Cegah Gangguan Kamtibmas, Patroli Perintis Presisi Sasar Lapas hingga Pertokoan Lumajang

Lumajang ,Merdekanews.id Satuan Samapta Polres Lumajang melaksanakan patroli Perintis Presisi dengan menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Lumajang.

Saat berada di Lapas Kelas IIB Lumajang, petugas berkoordinasi dengan petugas jaga dan melakukan pengecekan situasi keamanan di lingkungan lapas.

Berdasarkan hasil koordinasi, jumlah warga binaan yang berada di Lapas Kelas IIB Lumajang tercatat sebanyak 663 orang. Seluruhnya dalam kondisi sehat dan lengkap.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 645 orang merupakan laki-laki, sedangkan 18 orang perempuan.

Petugas Lapas juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran patroli Perintis Presisi yang secara rutin melakukan pemantauan di sekitar lapas.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara rutin sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan untuk memastikan situasi di wilayah hukum Polres Lumajang tetap aman dan kondusif," kata Agus.

Menurut dia, koordinasi dengan pihak Lapas juga penting dilakukan untuk mengetahui kondisi keamanan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas.

Usai melakukan pemantauan di Lapas Kelas IIB Lumajang, personel Sat Samapta kemudian melanjutkan patroli ke kawasan pertokoan di Jalan PB Sudirman, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang.

Di lokasi tersebut, polisi melakukan pemantauan di area parkir pertokoan yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat.

Patroli difokuskan untuk mengantisipasi tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Petugas juga memantau kondisi kendaraan yang terparkir serta situasi di sekitar pertokoan guna mencegah terjadinya aksi kejahatan.

"Personel kami juga menyambangi sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk kawasan pertokoan dan area parkir. Ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminal," ujar Agus.

Ia mengimbau masyarakat yang memarkir kendaraan agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dan tidak meninggalkan barang berharga di tempat yang mudah terlihat.

"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Kami mengajak masyarakat ikut berperan dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjaga barang miliknya masing-masing," pungkasnya.

Post a Comment

0 Comments