Langsung ke konten utama

Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia





Jember, Kabarejember.com
----Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-5 tahun 2019 kali ini bakal dimeriahkan dengan 32 event besar yang dipersembahkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk kemajuan dan perkembangan santri khususnya di Kabupaten Jember. Tanggal 22 Oktober merupakan tanggal yang ditetapkan Presiden Joko Widodo untuk peringatan HSN sesuai Kepres No. 22 tahun 2015, yakni pencetusan resolusi jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Berbicara santri, tak lepas dari salah satu lembaga yang cukup berperan dalam pengembangannya, yakni pondok pesantren, yang sekaligus menjadi laboratorium yang berperan untuk menggodok mental dan pendidikan santri untuk tujuan ukhuwah dan perdamaian, menciptakan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, Islam yang ramah dan moderat dalam beragama.

Disebut sebagai laboratorium perdamaian, karena pesantren memupuk jiwa santri untuk menumbuhkan kesadaran harmoni beragama dan berbangsa. Hal ini terbukti dengan kecintaan santri terhadap tanah air tidak pernah pudar, karena ada konsep yang selalu dipegang teguh, yakni hubbul wathan minal iman atau cinta tanah air sebagian dari iman.

Kemudian metode mengaji dan mengkaji, dan santri juga diajarkan untuk khidmah (pengabdian) yang merupakan prinsip loyalitas santri yang dibingkai dalam etika beragama.

Selain itu, santri juga mendapat pendidikan kemandirian dan gerakan komunitas seperti sastra kesenian yang tumbuh subur di pesantren. Dari pesantren juga muncul tradisi diskusi dan dialog yang merupakan ruh dari demokrasi. Tak kalah pentingnya pula, dari pesantren juga muncul khazanah kearifan lokal yang menjadi ruang kondusif untuk menjaga lokalitas di tengah arus jaman yang semakin pragmatis.

Selanjutnya, pesantren juga melahirkan prinsip mshalahat (kepentingan umum) yang merupakan sebuah pegangan wajib santri, dan yang terakhir pesantren merupakan lembaga penanaman spiritual, bukan sekedar soal fiqih saja, melainkan banyak pula yang melatih untuk tazkiatunnafs atau proses pembersihan hati.

Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR menyampaikan rasa syukurnya karena dalam peringatan HSN 2019 ini telah terbit UU no 18 th 2019 tentang pesantren, yang pada intinya pesantren bukan sekedar sebagai lembaga pendidikan saja, namun memiliki peran dakwah dan pengabdian masyarakat. Negara bakal hadir untuk memberikan fungsi rekognisi, afirmasi dan fasilitasi  dengan tetap menjaga kemnadirian dan kekhasan pesantren.

Puncak Peringatan HSN ke 5 tahun 2019 di Kabupaten Jember diperingati pada 22 Oktober 2019 dengan Apel Santri di Alun-alun Jember pukul 07.00 WIB yang diikuti oleh 3000 santri dari berbagai ponpes dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Muqit Arief, dilanjutkan dengan pemberian beasiswa santri dan dilanjutkan dengan kirab santri.

Peserta melakukan kirab melalui rute Jl. Ahmad Yani, Trunojoyo, Cokroaminoto, Gajahmada dan finih kembali di Alun-alun Jember. Diiringi 3 grup drum band dan ada banyak hadiah door prize, diantaranya sepeda motor matic, laptop, sepeda gunung dan banyak hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan ini merupakan persembahan dari Pemkab Jember untuk mengapresiasi kejuangan, keteladanan dan kontribusi santri baik sebelum dan sesudah kemerdekaan, sekaligus untuk memperteguh komitmen santri Indonesia untuk perdamaian dunia. (mul/mia/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...