Timsus Pengantar Jenazah Covid-19 PMI Jember Pecahkan Rekor



Jember, kabarejember.com
 – Posko Ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember bekerja ekstra keras. Tim  khusus PMI Kabupaten Jember secara beruntun mengantarkan enam jenazah terkait Covid-19 dari sejumlah rumah sakit di Jember ke tempat pemakaman umum (TPU).

 Itu membuat dua armada pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember pecahkan rekor. Selama pandemik Covid-19, armada pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember memang siaga 24 jam.

 Mereka siaga melayani permintaan pengantaran jenazah dari rumah sakit-rumah sakit di Kabupaten Jember.

Tim yang dipimpin Ghufron  Evian Efendi ini sehari mengantarkan lima jenazah pada Minggu (26/7) plus satu jenazah pada Sabtu (25/7) sore.

Permintaan pertama berasal dari RSD Balung. Jenazah diantar dari Permintaan pertama dari RSD Balung ke TPU Ambulu. Kedua dari RSD Balung ke TPU Desa Menampu Kecamatan Gumukmas pukul 03.00. Ketiga dari RSU Kaliwates ke TPU Slawu Patrang pukul 13.30.

 Keempat dari RS Jember Klinik ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pakusari Pukul 15.30. Kelima atas permintaan RS Jember Klinik pukul 20.00 ke TPU Semboro dan terakhir  jenazah balita dari RSD Balung ke TPU Ambulu pukul 23.00.

“Dalam sehari, Minggu 26 Juli 2020 tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember memang kerja keras mulai pagi sampai malam,” kata Ghufron Evian Efendi, Koordinator tim Ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember.

Sehingga, anggota Tim Pengantar jenazah yang berjumlah 12 orang bekerja ekstra dari biasanya.

Pria yang juga Koordinator Humas PMI kabupaten Jember itu menjelaskan, tim pengantar jenazah PMI menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dalam proses pengantaran jenazah.

 Sebab, berdasarkan SOP, selama pandemik Covid- 19, pengantaran jenazah harus menggunakan APD lengkap dari rumah sakit menuju ke pemakaman.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengucapkan terima kasih kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember yang tak kenal lelah melayani masyarakat.

 “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember yang tak kenal rasa lelah, tak kenal rasa takut untuk antar jenazah selama pandemik Covid-19,” ujarnya.

Sebab, menurut Zaenal Marzuki, kebanyakan jenazah yang diantar oleh tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember terkait Covid-19. “Ada yang statusnya orang tanpa gejala alias OTG, ada yang dengan status Orang Dalam Pantuan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bahkan yang sudah positif Covid-19,”ujarnya.

Namun ada juga yang sejatinya statusnya tidak terkait Covid-19. “Tetapi karena pandemik Covid-19 belum berakhir sehingga proses pemakaman juga dengan protokol kesehatan Covid-19, itu sudah SOP,” terangnya.

Zaenal Marzuki terus memberikan motivasi kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember untuk selalu bersemangat melayani masyarakat. “Kalian ini pahlawan kemanusiaan sesungguhnya, seperti para petugas kesehatan yang menjadi garda terdepan menghadapi padenmi Covid-19,” ujarnya.

Selama wabah Covid-19, posko ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember telah melayani 15 kali pengantaran jenazah sesuai standar prosedur operasional (SPO) Covid-19. "Hingga hari ini (Minggu 26/7/2020) tercatat 15 kali melayani pengantaran jenazah," pungkasnya. (Her/hms)

Post a Comment

0 Comments