Polsek Jatiroto Gelar Patroli Blue Light di Jalur Provinsi Antisipasi Kriminalitas Malam


Lumajang ,Merdekanews.id Menjelang tengah malam, suasana di sepanjang jalan raya utama Kecamatan Jatiroto yang menjadi urat nadi penghubung antar kabupaten tampak berbeda. 

Sorot lampu biru menyala terang di sela-sela kegelapan malam, menandakan kehadiran jajaran kepolisian yang tengah bersiaga.

Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiroto kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah dengan menggelar operasi rutin Blue Light Patrol. 

Kegiatan yang dilaksanakan malam ini menyasar titik-titik krusial yang dianggap rawan terhadap aksi kejahatan jalanan dan kriminalitas 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).


Operasi dimulai tepat pukul 22.00 WIB, bergerak dari Mapolsek Jatiroto menuju sepanjang Jalan Raya Sukosari. Lokasi ini dipilih karena merupakan jalur padat kendaraan yang menghubungkan Lumajang dan Jember, di mana pada jam-jam tersebut kerawanan terhadap tindak pidana jalanan cenderung meningkat.

Pantauan di lokasi menunjukkan personel kepolisian melakukan strong point atau berhenti di titik-titik strategis untuk memantau arus lalu lintas serta mengawasi gerak-gerik mencurigakan di area sekitar pemukiman dan lahan perkebunan.

Kapolsek Jatiroto, AKP Agus Sugiharto, S.H., M.H., yang memimpin langsung jalannya patroli bersama jajaran, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan adalah prioritas utama untuk menjamin kenyamanan masyarakat yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat.

"Kegiatan malam ini adalah upaya kami untuk memberikan rasa aman kepada warga Jatiroto dan para pengguna jalan yang melintas. Dengan menyalakan lampu biru (Blue Light), kami memberikan sinyal kehadiran Polri di tengah masyarakat, sehingga niat pelaku kriminalitas dapat langsung teredam," ujar AKP Agus Sugiharto.

AKP Agus menekankan bahwa patroli kali ini juga memberikan perhatian khusus pada antisipasi Pencurian Hewan (Curwan).

"Kami juga masuk ke area-area pinggiran untuk memantau situasi kandang ternak milik warga. Patroli strong point ini bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku curwan yang kerap memanfaatkan situasi lengang di malam hari," tambahnya di sela-sela pemantauan di jalur Sukosari.

Langkah preventif ini terbukti efektif dalam menjaga ketertiban. Dengan adanya lampu rotator yang menyala sepanjang jalan, para pengguna jalan, khususnya sopir angkutan logistik dan pengendara roda dua, merasa lebih terlindungi dari ancaman begal maupun pelemparan batu yang sempat menjadi isu di jalur lintas provinsi.

Personel yang bertugas, tampak dengan sigap melakukan pengawasan terhadap setiap kendaraan yang menepi di bahu jalan guna memastikan tidak ada kendala keamanan bagi pengemudi.

"Kami tidak hanya sekadar berkeliling, tetapi juga berinteraksi dengan warga. Tujuannya adalah membangun sinergitas. Kami ingin masyarakat merasa bahwa Jatiroto adalah wilayah yang aman untuk dilalui kapan pun, termasuk di malam hari," jelas AKP Agus.

Hingga berakhirnya kegiatan patroli pada dini hari, situasi di wilayah hukum Polsek Jatiroto, khususnya di sepanjang jalur Raya Sukosari, dilaporkan dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun aktivitas mencurigakan yang mengganggu ketertiban umum.

Post a Comment

0 Comments