SMA Argopuro Panti Jember Lakukan Tes Psikologi Terhadap Peserta didik baru


Jember, Kabarejember.com Disetiap awal tahun ajaran baru, ada sebagian sekokah memberikan kebebasan kepada peserta didiknya untuk memilih program/jurusan sesuai hati nuraninya.

Namun lain halnya dengan sekolah SMA Argopuro Panti Jember, yang selalu mengadakan agenda tes paikologi kepada semua peserta didiknya disetiap awal  tahun ajaran baru.

Sejumlah 110 peserta didik baru yang sudah terdaftar di SMA Argopuro Panti  bakal dimasukkan sesuai karakteristik / minat dan bakat yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik.

Untuk mengetahui karakteristik ( minat dan bakat )peserta didik yang baru ini dalam menentukan masuk jurusan IPA atau IPS, kami melakukan tes psikologi secara tertulis.

" Untuk mengantisipasi  penyebaran wabah virus covid-19, maka dari 110 peserta didik baru itu kami lakukan tes psikologi dalam tiga tahap yang terbagi dalam dalam tiga kelas, tiap harinya satu kelas terhitung mulai hari ini, selasa 14 juli 2020" kilah Syaehul-Hamzah pada wartawan media ini.

" Memilih jurusan IPA atau IPS merupakan perkara yang gampang-gampang susah, banyak anak yang  masuk SMA yang memilih jurusan asal-asalan, sehingga mengakibatkan potensi yang dimilikinya tidak bisa maksimal.
Jadi memilih jurusan yang paling tepat adalah dengan mengadakan tes psikologi pada peserta didik" imbuhnya

Lebih jauh Kelapa sekolah SMA Argopuro Panti Jember, Syaehul Al-Hamzah,ST,MM. memaparkan beberapa acuan dalam memilih jurusan IPA atau IPS, yaitu :
1. Mengenali minat dan
    bakat dari perserta 
    didik.
Minat merupakan suatu hal yang dikerjakan akan terasa menyenangkan, begitu juga dengan bakat, bisa jadi pertimbangan dalam milih jurusan sesuai keahlian atau sesuatu yang menonjol dari peserta didik.

2. Untuk mengetahui rencana kuliah dan karir di masa depan.
Rencana kuliah akan sangat berhubungan dengan pilihan karir di masa depan, misalnya bercita-cita ingin menjadi seorang dokter. Untuk mewujudkan itu harus masuk jurusan ilmu kedokteran di perguruan tinggi, dan saat di SMA harus masuk jurusan IPA karena jurusan IPS tidak bisa masuk di kedikteran.
3. Jangan ikut-ikutan teman.
Masih banyak pelajar yang memilih jurusan tertentu hanya karena teman dekatnya.Jika minat dan bakat mereka sama tentu bukan menjadi masalah.
Ikuti kata hati, jadilah diri sendiri dan jangam terjebak dalam memilih jurusan hanya demi teman.
4. Jangan Terpengaruh Mindset Negatif tentang suatu jurusan.

Akhir-akhir ini banyak orang yang beranggapan bahwa anak IPS itu identik dengan anak nakal, sedangkan anak IPA mayoritas anak yang rajin.jangan sampai anak menanamkan mindset atau pikiran negatif dalam dirinya, sehingga mempengaruhi emosi enak dalam memilih jurusan yang pada akhirnya tidak sesuai dengan minat dan bakat anak.

Tidaklah semua anggapan seperti itu benar, karena banyak juga anak IPS yang rajin dan pintar dan justru sebaliknya, anak IPA ada juga yang malas meskipun sebagian besar anak IPA tergolong rajin dan identik dengan anak pintar.

Diakhir pertemuan dengan wartawan ini, kepala sekolah SMA Argopuro Panti Jember menjelaskan, karena tes psikologi ini adalah benar-benar menggali dari dalam sesuai minat dan bakat peserta didik dalam menentukan jurusan IPA atau IPS, dan bukan memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan temannya. Dan kami yakin bahwa dengan diadakan tes psikologi ini nantinya  prestasi peserta didik akan jauh yang lebih optimal,"
pungkasnya.

 CERIA & PRIMA
CERIA :( Ceria,Beriman & berilmu, Akuntabel )
PRIMA ( Prestasi,Integritas dan Mandiri ) adalah Motto Layanan Pendidikan dan pembelajaran di SMA Argopuro Panti.
( A.Mulyono)

Post a Comment

0 Comments