seluruh warga agar tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif," tambah AKP Eka.

Warga Desa Wonosari yang ditemui saat patroli menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran polisi yang aktif melakukan patroli sekaligus berdialog secara langsung. 

Menurut mereka, komunikasi yang terjalin membuat masyarakat semakin mudah menyampaikan informasi maupun permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Post a Comment

0 Comments