Langsung ke konten utama

Gagal Rampas HP, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

 



SIDOARJO,merdekanews.net – Dua pemuda asal Surabaya babak belur usai dikeroyok warga Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Kedua pelaku dikeroyok lantaran merampas Hp merk Oppo milik Rizal Ramdani, warga Rt. 02, Rw. 02, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.


Kapolsek Gedangan, Kompol Heri Siswoko mengatakan, Rizal, yang saat itu sedang duduk diteras rumah sambil bermain game di Hpnya, tiba-tiba pelaku Muzaki lewat dan merampas Hp korban.


Setelah merampas Hp, pelaku langsung lari ke arah timur menghampiri Usman, teman pelaku yang sedang menunggu di pinggir jalan diatas motor.


“Spontan, korban langsung mengejar pelaku sambil berteriak maling – maling, kejadiannya kemarin kamis 26/8, pukul 02.30 WIB dini hari” ucap Heri, Jum’at, (27/8/2021).


Korban, lanjut Heri, Berhasil memegang pelaku yang saat itu hendak menaiki motor bersama temannya. Akhirnya aksi tarik-menarik terjadi. Sehingga menyebabkan korban terseret karena kaki kirinya masuk kedalam rantai sepeda motor pelaku.


Teriakan korban membuat warga Desa Sawotratap berhamburan keluar rumah. Salah seorang warga menendang Usman yang saat itu sedang menyetir motor.


“Warga langsung mengeroyok Muzaki usai terjatuh di aspal, sedangkan Usman berhasil kabur,” terang Heri.


Lebih lanjut Heri menambahkan, Usman berhasil ditangkap di belakang rumah warga Desa Sawotratap sekira pukul 05.00 WIB. Diduga, Usman juga dikeroyok warga sebelum diserahkan ke kantor polisi setempat.


“Saat ini kedua pelaku berada di RSUD Sidoarjo karena mengalami luka-luka akibat dikeroyok warga. Kedua pelaku merupakan warga Surabaya,” terangnya.


Sedangkan korban, lanjut Heri, dibawa ke rumah sakit Siti Khodijah untuk mendapatkan perawatan kakinya yang terseret masuk rantai motor pelaku. Pungkasnya. (SRI.H)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...