Polsek Lumajang Kota Perketat Pengamanan JLT dari Aksi Balap Liar


LUMAJANG , Merdekanews.id Memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas masyarakat di sore hari atau yang populer dengan istilah "ngabuburit" mengalami peningkatan signifikan. 

Untuk memastikan kenyamanan ibadah masyarakat dan mencegah gangguan keamanan, Polsek Lumajang Kota menyiagakan personel di titik-titik rawan, salah satunya di kawasan Jalan Lintas Timur (JLT).

Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi adanya aksi balap liar yang kerap memanfaatkan momentum sore hari di jalur lurus JLT. 

Pengamanan difokuskan di area strategis, tepatnya di Perempatan Boreng, yang menjadi akses utama sekaligus titik kumpul warga.

Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan adalah bentuk pelayanan maksimal untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama bulan puasa.

"Sesuai arahan Bapak Kapolres Lumajang, kami dari Polsek Lumajang Kota berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Kawasan JLT ini seringkali menjadi perhatian karena jalur yang lebar sering disalahgunakan oleh oknum pemuda untuk balap liar. Oleh karena itu, personel kami siagakan sejak pukul 16.00 WIB hingga waktu berbuka tiba," ujar IPTU Edi Kuswanto.

Dalam giat kali ini, dua personel berpengalaman, Aiptu Bambang B dan Briptu Rizky, diterjunkan untuk melakukan patroli dialogis serta pemantauan arus lalu lintas secara intensif. 

Kehadiran petugas berseragam di lokasi diharapkan mampu memberikan efek deterens (penangkal) bagi siapa saja yang berniat melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya.

Selain melakukan pengamanan fisik, petugas di lapangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pemuda yang berkumpul di pinggir jalan. 

Mereka diingatkan untuk tidak memodifikasi kendaraan dengan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) serta tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

"Kami tidak hanya sekadar berjaga, tapi juga melakukan edukasi. Kami ingin masyarakat, terutama para remaja, memahami bahwa balap liar bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga nyawa orang lain yang sedang melintas atau ingin berbelanja takjil," tambah Iptu Edi.

Situasi Kondusif di Perempatan Boreng
Berdasarkan laporan hasil kegiatan, hingga matahari terbenam dan aktivitas warga mereda, situasi di sekitar Perempatan Boreng JLT terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda gesekan antar pemuda maupun aksi balapan yang meresahkan.

Iptu Edi Kuswanto memastikan bahwa kegiatan pengamanan serupa akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan selama bulan Ramadan. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kondusivitas lingkungan.

"Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama saat jam-jam ngabuburit. Mari kita isi bulan Ramadan ini dengan kegiatan positif dan ibadah, bukan dengan aksi yang merugikan publik. Jika melihat adanya gangguan keamanan, segera lapor ke pihak kepolisian terdekat," tutup Kapolsek

Post a Comment

0 Comments