01/03/2021

Kapolres Lumajang Gelar Dapur Umum di Rumah Dinas




Lumajang,Merdekanews.net ---- - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si menggelar dapur umum bencana alam Polres Lumajang, di Rumah Dinas Kapolres Lumajang jalan Veteran 77 Lumajang mulai hari ini Minggu, (28/2/2021) sampai kondisi Lumajang pasca terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor kondusif.


Paursubbaghumas Bagops Polres Lumajang Ipda Shinta menyampaikan bahwa dapur umum ini digelar oleh Polres Lumajang sebagai salah satu langkah-langkah dalam penanganan bencana alam yang saat ini tengah melanda Lumajang yaitu banjir dan tanah longsor.


"Dapur umum ini sebagai salah satu langkah-langkah penanganan bencana alam, untuk membantu korban bencana alam dalam hal pangan, yaitu menyediakan makanan sederhana dan layak, higienis dan bergizi, diatur dalam waktu yang cepat dan tepat." ujar Shinta


Shinta juga menjelaskan bahwa dapur umum ini diawaki oleh Bhayangkari Cabang Lumajang, Polwan, PNS dan Pegawai Honorer Polres Lumajang, dibagi dalam beberapa regu secara bergantin.


"Bhayangkari, Polwan, PNS dan pegawai honorer perempuan setiap hari secara bergantian memasak nasi bungkus untuk dibagikan kepada masyarakat korban bencana alampagi dan sore hari. Dapur umum ini akan terus berlangsung sampai kondisi membaik." imbuhnya


" Hari ini tadi 350 nasi bungkus yang siap dibagikan kepada masyarakat, proses pembagian akan dilaksanakan oleh Kapolres Lumajang langsung bersama anggota Satsabhara." pungkasnya (misdi/hms) 


Kapolres Lumajang Bareng Pemkab Lumajang Gelar Bakti Sosial



Lumajang,Merdekanews.net ----- Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si bersama BPBD Kabupaten Lumajang menggelar bakti sosial berupa penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat korban tanah longsor desa Sawaran Kulon, Minggu (28/2/2021) pukul 10.00 Wib di Balai Sawaran Kulon Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang.


Dalam kegiatan ini Kapolres Lumajang didampingi oleh Kasatintelkam, Kapolsek Kedungjajang dan Paursubbaghumasbagops Polres Lumajang bersama anggota. Tampak hadir pula dari BPPD Kabupaten Lumajang, Koramil Kedungjajang, Kades Sawaran Kulon dan masyarakat sekitar korban tanah longsor.


Paursubbaghumasbagops Polres Lumajang Ipda Shinta menyampaikan bahwa Kapolres Lumajang bersama BPBD menyerahkan bantuan sosial berupa makanan siap saji, tabahan gizi, selimut, matras, sandang, peralatan dapur, kidware, terpal dan sembako. Semua bantuan ini diterima secara simbolis oleh Kades Sawaran Kulon untuk didistribusikan kepada 13 KK korban terdampak tanah longsor.


"Semua bantuan ini untuk masyarakat korban tanah longsor di desa sawaran kulon kedungjajang, ada 13 KK, nanti pembagiannya akan diatur oleh Pak Kepala Desa." ujar Shinta


"Tak hanya di Sawaran kulon, Kapolres Lumajang akan berkeliling ke wilayah-wilayah terdampak bencana alam dan salurkan bantuan untuk masyarakat, mungkin tak seberapa, hanya sembako, makanan, atau air bersih dan membantu masyarakat kerja bakti, semoga dapat meringankan beban masyarakat." imbuhnya


Sementara Kades Sawaran Kulon menyampaikan terimakasihnya kepada Kapolres Lumajang bersama anggota yang membantu masyarakat terdampak tanah longsor.

 "Terimakasih Bapak Kapolres yang sudah sigap dalam membantu warga kami yang menjadi korban tanah longsor, alhamdulillah sangat bermanfaat." ujar Kades Sawaran Kulon (misdi/hms) 


Kapolres Lumajang Tinjau Jembatan Bandaran



Lumajang,Merdekanews.net --- - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si bersama BPBD Kabupaten Lumajang meninjau lokasi jembatan Bandaran yang tertutup aksesnya oleh luapan air sungai,  Minggu (28/2/2021) pukul 11.00 Wib di desa Sawaran Kulon Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang.


Dalam kegiatan ini Kapolres Lumajang didampingi oleh Kasatintelkam, Kapolsek Kedungjajang dan Paursubbaghumasbagops Polres Lumajang bersama anggota, Koramil Kedungjajang, Kades Sawaran Kulon dan masyarakat sekitar.

"Setelah menyerahkan bansos, Kapolres Lumajang langsung meninjau lokasi jembatan bandaran yang tertutup aksesnya oleh luapan air sungai sehingga masyarakat tidak dapat melintas. Disini Kapolres bersama anggota bahu membahu membantu warga membersihkan material-material yang menyumbat aliran sungai agar air tidak meluap menutupi jembatan." ujar Shinta


"Tampak pula Kapolres Lumajang membantu warga yang akan melintas dengan saling berpegangan dan mengangkat sepeda motor warga agar tidak terendam atau hanyut terbawa arus air." imbuhnya


Sementara Kades Sawaran Kulon mengapresiasi Kapolres Lumajang yang mau terjun langsung ke lapangan dan membantu warganya.


"Terimakasih Bapak Kapolres bersama anggotanya yang sudah sigap dalam membantu warga kami semoga jembatan ini dapat berfungsi normal kembali, tidak terputus aksesnya dan masyarakat di seberang tidak terisolir." ujar Kades Sawaran Kulon (misdi/hms) 


Kapolres Lumajang Laksanakan Bakti Sosial Bagikan Nasi Bungkus

 


Lumajang,Merdeka.news. ---- - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si melaksanakan bakti sosial membagikan nasi bungkus kepada masyarakat korban banjir di wilayah Kabupaten Lumajang, Minggu (28/2/2021) pukul 15.30 Wib


Paursubbaghumas Bagops Polres Lumajang Ipda Shinta mengatakan bahwa dalam rangka penanganan bencana alam Polres Lumajang telah melakukan langkah-langkah diantaranya Dapur Umum untuk mencukupi pangan korban bencana alam.


"Dapur umum Bencana Alam Polres Lumajang mulai hari ini digelar, untuk menyediakan makanan sederhana dan layak, higienis dan bergizi, diatur dalam waktu yang cepat dan tepat memenuhi pangan korban bencana alam." ujar Shinta


"Hari ini telah tersedia 350 paket nasi bungkus untuk dibagikan di wilayah terdampak banjir. Kapolres sendiri turun langsung memimpin anggotanya berkeliling membagikan nasi bungkus di wilayah Biting, Perumahan Wonorejo dan Desa Bondoyudo." imbuhnya


"Air sudah tampak surut di daerah Biting dan Perumahan Wonorejo namun di daerah Bondoyudo masih sekitar 30 cm. Warga tampak antusias menerima kedatangan Kapolres Lumajang yang door to door langsung menemui masyarakat." kata Shinta


"Masyarakat menyampaikan terimakasihnya atas kunjungan Bapak Kapolres dan mereka berharap akan adanya bantuan air bersih, selain untuk kebutuhan rumah tangga juga untuk membersihkan lumpur-lumpur yang membuat jalan menjadi licin dan berbahaya ketika melintas." tambahnya


"Kapolres Lumajang telah menyiapkan kendaraan watercanon Polres Lumajang yang berisi air bersih dan siap beraksi membantu masyarakat besuk pagi di wilayah terdampak banjir." pungkasnya . (misdi/hms) 


KASUS SEMBUH COVID19 BERTAMBAH 33 ORANG, DAN POSITIF BERTAMBAH 77 ORANG

 



Denpasar, Merdekanews.net ----Penambahan kasus positif dan kqsus sembuh Covid-19 masih terjadi di Kota Denpasar. Dimana, pada Minggu (28/2) ibu kota Provinsi Bali ini ,tercatat penambahan kasus sembuh Covid-19 sebanyak 33 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 77 orang. Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia tercatat nihil.


“Perkembangan kasus harian, pada hari ini untuk kasus meninggal dunia tercatat nihil, dan untuk kasus sembuh bertambah 33 orang, sementara kasus positif bertambah 77 orang, ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Minggu (28/2).


Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan merupakan kewajiban.


“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan pola penyebaran ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya


Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.


Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.


“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.


Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.


Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 10.724 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 9.616 orang (89,67 persen), meninggal dunia sebanyak 199 orang (1,86 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 909 orang (8,47 persen).


Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.


“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (misdi) 


28/02/2021

Gubernur Khofifah Launching Program OPOP



Mojokerto, Merdekanews.id ---- Khofifah Indar Parawansa melaunching program One Pesantren One Product (OPOP) Training Center yang ditempatkan di Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Kecamatan Pacet, Mojokerto, Minggu (28/2/2021).


Khofifah menjelaskan, OPOP Training Center ini menjadi tempat research and development produk unggulan pondok pesantren Jawa Timur untuk bisa dikembangkan kualitasnya dan juga dibangun jejaring pemasarannya agar bisa masuk ke skala pasar yang lebih luas.


“Indonesia berada di urutan ke 4 dunia dalam industri halal, menurut catatan rating indikator Global Islamic Economy (GIE) 2020/2021. Mulai dari kategori top 10 halal food, muslim friendly travel, fashion, finance maupun kosmetik dan obat-obatan,” kata Khofifah dalam sambutannya.


“Apalagi di Jawa Timur sendiri,  sedang menuju Regional Ekonomi Syariah yang mengintegrasikan sektor keuangan dengan sektor riil berbasis ekonomi rakyat,” imbuhnya.


Ia menargetkan OPOP di Jawa Timur sampai dengan tahun 2024 terbagi dalam tiga aspek. Yakni Santripreneur (1 juta santri wirausaha), Pesantrenpreneur (1.000 produk unggulan pesantren) dan Sociopreneur (1.000 sociopreneur). Di Jawa Timur sendiri, terdapat 6.864 pondok pesantren (24,76 persen dari total se-Indonesia), dengan lebih dari 654.404 santri yang tersebar di 38 kab/kota, sehingga tercatat ada 1.595 koperasi ponpes.


“Kekuatan ini kemudian dipetakan untuk menyusun langkah pembinaan OPOP Jawa Timur yang akan dipikirkan mulai dari kelembagaannya, SDM, kualitas produk, pembiayaan dan pemasaran,” tegas Khofifah.


Diharapkan setiap pesantren bisa memiliki satu produk unggulan, dalam rangka mewujudkan Pesantrenpreneur.


Program tersebut merupakan upaya pemberdayaan melalui koperasi pondok pesantren, yang bertujuan membentuk jiwa kewirausahaan para santri. Tentunya untuk menghasilkan produk halal unggulan yang bisa diterima pasar lokal, nasional dan internasional.


Sementara, Wakil Bupati Muhammada Albarraa sekaligus Ketua Yayasan Ponpes Amanatul Ummah, mengucapkan terima kasih atas dipercayanya Amanatul Ummah sebagai tuan rumah acara.


“Suatu kebanggaan bagi kami ikut mensukseskan program ini. Kita menyambut OPOP dengan suka cita, karena mengajak santri untuk berdikari dan mandiri,” tandas Gus Barra.(jeky Ridwan)

Bupati Hendy Sebut Peran Media Penting Dalam Membagun Jember

 


JEMBER,Merdekanews.net  --- - Besarnya peran media masa dalam membagun Jember lebih baik diakui oleh Bupati - Wakil Bupati Jember H. Hendy Siswanto - Gus Firjaun, Bahkan secara terbuka Bupati Hendy mengajak Mas Media untuk bersama - sama membangun Jember dengan memberitakan hal-hal yang positif tentang Jember. 28/02/2021


Bahkan besarnya perhatian Bupati kepada peran media di era Pemerintahannya, waktu khusus diberikan kepada Media pasca memberikan sambutan resminya di Pendopo Wahyawibawagraha dalam acara tasyakuran yang turut dihadiri Forkopinda, Pejabat utama Pemkab Jember dan para undangan.


Bupati - Wakil Bupati yang tenar dengan taq qline "WES WAYAHE MBENAHI JEMBER" ini selalu menyampaikan dalam banyak kesempatan bahwa betapa pentingnya peran media dalam membangun Jember.


Semagat kebersamaan yang terus digaungkan oleh Bupati Hendy bukan tampa alasan, keinginannya yang begitu kuat untuk Mbenahi Jember tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada keterlibatan semua pihak, tidak terkecuali Mas Media. 


"Jember ini milik kita bersama, tidak bisa saya sendirian membangun Jember, semua punya andil, termasuk rakan-rakan media, berilah informasi yang positif kepada warga tentang berbagai program yang ada sehingga semua pihak bisa mendukung program kerja pemerintah," ujarnya.


Bahkan Bupati Hendy tidak pernah malu untuk meminta doa dari warga yang ditemuinya agar apa yang menjadi keinginannya di mudahkan oleh Allah SWT.


"Doakan kami, semoga apa yang kami inginkan dan cita-citakan untuk membangun Jember yang lebih baik akan terwujud," ungkapnya.


Kata-kata tersebut seringkali diucapkan oleh Bupati Hendy, setiap dirinya bertemu dengan warga Jember, bahkan saat meninjau korban banjir di beberapa titik lokasi pada tanggal 27/02/2021 saat menyerahkan bantuan , Bupati selalu memohon dukungan dan doa masyarakat Jember.


Supriyadi warga Jember Lor Patrang salah satu warga yang mendapatkan bantuan dari Bupati Hendy mendoakan semoga apa yang diinginkan dan di cita-citakan tercapai sehingga Bupati bisa menangani persoalan banjir yang merugikan warga.


" sebagai rakyat Jember, kami selalu mendoakan yag terbaik, harapan kami, pak Bupati ini mampu menangani persoalan banjir di Kabupaten Jember, khususnya dilingkungan kami," tuturnya.


Bupati Hendy yakin dan sangat optimis, dengan dukungan dan kerjasama semua pihak, support yang kuat dari Media dalam karya jurnalisnya, memberikan informasi yang baik-baik tentang Jember, Insya Allah Jember kedepan akan jauh lebih baik. (Lik/to2/afa)