Langsung ke konten utama

Diduga, Penggelapan Uang PBB Ada Praktik Kongkalikong




Probolinggo, KaJe
Memotivasi jajaran dibawah untuk menciptakan suasana kondusif akibat polemik di masyarakat, menjadi tugas seorang pemimpin yang membawahi wilayahnya. Hal ini ketika santer pemberitaan sejumlah media yang menyorot adanya praktik penyelewengan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan kota Probolinggo dalam beberapa hari ini.

Seperti diketahui adanya polemik yang mencuat di kalangan masyarakat kelurahan tersebut terkait indikasi penyalahgunaan wewenang oleh salah satu staf di kelurahan ini menyangkut penggunaan dana PBB yang disetor warga sejak 2013 silam membuat risih Muhammad Abbas S.Sos, M.Si selaku camat Mayangan. Saat dikonfirmasi menyangkut hal tersebut, pria yang akrab disapa Abbas ini mengaku telah dengan sigap berkoordinasi dengan pihak kelurahan guna mencari solusi atas persoalan tersebut. Demi terciptanya kondisi yang kondusif akibat polemik tersebut, kami telah malakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan di kelurahan Jati, terutama memfokuskan solusi penyelesaian atas masalah PBB ini.Ujar Abbas.

Lebih jauh Camat Mayangan ini menambahkan bahwa pihak Pemerintah Kecamatan berharap agar persoalan ini dapat dijadikan hikmah bagi kelurahan lainnya di kecamatan ini. Permasalahan yang terjadi di kelurahan Jati ini hendaknya bisa diambil hikmahnya, agar persoalan serupa tidak terjadi di kelurahan lainnya. Adanya saling koordinasi dan pengawasan melekat juga harus diterapkan pada bidang masing-masing di kelurahan, sehingga akan menekan seminim mungkin kesalahan prosedur utamanya yang dilakukan staf. Namun yang terpenting, persoalan di Kelurahan Jati tersebut, sudah dapat dinetralisir dan saling memahami.Tambahnya.

Dilihat dari muatan kasus yang dilakukan oleh staf kelurahan Jati berinisial Id ini, sebenarnya telah memenuhi unsur pidananya, mengingat yang bersangkutan secara sadar dan terencana apapun dalihnya telah melakukan upaya menggelapkan uang masyarakat yang semestinya disetor oleh yang bersangkutan pada negara dalam bentuk Pajak Bumi dan Bangunan.

Bahkan Endah, selaku Lurah Jati, mengaku jika dirinya hanya seorang lurah yang tidak mempunyai wewenang memutuskan penyelesaian atas persoalan tersebut. Endah mengatakan hanya sebatas memanggil staf yang dimaksud untuk mempertanggunjawabkan apa yang telah dilakukannya. Mungkin persoalan ini tidak akan muncul jika warga wajib pajak tidak melakukan pembayaran secara langsung ke Bank Jatim. Dari situlah warga tahu, jika selama ini uang pajak yang disetor melalui kelurahan, tidak diteruskan pembayarannya ke Bank yang ditunjuk pemerintah. Bahkan pihak bank mengakumulasi keterlambatan (denda), sehingga warga merasa keberatan mengingat mereka secara rutin membayar pajak tiap tahunnya.

Yang pasti, persoalan di Kelurahan Jati telah dapat teratasi dan diharapkan kami minta peran serta warga untuk turut menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah secara langsung pada Lurah setempat maupun pemerintah kecamatan, Insya Allah dengan segera akan kami fasilitasi penyelesaiannya.tegas Camat mayangan, M Abbas. (Tim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...