Satreskoba Polresta Probolinggo Amankan Pengedar Sabu dan Okerbaya


Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
--- Jajaran Satreskoba Polres Probolinggo Kota Berhasil Mengamankan Siti Ambar Wulandari (51), di rumahnya yang beralamatkan di Jalan Kyai Mugi No 44, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jum’at (27/03) Malam saat akan melakukan transaksi ke calon pembelinya.

“Tersangka ditangkap petugas Satresnarkoba dirumahnya saat akan melakukan transaksi kepada calon pembelinya. Selain sebagai pengedar, tersangka juga memakai sendiri,” terang Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh, kepada sejumlah wartawan di halaman Mapolres, Senin (30/03) sore.

Wakapolresta juga menyebutkan, barang bukti (BB) yang didapatkan petugas di rumah tersangka berupa 2 (dua) buah plastik klip yang berisi sabu dengan berat 0,46 gram dan 0,06 gram, 1 (satu) unit HP merk Samsung warna putih, 4 (empat) buah plastik klip kosong, dan 2 (dua) buah sedotan di amankan sebagai barang bukti.

“Karena perbuatannya kami jerat pasal pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukumannya paling singkat 5 (lima) tahun penjara, dan denda paling rendah Rp1 miliar," tambahnya.

Ditempat yang sama, Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo Kota AKP Harsono menjelaskan, tersangka adalah merupakan residivis. “Tersangka ini sudah seringkali kluar masuk hukuman dengan kasus yang sama,” jelas Harsono.

Saat diintrograsi petugas, tersangka mengaku bekerja di gaharu, dan memiliki satu orang anak yang saat ini kuliah di Universitas Brawijaya Malang. Tersangka juga mengaku, barang haram tersebut didapatkan dari Lumajang.

“Saya dapatkan barang dari Lumajang. Dan saya terpaksa melakukan bisnis haram ini karena desakan ekonomi. Karena kerja di gaharu hasilnya kecil, tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," kata tersangka kepada petugas.

Diwaktu yang sama, Jumat (27/03) malam, Satreskoba Polres Probolinggo Kota juga mengamankan 2 (dua) tersangka pengedar farmasi warga Kabupaten Lumajang yang mengedarkan obat keras berbahaya (Okerbaya) di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

Kedua tersangka bernama Bahrul Basofi Prasetyo (24) warga Dusun Krajan Rt.008/Rw.001 Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, dan Risfan Farit (25) warga Dusun Gunung Rt.029/Rw.004 Desa Wates, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Dari tersangka Bahrul Basofi Prasetyo polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa 100 butir pil Trihexipenidyl, 32 butir pil dextro, 1 unit HP merk OPPO, uang tunai Rp150.000,- hasil penjualan pil, dan 1 unit Honda Vario Merah nopol N-3466-YAA.

Sedang, dari tersangka Risfan Farit polisi mengamankan BB berupa 100 butir pil Trihexipenidyl, 1 unit HP merk Samsung warna hitam, dan 1 unit sepeda motor Kawasaki Ninja warna hijau nopol D-5098-BS.

Kedua tersangka ini dijerat pasal 196 ayat (1) dan pasal 197 ayat (1) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. (MH)

Post a Comment

0 Comments