28/12/2021

Forkopimda Jatim dampingi Menkopolhukam Cek Prokes dan Pengamanan Gereja di Surabaya


Jawa Timur - Forkopimda Jatim, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kabinda Marsma Rudi Iskandar bersama Sekda Prov Heru Tjahjono mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Indonesia Mahfud MD melakukan kunjungan ke Jawa Timur. Kunjungan ini dalam rangka melakukan pengecekan protokol kesehatan (prokes) dan pengamanan  gereja di Kota Surabaya. 

Kedua tempat yang mendapat kunjungan tersebut yakni Gereja Katedral Hati Kudus Yesus di Jalan Polisi Istimewa, Kota Surabaya  dan Gereja Kristen Indonesia (GKI), di Jl. Diponegoro, Kota Surabaya. 

Dalam kunjungannya di Gereja, Mantan Ketua MK tersebut melakukan pengecekan prokes saat ibadah misa berlangsung. Selain itu, ia juga mengucapkan selamat natal kepada umat Nasrani. 

"Saya bersyukur mendapat kesempatan untuk berkunjung ke tempat ini untuk memastikan dan menyaksikan persiapan pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan baik dan aman," kata Mahfud di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Sabtu (25/12/2021). 

Mahfud mengatakan bahwa di Indonesia semua pemeluk agama dan lembaga-lembaga keagamaan mendapat perlindungan yang sama dari negara. Hal ini dikarenakan masyarakat dapat menentukan pilihan agama sesuai kepercayaannya. 

"Kalau negara agama itu satu negara yang diatur dan dikuasai dengan sistem satu agama. Tetapi di Indonesia merupakan negara Pancasila dimana agama dan para pemeluknya dilindungi hidupnya, karena asumsinya semua agama itu membawa ajaran kebaikan," tutur Mahfud. 

Guru Besar Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini mengaku senang setelah mendapat laporan dari Forkopimda provinsi Jatim bahwa sampai saat ini perayaan ibadah Natal di Jawa Timur berjalan kondusif dan aman. 

"Ada kegembiraan pada perayaan Nataru pada tahun ini daripada tahun kemarin. Saat ini bisa ibadah di Gereja sementara tahun lalu harus secara online. Namun hal ini harus tetap kita jaga agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 pasca Nataru," pungkasnya.

27/12/2021

Tim LBH Djawa Dwipa Dan Paguyupan Pagar Jati Perduli Warga Terdampak Erupsi Semeru

      
      
        Mojokerto, merdekanews.id
- Kepedulian Paguyuban arek jawa timur (Pagar Jati) berbagi menyalurkan bantuan sosial kepada Saudara-saudara korban terdampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu ( 04 Desember 2021).
        Tomi selaku Sekjen DPW-Pagar Jati JaTim menyampaikan terima kasih atas terkumpulnya donasi bantuan dari DPC-Pagar Jati Sidoarjo dan DPC-Pagar Jati Gresik ‘Alhamdulillah’ Terealisasi, Atas nama ketua DPW-Pagar Jati, Kami sampaikan terima kasih atas partisipasi dari semua pihak yang telah memberikan donasinya, Semoga bisa membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah erupsi Semeru. Pungkasnya
        “Dari hasil penggalangan dana tersebut sebagian dibelanjakan bahan dan perlengkapan berupa. Alat tulis untuk anak, selimut, handuk, sabun, pasta gigi, pakaian dalam, pampers, obat-obatan, bantal , kasur, Selain itu juga menyumbangkan air mineral, dan bahan lain yang layak pakai”
        Dalam penyaluran logistik tersebut. Tomi mengungkapkan bahwa bantuan disalurkan ditempat pengungsian, Posko SMAN Candipuro yang telah dihubungi, Terdapat dua tempat yang terdampak, Desa Kampung Renteng dan Desa Cura Cobokan tujuan yang dekat dan secara langsung bersentuhan dengan korban terdampak.
        “Hari ini kita membawa dua armada yang siap mendistribusikan keperluan yang mendesak untuk masyarakat terdampak erupsi Semeru” paparnya
       Selain memberi bantuan logistik, ketua DPC-Sidoarjo cak Dodik bersama pengurus dan DPC-Gresik Ibu Dyah juga memberikan motivasi yang membangun semangat korban bencana, dan tak lupa juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua donatur (Relasi) yang telah ikut membantu berpartisipasi untuk Saudara-saudara kita yang terkena musibah di Lumajang Jawa Timur.
        Salah satu korban penerima bantuan, menjelaskan, Waktu kejadian sekitar pukul 16.00 seperti malam dan suasana tidak terlihat apa-apa, orang-orang pada berhamburan dan berlarian (Kebingungan) untuk mencari tempat yang aman. Dan tidak lupa juga menyampaikan terima kasih, Atas bantuan dan kepedulian dari Paguyuban Pagar Jati, Semoga kita semua diberikan Keselamatan dan Kesehatan.(SRI)

26/12/2021

Tinjau Gereja Katedral, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan dan Pengamanan Optimal di Perayaan Natal dan Tahun Baru

 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan memberikan pelayanan dan pengamanan yang maksimal dan optimal sepanjang perayaan ibadah Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru). 


Hal itu disampaikan Sigit saat meninjau langsung penerapan protokol kesehatan (prokes) saat malam Misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta, bersama dengan Ketua DPR RI Puan Maharani dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Jumat (24/12). Selain memastikan penegakan protokol kesehatan di Gereja Katedral, Kapolri dan rombongan juga melakukan pengecekan di Gereja GPIB Paulus Jakarta.


"Kemudian, kami juga dalam kesempatan ini, memastikan akan memberikan pelayanan dan pengamanan secara optimal," kata Sigit usai mengecek penerapan prokes di Gereja Katedral. 


Sigit menegaskan, personel TNI-Polri dan pihak terkait lainnya, akan terus bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang menjalani ibadah Natal serta Tahun Baru mendatang. 


"Tentunya didukung oleh Pak Panglima dengan seluruh jajaran TNI, untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah perayaan Natal dan juga yang akan terus berjalan sampai Tahun Baru nanti, betul-betul berjalan aman lancar dan sukses," ujar mantan Kapolda Banten tersebut. 


Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan pengecekan langsung terhadap rangkaian protokol kesehatan yang diterapkan di Gereja Katedral. Mulai dari pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi hingga kapasitas jemaat yang melaksanakan ibadah secara langsung. 


Sigit juga langsung berdialog bersama perwakilan pihak Gereja terkait pengaturan protokol kesehatan para jemaat yang hadir secara langsung. Setelah berbincang, Sigit pun mengikuti penerapan prokes, dengan melakukan cuci tangan sebelum memasuki dua gereja yang dikunjunginya. 


"Melihat bagaimana pelaksanaan dalam hal menyelenggarakan rangkaian prokes mulai dari proses masuk kemudian penggunaan aplikasi PeduliLindungi sampai dengan pengaturan kegiatan di dalam Gereja. Sebagaimana diatur bahwa saat ini dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen dan sisanya dilaksanakan secara virtual," ucap mantan Kabareskrim Polri ini.


Penguatan prokes, kata Sigit, sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus aktif virus corona pasca-periode Natal dan Tahun Baru. Mengingat, pada tahun sebelumnya, terjadi penambahan kasus Covid-19 usai masa libur akhir tahun tersebut. 


Sigit menyatakan, hal itu harus dijadikan pembelajaran dan evaluasi agar hal yang serupa tidak kembali terulang. Dengan begitu, tren positif pengendalian Covid-19 yang dewasa ini sudah baik dapat dipertahankan meskipun usai Nataru. 


"Tentunya ini semua harus dilakukan untuk menjaga agar Covid-19 yang saat ini telah kita kendalikan dan hasilnya cukup baik dimana Positivity Rate dibawah 1. Ini masih bisa kita pertahankan karena pengalaman di Nataru lalu terjadi peningkatan dua setengah kali lipat dan terus naik pada saat kemudian masuk di hari raya Idul Fitri. Tentunya ini jadi pembelajaran kita semua, walaupun angka Covid-19 kita saat ini sudah baik," papar Sigit.


Dengan penanganan dan pengendalian Covid-19 yang terus berjalan optimal, Sigit berharap, tidak ada lonjakan di akhir hingga awal tahun 2022 mendatang. 


Oleh karenanya, Ia menekankan, kepada seluruh pihak untuk tidak abai dan lengah dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Apalagi, di 160 negara, saat ini sedang menghadapi varian baru Covid-19, yakni Omicron. Di Indonesia sendiri, berdasarkan informasi Kemenkes telah ditemukan kasus Omicron. 


"Semua yang telah kita raih bisa kita pertahankan. Apalagi saat ini kita tahu bahwa varian baru sedang berkembang hampir 160 negara dan delapan sudah masuk ke Indonesia. Sehingga mau tidak mau kita tetap harus laksanakan protokol kesehatan secara kuat. 

Karena itu kami ucapkan terima kasih atas pelaksanaan yang ada. Sehingga proses perayaan Natal tetap bisa berjalan walaupun dengan prokes yang ketat," tutup Sigit.

Polres Lumajang Sebar Personel, Libatkan K9 Amankan Pelaksanaan Natal

 


Lumajang,- Pihak Polres Lumajang menyebar puluhan personel di setiap Gereja yang ada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 


Salah satunya, di Gereja Katolik Maria Ratu Damai. Di lokasi itu, petugas Kepolisian telah bersiaga menjaga perayaan malam natal. 


Tampak beberapa personel Kepolisian melakukan penjagaan dan sterilisasi area gereja-pun tak luput dilakukan. 


"Baik Pengamanan terbuka maupun pengamanan tertutup kami siagakan, tentunya bodysystem juga kami terapkan, saya juga menerjunkan unit K9 dalam sterilisasi gereja, kami harus pastikan tidak ada hal-hal yang mengancam keamanan saat peribadatan," urai Kapolres. 


AKBP Eka Yekti Hananto Seno menjelaskan, bukan soal pengamanan saja. Akan tetapi, keberadaan aparat Kepolisian di Gereja itu, bertujuan untuk mewujudkan protokol kesehatan. 


"Jema'at yang hadir tidak boleh melebihi kapasitas. Artinya, hanya 50 persen saja seperti imbauan saya sebelumnya," kata Kapolres. Jumat, 24 Desember 2021 sore. 


Selain Gereja Katolik Maria Ratu Damai, penjagaan itu juga dilakukan di Gereja GPIB di Jl. Panjaitan Lumajang. Penerapan yang sama pun, diberlakukan oleh aparat Kepolisian yang sudah bersiaga di lokasi itu. 


"Ini kami terapkan di seluruh gereja yang ada di Lumajang, mulai sterilisasi, hingga  melakukan pembatasan Jema'at. Saya berharap ini dipahami dan diindahkan, upaya ini untuk mengantisipasi adanya klaster baru soal pandemi covid-19," ucap AKBP Eka Yekti. 


Perlu diketahui, sebelumnya Kapolres telah menegaskan personelnya untuk saling bersinergi dengan seluruh pihak yang dilibatkan untuk melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun Baru, sekaligus mengantisipasi adanya lonjakan angka penularan baru covid-19 saat nataru. 


"Jangan lupa pakai masker, terapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin, semoga ini terlaksana dengan aman , tertib dan terkendali," pungkas Kapolres. (Oborlmj)

Antisipasi Penyebaran Omicron, Pemerintah Perketat Pelaku Perjalanan Luar Negeri



Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus varian Omicron di Indonesia, pemerintah akan melakukan pengetatan kepada pelaku perjalanan luar negeri di Bandara, Pos Lintas Batas Negara (PLBN), dan Pelabuhan Laut. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang di ikuti Kapolda Jatim secara virtual di Bandara terminal 2 Internasional Juanda Sidoarjo, pada Jum'at (24/12/2021). 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Kasdam V/Brawijaya dan General Manager Angkasa Pura 1 Juanda, mengikuti zoom meeting bersama Kapolri, Menteri Perhubungan dan Menteri Kesehatan, terkait antisipasi penyebaran virus varian omicron di Indonesia. 


Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam paparannya mengatakan. Sistematika alternatif jika terjadi lonjakan pelaku perjalanan luar negri di bandara, dengan menyiapkan armada cadangan, memberikan fasilitas yang merata kepada masyarakat yang melaksanakan karantina.


"Pengetatan dalam melaksanakan pengawasan terhadap pelaku perjalanan yang melaksanakan karantina," paparnya. 


Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan beberapa poin penting dalam paparannya, yaitu diperlukan memisahkan bagi pelaku perjalanan domestik dan luar negri. Mengecek kembali kesehatan pelaku perjalanan domestik maupun luar negri, sebagai antisipasi penyebaran varian virus omicron. 


"Tingkatkan pengawasan terhadap masyarakat yang melaksanakan karantina di wisma. Tingkatkan pengawasan serta pemantauan ekstra di pintu masuk kedatangan maupun jalur tikus yang digunakan pelaku perjalanan luar negri untuk menghindari aturan karantina oleh pemerintah," tandasnya Kapolri. 


Sementara, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan. Penyebaran Omicron lebih cepat daripada varian covid yang lain. 


"Bagi masyarakat yang terpapar omicron harus diberikan penanganan yang ekstra lebih ketat sehingga tidak menyebar, menular kepada yang lain," tandasnya. 


Usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan mengenai kesiapan dari jajaran Jawa Timur, terkait dengan pelaku perjalanan luar negeri yang masuk melalui bandara Juanda. Pelaku perjalanan luar negeri ada dua, yang pertama adalah PMI, Pekerja Migran Indonesia maupun yang non-PMI. 


"Kami sudah menyiapkan satgas yang dikeluarkan oleh Gubernur Jatim. Yang Bapak pandang sebagai ketua, saya wakil ketua dan Bapak Sekda, wakil ketua dua, yang tentunya didukung oleh beberapa satgas-satgas," ujarnya Kapolda Jatim, didampingi Kasdam V/Brawijaya, Danlanud AL, Danrem, General Manager Angkasa Pura 1 dan KKP, serta Imigrasi. 


"Kemudian satgas-satgas itu bekerja didalam mengatur mekanisme bagaimana pelaku perjalanan luar negeri ini masuk bandara Juanda," tambahnya. 


Lanjut Kapolda menjelaskan mekanisme yang pertama untuk PMI, tentunya ada pemeriksaan dokumen keimigrasian, kemudian pemeriksaan barang-barang, lalu kami tempatkan di empat titik, yang paling terbesar adalah di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya. Kapasitas seluruhnya 1991 termasuk cadangan. Lalu di dalam Asrama Haji dilakukan PCR tes. 


"Mekanismenya, untuk angkutan sudah kami siapkan dari TNI, Polri maupun Pemprov. Kemudian juga Bus Damri nanti yang akan mengangkut," ujarnya


"Lalu jumlah penyampaian kami dari hasil rapat semua, maksimal 160 orang per hari, dikaitkan dengan 1991 kapasitas, dengan asumsi kalau misalkan 160 ini setiap hari datang dan positif, masih bisa ditampung 1600 dalam proses penyembuhannya itu," paparnya. 


Kemudian hal yang lain adalah, Kapolda Jatim memohon dalam masalah aplikasi dan informasi terkait dengan kedatangan pelaku perjalanan luar negeri ini, bisa dilakukan konfirmasi satu seminggu atau tiga hari sebelumnya. 


"Sehingga kita bisa mendapatkan informasi, lalu dari informasi ini kita bisa melakukan perencanaan supaya dapat mengantisipasi," tandasnya. 


"Mudah-mudahan dengan adanya koordinasi yang baik ini maka mekanisme dalam penerimaan pelaku perjalanan luar negeri di Bandar Juanda ini berjalan dengan baik," pungkasnya.

25/12/2021

BPN Kabupaten OKU Gelar Bincang Program PTSL Dengan Awak Media dan Para Pengiat Hukum

        OKU, merdekanews.id – Beberapa hari yang lalu Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang ( BPN/ATR ) menggelar bincang santai seputar Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Aula RM Idola jl.Dr.Moh.Hatta no.1111 batu raja (jl.lintasSumatera)acara ini dihadiri oleh :Dr.Ir.Gribaldi M.si utusan dari PD.Muhammadiyah kab oku,Dr.Munajat.M.si utusan NU kab oku,Ir Hj Lindawati MT Rektor Universitas batu raja ,Yunizir Djakfar SSos.M.ip.ketua karang taruna oku,Hendara Asetyawatan S Ikom M Ikom ketua LLH Jejak Bumi Indonesia serta para awak media dan tamu undangan lainnya.

        Kepala Kantor BPN OKU Abdullah Adrizal ST MM dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus menyampaikan kinerja BPN OKU dalam program PTSL dan  “Diskusi tentang evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan PTSL tahun 2021,” 

        Kegiatan ini BPN menghadiri 3 Nara sumber ialah Nur Effendi (kasi penataan dan pemberdayaan ),Fithoni (kasi penetapan hak dan pendaftaran ), Sadat (kasi survei dan pemetaan)

Disebutkan Rizal, Pada tahun 2021 ini capaian program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di bumi sebimbing sekundang sekitar 91,22 %.

        Dirincikannya, target Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) pada tahun 2021 sekitar 21.150 dengan realisasi capaian sekitar 19.292 dari 51 Desa Penlok. “Pencapaian ini hingga hari ini (24/12) masih ada waktu kemungkinan masih akan bertambah,” kata Rizal.

        Sedangkan lanjut Rizal pada tahun 2022 target SHAT sebanyak 17.740 Bidang dan Peta Bidang Tanah (PBT) sebanyak 740 Bidang. “Tentunya dalam mencapai target ini kami tidak bisa bekerja sendiri, kami sangat berharap dan meminta rekan-rekan media bisa turut andil dalam mensosialisasikan hal ini,” pintanya.

        Menurut Rizal Data Estimasi Bidang Tanah pada 2021 sebanyak 171.000 bidang, dari jumlah tersebut sebanyak 115.615 bidang tanah telah terdaftar (Bersertifikat) sedangkan yang belum terdaftar sebanyak 55 ribu bidang. “Kalau tahun depan target tercapai, sesuai hitung-hitungan insyallah tahun 2024 seluruh bidang tanah di OKU bisa terdaftar dan menjadi Kabupaten lengkap,” ujarnya.

        Rizal juga menyebutkan kendala yang kerap dihadapi dilapangan, yakni sebagian besar bidang tanah yang belum memiliki SPPT PBB, tanah yang belum memiliki batas yang jelas, serta masih ada pemikiran masyarakat yang berpikir jika tanah disertifikat maka akan menaikan nilai pajak.dari kurang nya informasi inilah masyarakat bahkan kepala desa /kades yang tidak mau ikut serta dalam program PTSL.

        Hal seperti inilah yang perlu kita berikan pemahaman dan ia berharap kepada rekan-rekan Media ikut membantu mensosialisasi serta mengedukasikan masyarakat sebab media sangat strategis untuk menyapaikan tentang program PTSL agar program kedepan bisa berjalan dengan lebih baik .(AK / JN)

Rakyat Kediri Gelar Deklarasi Dukung Anies Maju Capres 2024

Kediri, merdekanews.id - Gabungan Elemen Kelompok Masyarakat Kediri yang mengatasnamakan RAKYAT (Relawan Yakin Anies Terbaik) Medeklarasikan dukunganya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju pada Pemilihan Presiden Tahun 2024.Rabu (22/12/2021)di Cafe Butejo Kediri

Gabungan masyarakat yang mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres tahun 2024 tersebut mulai dari petani, peternak, pedagang, pengajar, karyawan, generasi millenial, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.

Disampaikan Haji Arif Syarifudin SH., MH, selaku pembaca deklarasi, sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mempunyai banyak prestasi yang membanggakan, makanya dia layak untuk dicalonkan sebagai Presiden Tahun 2024. Anies Baswedan merupakan sosok intelektual yang memiliki kapasitas mumpuni, cerdas, santun dan juga berwibawa. Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut memiliki karakter ideal dalam memimpin sehingga dapat membawa Indonesia menjadi lebih hebat, maju, dan sejahtera.

“Kapasitas kepemimpinan, Integritas dan Kapabilitasnya tentu sudah tidak perlu diragukan lagi, sehingga keyakinan kami terhadap upaya melanjutkan estafet kepemimpinan nasional saat ini mesti direbut dan dimenangkan oleh Anies Baswedan melalui Pemilihan Presiden Tahun 2024,” ujar Arif.

Masih kata Arif, semakin keras Anies Baswedan dipojokkan, dihina, dicaci-maki, dihambat, dibully bahkan dicari-cari kesalahannya, membuat dukungan masyarakat semakin menguat. Karena itu, gelombang deklarasi di berbagai daerah sudah tidak bisa dibendung dan dihalang-halangi lagi. Deklarasi ini ditandai dengan ikrar dukungan kepada Anies Baswedan dan pengukuhan relawan.

“Relawan ini nantinya akan bekerja untuk mensosialisasikan keberhasilan kinerja Anies Baswedan dalam memimpin Jakarta kepada masyarakat. Untuk merealisasikan hal tersebut, kami akan membentuk jaringan yang ada di tingkat kabupaten dan kota,” imbuhnya.

Dilanjutkan oleh Arif, mereka yang akan diberikan mandat melanjutkan estafet sampai ke level kecamatan, desa, dusun, hingga tingkat RT. Dengan jaringan relawan yang sampai di tingkat RT, diharapkan masyarakat sudah tidak asing lagi dengan nama Anies Baswedan. Pada tahap selanjutnya, relawan ini bertugas meningkatkan popularitas dan elektabilitas Anies Baswedan.

“Melalui relawan tersebut, masyarakat diperkenalkan pencapaian kinerja Anies Baswedan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kami menargetkan, wilayah Kediri akan menjadi lumbung suara utama Anies Baswedan di Jawa Timur pada Pilpres 2024 mendatang,” pungkas Arif Syarifudin.

Sedangkan salah satu relawan kaum petani millenial Zainudin mengatakan, tujuan utama deklarasi ini untuk mengangkat elektabilitas Anies Baswedan, karena selama ini dia dikenal hanya di kalangan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), sedangkan di daerah terutama Jawa Timur dan Jawa Tengah nama Anies Baswedan masih belum dikenal.

“Kita akan mempromosikan prestasi-prestasi yang sudah dicapai selama menjabat Gubernur DKI Jakarta, itu harapan kami ketika elektabilitas Anies Baswedan naik, banyak partai yang melirik mengusung Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres 2024,” ucap Zainudin. (Dwi)