Langsung ke konten utama

NEW NORMAL, PMI Bantu Alat Semprot dan Cairan Desinfektan ke Pondok Pesantren


JEMBER,kabarejember.com
- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus aktif  mencegah penularan Covid-19. Salah satunya  mencegah penularan Covid-19 masuk ke pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Jember. Apalagi, banyak pondok mulai menerima santri untuk kembali menuntut ilmu agama setelah dipulangkan karena pandemic Covid-19.

Sabtu malam (20/6) PMI Kabupaten Jember secara khusus memberikan bantuan berupa semprot (hand sprayer) dan cairan desinfektan kepada 11 pondok pesantren di Kabupaten Jember. Banyak alat semprot dan desinfektan secara simbolis diserahkan kepada pengasuh ponpes di Aula Dira Balung.

Dia berharap, masing-masing ponpes ke depannya bisa melakukan penyemprotan secara mandiri kepada lingkungan pondoknya. Sebab, penyemprotan desinfektan perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah masuknya virus Covid-19. Bahkan, PMI Kabupaten Jember siap melatih santri agar bisa menyemprotkan dan meracik desinfektan sendiri.

Berdasarkan data yang diperoleh PMI Kabupaten Jember yang dilansir Kementerian Agama tahun 2009, di Kabupaten Jember terdapat 308 pondok pesantren yang tersebar di 31 Kecamatan dengan berbagai karakteristiknya. Dari analisa data diatas, dapat diketahui bahwa perlu langkah pencegahan untuk menekan penyebaran virus covid-19 di lingkungan pondok pesantren.

Pengasuh dan jajaran pengurus pondok pesantren mempunyai peranan penting dalam pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Kyai atau pengasuh sosok panutan semua santri merupakan ciri khas pondok pesantren, sehingga Kyai menjadi tokoh central dalam penegakkan pelaksanaan protokol kesehatan secara disiplin pada pondok pesantren.

Pencegahan lainnya juga dapat dilaksanakan melalui perangkat struktur pengurus pondok sebagai pelaksana teknis. mulai penyusunan regulasi pondok pesantren disesuaikan dengan protokol kesehatan hingga fungsi pengawasan, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan untuk mempersempit penyebaran virus covid-19.

H EA Zaenal Marzuki SH MH Ketua PMI Kabupaten  Jember menjelaskan, PMI sebagaimana fungsinya aktif melakukan pencegahan diseluruh lembaga pendidikan pondok pesantren secara bertahap. "Agar penyemprotan desinfektan dapat terlaksana terus menerus, PMI Jember akan melibatkan santri untuk dilatih bagaimana cara penggunaan alat penyemprotan hingga tata cara mencampur cairan desinfektan, harapannya, penyemprotan desinfektan dapat dilakukan secara rutin di pondok pesantren," sambungnya.

Tidak hanya itu, sambung dia, hari ini (Sabtu, 20/6) PMI juga menyalurkan bantuan alat semprot (hand sprayer) dan cairan desinfektan kepada 11 pondok pesantren di Kabupaten Jember, sehingga penyemprotan dapat dilakukan sendiri tanpa menunggu pihak lain, "tuturnya.

Menurut Zaenal Marzuki jumlah ponpes di Kabupaten Jember sangat banyak, "Mengingat pondok pesantren di Jember sangat banyak jumlahnya, sedangkan alat semprot dan cairan desinfektan yang diberikan sangat terbatas, maka bantuan alat tersebut diberikan kepada pondok pesantren sesuai hasil assesment berdasarkan rekomendasi kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur," pungkasnya.

Lebih lanjut Zaenal Marzuki menejelaskan, bantuan alat semprot ini sebagai langkah nyata PMI Jember membantu pemerintah dalam rangka menekan angka terkonfirmasi Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. “Dalam tata kehidupan baru (new normal) kegiatan penyemprotan desinfektan menjadi kebutuhan mutlak bagi setiap pondok pesantren, "terangnya.

Sebelum semuanya difungsikan secara normal relawan PMI gencar melakukan penyemprotan lebih intensif. “Targetnya ialah seluruh fasilitas Pondok Pesantren steril, sebelum para santri memulai aktivitas di Pondok Pesantren,” papar Koordinator Humas PMI Kabupaten Jember Ghufron Eviyan Efendi. (Heri/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...