Langsung ke konten utama

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNEJ Gelar Webinar Nasional, Agile Audit Dimasa Pandemi Covid-19


JEMBER,kabarejember.com
--- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (UNEJ) menggelar Webinar dengan  tema “Agile Audit Di Masa Pandemi”.  Acara yang dilaksanakan secara daring dengan Keynote Speaker Ketua Asosiasi Program Studi S2 Akuntansi Indonesia sekaligus  Ketua MAKSI UGM Prof. Dr. Abdul Halim, MBA, Ak,CA. Panitia juga menghadirkan tiga narasumber yaitu  Associate Director Deloitte Abdiansyah Prahasto, MBA., CIA, Ketua Umum Ikatan Alumni STAR BPKP Muhamad Panjiwinata, SE, M.Si., CRMP, CSEP, Serta Koordinator S2 Akuntansi Universitas Jember Dr. Siti Maria Wardayati., M.Si.,Ak.,CA.,CPA.,CSRS.,CRMO.

 Acara ini  secara resmi dibuka oleh Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng Rektor Universitas Jember (17/06/2020).


 “Dunia auditor tentu bukan sesuatu yang asing bagi suatu organisasi atau perusahaan, karena dari aktifitas ini akuntabilitas tim manajemejn dapat diukur sehingga memberika kepercayaan pada stakholder organisasi tersebut.” ungkap Rektor dalam sambutan pembukaan webinar ini.

Ia mengatakan, proses audit dimasa normal dengan masa kedaruratan seperti pandemi covid-19 adalah sesuatu yang berbeda, tetapi keduanya tidak bisa meningalkan efektivitas dan kualitas auditnya.

Menurutnya, webinar ini menjadi menarik karena dilihat dari temanya Agile Audit Di Masa Pandemi. Agile bisa dimaknai dengan pola pikir atau kebiasaan dalam  mengindentifikasi masalah atau peluang, bergerak menindaklanjutinya, dan melakukan keduanya secara iteratif tanpa henti dan dengan periode yang singkat.

Sementara itu, dihubungi setelah acara, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember M. Moqdad mengatakan berdasarkan laporan resmi BPK dua tahun yang lalu ada  temuan 9499 masalah akibat ketidakpatuhan dari peraturan perundangan yang berlaku yang memunculkan potensi kerugian Negara sebesar 35 Triliun. K ini disebabkan beberapa penyebab antara lain karena kelemahan system pengendalian intern, kurang taat terhadap undang-undang, adanya SPI yang lemah, adanya penganggaran yang tidak efektif dan efisien yang berdampak pada kerugian Negara.

Oleh sebab itu, yang paling penting dari proses audit itu adalah tindak lanjut. Ia menambahkan hasil-hasil temuan BPK ini harus ditindaklanjuti oleh objek audit baik dari pemerintahan ataupun dari perusahaan untuk taat pada aturan yang berlaku.

Selanjutnya, M. Moqdad menyampaikan tema yang diambil dari webinar ini menjadi relevan jika melihat dari temuan BPK. Seminar ini untuk membekali para peserta dengan tambahan wawasan audit.

Perlu diketahui, seminar ini diikuti oleh Mahasiswa dan stakeholder. Pada saat pelaksanaan terpantau diikuti 1000 peserta melalui zoom cloud meeting dan 1800 viewer di youtube. (mia/is/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...