26/01/2021

Kapolres Lumajang Turba ke Polsek

 

KAPOLRES LUMAJANG TEKANKAN POLSEK JAJARAN UNTUK BINA SATGAS KEAMANAN DESA

Kapolres Lumajang Tekankan Polsek Jajaran Untuk Bina Satgas Keamanan Desa



LUMAJANG,Meedekanews.net ---  olsemUntuk memantap kinerja jajarannya,  Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si Kunjungan Kerja ke wilayah hukum Polsek Tempeh, Senin (25/1/2021) pukul 11.00 Wib. 

Dalam kegiatannya berkunjung ke wilayah Polsek Tempeh, Kapolres Lumajang mengunjungi PT. Mustikatama Group Desa Besuk, Polsek Tempeh, Desa Tempeh Lor, Unit K-9 Polres Lumajang Desa Besuk, Pabrik Pupuk Cair (Tetes Tebu) "Independent Group" Desa Besuk

Saat ke Polsek Tempeh, Kapolres memberikan arahan arahan kepada anggota terkait pelaksanaan tugas kedepan mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayahnya.

"Agar Polsek melakukan pembinaan terhadap Satgas Keamanan Desa dalam rangka harkamtibmas dan membuat kandang kumpul di wilayahnya koordinasi dengan Desa untuk antisipasi Curhewan." tutur Kapolres kepada anggota Polsek Tempeh.

Tak hanya berkunjung ke Mako Polsek Tempeh, Kapolres juga meninjau lokasi Unit K-9 Polres Lumajang di Desa Besuk dan meninjau lokasi Pabrik Pupuk Cair (Tetes Tebu) "Independent Group" Desa Besuk. (Misdi)

Polres Mojokerto Bongkar Penyebab Kematian Ananda PW

 


MOJOKERTO, MerdekaNews.net  Satreskrim Polres Mojokerto berhasil membongkar penyebab kematian Ananda Putra Wiyanto alias Nanda (18) warga Dusun Soso Desa Cepoko Limo, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto.


Korban yang berprofesi sebagai pekerja kafe itu meninggal setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia meninggal akibat pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang.


Pelaku adalah Mako Abrianto Kartika Yudha, (19) pria asal Dusun Sidowangi Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Mojokerto. Ia adalah pacar dari teman perempuan korban.


Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, pelaku sudah diamankan polisi pada Minggu (24/1) di tempat persembunyiannya.


Menurut Dony, pelaku pembunuhan terhadap Nanda adalah pacar teman perempuan korban. Saat itu pacar pelaku dan korban bersama seorang perempuan lain dan Bos pemilik kafe sedang pesta miras di rumah Bos kafe yang ada di wilayah Desa Jasem Kecamatan Ngoro, Mojokerto.


“Pelaku dihubungi pacarnya yang saat itu bersama dengan ke 3 orang lainnya (salah satunya korban) dirumah majikan korban untuk minum-minuman keras, pacar pelaku memberitahukan jika dirinya diganggu,” kata Dony kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Halaman Mapolres Mojokerto, Senin (25/1/2021).


Dony mengungkapkan, korban dipukul oleh pelaku menggunakan kunci Inggris sebanyak tiga kali pada bagian kepala belakang yang menyebabkan tengkorak korban pecah.


“Pelaku saat itu diantar oleh temannya menemui pacarnya yang saat itu bersama korban,” ungkapnya.


Akibat pukulan benda tumpul itu korban tak sadarkan diri dan menjalani perawatan selama 8 hari di RSUD Sidoarjo. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 3 Januari 2021.


Sebelum dianiaya, Sabtu 26 Desember 2020 malam, Nanda berpamitan kepada Ibunya jika akan menginap di tempat bosnya yang disebut mess di wilayah Desa Jasem Kecamatan Ngoro. Saat itu Nanda berangkat bersama satu mobil dengan bos pemilik kafe yang bernama GM, selain itu juga satu mobil dengan 2 orang perempuan, salah satunya pacar pelaku.


Motor milik Nanda saat itu ditinggal di kafe tempat dia bekerja. Pagi harinya Minggu 27 Desember 2020 pagi, Nanda memberikan kabar jika akan berangkat kerja seperti biasa. Namun, tiba-tiba sekitar pukul 13.00 WIB, Ibu Nanda mendapatkan kabar buruk dari bos kafe tempat putranya bekerja.


Wiwik Nur Astutik (37) Ibu kandung Nanda bergegas melihat kondisi Nanda di RSUD Sidoarjo. Saat itu Nanda dalam kondisi koma dengan luka di kepala bagian belakang. Operasipun dilakukan saat itu juga.


Nanda tak sadarkan diri selama 6 hari setelah menjalani operasi. Pada Minggu (3/1) ia meninggal dunia, saat itu juga Nanda dimakamkan di TPU tempat tinggal Nanda.


“Saat ini sedang kami kembangkan. Kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku lain yang saat itu membonceng pelaku ke tempat dimana pelaku menganiaya korban,” jelas Dony.


Dari kejadian ini polisi mengamankan barang bukti berupa kunci Inggris yang digunakan memukul korban, sepeda motor honda vario putih yang digunakan. pelaku mendatangi lokasi, satu lembar foto rontgen korban, celana hitam milik korban yang disita dari keluarga korban dan satu buah dompet.


Polisi masih melakukan pengembangan terkait keterlibatan teman dan pacar pelaku. Sementara saat ini polisi masih menetapkan tersangka tunggal dalam kasus ini..JEKYRIDWAN

USAID Puji Pelaksanaan KKN Back to Village UNEJ


Jember, Merdekanews.net ---- Unites States Agency for International Development (USAID) melalui Direktur Mitra Kunci Initiative, Lensi Mursida, memuji pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Back to Village yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember. Menurut Lensi Mursida, Universitas Jember terbukti mampu adaptif dan inovatif dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sehingga tetap bisa dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Apresiasi ini disampaikan oleh Lensi Mursida dalam kesempatan penerjunan mahasiswa KKN Back to Village periode I tahun akademik 2020/2021 yang diselenggarakan secara daring di aula lantai 3 gedung rektorat (26/1).

Menurut Lensi Mursida, USAID melalui Mitra Kunci Initiative melihat pelaksanaan KKN Back to Village tahap pertama dengan peserta mencapai 4.382 mahasiswa yang dilaksanakan bulan Juli tahun lalu berhasil dilaksanakan tanpa ada halangan berarti, termasuk tidak ada laporan mahasiswa yang terjangkit Covid-19. Untuk diketahui Mitra Kunci Initiative mendukung pengembangan kewirausahaan di Indonesia dengan cara menggandeng Perguruan Tinggi yang melaksanakan  program KKN di kampusnya, salah satunya dengan Universitas Jember. “Kami juga mendukung kerjasama Universitas Jember yang mampu menggandeng PT. Astra Internasional dalam pelaksanaan KKN Back to Village di Bondowoso, dimana para mahasiswa mengembangkan kegiatan wirausaha di Kecamatan Sumberwringin,” ujar Lensi Mursida.

Apresiasi USAID disambut gembira Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna. Menurutnya ide pelaksanaan KKN Back to Village berawal dari semangat untuk tetap menjalankan KKN walau di tengah pandemi Covid-19 yang tengah mendera. “Dari diskusi dengan kawan-kawan di LP2M kemudian muncul ide dimana mahasiswa melaksanakan KKN secara mandiri di desa, kelurahan atau daerah asalnya masing-masing. Tentunya dengan tetap mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah. Jadi tidak berkelompok datang ke sebuah desa atau daerah tertentu seperti KKN di saat masa normal,” tutur Iwan Taruna.

Tema KKN yang dibawa mahasiswa terkait erat dengan penanggulangan pandemi Covid-19 beserta dampaknya. Yakni tema inovasi pendukung pembelajaran di masa Covid-19, tema inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi menghadapi pandemi Covid-19, pemberdayaan Bumdes dalam melaksanakan jaring pengaman, dan tema kewirausahaan. Khusus KKN Back to Village di Bondowoso mengambil tema Desa Berseri Astra yang diantaranya mendukung wirausaha di bidang kopi di kecamatan Sumberwringin. “Beberapa hasilnya sudah tampak, diantaranya mahasiswa peserta KKN Back to Village edisi pertama yang membantu pelaku UMKM membuat aplikasi jual beli online,” imbuh Iwan Taruna. 

Sementara itu menurut Koordinator Pusat KKN LP2M, Ali Badrudin, kerjasama LP2M dengan USAID melalui Mitra Kunci Initiative dalam bidang kewirausahaan diwujudkan dengan pelatihan kewirausahaan bagi dosen dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), pembuatan modul KKN tema kewirausahaan dan lainnya. 

 “Alhamdulillah, bahkan untuk pelaksanaan KKN Back to Village tema kewirausahaan di Bondowoso, ide-ide mahasiswa kita diadopsi oleh Pemkab Bondowoso yang akan membentuk Ijen Geo Park dalam waktu dekat,” kata Ali Badrudin.


Dalam laporannya, Sekertaris I LP2M, Anwar menyampaikan, pada penerjunan mahasiswa KKN Back to Village periode I tahun akademik 2020/2021 ini terdapat 653 peserta yang berasal dari 13 fakultas. Mereka akan melaksanakan KKN di 41 kabupaten/kota yang ada 12 provinsi dari 26 Januari hingga 12 Maret 2021. Satu peserta akan melaksanakan KKN Back to Village di Provinsi Pattaya, Thailand. “Khusus KKN Back to Village tema kewirausahaan Desa Berseri Astra di Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, diikuti oleh 25 mahasiswa di enam desa,” lapor Anwar. 

Kesiapan mengikuti KKN Back to Village juga disampaikan oleh Wiviano Rizky Tantowi. Wiviano yang melaksanakan KKN di Kecamatan Sumbersari, lokasi tinggalnya, sudah menyiapkan program pembuatan audiobook bagi penyandang difabel khususnya tuna netra. “Kebetulan saya mengambil tema inovasi pendukung pembelajaran, saya merencanakan membuat audiobook yang  memuat pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia khusus bagi siswa tuna netra, bekerjasama dengan para guru di SDN Kebonsari V yang statusnya sudah sekolah inklusi,” kata Wiviano, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia FIB yang sudah menerbitkan beberapa buku sastra ini. (Iza/afa/ iim/hms )

F-Jinlu Usulkan Program Kearifan Budaya Lokal

 



Lumajang,Merdekanews.net ---Banyak cara untuk ikut berkontribusi kepada daerahnya, salah satunya yang dilakukan Forum Jurnalis Independen Nasional Lumajang (F-JINLU) Kabupaten Lumajang ini. F-JINLU ini terus  berupaya fokus membantu pembangunan Pemkab di sektor pariwisata. Sebagai perwujudan dari peran aktifnya, komunitas wartawan tersebut menggelar pertemuan di Sekretariat pada Minggu (24/1/2021).

Skretaris F-Jinlu, Eko Santoso mengatakan, untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang, diperlukan banyak menggali kekayaan dan kearifan budaya lokal yang dimiliki warganya.

"F-Jinlu mencoba menyusun program dengan mengangkat kearifan lokal, seperti keragaman budaya yang sangat kaya di Kabupaten Lumajang ini," terang lelaki yang juga menjadi aktivis Tagana Lumajang itu.

Disampaikan, rencana program kerja F-Jinlu kali ini, akan melibatkan kepekaan anggota yang telah ditunjuk menjadi tim perumus. Tugas tim adalah memperhatikan secara seksama terhadap kegiatan budaya yang ada.

Untuk itu bersama f jinlu akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini dinas pariwisata, dengan harapan Lumajang bisa terjaga kesenian kuno dan tentunya kearifal lokal di Lumajang akan semakin baik.

Untuk kepentingan itu, Ketua F-JINLU, Moch Misdi, turut mendorong ide anggotanya untuk berkarya melalui konsep bottom up dan bergerak bersama, sehingga semua pihak dapat terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata.

"Ya, secara pribadi saya setuju ide mas Eko. Mudah mudahan teman teman juga sependapat. Dengan menyesuaikan kearifan lokal yang dimiliki warga, maka potensi yang digarap akan berkembang maksimal," jelas lelaki berperawakan subur itu.

Pada kesempatan rapat program kerja F-Jinlu tersebut, terungkap sejumlah budaya khas Lumajang sebagai salah satu wilayah di Jawa Timur yang mempunyai kekayaan budaya yang masih kental.

Dalam resume rapat kerja F-Jinlu disebutkan bahwa masyarakat Lumajang masih melestarikan kebudayaan mereka sampai sekarang. Diantaranya, Jaran Kenchak yang merupakan salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional yang bermakna “Kuda Menari”.

 "Ya benar, sebab yang menari ialah kuda asli yang dikontrol oleh pawang," kata Sony Arwana membenarkan.

Selain itu disebut pula Tari Topeng Kaliwungu. Tari ini menurut riwayatnya dibawa oleh beberapa orang Madura waktu migrasi ke Kabupaten Lumajang, persisnya di desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. 

Kemudian, di desa Kaliwungu berikut Tari Topeng Kaliwungu ditingkatkan hingga tari Topeng ini mempunyai keunikan gerak cakilan. Jadi tarian ini ialah hasil penyatuan budaya Madura serta Jawa.

Tari Jaran Slining adalah tarian kesenian ciri khas Lumajang yang memakai keranjang yang dihias demikian rupa hingga kelihatan sedang naiki kuda. Disebutkan Jaran Slining sebab memakai klintingan (aksesori yang mengeluarkan bunyi), disebutkan Tarian Jaran Bodag (bodag = keranjang, dalam bahasa madura). (misdi) 

25/01/2021

Giliran Kecamatan Sumberasih Lakukan Sosialisasi Pilkades Serentak

 


Probolinggo, Merdekanews.net  ---Sersan Dua Irwanto pagi ini, usai apel pagi dikoramil 0820/06 Sumberasih tampak bergegas menuju pendopo Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Setelah melaporkan kepada Komandan Koramil 0820/06 Sumberasih, Letnan Satu Kavaleri Hasim, kegiatan yang akan dilakukannya hari ini, Sersan Dua Irwanto bergegas menuju ke pendopo Kecamatan Sumberasih untuk ikut serta menghadiri kegiatan sosialisasi pemilihan Kepala Desa diwilayah teritorial tanggung jawabnya. 

(Senin, 25/1/2021) 


Sersan Dua Irwanto, adalah anggota Koramil 0820/06 Sumberasih dengan jabatan Babinsa, dalam persiapan pemilihan Kepala Desa Irwanto bersama Bhabinkamtibmas Kecamatan Sumberasih, sangat berperan dalam menjaga Kondusifitas wilayahnya. 

Pada kegiatan tersebut tampak hadir Camat Sumberasih, Wiwit Suryaningsih S.STP.MM., Sekcam, Rima Damayanti S.STP. MAP., Kapuskesmas Sumberasih., dr Imelda Kusumaningrum., Kapolsek Sumberasih., Iptu Suyanto.SH., Pjs Banjarsari., H Sukri., Babinsa., Serda Irwanto., Babinkantibmas Polsek Sumberasih., Bripka Riyan., Ketua BPBD., Drs Bucari., Toga, Tomas, dan para ketua RT dan RW. 

Saat Sersan Dua Irwanto menyampaikan sambutannya mewakili Komandan Koramil Sumberasih, Lettu Kav Hasim, Serda Irwanto mengingatkan kembali tentang betapa pentingnya kita melakukan protokol kesehatan terutama disaat pandemi seperti saat ini, nantinya bila tiba saatnya pemilihan Kepala Desa jangan sampai perlakuan protokol kesehatan diabaikan selain yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga stabilitas keamanan yang harus dijaga oleh masing-masing calon dan pendukungnya. 

Karena dua hal tersebut menjadi kunci sukses pemilihan Kepala Desa saat ini tegasnya. 


Pada kesempatan yang sama, Senada dengan Babinsa Koramil 0820/06 Sumberasih, Sersan Dua Irwanto, Camat Camat Sumberasih mengatakan bahwa memang benar adanya pada saat pemilihan Kepala Desa nantinya akan sulit untuk menghindari kerumunan, namun demikian kita harus dengan segala upaya untuk melakukan hal tersebut selain 4M yang lainnya. 

Apapun kesulitannya kita harus melaksanakan hal tersebut bila tidak ingin terjadi peningkatan penyebaran Virus Corona di lingkungan kita. 

Selaih hal tersebut, Camat Sumberasih, Wiwit Suryaningsih juga meminta agar semua calon dapat menjaga dan menahan diri untuk sama-sama berkometman menjaga situasi tetap kondusif termasuk mengajak para pendukungnya untuk tidak berbuat onar dan bertindak sportif. Ucap Camat Sumberasih, mengakhiri sambutannya pada pembukaan rapat pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. 

(MH/Cakra393)

Turjali Satlantas Polres Lumajang Gelar Yustisi Disiplin Protokes


Lumajang,Merdekanews.net – Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang Iptu Maryanto menindaklanjuti instruksi Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K,M.Si, menggelar bersama personil gabungan menggelar operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan sesuai dengan Inpres no 6 th 2020 pada minggu pagi pukul 08.00 wib 24 Januari 2021 di depan kantor Satpol PP Kabupaten Lumajang. 

Iptu Maryanto mengatakan bahwa personil gabungan tidak libur melaksanakan operasi Yustisi meskipun hari minggu. Ini sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan.


“Aktifitas masyarakat di tempat umum tidak berhenti meskipun di hari minggi,kami juga tidak pernah libur memberikan himbauan kepada masyarakat, pandemi ini belum berakhir ya,” tambahnya. 

Tak hanya kita katanya, yang memberikan himbauan, teguran, sanksi,namun petugas juga bagikan masker kepada masyarakat," pungkasnya. (misdi/hms) 


TETAPKAN : IGN. Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Denpasar.

 


Denpasar, Merdekanews.net---KPU Kota Denpasar menggelar Rapat Pleno untuk melaksanakan tahapan akhir dalam Pilwali/pilkada serentak 2020.  Rapat Pleno itu di geber Sabtu (23/1/2021)bertempat di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur . Agenda utama rapat Pleno KPU Denpasar sebagaimana info yang di dapat merdekanews Bali adalah penetapan paslon terpilih dalam Pilwali 2020.


Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa mengatakan rasa sukur nya proses demokrasi di Denpasar berjalan lancar dan sukses,  meski dalam situasi pandemi covid19  . Sebut dia proses yang di maksud  dimana pemungutan dan penghitungan suara berjalan dengan aman dan lancar.  serta puncak nya ungkap nya hari ini adalah momentum yang membahagiakan bagi masyarakat kota Denpasar, dimana KPU Kota Denpasar melaksanakan tahapan penetapan Paslon terpilih dalam Pilwali Kota Denpasar 2020.


Dengan mempedomani PKPU Nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan dan PKPU nomor 19 tahun 2020 tentang penetapan rekapitulasi penghitungan hasil serta dari hasil regulasi Oleh Mahkamah Konstitusi kepada KPU bahwa tidak ada permohonan perselisihan hasil pemilihan untuk Kota Denpasar tahun 2020.


Pembacaan SK Nomor 487/PL.02.6- Kpt/5171/KPU-Kot/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Tahun 2020 serta Pembacaan Berita Acara Nomor : 5/ PL.02.7 -BA/5171/KPU-Kot/I/2021 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Tahun 2020.


Menetapkan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Terpilih Tahun 2020 atas nama I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E dan I Kadek Agus Arya Wibawa, SE.,MM dengan perolehan suara sebanyak 184.655 (seratus delapan puluh empat ribu enam ratus lima puluh lima) atau 81,21 (delapan puluh satu koma dua puluh satu) persen dari total suara sah.


Penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Terpilih Tahun 2020 ditetapkan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar.


Sementara itu Calon terpilih Walikota Denpasar terpilih IGN. Jaya Negara mengungkapkan rasa syukurnya karena Pilwali Kota Denpasar berjalan dengan lancar dengan  mengikuti Protokol Kesehatan di masa pandemi ini.


“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, KPU, Bawaslu, TNI, Porli, Forkopimda serta masyatakat Denpasar yang sudah ikut serta menyukseskan Pilwali Kota Denpasar dengan mengikuti Prokes yang ketat dan ikut berkerja didalam pelaksanaan Pilwali Kota Denpasar ini. Jaya Negara berharap semua pihak bersama sama saling bergandengan tangan untuk ikut membangun Denpasar,” ungkapnya.


“Saya juga berharap kepada semua unsur untuk ikut mendukung program Pemerintah Kota Denpasar kedepannya didalam mensukseskan pembangunan guna terciptanya masyarakat yang lebih baik berwawasan budaya menuju Denpasar yang lebih maju,” tambah Jaya Negara. (Anw)