LIstrik Sempat Padam, UTBK SMMPTN di Unej Tetap Lancar





Jember, KaJe
Pelaksanaan Ujian Tulis berbasis Komputer (UTBK) dalam rangka Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 hari pertama sesi kedua di Pusat UTBK Universitas Jember sempat diwarnai listrik yang padam (13/4). Seiring hujan yang mulai mengguyur Jember sekitar pukul 13.45 WIB, mendadak listrik padam. Namun berkat persiapan yang matang, padamnya listrik tidak menggangu jalannya UTBK karena panitia telah mengantisipasi dengan menyediakan genset. Untungnya listrik padam hanya sekitar 10 hingga 15 menit untuk kemudian listrik PLN kembali menyala.

“Syukur Alhamdulillah walau listrik sempat padam, namun UTBK hari pertama sesi kedua, tetap berlangsung lancar. Pasalnya panitia sudah mengantisipasi dengan menyiapkan genset, termasuk di lokasi UTBK di luar Kampus Tegalboto,” jelas Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember. Panitia menjamin soal yang sudah dikerjakan oleh 1.132 peserta UTBK hari pertama sesi kedua tidak akan hilang, sementara waktu pengerjaan pun akan tetap sesuai dengan waktu yang disediakan.     

Sebelumnya dalam pelaksanaan UTBK hari pertama sesi pertama berjalan lancar, diikuti oleh 1.621 peserta. Untuk memastikan UTBK berjalan sesuai rencana, Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember bersama Zulfikar, Wakil Rektor I menyempatkan diri melihat dari dekat pelaksanaan UTBK, dengan cara memantau di pusat kendali UTBK di Universitas Jember yang ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Alhamdulillah, pelaksanaan UTBK hari pertama di sesi pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Universitas Jember memberikan atensi khusus mengingat tahun ini adalah tahun pertama penerapan UTBK di SBMPTN. Semoga UTBK di hari-hari selanjutnya juga berjalan lancar,” tutur Moh. Hasan. Untuk diketahui pada pelaksanaan rangkaian UTBK yang berawal hari ini hingga 26 Mei 2019 nanti, Universitas Jember menyediakan 1.635 komputer di 53 ruang yang tersebar di 19 lokasi. Lokasi UTBK tersebar di 11 fakultas dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bahasa, termasuk di Universitas Jember Kampus Bondowoso, serta enam sekolah mitra. Sekolah mitra tersebut antara lain SMKN 1, 2, 4 dan 5 Jember, SMAN 1 Jember dan MAN 2 Jember.

Salah seorang peserta UTBK hari pertama sesi pertama, Putri, mengungkapkan jika soal-soal mata pelajaran Kimia dan Matematika dirasa sulit baginya, khususnya soal yang masuk dalam kategori High Order Thingking Skills (HOTS). Putri melaksanakan UTBK kelompok ujian Saintek di lokasi SMKN 2 Jember.  

Pantauan yang dilakukan oleh Panitia Pusat UTBK Universitas Jember, masih ada peserta yang terlambat hadir, dan lupa tidak membawa surat keterangan bagi siswa lulusan tahun 2019, dan legalisir ijazah bagi siswa lulusan tahun 2018 dan 2017. Oleh karena itu, Panitia Pusat UTBK Universitas Jember melalui Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember menghimbau agar peserta tidak terlambat. Serta mempersiapkan kelengkapan yang wajib dibawa saat mengikuti UTBK. Apalagi SBMPTN tahun ini menggunakan sistem UTBK dimana proses ujian dilakukan secara bersamaan, yang sangat berbeda dengan ujian tulis berbasis kertas. Data yang diperoleh dari Pusat UTBK Universitas Jember terdapat 92 peserta yang tidak hadir di UTBK hari pertama sesi pertama.

Khusus untuk pelaksanaan UTBK di setiap hari Minggu sesi pertama di lokasi SMKN 4 Jember, Panitia Pusat UTBK Universitas Jember menghimbau agar peserta memperkirakan kondisi lalu lintas. Mengingat adanya keramaian warga Jember yang menikmati Hari Bebas Kendaraan Bermotor di seputaran alun-alun Jember. Terutama bagi peserta yang diantarkan dengan kendaraan roda empat, maka hanya bisa sampai di perempatan Polres Jember, untuk kemudian harus berjalan ke SMKN 4 Jember. “Mohon bagi peserta UTBK agar hadir setengah jam sebelum ujian dimulai, dan bagi peserta yang berasal dari luar Jember sebaiknya mengecek lokasi UTBK-nya sehari sebelum ujian. Khusus di lokasi UTBK SMKN 4 Jember, maka panitia akan menempatkan petugas yang membantu para peserta untuk menuju ke lokasi UTBK,” himbau Agung Purwanto. (mia/fra/iim/hms)

Post a Comment

0 Comments