Lumajang , Merdekanews.id Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso menghadiri sekaligus mengawal kunjungan Tim Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI ke lokasi pembangunan Batalyon Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Selain menghadiri kegiatan tersebut, Polsek Senduro juga menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik persimpangan yang dilalui rombongan serta di area proyek pembangunan Yonif TP guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Tim Kemenhan RI yang berjumlah delapan orang dipimpin oleh Ketua Tim, Kolonel Inf Setiya Asmara, S.I.P., M.Han. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Dandim 0821/Lumajang Letkol Inf Arh Anton Subandi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Senduro.
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan di lapangan. Selain itu, dilakukan pendalaman terhadap pihak kontraktor terkait perizinan kerja, koordinasi dengan personel pengawas dari Korem 083/Baladhika Jaya, Kasi Logistik Kodim 0821/Lumajang, serta Perhutani mengenai status dan keberlanjutan lahan yang digunakan untuk pembangunan satuan baru tersebut.
Ketua Tim Kemenhan RI, Kolonel Inf Setiya Asmara, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi administrasi maupun teknis pelaksanaan di lapangan.
“Seluruh proses pembangunan harus sesuai prosedur dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Koordinasi antar unsur pelaksana, pengawas, pemerintah desa, dan masyarakat juga harus terus diperkuat agar tidak muncul kendala di kemudian hari,” ujar Kolonel Setiya Asmara.
Ia menegaskan, aspek legalitas administrasi, kualitas pekerjaan konstruksi, serta sinergi antarlembaga menjadi perhatian utama Kementerian Pertahanan dalam setiap proyek pembangunan fasilitas pertahanan negara.
Sementara itu, Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan pembangunan Yonif TP yang menjadi salah satu proyek strategis di wilayah Kecamatan Senduro.
“Polsek Senduro melaksanakan pengamanan terbuka maupun tertutup selama kegiatan kunjungan Tim Kemenhan berlangsung. Personel kami ditempatkan di jalur yang dilalui rombongan dan di lokasi pembangunan guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata Wahono.
Menurutnya, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan Yonif TP di Desa Burno.
“Keberadaan Yonif TP nantinya diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat sistem pertahanan wilayah. Karena itu kami siap mendukung setiap tahapan kegiatan agar berjalan dengan aman dan lancar,” imbuhnya.
Kegiatan peninjauan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Usai melakukan pengecekan lapangan dan rapat koordinasi, Tim Kemenhan RI melanjutkan agenda evaluasi terhadap progres pembangunan sebelum kembali meninggalkan lokasi proyek.
Pembangunan Yonif TP di Desa Burno sendiri menjadi salah satu program strategis Kementerian Pertahanan dalam memperkuat postur pertahanan negara sekaligus mendukung pembangunan wilayah melalui konsep teritorial yang terintegrasi dengan masyarakat setempat.

0 Comments