07/11/2021

Operasi di Pasar Tanjunganyar, Wali Kota Ajak Masyarakat Awasi Peredaran Rokok Ilegal



 MOJOKERTO – Merdekanews, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari  bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo melaksanakan operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal di Pasar Tanjung Anyar Jl. Residen Pamuji Kota Mojokerto, Rabu (27/10/ 2021).


Kegiatan operasi pemberantasan barang kena cukai ilegal melibatkan unsur  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto. Pemberangkatan sidak dimulai dari ruang Sabha Mandala Tama Pemkot Mojokerto sekitar pukul 10.00 WIB.


Lokasi sasaran operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Sidoarjo tahun 2021 kali ini, dibagi menjadi dua tim.


Tim pertama  penyisiran Pasar Tanjunganyar bagian timur,  dipimpin langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo Pancoro Agung.


Didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejari) Kota Mojokerto Agustinus Heri M. Dandim 0815 CPYJ diwakilkan Pasilog, dan Kepala Sub Bagian Sumber Daya Alam pada Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Mojokerto.


Tim kedua melakukan penyisiran di area Pasar Tanjunganyar bagian barat di pimpin Sekretasis Daerah (Sekda) Gaguk Tri Prasetyo, Kapolresta Mojokerto yang diwakilkan Kasatreskrim Iptu Hari Siswanto, dan didampingi Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Pedangan Kota Mojokerto Ani Wijaya.


Di sela sela  penyisiran pasar Tanjung anyar bagian timur, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari pada wartawan mengatakan, kami beserta Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo Pancoro Agung. Serta Forkopimda lakukan operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal di Pasar Tanjunganyar.


Di pasar ini tidak diemukan toko atau lapak yang kedapatan menjual rokok illegal/tanpa pita rokok. Kami dalam antisipasi peredaran rokok ilegal seering lakukan sosialisasi secara masif pada masyarakat, ASN Kelurahan, Linmas, RT/RW.


“Dengan sosialisasi tentang rokok ilegal secara masif  pengawasan menjadi semakin kuat, dan masyarakat kita ajak bersama untuk ikut awasi peredaran rokok ilegal,“ ucapnya.


Masih kata Ning Ita panggilan Wali Kota Mojokerto, berharap masyarakat Kota Mojokerto untuk mengkonsumsi rokok dengan pita cukai, atau rokok bermerk legal, karena kontribusi perusahaan rokok sangat besar pada negara dan hasilnya juga kembali pada kemanfaatan masyarakat.


“Kalau di Kota Mojokerto, DBHCT dipergunakan untuk pembiayaan covereight kesehatan, kebutuhan asuransi kesehatan di Kota Mojokerto,” imbuhnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo Pancoro Agung. Pada wartawan menjelaskan, kategori rokok ilegal Yaitu  rokok pakai pita cukai palsu, rokok pita cukai bekas tempelan, rokok pita cukai berbeda (pita cukai yang tidak sesuai jenis dan golongan) dan Rokok polos atau tanpa pita cukai.


”Jual beli rokok ilegal dapat dikenakan sanksi pidana dan administrasi sesuai dengan undang-undang cukai nomor 39 tahun 2007 dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.yn.

Operasi Bersama Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal di Kota Mojokerto Nihil Temuan

 


Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Forkopimda Operasi Cukai di Pasar Tanjung.


KOTA MOJOKERTO -Merdekanews, Pemerintah Kota Mojokerto bersama Kanwil Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo menggelar operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal, Rabu (27/10).


Operasi tersebut juga melibatkan Forkopimda Kota Mojokerto antara lain Dandim 0815 Mojokerto, Kejari Kota Mojokerto, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Satpol PP Kota Mojokerto serta Bagian Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kota Mojokerto.


Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan di Pendopo Sabha Mandala Tama Pemkot Mojokerto. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian Tim dengan titik lokasi razia yang berbeda.


Dalam razia itu terbagi dua Tim. Tim satu dengan sasaran Pasar Tanjung anyar sisi sebelah barat. Sedangkan Tim dua dengan sasaran Pasar Tanjung anyar sisi sebelah timur.


Dalam operasi tersebut, nihil temauan atau tidak ditemukan toko maupun distributor rokok yang menjual rokok ilegal.


Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, pihaknya bersama Tim melakukan sidak (inspeksi mendadak, red) ke beberapa lokasi tempat penjualan di Pasar Tanjunganyar Kota Mojokerto.


"Pasar ini adalah pasar induk, lebih dari 2.500 pedagang ada di Pasar ini. Tentu ini potensi terbesar, termasuk untuk penjualan dan perdagangan rokok," ujarnya.


Dari hasil sidak tersebut, Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, tidak ditemukan peredaran rokok ilegal.


"Alhamdulillah dari beberapa toko yang menjual ratusan merek rokok, luar biasa variannya banyak sekali, sejauh ini semua berpita cukai legal," imbuh Ning Ita.


Meski demikian Ning Ita menyebut hasil itu dapat dijadikan indikator tidak adanya peredaran rokok ilegal. Sebab biasanya peredaran rokok ilegal tidak melalui Pasar resmi seperti di Pasar Tanjunganyar ini.


"Tentu ini tidak bisa dijadikan indikator, karena ini pasar resmi ya, justru kita cari ke area lain yang memungkinkan, jadi selama di pasar yang resmi ini semuanya masih legal," pungkasnya.


Hal yang sama dikatakan Pancoro Agung, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo. Menurutnya, biasanya penjualan rokok ilegal tidak hanya di pasar tradisional terbuka saja, tetapi sudah merambah ke Pasar online.


"Karena zaman sekarang dia (pelaku, red) sudah tahu yang ilegal itu tidak mungkin dijual secara terbuka seperti ini, dan bahkan sekarang sudah merambah ke penjualan online. Itulah kemarin kita di sidoarjo sudah melakukan penangkapan dan penindakan, dan sekarang sudah kita lakukan penyidikan, dia melalui online rata-rata," pungkasnya.yn

Polsek Diwek Ringkus Pengepul Judi Togel



 Jombang_Merdekanews.id,-

Jombang, Unit Reskrim Polsek Diwek Polres Jombang berhasil menciduk seorang pria yang menjadi pengepul judi togel.


Kapolsek Diwek, Ajun Komisaris Polisi Dwi Basuki Nugroho mengungkapkan, pengungkapan kasus judi togel tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada warga yang menerima tombokan judi togel Hongkong.


"Informasi itu lalu kita dikembangkan dengan melakukan observasi," kata AKP Dwi Basuki, Minggu (7/11/2021).


Anggota unit reskrim Polsek setempat langsung diterjunkan ke sekitar lokasi, di sekitar wilayah yang diinformasikan itu. Ternyata benar, di wilayah itu didapati salah satu warga menerima tombokan togel atau toto gelap.


"Ada seseorang yang sering melayani pasangan judi togel Hongkong. Setelah melakukan pendalaman, anggota kami meringkus pelaku berinisial SA (62) di Desa Bulurejo pada Sabtu (6/11/2021) jam 22.30 WIB," ungkap Basuki.



Basuki menyebut, tidak ada perlawanan saat penangkapan. Pada saat dilakukan penggeledahan, barang bukti uang tunai Rp130 ribu, 2 lembar kertas tombokan nomor judi togel dan 1 buah spidol warna hitam berhasil diamankan dari kakek lansia itu.


"Pelaku dan barang bukti kami amankan ke Mapolsek untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelas mantan Kasatsabhara Polres Jombang tersebut.


Basuki menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberantas judi hingga ke level diatasnya. Sehingga, masyarakat di wilayah hukum Polsek Diwek, tidak akan terperangkap lagi dengan judi togel.


"Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan di tahan. Tersangka akan dijerat dengan pasal 303 (1) ke 2e KUHP. Ancaman pidananya 10 tahun penjara," pungkas perwira tiga balok di pundak tersebut.(rina)

POLRI PANTAU .PENGELOLA PERAHU LENGKAPI ALAT KESELAMATAN DAN CEK PERAHU SECARA BERKALA .

 


Jombang,merdekanews.id-Tim gabungan yang dipimpin Kabagops Polres Jombang Kompol Muhammad Puji memberikan imbauan dan pengecekan peralatan kelengkapan perahu penyeberangan di Kecamatan Megaluh, Jumat, (5/10/2021) siang.


Pengecekan itu sebagai upaya antisipasi terjadinya kecelakaan di perairan khususnya di sepanjang aliran Sungai Brantas, menyusul kejadian perahu penyeberangan tenggelam di sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Tuban, 3 November lalu.


Polri bersama instansi terkait mengecek peralatan keselamatan yang ada di perahu penyeberangan berupa pelampung. Petugas juga mewanti-wanti agar pengemudi perahu selalu mengecek kondisi perahu serta mengutamakan keselamatan.


“Kami mengingatkan agar pengemudi perahu mengutamakan keselamatan, mengecek kondisi perahu dan menyediakan pelampung baik untuk diri sendiri maupun bagi penumpang,” tutur Kompol M. Puji.


Mengantisipasi terjadinya kecelakaaan perahu penyeberangan, Kompol Puji mengajak warga agar selalu hati-hati dan waspada. Terutama untuk warga yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Brantas.


“Bagi pengelola perahu penyeberangan, kami ingatkan agar betul-betul memperhatikan keselamatan penumpang, jangan sampai lengah sedikitpun,” ungkapnya.


Transportasi sungai dan penyeberangan pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan angkutan jalan. Pengelola perahu wajib mengenakan masker, sarung tangan sesuai protokol kesehatan. Sementara penumpang diwajibkan mengenakan masker.


“Selain itu, kebersihan perahu harus terjaga dan harus disemprot disinfektan secara berkala. Semua peralatan seperti sabun pembersih, air bersih, maupun hand sanitizer juga harus tersedia di tempat yang mudah dijangkau sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu,” katanya.


Diketahui, perahu penyeberangan sarat penumpang terbalik dan tenggelam di Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu 3 November 2021. Sebanyak 11 orang selamat sementara 7 lainnya masih dalam proses pencarian...(RINA.TW)

“ Air Bersih Gratis “ dari Bripka Sandi Bhabinkamtibmas Polsek Sarirejo Lamongan yang selalu ditunggu Warga



Surabaya, merdekanews.id

Kebaikan dan keikhlasan berbagi sejatinya merupakan kemanfaatan yang besar untuk sesama. Di tengah panasnya kemarau ini, air menjadi kebutuhan penting di daerah kering seperti Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, dan Bhabinkamtibmas Polsek Sarirejo Polres Lamongan, Bripka A. Shandy mengulurkan tangannya untuk menyalurkan ribuan liter air bersih untuk warga yang membutuhkan di sana.


Shandy memang tidak begitu memikirkan orang melihat apa yang dilakukannya. Sebelumnya tidak banyak orang tahu bahwa ia sudah membantu mengaspal jalan desa dengan uang pribadinya, kini ia juga membantu membeli air bersih dari uang pribadi dan donasi orang-orang berhati baik, untuk kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan.


“Berbuat kebaikan tidak harus menunggu dan tidak untuk minta dipuji. Droping air bersih yang kita berikan untuk masyarakat Sarirejo ini kita lakukan atas dasar ikhlas,” kata Bripka Achmadiyah Sandy, saat melakukan droping air bersih.


Kegiatan pendistribusian air bersih ini, terangnya, adalah berkat kerjasama dari semua pihak. Kegiatan tidak dilakukan kali ini saja, namun merupakan kegiatan tahunan pada setiap musim kemarau. “Ketersediaan air bersih terus menipis di beberapa sumber mata air seperti sumur sehingga harus dilakukan upaya untuk membantu masyarakat supaya terpenuhi akan kebutuhan air bersihnya,“ ucap dia.


Dirinya mengungkapkan, bakti sosial dengan memberikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah ini sedikitnya ada delapan mobil tangki yang distribusikan ke Desa Kedungkumpul yang terdampak kekeringan. “Ada delapan tangki air bersih ini didistribusikan ke dusun-dusun, air bersih tersebut diharapkan memberikan solusi bagi warga setempat di tengah sulitnya kebutuhan akan air bersih,” tuturnya.


Menurutnya, warga biasanya membeli air bersih untuk kebutuhan memasak dan minum, sedangkan air sumur sumber pengeboran mereka gunakan untuk mencuci dan mandi. Saat ini sumber air sudah tidak ada.


Kepala Desa Kedungkumpul Kec. Sarirejo Kab. Lamongan Ibu Sunarti mengatakan “Saya sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian khususnya Bripka Shandy yang telah banyak membantu warga kami terutama dalam hal bantuan air bersih yang sangat dibutuhkan warga saat musim kemarau seperti saat ini. Saya berharap kedepannya bisa saling bersinergi dan terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat”.


“Dengan kegiatan ini bisa terus berkelanjutan, tidak hanya sekali ini saja. Sebab menurutnya bisa membantu warga disaat musim kemarau agar bisa menghemat biaya. Lebih lanjut dia mengatakan, ke depan diharapkan droping air bersih kembali diadakan untuk dapat membantu warga. Kegiatan ini juga bentuk keseriusan polisi yang ingin terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat” ujar Sandy.


Semoga bantuan air bersih ini, sambung Shandy bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Insya Allah ke depan akan kita lakukan droping air bersih ke desa-desa lainnya di Kecamatan Sarirejo.


Sementara itu, warga Kepuh Desa Kedungkumpul sangat berterima kasih sudah diperhatikan sedemikian rupa oleh Bhabinkamtibmas Sarirejo. “Matur nuwun nggeh pak, musim kemarau tandon air sampun menipis. Alhamdulillah angsal bantuan kiriman air bersih,” ujar salah satu warga saat ikut mengantri air bersih tersebut. (@-Pr4bu)

Sangat Inspiratif ! Bripka Arif Pujianto Sukses Bantu Tingkatkan Ekonomi Warga Tlogorejo Bojonegoro

Bhabinkamtibmas Bripka Arif Pujianto, Sukses Budi Daya Ikan Lele, dan pelopori warga masyarakat Desa Tlogorejo Bojonegoro untuk memanfaatkan lahan belakang rumah menjadi lahan produktif dengan menjadikan tambak untuk budidaya ikan lele


Keberhasilan BRIPKA Arif Pujianto mengembangkan budidaya ikan lele ini menjadi inspiratif warga desa tlogorejo untuk mengikuti jejaknya dalam mengembangkan budidaya ikan lele. 


" Saya sangat bersyukur karena sekarang sudah banyak warga desa tlogorejo yang mulai mengembangkan budidaya ikan lele,setidaknya saat ini sudah ada sekitar 20 warga yang mngembangkan budidaya ikan lele" ungkapnya


Persoalan yang biasa di hadapi peternak adalah masalah pakan,kalau ada kegagalan jangan cepat putus asa,sebab kesuksesan diawali dari kegagalan"imbuhnya. 


Pak Arif Pujianto juga menjelaskan selain mampu menciptakan lapangan pekerjaan,budidaya ikan lele ini dapat menciptakan suasana aman kamtibmas di wilayahnya di Desa Tlogorejo,Kecamatan Kepohbaru,Kabupaten Bojonegoro. 


Budidaya Ikan lele ini sangat di apresiasi oleh Warga desa dan beberapa Tokoh desa Tlogorejo Kec. Kepohbaru Bojonegoro 


" Saya sangat berterima kasih kepada Bripka Arif Pujianto selaku anggota polsek Kepoh Baru Bojonegoro yang sudah membantu membina warga untuk budidaya ikan lele di tengah wabah pandemi ini " ungkap Kasat Kor Yon Banser Tlogorejo Bojonegoro


Selain itu Ketua Muslimat Ranting Tlogorejo Kec. Kepohbaru Bojonegoro juga sangat apresiasi Bripka Arif Pujianto,

" Saya sangat berterima kasih kepada Bripka Arif Pujianto sebagai bhabinkamtibmas desa Tlogorejo yang sudah membantu membina warga untuk membangkitkan ekonomi warga desa Tlogorejo dengan budidaya ikan lele " ungkapnya


Pak joko prayetno selaku warga dan selaku Ketua Karang Taruna Pusaka Desa Tlogorejo juga sangat berterimakasih kepada Anggota Bhabinkamtibmas Bripka Arif Pujianto, 

" Saya sangat berterima kasih kepada Bripka Arif Pujianto sebagai bhabinkamtibmas desa Tlogorejo yang telah membimbing kami semua sehingga kami bisa aktif dalam budidaya ikan lele, dan Alhamdulillah dengan adanya budaya ikan lele ini kami sudah tidak bergantung uang lagi kepada desa " ungkap pak Joko Prayetno (*/al-im)

Polisi, Jago Berkuda, Wayang Kulit dan Gamelan



Madiun,MerdekaNews.id-  Aiptu Hendri Setiawan anggota Polsek Dolopo, Polres Madiun, punya ketrampilan beda dibanding rekannya, jago menunggang kuda, Seni wayang kulit dan gamelan. Sosok dan penampilan dianggap menarik, penuh persahabatan dan akrab, mendapat hati warga ditempatnya bertugas.


Akibat lain, Aiptu Hendri Setiawan juga Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, menerima berbagai apresiasi dari masyarakat dan pimpinan polri. Salah satu apresiasi berupa Penghargaan Bhaharkam Polri rencana diserahkan Direktur Satwa Mabes Polri Brigjen Pol Hariyanto besuk.


apresiasi juga didapatkan Aiptu Hendri Setiawan dari Sdr Suwarti ketua Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM) terkait pelestarian adat dan budaya, pelestarian pertanian dan program-program ketahanan pangan bagi masyarakat yang digalakkan oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Aiptu Hendri Setiawan. tetap semangat tetap berjuang sesuai simbol kita Pancasila ujar Suwarti ketua PSPLM (6/11/21)


Aiptu Hendri Setiawan mengatakan dengan berkuda, seni wayang kulit dan gamelan, dalam bersosialisasi dengan masyarakat lebih mudah dan dekat. Saat berkuda, merasakan dapat perhatian khusus dari masyarakat, hal inilah jadi pintu masuk berkomunikasi dirinya dengan masyarakat.


“Jika komunikasi dengan masyarakat berjalan baik, maka berbagai pesan kepada masyarakat dengan mudah dimengerti, dipahami dan dilaksanakan. Saya mulai berkuda dari 2009 silam, beli kuda dari hasil menabung Rp 30 juta. Rasanya ada kepuasan batin dengan naik kuda daripada motor,” ujarnya.


Aiptu Hendri Setiawan sempat mendapat apresiasi dalam bidang kesenian dan menjaga kelestarian seni tradisional tahun 2007 silam. Ia mendapat gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari salah satu keraton di Surakarta. Aiptu Hendri Setiawan jago memainkan sejumlah gamelan dan memainkan wayang kulit. @agus_