SAFARI SHALAT SUBUH MUSHALLA BAITUL MUTTAQIN GG SWADAYA KELURAHAN BLOOTO.

Kota Mojokerto-Merdekanews.id-Kerugian yang dialami warga Kota Mojokerto karena kericuhan yang terjadi antar perguruan silat beberapa waktu lalu menjadi salah satu atensi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Ia mengimbau warga untuk turut serta menjaga kondusifitas dengan saling mengingatkan jika ada anggotanya yang tergabung dalam perguruan silat.


“Mohon kulo titip putra-putranya yang tergabung menjadi anggota persilatan, diminta untuk menjaga supaya hal-hal yang bisa menganggu ketentraman, ketertiban ini tidak lagi terulang khususnya di Kota Mojokerto,” kata perempuan yang kerab disapa Ning Ita ini saat hadir dalam Safari Salat Subuh di Musala Baitul Muttaqin, Lingkungan Blooto, Gang Swadaya RT 01 RW 01 Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon pada Ahad (26/3/2023).


Ia pun menyampaikan rasa empatinya bagi warga yang menjadi korban dalam kericuhan tersebut. “Sejatinya ini adalah antara anggota perguruan, tapi akhirnya ada anggota masyarakat yang tidak salah menjadi dirugikan atas adanya kondisi tersebut. Semoga ke depan hal seperti ini tidak terulang kembali, karena saat ini Kota Mojokerto sudah menjadi destinasi warga dari daerah lain khususnya untuk berbelanja,” tutur Ning Ita.


Pada kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan bahwa saat ini kegiatan ekonomi di Kota Mojokerto juga semakin menggeliat salah satunya adalah dengan Kampung Ramadhan Ketidur yang menghadirkan aneka kuliner.



“Sekarang sudah mulai banyak kegiatan perekonomian seperti Kampung Ramadhan Ketidur dan yang datang ke sana tidak hanya warga Kota Mojokerto tetapi warga dari berbagai daerah di luar Kota Mojokerto. Semoga ke depan kondisi ini terus kondusif tidak ada kericuhan, tidak ada konflik aman semuanya, tempat-tempat ini semua nyaman sehingga tingkat kesejahteraan warga juga meningkat,” harap wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.


Safari Ramadhan menjadi agenda rutin setiap tahun yang dilakukan oleh Ning Ita bersama jajarannya. Hal ini selain untuk bersilaturahmi secara langsung dengan warga, juga untuk menyerahkan bantuan hibah dari Pemerintah Kota Mojokerto serta menyerahkan zakat mal miliknya.


“Dengan bantuan hibah untuk sarana prasarana semoga semakin meningkatkan jamaahnya, musalanya sudah bagus jamaahnya juga harus bagus, bertambah banyak dan tambah rajin. Ibadah yang sudah baik di bulan Ramadhan semoga setelah Ramadhan juga semakin baik,” pungkasnya.


Musala Baitul Muttaqin tahun ini mendapatkan bantuan hibah sebesar dua puluh juta rupiah dari Pemerintah Kota Mojokerto. Bantuan hibah ini merupakan kedua kalinya yang diterima oleh musala ini. yn.

Post a Comment

0 Comments