Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan

14/06/2021

Ditreskrimum Polda Jatim Ringkus 67 Premanisme

 

SURABAYA,- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bersama Polres jajaran meringkus aksi premanisme di wilayah Jawa Timur.

Bertempat di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, pada Senin (14/6/2021) siang, merilis hasil ungkap aksi premanisme di wilayah jatim.

Preman yang berhasil diringkus sebanyak 67 orang dari beberapa wilayah di jatim. Penindakan premanisme ini hasil ungkap Ditreskrimum polda jatim, Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, Polres KPPP Tanjung Perak dan Polres Mojokerto.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat rilis menyebutkan, sesuai dengan intruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Polda jawa timur bersama polres jajaran tengah meringkus 67 premanisme yang meresahkan masyarakat.

"Pengungkapan ini sesuai dengan intruksi bapak Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo. Bersama polres jajaran, Ditreskrimum polda jatim berhasil meringkus 67 preman," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (14/6/2021) siang.

Modus operandi yang dilakukan oleh puluhan preman ini, bahwa mereka melakukan pemalakan kepada sopir bus dan truk, menaikkan harga tiket hingga 400 persen dan melakukan pemerasan dengan cari kekerasan kepada sopir truk.

"Para preman ini biasa beraksi di pelabuhan, terminal bus dan pangkalan bus dan truk," tambahnya.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang diamankan antara lain, uang tunai 9 juta lebih, tiga unit R4, satu unit R2, satu bandel kwitansi serta barang bukti yang lain.

Sementara itu untu para pelaku akan dijerat dengan Pasal 49 Juncto pasal 17 Perda Jatim Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas perda jatim nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan, ketertiban dan perlindungan masyarakat, dengan ancaman hukuman pidana 3 (tiga) bulan atau denda 50 juta.

12/06/2021

Panglima TNI dan Kapolri Berikan Arahan dalam Penanganan Covid-19 di Bangkalan




Panglima TNI dan Kapolri memberikan pengarahan kepada Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jawa Timur terkait penanganan covid-19 di Jawa Timur, pada Jumat (11/6/2021) di Lanudal Juanda, Sidoarjo. 


Dalam kegiatan tersebut Pangdam V/Brawijaya memaparkan situasi penyebaran covid serta langkah - langkah penanganan penyebaran covid-19 di Jawa Timur, terjadi peningkatan kasus aktif. Data 3 hari terahir yaitu tanggal 8, 9 dan 10 sebanyak 389, 401 dan 425 kasus aktif.


"Ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit rujukan covid-19 di Kabupaten Bangkalan, mencapai 80%. Untuk itu kami berupaya menyediakan tempat isolasi mandiri di Balai Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS), Balai Diklat Pemda Bangkalan, dan Universitas Bangkalan," papar Pangdam V Brawijaya. 


Upaya yang dilakukan dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Bangkalan, diantaranya penerapan 3M Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan 3T Testing , Tracing, Treatment. Pengendalian Kasus dengan optimalisasi fungsi PPKM Mikro, memastikan ketersediaan BOR, pemberian sembako serta peningkatan Vaksinasi. 


Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dalam kegiatan tersebut pengarahan untuk pelaksanaan vaksinasi diprioritaskan terhadap lansia, karena porsentase angka kematiannya tinggi.


"Isolasi mandiri harus dilakukan pengawasan yang ketat supaya tidak menjadi faktor pemicu meningkatnya penyebaran," arahnya Marsekal Hadi Tjahjanto. 


"Laksanakan briefing terhadap anggota yang melaksanan tugas supaya memahami tugas pokok dalam penanganan covid-19," perintah Panglima TNI. 


Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga mengatakan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, sudah mulai terkoordinir dan terorganisir, serta sinergitas dalam penanganan covid 19 harus tetap dijaga.


"Menurut analisa Presiden Jokowi, kita lemah di testing dan tracing, dan kuat di treatment. Hal tersebut dapat menjadi evaluasi dalam penanganan covid-19 kedepan," kata Kapolri. 


"Pelaksanaan optimalisasi PPKM Mikro terutama didaerah dengan angka sebaran covid-19 yang tinggi. Tes PCR supaya dioptimalkan pelaksanaannya, agar proses tes PCR hasilnya tidak lebih dari 1 hari," tegasnya Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. 


Lebih lanjut Kapolri menegaskan, dalam penanganan manajemen covid-19 harus bagus mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, sampai pada tahap pengawasan.


"Penanganan lonjakan penyebaran covid-19 di Bangkalan, bisa menjadi role mode dan diadopsi oleh wilayah lain apabila mengalami hal serupa, mulai dari pembagian rayonisasi, pengorganisasian hingga penanganan lainnya," pungkas Kapolri.

Kapolri Akan Tegur Kapolda dan Kapolres yang Belum Tindak Premanisme




JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan memberikan teguran kepada Kapolda dan Kapolres yang saat ini belum melakukan penindakan terhadap aksi premanisme di wilayahnya masing-masing. 


Kapolri mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajarannya di wilayah untuk menindak aksi premanisme dan pelaku kejahatan konvensional lainnya yang meresahkan masyarakat. Mengingat, hal tersebut menjadi atensi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). 


"Kalau belum action juga saya selaku Kapolri yang akan tegur, ini juga bagian dari program Harkamtbmas di program Presisi yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggota dan jajaran di lapangan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (11/6).


Sigit menekankan, mengenai hal tersebut, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan Kapolda harus segera bergerak cepat untuk melakukan tindakan-tindakan tegas kepada pelaku kejahatan. 


"Semua Polda dan Kabareskrim untuk merespon cepat dan ambil langkah-langkah apabila ada pengaduan dari masyarakat terkait gangguan kriminalitas yang dilakukan para preman, pelaku curas dan tukang palak dan peras dan para pelaku kejahatan konvensional lainnya utk segera diberantas habis," ujar eks Kapolda Banten itu. 


Sigit memastikan, dirinya yang bakal langsung melakukan pemantauan kepada seluruh jajarannya terkait pemberantasan pelaku kejahatan ataupun premanisme. 


"Saya akan ikuti perkembangan di lapangannya apakah sudah dilaksanakan dengan baik atau belum," ucap Sigit.


Tak lupa, Sigit mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110 apabila menerima perlakuan meresahkan dari oknum-oknum masyarakat. 


"Untuk membuat rasa aman dan juga tenang bagi masyarakat, sudah ada aplikasi 110 dan Dumas Presisi, apabila ada masyarakat yang mengalami gangguan terkait Kamtibmas dan kriminalitas, bisa hubungi nomor tersebut untuk segera bisa direspon anggota di lapangan," tutur Sigit.


Disisi lain, Sigit menyebut, jajarannya juga harus merilis hasil penindakannya terhadap aksi premanisme. Tujuannya, untuk membuat efek jera dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

11/06/2021

Irjen Argo: Kapolri Berikan Intruksi Seluruh Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme




SURABAYA,- Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Jumat (11/6/2021) pagi, menyampaikan bahwa saat ini Polri fokus terhadap praktek pemberantasan premanisme di Masyarakat. 

"Jadi kemarin bapak Presiden sempat ada di Tanjung Priok kemudian sempat mengadakan dialog disana, dan ternyata ada kerasahan yang disampaikan oleh supir kontainer," kata Irjen Argo Yuwono, saat berada di Polda Jatim, Jumat (11/6/2021) pagi.

Keluhan para sopir kontainer tersebut adalah soal pungutan liar. Lalu kata Argo, Presiden langsung menghubungi Kapolri untuk menanggapi keluhan tersebut. 

"Asop Kapolri Akhirnya memberikan instruksi, memberikan arahan kepada seluruh jajaran di seluruh Indonesia untuk melakukan operasi terhadap premanisme," jelasnya.

Argo menyampaikan bahwa pihaknya melalui Polda Metro Jaya telah mengamankan 49 orang yang diduga melakukan pemerasan dan pungli di wilayah Tanjung Priok.

"Modus yang dilakukan para preman tersebut adalah meminta uang tip kepada supir sebesar Rp. 10 ribu hingga Rp. 20 ribu," tambahnya.

"Ini menjadi Tugas pokok Polri, kita juga sudah mengirimkan surat ke Polda-Polda, Polda Jawa Timur juga nanti akan terima suratnya langsung bertindak," terangnya. 

Ia berpesan agar Polisi bisa menindak tegas praktek premanisme, hal ini supaya praktek premanisme tak berkembang begitu saja. Polda-Polda di seluruh daerah diharapakan bisa berperan memberantas Premanisme karena tidak menutup kemungkinan hampir di seluruh daerah di Indonesia juga ada praktek premanisme. 

"Tidak hanya Pelabuhan saja tapi di tempat lain yang memang terjadi pemerasan ataupun pungli seperti itu akan kita lakukan penindakan," tandas Argo. 

Kata Kepala Divisi Humas Polri itu, pihaknya juga akan melakukan tindakan Preventif dengan menggandeng Babinsa dan Babinkabtimas. Serta pula menggerakkan Polres dan Polsek untuk memberikan edukasi, namun jika edukasi tak bisa dilakukan maka tetap akan ada penindakan kepada orang yang melakukan praktek premanisme.

Maraknya Kasus Perampasan Sepeda Motor oleh Debt Collector

 

SIDOARJO, merdekanews.net Seorang remaja bernama Amanda Nuralfat (16 tahun) menjadi korban perampasan debt collector lantaran diduga motor yang dipakainya menunggak cicilan selama 3 bulan.

 Ditemui di Kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Sidoarjo, Amanda menceritakan kronologi perampasan bermula ketika dia bersama temannya hendak mencuci motor di jalan Tenggilis, Surabaya.

 Belum sampai tempat tujuan tiba-tiba korban dipepet oleh dua pria tak dikenal yang berboncengan (diduga debt collector). Kedua pria itu mengatakan bahwa motor milik orang tua korban menunggak cicilan.

 Tak berselang lama, dua pria tak dikenal berboncengan mendatangi korban, kemudian korban diajak ke kantor Wom Finance yang berada di Jalan Jenggolo, Sidoarjo.

 “Saya takut, akhirnya saya turuti ikut mereka ke kantor Sidoarjo, saya pakai motor saya sendiri tapi dikawal sama mereka di depan sama di belakang,” ucap Amanda. Kamis, (10/6/2021).

 Sesampainya di Kantor Wom Finance, Sidoarjo, korban mengatakan, dirinya diminta untuk menandatangani berkas. Setelah menandatangani berkas tersebut ke empat pria itu mengijinkan korban pulang menggunakan ojek online dan motor Honda PCX warna merah bernopol L6016HG ditinggal di Kantor Wom Finance.

 “Setelah saya tandatangani saya disuruh pulang naik grab, mereka bayarin, motornya harus ditinggal,” tambah korban.

 Didampingi sang ayah, korban yang merupakan warga Medokan ayu utara, gang 31 no 131, Rungkut, langsung menuju SPKT Polresta Sidoarjo untuk melaporkan perampasan yang dialaminya tadi sore.(Rina)

 

08/06/2021

Sespimti Polri bersama Sesko TNI : Integrasi 3 dimensi TNI Polri dalam Program Kegiatan Bersama Kejuangan Tahun 2021

 

Lembang, Merdeka News: Program Kegiatan Bersama Kejuangan Tahun Anggaran 2021 (PKB Juang 2021) hari ini dibuka Senin 7 Juni 2021 di Sespim Lemdiklat Polri, Sesko TNI serta Sesko Angkatan masing masing yang dilakukan secara Virtual Conference dan tetap menjaga Protokol Kesehatan dimasa situasi Pandemi Covid-19

PKB Juang 2021 tahun ini, diikuti secara daring oleh orang terdiri dari 290 orang Pejabat Lembaga Pendidikan TNI dan Polri, dan 1.376 Perwira Siswa atau Peserta Didik terdiri atas 200 orang dari Sesko TNI, 150 orang dari Sespimti Polri, 274 orang dari Sespimmen Polri, 450 orang dari Seskoad, 175 orang dari Seskoal dan 127 orang dari Seskoau.

Sebelumnya pada Kamis 8/4/2021 yang lalu Presiden RI Ir H Joko Widodo dalam arahannya memberikan pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) tahun 2021 tentang ancaman dan tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia.

Sebelumnya Pembekalan tersebut dilakukan secara hibrid (online dan offline) kepada Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI, Sespimti Polri, Sesko Angkatan, dan Sespimen Polri dari Istana Negara, Jakarta. Kamis (8/4/2021). 

Presiden Joko Widodo -- memaparkan Pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia yang membutuhkan kecepatan bertindak dan inovasi untuk menentukan melangkah. 

Presiden Jokowi menjelaskan perubahan iklim, bencana alam, ancaman keamanan, intoleransi, terorisme, harus selalu diwaspadai. Kecerdasan memadukan langkah strategis, taktis, aksi yang cepat, tepat, terukur adalah kunci dalam menentukan kemampuan dan ketangguhan bangsa Indonesia.

PKB Juang 2021 tahun ini bertemakan “TNI-Polri Beserta Komponen Bangsa Lainnya Siap Melaksanakan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Mewujudkan Indonesia Tangguh”

Panglima TNI penekanannya kepada para perwira siswa (Pasis) TNI Polri agar menjadikan seminar PKB Juang 2021 ini sebagai platform untuk aplikatif dengan mengembangkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi guna mewujudkan Indonesia tangguh.

Pada kesempatan yang sama Kapolri memberikan arahan kepada Pasis dan Serdik sebagai calon pemimpin untuk menjadi sosok teladan yang berinovatif profesional dan menjaga marwah institusi untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.

Serdik Sespimti Polri dikreg 30 T.A. 2021 turut melakukan perumusan, pembahasan dan Pemaparan dalam Seminar PKB Juang memberikan sumbangsih dengan judul Karangan Tulisan Ilmiahnya "Konsepsi Peran TNI Polri beserta Komponen Bangsa Lainnya dalam Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Terwujudnya Indonesia Tangguh Dalam Rangka Keberlangsungan Pembangunan Nasional"

Pemaparan dilaksanakan oleh Serdik Sespimti 30 atas nama Pemapar 1 Kombes Polisi Sonny Irawan SIK MH dan Pemapar 2 Kombes Polisi Dedy Kusuma Bakti SIK MTCP

Kegiatan ini turut serta di bukanya Pekan Olah Raga PKB Juang 2021 oleh Ka Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Drs. Rokhmad Sunanto, MM,  pada Senin 7 Juni 2021 ini yaitu terdiri dari 5 (lima) Cabor yg diikuti Serdik sebagai sebuah langkah upaya mewujudkan 3 (tiga) Dimensi Jiwa Kepemimpinan yg pertama Jiwa Pemimpin harus berpikir Ilmiah, Akademis dan Cerdas, maka diselenggarakan Seminar Ilmiah, Kedua Berjiwa Empaty dengan memberikan bantuan dan melayani masyarakat atau kepada sesama, ketiga berjiwa sehat dengan berolahraga agar dapat mendukung percepatan penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Indonesia menjadi Tangguh.

Besok rencananya pada Selasa dan Rabu, 8 - 9 Juni 2021 masih dalam rangkaian kegiatan PKB Juang 2021 Sespim Lemdiklat Polri bersama Serdik Sespimti 30 dan Sespimen 61 juga akan melaksanakan bhakti sosial  sebagai wujud Empaty dan membantu percepatan pemulihan ekonomi pada masyarakat sekitar Lembang, Jawa Barat

07/06/2021

Kapolri Paparkan 5 Manajemen Kontijensi Tangani Zona Merah Covid-19

 

JAKARTA, MERDEKA NEWS - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan telah menyiapkan beberapa manajemen kontijensi terkait dengan penanganan Pandemi Covid-19 atau virus corona di 13 zona merah kabupaten/kota. Hal itu sesuai dengan azas Salus Populi Supreme Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.

Manajemen kontijensi yang pertama adalah, penjagaan kampung atau RT yang sudah menjadi klaster. Dalam hal ini, Sigit menyatakan bahwa personel Polri bakal melakukan penjagaan dan patroli pada lokasi PPKM Mikro atau Desa dengan penambahan pasukan dari Polda dan Mabes Polri sesuai dengan pembagian zonanya masing-masing.

"Langkah manajemen kontijensi, Polda buat supervisi dari pejabat ke Polres. Melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan
berkala sesuai dengan zonasi yang sudah ditentukan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Kemudian, manajemen Tracing dan ketersediaan Swab Antigen. Sigit menjelaskan, hal itu bakal mengatur untuk personel TNI-Polri melakukan percepatan Swab PCR setelah dinyatakan reaktif ketika proses pengetesan Swab Antigen.

"Bagi warga yang positif Swab Antigen dilakukan test Swab RT-PCR per 5 hari baik yang gejala maupun OTG. Hal itu untuk menghindari penyebaran virus corona ke orang lain," ujar eks Kapolda Banten itu.

Lalu, manajemen RT-PCR dan peningkatan kecepatan hasil Laboratorium. Demi mempercepat pengujian laboratorium, salah satunya adalah mengerahkan mobil RT-PCR.

"Dengan adanya bantuan dari Laboraturium dan mobil RT-PCR diharapkan hasil tes dapat diterima lebih cepat. Yang tadinya 3-5 hari menjadi kurang lebih 1-2 hari," ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Selanjutnya melakukan penyiapan manajemen pasien yang reaktif atau positif penentuan isolasi mandiri dan rujukan ke Rumah Sakit (RS). Untuk masyarakat Jawa Tengah, yang melakukan isolasi mandiri nantinya bakal langsung di evakuasi ke tempat rujukan yang telah disiapkan.

Seperti di Asrama Haji Donoyudan dengan 800 tempat tidur. Apabila dilokasi itu penuh, maka warga yang positif bakal dievakuasi ke Gedung Diklat Srondol dengan kapasitas 300 tempat tidur, kediaman Wali Kota 200 tempat tidur, dan Gedung Islamic Center 150 tempat tidur.

"Evakuasi yang saat ini melaksanakan isolasi mandiri di rumah digeser ke Asrama Haji Donoyudan sebagai rujukan isoma pusat di Jateng dengan alokasi 800 tempat tidur, dilengkapi tenaga kesehatan dan penjagaan ketat dari TNI-Polri," ujar Sigit.

Yang terakhir, Sigit melakukan manajemen evakuasi pengangkutan positif bila sudah semakin banyak yang positif dan klaster keluarga meluas.

Seluruh manajemen kontijensi tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran klaster virus corona. Seperti halnya yang terjadi Bangkalan Madura, Jawa Timur.

Disisi lain, Sigit meminta kepada masyarakat khususnya di Kudus, untuk betul-betul menegakan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari. Terutama, soal kedisiplinan warga terkait penggunaan masker.

Sigit menekankan, penggunaan masker dengan disiplin akan dapat menekan angka penyebaran virus SARS-CoV-2 itu. Mengingat, menurut, Sigit hal itu masih menjadi upaya paling ampuh untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. Hal itu merujuk pada penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat dan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

"Tingkat kepatuhan masker sudah mulai menurun. Salah satu yang paling mudah tidak tertular Covid-19 adalah menggunakan masker," kata eks Kadiv Propam Polri tersebut.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada wilayah sekitar Kabupaten Kudus, juga menyiapkan ancang-ancang manejemen kontijensi demi mencegah penyebaran virus corona.

"Yang lain mempersiapkan kontigensi plan utamanya yang berbatasan dengan Kudus. Untuk keluar masuk wilayah zona merah diawasi ketat, dan Masyarakat di wilayah zona merah desa di imbau untuk tidak keluar rumah selama 5 hari, dan hasilnya akan dievaluasi," tutup Sigit.

Upaya Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB Tekan Kasus Covid-19 di Kudus

 

KUDUS, MERDEKA NEWS – Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di tiga kabupaten di Jawa Tengah, Yaitu Kabupaten Blora, Ciacap dan Pati, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito meninjau Kabupaten Kudus yang terkonfirmasi Covid-19 paling tinggi di Jawa Tengah, Minggu pagi (6/6/21).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang diwakili Sekda Provinsi Jateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pandam IV Kodam Diponegoro Mayjend TNI Rudianto, pejabat utama Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro.


Kapolri mengaku sangat prihatin dengan meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Kudus ini. Dia meminta kepada semua pihak termasuk TNI dan Polri agar lebih intensif dalam penanganan Covid 19.

Dari data yang diterima, Sigit  mengungkapkan jumlah yang terkonfirmasi Covi-19 ini berjumlah 7.975 orang, sedangkan sembuh 5.918 orang, dan meninggal dunia 659 orang. Hal ini menjadi perhatian khusus dirinya bersama Panglima dalam menangani Covid di Kabupaten Kudus.

"Hal ini memang menjadi perhatian kami, dengan adanya ketersediaan tempat tidur di 7 rumah sakit di Kabupaten Kudus yang semakin menipis dari 393 tempat tidur isolasi sudah terisi 359 tempat tidur (91%). Sementara ruang ICU dari jumlah 41 tempat tidur sudah terisi 38 tempat tidur (92%)," jelas Mantan Kapolda Banten ini.

Menurut Sigit dengan kondisi tersebut membuat Kabupaten Kudus dalam kondisi yang kurang baik apalagi jika terjadi penambahan kasus aktif di wilayah sekitarnya. Untuk itu dia meminta semua intansi baik TNI Polri, bersama sama menangani Covid di Kabupaten Kudus agar kembali pulih seperti semula.

“Masalah Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya pemerintah, TNI ataupun Polri saja. Tetapi hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memutus mata rantai Covid-19, karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, oleh karena itu kita semua harus bergerak bersama," terangnya.

Dikatakan Sigit, saat ini pemerintah, TNI dan Polri membutuhkan peran serta masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Minimal kata dia kita semua saling mengingatkan untuk disiplin terhadap protokol kesehatan yaitu 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan).

Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan, Polri bersama dengan TNI telah menyiapkan 8 water Canon untuk dilakukan penyemprotan secara masal di semua tempat yang ada di Kabupaten Kudus.

“Water Canon ini akan berjalan 3 hari sekali di Kabupaten Kudus untuk melakukan penyemprotan Disinfektan. Dengan cara pola berjalan sesuai dengan arah, pertama untuk menyehatkan situasi, kedua memberikan wawasan kepada masyarakat, ketiga PPKM Mikro harus lebih maksimal dalam penangan Covid di Kudus ini, jika masih kurang kita akan tambah lagi water Canon,” ungkap Kaplolri.

Kapolri juga menyampaikan, telah memerintah Kapolda Jawa Tengah untuk lebih fokus menangani enam desa yang terpapar Covid 19 untuk menerjukan satu SSK pasukan Brimob menjaga desa tersebut. Sehingga, tidak ada warga yang keluar kemanapun selama Isolasi mandiri ini.

“Selain itu, semua pasukan baik dari Babinsa, Bahbinkamtibmas, Bataliyon dan Brimob serta tenaga kesehatan, semuanya kita Floting di Kabupaten Kudus ini. Dengan harapan Kita ingin Kabupaten Kudus kembali kesemula, target kita Covid harus hilang dari Kabupaten Kudus,” pungkasnya. (*/hms)

Humas Polda Jatim Raih 2 Kategori Penghargaan dari Div Humas Polri

 

SURABAYA, MERDEKA NEWS: Humas Polda Jatim raih dua penghargaan dari Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri, atas partisipasinya secara aktif dalam "Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan" dan "Amplifikasi Terbanyak Peringkat I Semester I Tahun 2021".

Penghargaan tersebut di berikan dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri 2021, yang diikuti Kabid Humas seluruh Indonesia, selama 3 hari, mulai 3-5 Juni 2021 di salah satu Hotel kawasan Kuta Bali.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, secara langsung menerima 2 penghargaan atas partisipasinya secara aktif dalam "Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan" dan "Amplifikasi Terbanyak Peringkat I Semester I Tahun 2021".

Sementara 7 anggota lainnya juga mendapatkan penghargaan kategori "Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan" yang diberikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Argo Yuono, sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan Rakernis, yang berlangsung di Bali.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim dalam kesempatan ini mengucapkan terimasih yang sebanyak-banyaknya kepada Kadiv Humas Polri, dengan terselenggaranya kegiatan Rakernis kali ini. Pasalnya, banyak informasi dan petunjuk yang dapat di amplifikasi ke jajaran.

"Saya sangat berterima kasih sekali kepada Kadiv Humas Polri, dengan adanya kegiatan Rakernis Humas Polri tahun 2021 ini, banyak informasi dan data, serta petunjuk-petunjuk yang nantinya akan kita coba amplifikasi dan kita akan sebarkan ke jajaran humas di Polda Jatim," tandasnya Kombes Gatot Repli Handoko.

"Mudah-mudahan hasilnya nanti bisa lebih maksimal di tahun 2021 ini dan tahun berikutnya," harapnya, usai mengikuti kegiatan rakernis, Sabtu (5/6/2021).

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jatim juga menjelaskan strategi khusus sehingga dapat meraih sekaligus dua penghargaan, kategori Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan" dan "Amplifikasi Terbanyak Peringkat I Semester I Tahun 2021".

"Jadi kami mengajak seluruh Kasubbag Humas di jajaran Polda Jatim itu kami anggap sebagai keluarga, dan kami kasih satu poin, salah satunya adalah bagaimana kita dalam satu keluarga besar Humas jajaran Polda Jawa Timur  bisa sama-sama mendukung program dari Kapolri, dan Kapolda Jatim, itu yang paling penting," tambahnya.

Selain itu, Kombes Pol Gatot juga menambahkan, petunjuk dari Kadiv Humas Polri, menyampaikan bahwa semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan guyub. (HMS)

LEMKAPI Berikan Penghargaan "Presisi Award" Kepada Dirlantas Polda Jatim

 

SURABAYA, MERDEKA NEWS: Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) berikan penghargaan "Presisi Award" kepada Dirlantas Polda Jatim atas pelayanan publik dalam mendukung program Presisi Kapolri, yakni pengoperasian mobil INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record).

Penghargaan "Presisi Award" ini diberikan oleh LEMKAPI kepada Dirlantas Polda Jatim, dalam mendukung program Presisi Kapolri yaitu mengembangkan perangkat ETLE dengan membuat perangkat alat ETLE Mobile yang diberi nama INCAR.

Perangkat alat INCAR ini merupakan peralatan khusus yang dibuat oleh Ditlantas Polda Jatim, untuk melaksanakan penindakan pelanggaran secara Mobile guna melengkapi peran ETLE yang ada saat ini. INCAR menggunakan AI (Artificial Intelligence) dalam mendeteksi pelanggaran.

Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Didit Bambang Wibowo mebgucapkan terimakasih kepada LEMKAPI atas penghargaan yang diberikan, diharapkan Ditlantas Polda Jatim semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Timur.

"Terima kasih kepada LEMKAPI yang telah memberikan penilaian dan penghargaan kepada Bapak Dirlantas Polda Jatim atas dedikasi dan kinerjanya dalam mengimplementasikan program PRESISI Kapolri yaitu mengembangkan ETLE dengan menciptakan perangkat alat ETLE Mobile yang diberi nama INCAR," ucapnya.

" Semoga kedepannya Ditlantas Polda Jatim semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Timur serta terus berinovasi di bidang Kepolisian khususnya Lalu Lintas," jelasnya usai menerima penghargaan dari LEMKAPI di lapangan SAT PJR Ditlantas Polda Jatim, pada Sabtu (5/6/2021).

Selain itu, Wadirlantas juga menjelaskan, saat ini terdapat 8 perangkat alat INCAR, yang dapat digunakan di seluruh wilayah Polda Jawa Timur.

"Kedepannya INCAR akan terus dikembangkan guna mendukung tugas dan fungsi Kepolisian di bidang Lalu Lintas serta dapat terintegrasi dengan fungsi Kepolisian lainnya," pungkasnya.

Turut hadir dalam pemberian penghargaan ini, Wadirlantas Polda Jatim, PJU Ditlantas Polda Jatim, Anggota Polri dan PNS Ditlantas Polda Jatim.

Sementara dari LEMKAPI dihadiri oleh Dr. Edi Hasibuan S.H, M.H (Direktur Lemkapi), Leily Ani S.E (Sekjen Lemkapi), Ismunandar Raihan S. Sos (Tim Riset Lemkapi), Syarifah Daulay S.H (Bendahara Lemkapi).

21/04/2021

KPK Kembali Periksa Saksi-Saksi TPPU Mantan Bupati MKP Tahun 2016



MOJOKERTO-Merdekanews.net, Sejak hari Senin (10/4/2021) sampai  Selasa   (20/4/2021) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) di Mojokerto melanjutkan proses penyelidikan atas kasus rindak pidana pencucian uang ( TPPU ) yang diduga dilakukan mantan Bupati Kabupaten Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP).


Di hari kedua pemeriksaan (KPK) memanggil empat saksi atas kasus (TPPU) dengan tersangka mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mojokerto Mieke Juli Astuti, Kasubbag Pemeliharaan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto Sri Nurhayati, Muhammad Hidayad Camat Ngoro yang saat ini menjadi Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto, dan Sodik Kepala Desa Sentonorejo Tahun 2017,Kec. Trowulan, Kabupaten Mojokerto


Kepada sejumlah Wartawan Sodik yang kini masih menjabat lurah Desa Sentonorejo mengungkapkan, kedatangannya lantaran dipanggil penyidik KPK terkait kelengkapan berkas, dan dirinya di minta menjelakan mikanisme penggunaan BK Desa dalam pembangunan sekitar Makam Troloyo, Trowulan.


“Hanya melengkapi berkas saja, terkait aduan BK tahun 2016 kemarin. Ya (Kasus MKP),” ucapnya


Lebih lanjut Sodik menjelaskan, bahwa pada Tahun 2016 Desa Sentonorejo mendapat bantuan Keuangan Desa dari Pemkab Mojokerto yang saat itu Bupatinya Mustofa Kamal Pasa (MKP)


“Bantuan Keuangan Desa tersebut kita bangunkan di area Makam Troloyo, dan saya pernah di tanyai oleh KPK terkait Bantuan Keuangan Desa Tahun 2016,” Imbuhnya


Sementara, dua pejabat Pemkab Mojokerto lainnya yang di jadwalkan menjalani pemeriksaan hari, Namum tak nampak hingga pemeriksaan di lantai dua Aula Hayam Wuruk selesai pukul 12.09 WIB. Yakni, Muhammad Hidayad selaku Camat Ngoro,yang saat ini menjadi Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto , dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mojokerto Mieke Juli Astuti yang sebenarnya sempat hadir di hari pertama pemeriksaan.


Sedangkan Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin yang seharusnya datang dalam pemeriksaan panggilan pertama kemarin tak kunjung terlihat.yn

Kapolda Jatim Beri Pemaparan Polres Blitar Jelang Perayaan Idul Fitri



Blitar, merdekanews.net  ------ 

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim melakukan Kunjungan Kerja di Mapolres Blitar, pada Selasa (20/4/2021). Kapolda memberikan pengarahan kepada jajaran dan Kapolsek di wilayah Polres Blitar.


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dalam kesempatan ini memberikan pemaparan tentang perubahan dunia yang sangat cepat berubah, saat ini sudah 4.0 dan terasa di kita semua. Indonesia pasti mengalami perubahan, oleh karena itu pentingnya dalam melaksanakan Tugas Wewenang dan Tanggung jawab (TWT) dijalankan dengan baik. 


"Saya minta mulai Wakapolres, Kabag, Kasat, Kasi, mempunyai tugas wewenang tanggung jawab (TWT). Jika anggota bekerja dengan baik maka organisasi akan berjalan dengan baik," Tegasnya Kapolda Jatim saat memberikan pemaparan kepada seluruh Kapolsek di Gedung Hoegeng Mapolres Blitar. 


Kapolda juga berpesan untuk selalu membuat perencanaan program kerja, jika tanpa perencanaan sama dengan merencanakan kegagalan. 


Sementara dalam penanganan covid-19 di Blitar, Kapolda mengatakan bahwa kasus Covid-19 di Blitar cukup tinggi, dan sebentar lagi akan menyambut perayaan Idul Fitri. 


"Saya minta agar seluruh Kapolsek dan Kasat, dipimpin Pak Kapolres, baik Blitar maupun Blitar Kota, meningkatkan pelaksanaan operasi, serta menyiapkan tempat untuk melaksanakan karantina, lalu membuat surat kepada satgas covid provinsi terkait ke dalam anggaran maupun rumah sakit rujukan," Pesannya. 


Tak hanya itu, Kapolda juga berpesan kepada seluruh Kapolsek untuk selalu melakukan koordinasi dengan baik melalui grup WhatsApp. 


"Tolong diingatkan antara Bhabinkamtibmas, terus Satgas covid yang ada di Pemda, dengan Kapolres dibuatkan grup, wajib buat grup WA," ujarnya. 


Seperti Polda Jatim dengan Dinkes provinsi dan Satgas Covid-19 Provinsi, punya WA grup dengan pak Pangdam, ibu Gubernur, juga punya grup. 


"Jadi saya minta seluruh Kapolsek dengan Kapolres punya grup WA," jelasnya Kapolda kembali mengingatkan untuk melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik antar anggota. 


Selain itu, Vaksinasi menjadi bagian penting di dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Kapolda berpesan untuk mengutamakan pelayanan publik, setelah itu nanti orang tua. 


"Masih banyak orang yang meninggal terkena Covid-19. Keluarga kita baik jauh maupun dekat. Sehingga kita harus menerapkan prokes Khusus untuk lebaran, tapi kamtibmas segera menghimbau melalui tokoh masyarakat, tokoh adat untuk mencegah orang datang balik ke Blitar, "paparnya. 


Menurut data yang dihimpun Polres Blitar, Kapolda melihat hampir sebagian besar banyak tenaga kerja yang keluar dari Blitar. Artinya Blitar banyak orang yang bekerja di luar Blitar.


"Jadi betul-betul diseriusi upaya melalui saudara-saudaranya. Di sini itu mencegah. Caranya setiap kepala desa, kelurahan tokoh agama tokoh masyarakat melarang orang untuk pulang di awal seperti sekarang ini. Yang kedua, menyiapkan tempat karantina. Jadi disiapkan tempat karantina, kalau sudah sampai bobol, datang di karantina dulu. Baru dipastikan di swab ini disosialisasikan dan disepakati," tambahnya. 


Terkait dengan isu Terorisme. Kapolda mengimbau untuk melakukan Moderasi. Jadi moderasi adalah merubah cara pandang pikir orang-orang untuk lebih memakai kebinekaan sesuai dengan yang disampaikan bapak proklamator kita yang dimakamkan di sini (Bungkarno). 


"Bahwa Indonesia adalah Pancasila, pancasila adalah Indonesia. Jadi nilai-nilainya sudah jelas. Kalau ada orang yang belum sama, belum berpemahaman yang sama, tugas kita untuk menyampaikan," jelasnya 


Pesan yang terakhir dari Kapolda Jatim adalah untuk menjaga Komunikasi yang baik antar anggota, karena menurut Kapolda apa yang dipikirkannya belum tentu sama dengan apa yang dipikirkan oleh orang lain. Maka penting sekali melakukan Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi. 


"Kalo ingin berhasil dalam menjalankan program TWT ya itu kuncinya, Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi," pungkas Jendral Asli Suroboyo ini. (misdi) 

20/04/2021

Patroli Hunting Sistem, Satlantas Polres Lumajang Amankan 10 Sepeda Motor Tidak Sesuai Spesifikasi Standar

 


Lumajang, merdekanews.net  ------. Dalam rangka antisipasi balapan liar, Sat Lantas Polres Lumajang melakukan patroli hunting di wilayah Kabupaten Lumajang. 


Patroli hunting dilaksanana pada Senin (19/4/2021) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Bayu Halim Nugroho. 


Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta  menjelaskan kegiatan patroli serta hunting, guna mencegah terjadinya aksi kegiatan balap liar yang dapat meresahkan masyarakat dan mengganggu pengguna jalan lain.


"Patroli hunting ini akan terus dilakukan biar tidak menimbulkan keresahan masyarakat dengan adanya kendaraan yang tidak sesuai standar, dan mengantisipasi balap liar yang meresahkan masyarakat," ujar Shinta. 


Hasilnya dari patroli hunting polisi berhasil mengamankan 10 sepeda motor yang tidak sesuai standar. 


Para pengendara motor yang sepeda motornya tidak sesuai standar langsung diberi tindakan tilang. 


"Saat ini 10 sepeda motor tersebut di amankan di kantor Satlantas Polres Lumajang," ujar Ipda Andrias Shinta.


Lanjut Shinta, untuk pengendara yang ingin mengambil sepeda motor yang diamankan setelah Bulan Suci Ramadhan. 


"Syaratnya untuk mengambil sepeda motor harus mengganti sesuai dengan standar," imbuhnya. 


Selain itu juga personil yang patroli juga melakukan himbauan protokol kesehatan kepada warga yang ditemui tidak menggunkan masker.


"Mensosialisasikan pelaksanaan operasi Keselamatan Semeru 2021 kepada masyarakat untuk mewujudkan kamseltibcarlantas di tengah mewabahnya Pandemi Covid 19." pungkas Ipda Andrias Shinta. (Humas)

19/04/2021

KPK Kembali Periksa Para Pejabat Pemkab Mojokerto Terkait Kasus MKP



MOJOKERTO-Merdekanews.net ------ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyidikkan terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp 82 miliar yang dilakukan mantan Bupati Mustofa Kamal Pasa (MKP) saat menjabat dua periode sebagai Bupati di Kabupaten Mojokerto.


Dari pantauan media Tampak para penyidik mulai melakukan penyidikkan Senin, 19 April 2021 di Aula Hayam Wuruk lantai dua Mapolresta Mojokerto.


Terlihat sekitar pukul 10.26 WIB mantan Camat Bangsal dan juga mantan Camat Ngoro Moh. Ridwan menjabat saat era Bupati MKP, turun dari ruang aula Mapolres Mojokerto sehabis mejalani pemeriksaan namun sayang dirinya enggan memberi keterangan ke awak media. 


Ridwan sendiri saat era Plt Bupati Pungkasiadi menjabat sebagai Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Mojokerto.


Tak berselang lama, sekitar pukul 11.45 WIB tiba dua pejabat lainnya yang mengenakan baju dinas. Yakni, Muhamad Hidayad Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Mojokerto, dan Mieke Juli Astuti Kepala BPKAD Kabupaten Mojokerto.


Keduanya nampak berkomunikasi dengan anggota Provos Polresta Mojokerto yang berjaga di lantai dasar setiap kali adanya pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK.


“Kita mau konsultasi Pak,” ucap Mieke kepada salah satu anggota Propam sembari membawa map ditangannya.


Anggota Propam pun mengantarkan keduanya ke lantai dua Mapolresta yang di dalamnya sudah ada dua penyidik KPK.


Keduanya hanya sebentar berada di dalam ruangan, mereka diketahui ingin mengkonfirmasi ulang penjadwalan pemeriksaan oleh KPK.


Saat turun Mieke, enggan memberikan komentar kepada awak media. Bahkan ketika diminta sedikit keterangan terkait perihal kedatangannya menemui penyidik KPK. Wanita berperawakan kecil ini, bungkam dan berlari-kari kecil menghindari Wartawan


Terpisah, Kasatreskrim Kota Mojokerto Iptu Hari Siswanto membenarkan adanya peminjaman ruang Aula Hayam Wuruk oleh KPK terkait pemeriksaan.”Iya resminya surat tanggal 21 sampai tanggal 24 nanti, memang dari Sabtu kita sudah sediakan tempat. Mungkin mendahului kali,” ucapnya saat dikonfirmasi adanya kedatangan KPK yang terlihat membawa satu koper besar berwarna hitam.


Hanya saja, dirinya tak mengetahui dan memiliki wewenang perihal terkait agenda maupun materi pemeriksaan KPK dalam meminjam ruangan aula Hayam Wuruk.”Hanya KPK yang tau materinya. Biar KPK aja,” Ujar Kasat Reskrim Polresta Mojokerto.yn. 


Srikandi Satlantas Lumajang Blusukan Bus Sosialisasikan Tunda Mudik Dan Prokes 5M

 

LUMAJANG, merdekanews.net. ---- - Polres Lumajang menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2021 yang dilaksanakan mulai Senin (12/4/2021) hingga 14 hari ke depan.

Kegiatan kali ini anggota Polwan Satlantas Polres Lumajang melaksanakan sosialisasi dan himbauan protokol kesehatan di Terminal Minak Koncar Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Senin (19/4/2021).


Untuk menyukseskan larangan mudik, Polwan Satlantas Polres Lumajang melakukan sosialisasi dan himbauan dan membagikan brosur larangan mudik kepada sopir dan penumpang bus yang berhenti di terminal Minak Koncar.


Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menyampaikan, anggota polwan di Terminal Minak Koncar melakukan blusukan Bus untuk mensosialisasikan larangan mudik kepada sopir bus maupun penumpang bus.


"Keputusan larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H terhitung mulai tanggal 6 sd 17 Mei 2021 resmi dikeluarkan Pemerintah melalui Menteri koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)," jelas Shinta.


Selain itu, anggota Polwan juga memberikan himbauan kepada pengemudi dan penumpang untuk  tata tertib berlalu lintas serta ikuti protokol kesehatan dengan melaksanakan 5M yakni (memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobiltas.


"Anggota Polwan juga memberikan masker gratis kepada penumpang bus yang tidak memakai masker," ujar Ipda Andrias Shinta.


Paur Subbag Humas menerangkan, bahwa operasi Keselamatan Semeru 2021 mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Kepolisian ditugaskan untuk memberikan kesadaran terhadap masyarakat terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.


“Sesuai dengan atensi dari pimpinan bahwa pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2021 ini kami lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif kepolisian untuk menyadarkan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan kamseltibcarlantas," pungkas Ipda Andrias Shinta (Humas) 


Sat Sabhara Polres Lumajang Kawal Dan Amankan Penyaluran BST PT. Kantor Pos Indonesia Kabupaten Lumajang




Lumajang, merdekanews.net  ------ 

Personel Sat Sabhara Polres Lumajang melaksanakan pengawalan dan pengamanan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) oleh PT. Kantor Pos Indonesia Kabupaten Lumajang.


Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) bulan April 2021 dari Kemensos bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang akan di salurkan beberapa desa wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang.


Kasat Sabhara Polres Lumajang AKP Jauhar Maarif melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, personil sabhara melaksanakan pengawalan atau penjagaan PT. Pos Indonesia kabupaten Lumajang untuk melaksanakan penyaluran BST kepada masyarakat yang berhak menerima.


Pengawalan dan pengamanan pada Minggu 18 April 2021 oleh Personel Sabhara dibagi tiga tim. Untuk tim 1 melaksanakan pengamanan di Desa Grati, Labruk Kidul, Sumbersuko, Purwosono, Mojosari, dan Sentul. Sedangkan tim kedua melaksanakan pengamanan di Desa Gucialit.


"Tim 3 melaksanakan pengamanan Desa Tanggung, Marakan, Kali Semut, Kedawung, dan Padang," ujar Shinta.


Dalam pelaksanaan kegiatan penyaluran BST oleh personel sabhhara Polres Lumajang melaksanakan pengawalan perjalanan dari PT. Pos Indonesia Kabupaten Lumajang menuju ke desa yang menjadi sasaran penyaluran BST.


"Nantinya pengamanan pada saat penyaluran di back up oleh, Bhabinkamtimas , Babinsa serta Satgas Keamanan Desa masing masing dengan pengawasan oleh Forkopinca," terang Ipda Andrias Shinta.


Lebih lanjut ia menambahkan, dalam pengamanan penyaluran BST tersebut, petugas polisi telah  melakukan koordinasi dan bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait, sehingga kegiatan pembagian BST berlangsung lancar dan tepat sasaran.


"Saya berharap warga yang mendapatkan bantuan BST wajib menerapkan prokes dengan memakai masker dan jaga jarak," pungkas Paur Subbag Humas ( misdi/  Hms) 


27/11/2019

Beginilah Situasi PT Muroco Selesai Sidak, Dugaan Air Limbah Mengalir ke Sungai.



Jember, Kabarejember.com
  -- Acara sidak ke PT Muroco pabrik triplek yang dilakukan oleh Komisi C DPRD Jember, Selasa  tanggal 26/11/2019 jm 10.00 wib dipimpin langsung oleh David Handoko Seto selaku ketua komisi C dan jajarannya. yang mana acara sidak tersebut berdasarkan surat pengaduan dari warga terkait dugaan air yang meluap dari PT Muroco yang mengalir kesungai.

Menurut keterangan David Handoko Seto, awalnya ada dugaan limbah mengalir kesungai mendengar kabar dari media dan juga berdasarkan adanya surat pengaduan dari warga, terkait masalah limbah yang mengalir kesungai dan juga terkait amdal dan Ipal. sehingga pihak kami melakukan sidak dan kroscek kangsung kelapangan. ujar David kepada febri staf personalia DA PT Muroco

Masih menurut David hasil temuan tadi memang ada air yang meluap yg mengalir kesungai, lalu masalah ijin Ipal juga tidak ada mulai operasionalnya pada tahun 2016 dan alasannya dari pihak PT Muroco masih dalam proses, dan sebetulnya PT Muroco ini tidak layak beroperasi karena blm ada ijin, dan Minggu depan saya akan mengundang pihak PT Muroco, dan juga perwakilan yang dari Jakarta, muspika Arjasa, lingkungan hidup. Cetus David usai Selesai sidak

Kapolsek arjasa AKP Eko Basuki TA ketika dikonfirmasi wartawan kabarejember mengatakan, bahwasannya jumlah karyawan PT Muroco kurang lebih 700 pekerja. dan ini sangat bisa membantu sekali perekonomian masyarakat banyak khususnya masyarakat arjasa, artinya bisa mengangkat angka pengangguran dan juga dengan adanya PT Muroco diwilayah arjasa  ini, masyarakat khususnya warga sekecamatan arjasa bisa bekerja dan rata-rata pekerjanya semuanya 90 % masyarakat arjasa, artinya bagaimana nasib dari 700 pekerja yangenggantungkan diri sama PT Muroco,  ungkap Kapolsek arjasa kepada wartawan.

Sementara harapan Ir Herwan Agus Darmanto selaku camat Arjasa ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan,bagaimana wilayah khususnya kecamatan arjasa aman, tentram dan tetap kondusif

Agusta Jaka Purwana selaku komisi C anggota DPRD menyampaikan kepada febri selaku staf PT Muroco agar segera memperbaiki batas - batas pondasi pagar antara hak batas pertanian warga sama hak PT Muroco artinya harus jelas dan sendiri-sendiri dan kalau bisa segera ditutup masalah pembuangan air yang meluap yang diduga dari muroco yang kesungai. cetus agusta

David juga menambahkan dengan adanya hasil sidak tim kami akhirnya ada temuan masalah air yang meluap yang diduga dari PT Muroco yang mengalir kesungai, dan juga terkait masalah amdal dan ipal, yang jelas seharusnya kalau memang PT Muroco sudah lama beroperasi, seharusnya seperti perijinannya harus lengkap dan juga seperti penampung limbah harus ada, dan nyatanya tidak ada, dan ini sudah salah fatal. katanya

Hasil pantauwan wartawan dilokasi PT Muroco setelah melihat lokasi lagi sekitar pukul 15.00 wib (sore) yang kebetulan bersamaan anggota Polda Jatim dan juga bersama anggota Intel polres Jember untuk melakukan kroscek, saluran air yang menguap dan diduga  mengalir kesungai tersebut langsung ditutup sementara memakai tumpukan batu- batu.

Raymond selaku menejer PT Muroco yang dikonfirmasi wartawan kabarejember mengatakan, kami berterimakasih atas kunjungan dari DPR, kapolsek beserta jajarannya, muspika Arjasa, terkait dengan kondisi yang belakanngsn ini menjadi viral dimasyarakat, kami akan mendalami semua saran-saran yang disampaikan oleh dewan maupun dari muspika, kami akan segera apa yang bisa kami lakukan justru untuk bahwa lingkungan itu aman dan kami akan berkomitmen, bahwa industri yang ada disini bisa bermanfaat kepada masyarakat, tentu ada beberapa hal yg kami perbaiki, akan segera kami perbaiki, terkait pemberitaan yang kemarin, kami sudah mengirim surat ke pada mipa untuk dilakukan tes atau leb atas dugaan limbah, menurut kami, karena kami tidak membuang limbah dan itu adalah dari tumpukan kayu yang terkena air yang mengandung busa tapi lebih baik kami sudah mengirim surat secara resmi kepada mipa untuk dilakukan tes sempel atau leb supaya bisa menjawab apakah itu berbahaya atau tidak.

Lanjut Raymond, masalah Perijinan pembangunan Ipal kita sudah kontrak dengan kontraktor Ipal itu dalam proses pelaksanaan dalam proses pembuatan. target pemasangannya bulan Desember, karena kita dalam tahun ini beberapa fendor mengajukan dan akhirnya kita putuskan dari salah satu yang dari Surabaya untuk merealisasikannya. Karena itu yang paling baik,.

Karena pada awalnya pabrik ini belum berkembang sehingga pabrik ini semakin berkembang jadi tentu perijinanpun kita perluas dan diperbaiki. itu sudah kami lakukan dan kami berupaya untuk tertib administrasi dan pabrik ini tidak mau bertujuan melanggar aturan yang ada. terkait tanggung jawab muroco terkait masalah dugaan limbah pihak menejemen sudah bertemu dengan warga dan sudah ada pembicaraan dengan warga. kami sudah berkordinasi, berkomunikasi dengan warga terkait hal ini beberapa Minggu lalu.

Pada awalnya pabrik ini biasa, berhubung pabrik ini tambah besar dan berdasarkan petunjuk LH akhirnya, ijinnya kita perbarui, artinya dimana pabrik itu berdiri harus memberi dampak kepada masyarakat sekitar untuk dipekerjakan dan kita punya 3 K yaitu  berusaha melindungi karyawan mengenai kesehatannya, semisal pada waktu karyawan bekerja semuanya diharuskan memakai kacamata Septi dan masker, cuman saja oekerjanya yang tidak biasa memakainya. langkah berikutnya kita masih nunggu hasil leb tersebut dan kita akan berkonsultasi dengan lingkungan hidup bagaimana LH mengatasi misalnya getah kayu ini supaya tidak mengakibatkan bisa atau mengakibatkan dampak kepada masyarakat. karena mungkin kita masih belum bisa tidak tau caranya dan mungkin seperti lingkungan bisa memberi petunjuk. kalau masalah osorsingnya sepengetahuan saya dulunya nama kesatuan securitinya SAS sampai saat ini. dan pihak PT Muroco sudah menyiapkan air bersih dari sumur bor yang dinaikkan Ketandon untuk masyarakat lingkungan pabrik, dan ini sudah lama disiapkan, mulai tahun 2017, artinya masyarakat semua bisa mengambil langsung ketempat air bersih yang sudah disediakan oleh PT muroco, " ungkasnya. ( Erwin )

17/11/2019

Diduga Alihkan Proyek Pavingisasi , Dua Rekanan Akan Dipanggil Ketua komisi C DPRD Jember


Jember, Kabarejember.com
 -- Program pembangunan jalan dan jembatan dilingkungan pemukiman seperti kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan dengan pekerjaan pembangunan jalan lingkungan yang melalui dinas perumahan rakyat, kawasan pemukiman dan cipta karya dari sumber dana APBD tahun 2018 yang dikerjakan atau sudah dilaksanakan dilingkungan kloncing RW 023 kelurahan Karangrejo kecamatan sumbersari kabupaten Jember diungkap atau disoal oleh warga lingkungan RW 023, pasalnya diduga proyek pavingisasi dialihkan tanpa ada berita acara dan tanpa ada kordinasi sama ketua RW dan warga setempat. Sabtu 16/11/2019

Menurut keterangan Ponijan ketua Rw 023 pada saat ketua komisi C DPRD Jember melakukan sidak proyek drainase dilingkungan kloncing, dengan kesempatan yang sangat tepat ini, sekalian saya beserta warga mengungkap terkait pelaksanaan proyek pavingisasi yang diduga dialihkan olek rekanan kontraktor, karena pada awal pembuatan atau pengajuan diproposal itu sudah jelas yang mau digarap pas lokasi didepan rumah saya kenapa proyek tersebut dialihkan seenaknya oleh rekanan, padahal pada waktu pengukuran diawal pengajuan itu sudah jelas pas depan rumah saya, dan waktu itu yang ngukur pak bayu dari cipta karya.

" Saya sangat merasa kecewa sekali dengan proses dialihkan seperti ini, karena apa dari awak kami selaku ketua Rw merasa kecewa banget, proses pengalihan proyek yang sudah sesuai dengan gambar atau yang sudah ditentukan tidak mudah membalikkan telapak tangan, artinya harus ada berita acaranya. jangan seenaknya pindah, dengan kesempatan kedatangan anggota dewan ketua komisi C pada saat melakukan sidak proyek drainase pada hari Jum'at at tanggal 15 november 2019 kami selaku ketua Rw beserta warga menyampaikan keluhan kami masalah proyek pavingisasi yang dialihkan.," ungkap Ponijan kepada anggota dewan di depan awak media

Pekerjaan proyek pavingisasi di lingkungannya kata dia,  CV nya ada dua yaitu CV Dwipangga sama CVnya milik Imam Sibro. "Kami mohon kepada anggota dewan ketua komisi C beserta anggota lainnya agar dugaan kasus pengalihan proyek jalan pavingisasi ini diproses atau ditindak tegas dan dipanggil," imbuhnya.

David Handoko Seto selaku ketua komisi C dan Agusta Jaka Purwana anggota dewan komisi C  langsung merespon keluhan ketua RW 023 dan warga pada saat selesai melakukan sidak di lokasi proyek drainase. "Berdasarkan keluhan yang disampaikan ke kami akan kita panggil dua rekanan pemilik CV pada hari senin mendatang," terangnya.

Sementara Zainal selaku pemilik CV Dwipangga saat dikonfirmasi media melalui telpon selulernya mengatakan, pelaksanaan pembangunan paving ada dua titik dan ada dua CV. "Pada waktu itu, pelaksanaan proyek saya sesuai dengan petunjuk Pu, kalau masalah titik - titiknya saya lupa, yang tahu pelaksananya. Karena,  saya sendiri jarang turun kesana. dan yang menunjukkan pada waktu itu ketua RT dan sudah serah terima pada waktu itu," imbuhnya ( Erwin )

11/11/2019

Warga Keluhkan Pembangunan Drainase di Kloncing


Jember, Kabarejember.com
 -- Pembangunan proyek drainase di lingkungan Karangbaru RW 010 dan lingkungan Kloncing RW 023 dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, pembangunan drainase yang awalnya manual tetapi memakai alat berat bego.

Menurut Ponijan RW 023, awal memang ijin ke dirinya yang diantar oleh ketua RT 01 yaitu Suwarno, akan tetapi cuman ijin penyampaian bahwa di lingkungan Kloncing dan Karang baru jalan Sriwijaya 5 mau dibangun drainase. " Cuman itu saja pelaksananya menyampaikan ke saya, akan tetapi bukan diajak kerja di dalamnya. Seharusnya yang benar, begitu pelaksanaan dimulai seperti RT dan RW baik lingkungan Kloncing dan Karangbaru diajak biar ke depannya tidak ada kendala apa-apa," paparnya.

Namun kata dia, apa yang terjadi sekarang warga banyak yang mengeluh dengan adanya bego, seharusnya kalau memang pakek bego seperti tanah yang dikeruk itu langsung diangkat ke dam truk bukan malah dibiarkan begitu saja dan ditumpuk begini, kasian masyarakat yang mau melintas di jalan tersebut. "Dan ini sangat mengganggu aktifitas jalannya warga Karangbaru dan kloncing sehari - harinya,"  ungkap Ponijan Ketua RW 023 lingkungan Kloncing

Lanjut Ponijan, masalah penggalian proyek drainase yang dikerjakan CV JATAYU  anggaran melalui APBD Kabupaten Jember yang anggarannya Rp 976.183.692,15 dengan pelaksana/ pengawas  Agus. sangat memakan badan jalan 2 meter, dan ini sudah murni penyempitan jalan.

Maka dari itu, seharusnya yang bener itu RT dan RW lingkungan kloncing dan lingkungan karangbaru seharunya diajak kerja sebelum mau melakukan penggalian, biar gak salah begini, karena apa yang tahu semuanya masalah batas- batas jalan itu yang tau RT dan RW. "Sehingga,  tidak terjadi klomplin masyarakat. kalau begini gimana dan apalagi sudah jalan aspal dirusak gini, kalau sudah terjadi gini bagaimana,"  ujarnya.

Menurut Suwarno selaku ketua RT 01 RW 023 lingkungan Kloncing yang dikonfirmasi awak media mengatakan, awal sebelum proyek ini dikerjakan memang betul pelaksana / pengawas ijin,  akan tetapi kalau masalah mau melakukan penggaliannya  tidak diajak musawarah. Sehingga terjadi seenaknya menggali, dan ini tambah ke timur sudah jelas memakan badan jalan.

"Kenapa kok tidak seperti yang dilakukan penggalian yang seperti dibarat pas pagar pak Dee cukur. apalagi tanah yang diuruk itu ditinggal begitu saja, ini jelas mengganggu aktifitas jalannya masyarakat banyak," ungkap Suwarno Ketua RT.

Paidi Indrawan selaku anggota LSM Permadani mengecam keras dan akan melaporkan ke pihak terkait karena proyek ini adanya keluhan masyarakat lingkungan Kloncing RW 023 mulai RT 01 sampai RT 03 dan juga lingkungan Karangbaru RT 01 sampai RT 05 terkait pekerjaan CV JATAYU yang telah melakukan pengurukan tanah diduga memakan badan jalan dan juga atas dikeluhkan masyarakat terkait urukan tanah yang menumpuk di badan jalan.

" Karena ini sangat mengganggu aktifitas jalannya masyarakat banyak, serta diduga sudah tidak sesuai dengan gambar dan diduga tidak sesuai dengan bestek terkait masalah tinggi dan lebar tanah yang digali," ujar Paidi Indrawan kepada awak media.

Sementara, Agus selaku pelaksana proyek ketika dikonfirmasi awak media saat di lokasi proyek mengatakan, untuk gaji tukang 75 ribu , kuli 60 ribu dan ini harian, kalau masalah tanah uruk yang digali sudah langsung diangkut, dan kenapa urukan tersebut masih tetap numpuk dan berserakan di jalan. " Terkait masalah ke dalaman awalnya dalamnya 60 cm lebar 80 cm berhubung ada perubahan akhirnya diganti dengan ke dalaman 60 cm lebar 60 cm. Masalah urukan yang ditumpuk di badan jalan, karena masih libur, kalau makan badan jalan ini semua atas petunjuk dari PU BINA MARGA," ulasnya.  (Erwin)

06/11/2019

Dua Bocah SD Tenggelam di Sungai



Jember, Kabarejember.com
 -- -- Dua bocah SD di Dusun Kopang Kebun Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, tenggelam di sungai setempat. Mereka adalah Dianatul Qoimah kelas VI  SD dan Aini kelas IV SD, semua warga setempat, sekitar 14.30 WIB, Selasa (5/11/2019).

Saat itu, mereka bersama 4 temannya berenang di Dam Sungai, entah karena apa tiba tiba jatuh ke dam tersebut. Diduga saat itu, korban terpeleset kesungai dibawah dam dusun kopang kebun desa kemuninglor kecamatan arjasa kabupaten jember dengan kedalaman kurang lebih 3 Meter. selasa 5/11/ 2019 skitar 14.30 wib.

Kapolsek Arjasa AKP Eko Basuki TA mengatakan, dari hasil keterangan teman - teman korban yaitu Latip kelas VI SD, warga Dusun Kopang Kebun Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember,  Rizki, kelas VI SD,  Anis kelas VI SD,  Lisa, kelas VI SD, Raka, kelas VI SD, Anas, kelas II SD,  Keenam anak ikut renang, Saifuk  Bahri, umur 35 th, tani, warga Dusun Kopang Kebun Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember, mereka  yang mencari dan mengangkat kedua korban dari dalam sungai.

Lanjut Kapolsek, dua korban yang meninggal dunia yang diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai dan akhirnya  tenggelam yaitu Dianatul  Qoimah, kelas VI SD warga  Dusun Kopang Kebun Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember, Aini, kelas IV SD, alamat sama.

Menurut Kapolsek Eko Basuki, kronologis kejadian pada pukul 13.00 wib, ketujuh anak- anak tersebut berkumpul dirumah B. FIT didusun kopang kebun desa kemuninglor kecamatan arjasa kabupatem jember. setelah itu ketujuh anak tersebut yang sebelumnya sudah sering mandi didam sungai, kemudian berangkat bersama- sama kedam sungai tersebut.

Sesampainya,  di dekat dam ketujuh anak-anak tersebut mandi dibawah dam tapi daerah pinggir sungai yang tidak dalam, saat mandi anak-anak bergurau diantaranya korban yang keduanya gendong-gendongan sambil bermain air dan tiba- tiba kedua anak diduga kepleset hingga jatuh ketempat yang dalam. mengetahui temannya tenggelam, maka saksi LATIF berusaha untuk menarik. akan tetapi tidak berhasil sehingga anak-anak lainnya berlari meminta tolong kepada warga yang diantaranya saksi Saiful Bahri, akan tetapi warga tiba di TKP, keduanya tenggelam di dasar sungai kedalaman sekitar  3 meter. Sehingga keduanya  meninggal dunia saat diketemukan di dasar sungai.

Polsek Arjasa membawa korban ke RSUD dr Subandi Jember, untuk diotopsi, namun  pihak keluarga tidak bersedia akhirnya  membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan menuntut dari pihak manapun, dikemudian hari.  ( Erwin)