BMPD Percayakan PMI Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19


Jember, kabarejember.com – PMI Kabupaten Jember yang memiliki sejumlah program penanggulangan Covid-19 terus mendapatkan kepercayaan masyarakat. Salah satunya dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jember. Setelah menyerahkan bantuan Rp 75 juta,  BMPD Jember kembali menyerahkan bantuan 80 Paket kepada PMI Kabupaten Jember.

BMPD Jember juga menyerahkan bantuan 40 paket sembako kepada PMI Kabupaten Bondowoso.
Sembako tersebut untuk didistribusikan kepada warga terdampak Covid 19 di Kabupaten Jember dan Bondowoso. Bantuan paket sembako senilai Rp 250.000/pack diserahkan secara simbolis dari ketua BMPD Jember Hestu Wibowo kepada Ketua PMI Kabupaten Jember H.E.A Zaenal Marzuki SH MH, Selasa (12/5) pukul 10.00   di gedung  Bank Indonesia Perwakilan Jember.

Hestu Wibowo, ketua BMPD Jember mengatakan percaya dengan PMI yang aktif dalam penanggulangan Covid-19. “Kami dari Sub Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Timur – Jember ingin ikut ambil bagian dalam upaya menanggulangi wabah Covid-19,” kata Hestu Wibowo.

Pria yang juga menjabat kepala Bank Indonesia Perwakilan Jember itu menjelaskan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian perbankan di Jember kepada warga yang terdampak Covid-19. “Semoga bantuan yang sedikit ini bisa meringankan beban sebagian masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujarnya.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur. Terutama kepada Sub BMPD Jatim-Jember yang kembali menyerahkan bantuan setelah berdonasi Rp 75 juta awal April lalu.

“Tentu kami sangat berterima kasih kepada bapak dan ibu dari perbankan yang memberikan donasi kepada PMI dalam upaya penanggulangan Covid-19,” kata Zaenal Marzuki.

PMI Kabupaten Jember sendiri  telah memiliki beberapa program penanggulangan Covid-19. Seperti pemberian bantuan hand sanitizer di tempat-tempat umum seperti terminal, masjid, gereja, sekolah dan tempat umum lainnya.

 “Program pertama adalah memberikan bantuan antiseptik, hand sanitizer di tempat-tempat umum. Selanjutnya penyemprotan disinfektan di fasilitas umum, jalan dan perumahan-perumahan warga, termasuk sosialisasi pencegahan korona kepada masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya, PMI juga mendapatkan sejumlah bantuan dari donatur. Baik berupa uang tunai atau berupa alat pelindung diri (APD). Bahkan, Selasa (12/5) kemarin ada dari alumnus SMAN 1 Jmeber angkatan 99 berupa empat baju Hazmat.

PMI membutuhkan baju hazmat karena sekarang dipercaya menjadi tim pengangkut jenazah terkait Covid-19. Beberapa kali tim ambulans jenazah mengangkut jenazah terkait Covid-19. (her/gee)

Post a Comment

0 Comments