*Kapolres Lumajang Ajak Pelajar SMAN 2 Lumajang Deklarasi Zero Knalpot Tidak Sesuai Teknis*


LUMAJANG - Keselamatan adalah tanggung jawab seluruh pihak, sehingga kepedulian masyarakat terhadap keselamatan, dengan menjaga ketertiban, keselamatan dan keamanan, mutlak diperlukan dalam peningkatan keselamatan berlalulintas.

Sebagai upaya untuk menekan angka fatalitas kecelakaan, yang melibatkan kalangan pelajar, Polres Lumajang menggelar upacara Bendera dan Gebyar Keselamatan Jawa Timur 2024 di SMAN 2 Lumajang.

Kegiatan ini juga di isi dengan sosialisasi keselamatan berlalulintas dan deklarasi zero knalpot tidak sesuai teknis.

Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K., mengungkapkan bahwa kegiatan ini, bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa terkait keselamatan berkendara, sehingga dapat menekan angka kecelakan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Lumajang.  

"Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jatim, pada tahun 2023, angka kecelakaan lalu lintas cukup tinggi dengan 5.240 korban meninggal dunia, 364 luka berat dan 42.903 luka ringan dan berdasarkan survey menunjukan korban kecelakaan lalu lintas didominasi oleh pelajar," ungkapnya.

Menurutnya, banyaknya orang tua memberikan sepeda motor kepada anaknya dan menoleransi untuk mengendarai dengan alasan agar Lebih cepat tiba disekolahan, juga menjadi faktor penyebanya.

“Selain tidak cukup umur, banyak pelajar yang memodifikasi kendaran sepeda motor dengan tanpa spion, ban kecil dan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis,”ujarnya.

Kapolres lumajang Juga menghimbau kepada peserta upacara, untuk tidak melakukan aksi balap liar diijalanan, karena sangat berbahaya bagi diri sendiri dan mengganggu ketertiban umum. 

“Mengenakan helm SNI saat berkendara sepeda motor, baik pengendara dan orang yang di bonceng, tidak ugal ugalan di jalan raya, tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, ban kecil serta memasang spion dengan Lengkap,”pungkasnya.(**)

Post a Comment

0 Comments