Langsung ke konten utama

Kasus Kekerasan Anak Disorot, L3GAM Minta Kapolres Serius Lindungi Korban.


PROBOLINGGO, Merdekanews.id  Perkumpulan aktivis L3GAM (Lingkar 3 Gerakan Aktivis Nusantara) menunjukkan sikap tegas dengan turun langsung mengawal penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang melibatkan oknum guru ngaji di Kota Probolinggo.

Kehadiran L3GAM di Mapolres Probolinggo Kota pada Jumat, 27 Maret 2026 menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap proses hukum yang tengah berjalan. Bersama elemen masyarakat lain seperti Ansor, wartawan, dan LSM, mereka menegaskan bahwa kasus yang menyangkut anak tidak boleh dianggap sepele.

Perwakilan L3GAM, Lutfi, secara langsung menyampaikan permintaan kepada Kapolres Probolinggo Kota agar memberikan perhatian serius terhadap penanganan kasus tersebut.

“Kami meminta Kapolres untuk benar-benar memperhatikan kasus ini. Ini bukan perkara biasa, ini menyangkut masa depan anak dan kepercayaan masyarakat,” tegas Lutfi.

Ia menekankan bahwa kehadiran mereka bukan untuk mengintervensi, melainkan memastikan aparat penegak hukum menjalankan tugasnya secara maksimal dan transparan.

“Kami hadir bukan untuk mencampuri, tapi memastikan negara benar-benar hadir. Jangan sampai kasus seperti ini berjalan lambat atau tidak jelas arahnya,” ujarnya.

Menurut Lutfi, posisi terduga pelaku sebagai guru ngaji membuat kasus ini memiliki dimensi sosial yang lebih luas. Relasi antara pendidik dan anak didik, kata dia, seharusnya menjadi ruang aman, bukan justru sebaliknya.

“Kalau tempat belajar sudah tidak aman, ini alarm keras. Maka penanganannya juga harus tegas, tidak boleh setengah-setengah,” lanjutnya.

L3GAM juga mendorong agar proses hukum berjalan terbuka melalui mekanisme resmi, sehingga publik tidak hanya menerima informasi sepihak. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Selain itu, Lutfi mengingatkan bahwa Kota Probolinggo sebagai wilayah yang relatif kecil memiliki dinamika sosial yang cepat. Isu sensitif seperti kekerasan anak berpotensi memicu keresahan jika tidak ditangani secara serius.

“Informasi di kota kecil cepat menyebar. Kalau tidak ditangani dengan baik, ini bisa jadi kegaduhan. Maka aparat harus cepat, tapi tetap profesional,” tegasnya.

Meski demikian, L3GAM juga memberikan apresiasi terhadap langkah awal Polres Probolinggo Kota yang telah menerima laporan dan memprosesnya. Namun mereka menegaskan bahwa publik menunggu hasil konkret, bukan sekadar tahapan prosedural.

“Kami apresiasi, tapi masyarakat butuh kepastian. Jangan berhenti di penyelidikan saja,” ujarnya.

L3GAM juga membuka ruang kolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam konteks pengawasan sosial. Mereka menyatakan siap mendukung penegakan hukum yang bersih dan berkeadilan.

“Kami siap bersinergi. Ini bukan soal melawan, tapi memastikan hukum berjalan sebagaimana mestinya,” tambah Lutfi.

Pengawalan yang dilakukan L3GAM menjadi bukti bahwa peran masyarakat sipil tetap penting dalam menjaga akuntabilitas penegakan hukum, khususnya dalam kasus yang menyangkut perlindungan anak.

Kasus ini kini tidak hanya menjadi ujian bagi aparat, tetapi juga menjadi refleksi bersama apakah perlindungan terhadap anak benar-benar dijalankan, atau hanya menjadi slogan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...