Langsung ke konten utama

Belasan Pasangan di Kota Blitar Ikuti Pencatatan Akta Perkawinan Massal dan Sidang Isbat Nikah



Blitar Kota, merdekanews.id- Terdapat 16 pasangan yang mengikuti program pencatatan akta perkawinan massal dan sidang isbat nikah di tempat sehari jadi, di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Kota Blitar, Kamis (20/10/2022). 

Program itu diadakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) bekerja sama dengan Pengadilan Agama Blitar, untuk para pasangan yang menikah secara siri. 

"Kegiatan pencatatan akta perkawinan massal sehari jadi dan sidang isbat nikah di tempat ini untuk melegalisasi perkawinan dalam keluarga yang belum diakui resmi negara atau nikah siri," kata Wali Kota Blitar, Santoso.

Santoso mengatakan, nikah siri memang sah secara agama, tapi belum sah secara negara. Di Kota Blitar, masih ada ratusan pasangan yang menikah siri.

"Di Kota Blitar baru selesai 80,29 persen untuk pencatatan akta perkawinan bagi pasangan nikah siri. Dengan program ini, harapannya para pasangan bisa mendapat akta perkawinan yang sah menurut agama dan negara," ujarnya. 

Ia menjelaskan, dengan memiliki akta perkawinan, status anak juga menjadi jelas, bukan anak pungut.

"Supaya anak mereka juga punya kekuatan hukum yang sama. Untuk itu, segera diurus akta kelahiran setelah memiliki akta perkawinan," katanya. 

Santoso mengimbau, para pasangan yang belum memiliki akta perkawinan segera datang ke kantor Dispendukcapil maupun ke kantor Pengadilan Agama untuk mencatatkan akta perkawinan. 

"Mereka bisa segera mengurus akta perkawinan ke kantor Dispendukcapil maupun ke Pengadilan Agama," ujarnya.(Dwi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...