Langsung ke konten utama

Sembilan Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Curwan


Lumajang, KaJe
Satu persatu pelaku kasus pencurian sapi di Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang yang terjadi beberapa waktu yang lalu telah ditangkap. Dalam kasus tersebut, 3 ekor sapi milik warga berhasil digasak oleh komplotan tersebut. 1 ekor ditinggal ditengah perjalanan, sedangkan 2 ekor berhasil ditemukan di kandang milik Husnan Fauzi (35 th) di Desa Selok Anyar Kecamatan Pasirian.

9 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Peran ke-9 pelaku pencurian sapi di Desa Bades, serta tindak pidana lain yang dilakukannya sebagai berikut :

1) HUSNAN FAUZI( 35 Th), Tani, alamat dusun kali kembar Desa Selok Anyar Kec. Pasirian Kab. Lumajang. dalam perkara ini berperan sebagai orang yang diduga ikut membantu memberikan kesempatan penempatan hewan hasil kejahatan dalam kandangnya. selain itu Husnan juga diduga tersangkut perkara lain yaitu tindak pidana penadahan hasil kejahatan Curanmor R2.

2) OREP (58 th) Tani, Alamat Dsn Kalikembar, desa Selok anyar, kec. Pasirian, Kab. Lumajang. peran dalam perkara ini membantu memberikan kesempatan terjadinya pencurian sapi.

3) TINGAL(49 th), Tani, Alamat Dsn. Kali kembar Ds. Selokanyar Kec. Pasirian, Kab. Lumajang.
peran dalam perkara ini sebagai orang yang turut serta melakukan pencurian sapi dan memasukkan/menyembunyikan kedalam kandang yang sudah disiapkan, selain perkara ini yang bersangkutan juga tersangkut dalam kasus Curanmor R2
(status Residivis Curas dan Pencurian Sapi).

4) BUSIRI(35 th), Tani, Alamat dsn krajan, desa Bago, kec. Pasirian, Kab. Lumajang.
peran dalam perkara ini sebagai orang yang terlibat aktif dalam pencurian Sapi. Busiri ikut serta ke TKP pencurian Sapi. status sudah pernah dihukum kasus ilegal minning (Tsk Busiri tertangkap dirumahnya dalam keadaan patah kaki kiri karena laka tunggal saat membawa mobil Truk hasil perampokannya pada tanggal 17 maret 2019 bersama 3 rekannya yang masih DPO. kejadian perampokan dilakukan di wilayah kec. Gemuk Mas Kabupaten Jember).

5) MUHAMMAD ANDRI(25 th), Alamat Dusun Rekesan, desa bago, kec. Pasirian, Kab. Lumajang. peran dalam perkara ini sebagai orang yang terlibat aktif dalam pencurian Sapi. Andri ikut serta ke TKP pencurian Sapi.

6) AMIRI (25 th), Tani, Alamat dusun keloran desa kaliwungu, kec. Tempeh, kab. Lumajang.
peran dalam perkara ini sebagai orang yang turut serta melakukan/membantu awasi jalan dari TKP awal ke kandang yang sudah dipersiapkan. Juga merupakan residivis kasus perampokan rumah dan kasus curanmor (Amiri sudah tertangkap lebih dahulu dalam kasus Narkoba oleh Satresnarkoba Polres Lumajang).

7) AINUL HA'IS masih DPO (sebagai orang yang terlibat aktif dalam pencurian Sapi. Ainul ikut serta ke TKP).

8) NERAN masih DPO(Neran adalah aktor intelektualnya).

9) NISAP masih DPO (sebagai orang yang terlibat aktif dalam pencurian Sapi. Nisap ikut serta ke TKP)

  AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH dalam pernyataan nya mengatakan akan terus memburu DPO dalam kasus tersebut. "sejak saya bertugas sebagai Kapolres Lumajang, pencurian sapi merupakan salah satu fokus utama yang harus saya tuntaskan selama kepemimpinan saya. Ada 3 fokus utama saya yaitu Begal, pencurian sapi dan konflik Horizontal masalah tambang pasir. ketiga hal ini akan saya tuntaskan. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Lumajang agar masalah-masalah tersebut bisa terselesaikan" Tegas Arsal.

  Katim Cobra, AKP Hasran Cobra menuturkan secepatnya para DPO segera ditangkap oleh timnya. "Saya berjanji akan secepat mungkin menangkap jaringan pencuri sapi tersebut. Jangan harap akan tenang para DPO kasus ini. Tim cobra akan terus mengejar dimanapun anda berlari" ujar pria yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Lumajang tersebut: ( Suatman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...