Bupati Faida Lepas Tim Sepakbola Pra Porprov Jatim 2019


Jember, KaJe
Bupati  Jember dr. Hj. Faida, MMR., memberangatkan tim sepakbola Persid Jember yang akan berlaga di Pamekasan dalam kejuaraan pra Porprov Jatim 2019.

Pemberangkatan dari Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu, 27 februari 2019, ini untuk menandai para atlet menjalankan tugas resmi Pemerintah Kabupaten Jember.

“Mereka ini diberangkatkan untuk suatu tugas resmi dari Kabupaten Jember, mengibarkan bendera Jember untuk meraih prestasi olahraga yang setinggi-tingginya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu para atlet juga mendengar kabar menggembirakan dari orang pertama di Jember ini. Para atlet sepak bola yang berhasil menjebol gawang lawan akan mendapatkan reward.

“Kita bikin komitmen dengan pemain, tiap gol kita kasih berapa rewardnya, supaya menjadi penyemangat untuk anak-anak kita,” ungkap bupati.

Reward yang diberikan merupakan hadiah resmi dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk atlet.

Bupati Jember Faida menyampaikan pemberangkatan ini bukan sekedar seremonial. Namun juga merupakan momentum meneguhkan komitmen bersama untuk para atlet.

“Kita semua yang dewasa yang hadir disini harus punya komitmen yang jelas kepada adik-adik kita,” ajak bupati.

“Kita disini hadir bersama-sama untuk mendukung prestasi anak-anak kita, termasuk mendukung prestasi pemain bola andalan Kabupaten Jember,” ujarnya.

Bupati berpesan agar para atlet menjaga kesehatan fisik dan mental. Tidak melakukan tindakan yang menghambat dan mengurangi kesempatan berprestasi.

“Anak muda banyak godaannya, tapi anak muda potensinya luar biasa,” ungkap perempuan pertama yang sukses menjadi Bupati Jember ini.

Pada level kejuaraan tertentu, bupati menyampaikan akan hadir menyaksikan bersama-sama.

Mentara terkait rencana Porprov 2021, bupati menyatakan sangat terbuka untuk pelaksanaan even olahraga tersebut.

Ketua Koni Jember Abdul Haris Alvianto, mengaku telah menanamkan kepada pesepakbola Jember yang akan mewakili pra Porprov agar saat datang harus mempunyai jiwa untuk menang, semangat untuk menang, juga spirit untuk menang.

“Ditanamkan juga oleh bupati, agar mempunyai jiwa yang menang dan spirit yang menang, itu yang penting,” katanya.

Ia menjelaskan, atlet yang diberangkatkan sekitar 18 – 20 atlet, dengan target masuk final dulu kemudian bisa masuk Porprov.

Pertandingan akan berlangsung di Pamekasan selama 5 hari, dimulai sejak tanggal 10 Maret 2019.

“Semoga mereka diberi mental yang kuat dan stamina yang bagus. Dengan menanamkan mereka harus menang. Mereka juga akan mendapat bonus yang akan menjadi komitmen bupati dengan KONI,” katanya. (Mia/fra/hms)

Post a Comment

0 Comments