Langsung ke konten utama

Biadab, Puluhan Santri Yatim Piatu jadi Korban Guru Ngaji Cabul di Sidoarjo







 



SIDOARJO,merdekanews.net. Sungguh biadab yang dilakukan seorang guru ngaji di Rumah Tahfidz Al-Mutahammisun, Sidoarjo. Ia tega mencabuli santrinya sendiri yang mayoritas merupakan anak yatim, piatu, dan duafa.


Rumah Tahfidz Al-Mutahammisun yang berada di komplek perumahan Pondok Sidokare Asri blok K-3, Kelurahan Sidokare, Sidoarjo ini berdiri sejak tahun 2016. Memiliki 25 santri yang mayoritas berusia 5 hingga 14 tahun.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan, tersangka bernama Aska Muhammad Arifin Hamidullah (31) mencabuli korban hingga berkali-kali, hampir semua santri menjadi korban keganasan guru ngaji pedofil itu.


“Tersangka menyodomi santrinya ketika sedang tidur, anak-anak diancam agar tidak menceritakan kepada orang lain tentang kelakuan bejatnya,” ucap Kapolres Sumardji. Jum’at, (11 /6/2021).



Selain itu, tersangka juga mengiming-iming korban dengan kalimat ‘nanti kamu biar tahu kalau sudah besar, biar alat kelaminmu jadi besar dan istrimu nanti bahagia’.


Kembali dikatakan Kapolres Sumardji, tersangka melakukan perbuatan bejat itu sejak tahun 2016. Sekira pukul 22.00 WIB, tersangka memasuki kamar santri kemudian mengunci pintu, ia meraba-raba alat kelamin korban dan menyuruh korban untuk menungging lalu tersangka melakukan perbuatan bejatnya.


“Jika ada banyak santri dikamar, tersangka menyuruh santri tersebut keluar kemudian tersangka mengunci pintu,” ungkapnya kepada Merdekanews.net


Kasus guru ngaji pedofil itu terungkap ketika salah satu donatur merasa ada kejanggalan yang terjadi pada santri dirumah Tahfidz tersebut. Setelah cukup bukti, pihak donatur melaporkan perbuatan bejat guru ngaji kepada polisi.


“Tersangka dijerat pasal 82 UURI no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,” tandas Kapolres Sumardji(SRI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...