Langsung ke konten utama

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Watu Pecak, Polres Lumajang Tingkatkan Patroli Keamanan

Lumajang , Merdekanews.id  Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, ribuan wisatawan memadati kawasan wisata Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Lonjakan jumlah pengunjung tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati libur lebaran bersama keluarga di kawasan pesisir selatan.

Dari pantauan di lapangan, suasana pantai terlihat ramai sejak siang hingga sore hari. Pengunjung tampak memenuhi area bibir pantai, warung, hingga tempat parkir kendaraan. Kepadatan ini mendorong aparat kepolisian untuk meningkatkan pengamanan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Personel Polres Lumajang diterjunkan untuk melaksanakan patroli di kawasan wisata tersebut. Petugas tampak menyisir sejumlah titik keramaian, mulai dari pintu masuk, area parkir, hingga sepanjang garis pantai, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Selain melakukan patroli, petugas juga активно memberikan imbauan kepada para wisatawan. Mereka mengingatkan pengunjung agar selalu menjaga barang bawaan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama di tengah keramaian.

Kasatgas KRYD Polres Lumajang, Kompol Noer Andhi Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang berlibur.

“Kami melaksanakan patroli di kawasan wisata Pantai Watu Pecak untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, mengingat jumlah pengunjung yang meningkat cukup signifikan pasca lebaran,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pihaknya juga memberikan penekanan kepada pengunjung agar tidak mandi di laut, mengingat karakteristik ombak di pantai selatan yang cukup besar dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung agar tidak mandi di laut karena ombak cukup besar dan berbahaya. Selain itu, kami juga mengingatkan agar selalu menjaga barang bawaan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Petugas juga terlihat melakukan pendekatan humanis dengan berdialog langsung bersama pengunjung, memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keselamatan diri dan keluarga saat berwisata.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah keramaian mendapat respons positif dari para wisatawan. Banyak di antara mereka mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya patroli rutin yang dilakukan petugas.

Hingga saat ini, situasi di kawasan Pantai Watu Pecak terpantau ramai namun tetap terkendali. Arus keluar masuk pengunjung berjalan lancar, serta tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang berarti.

Kompol Noer Andhi Setiawan menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan selama masa libur lebaran, khususnya di lokasi wisata yang menjadi pusat keramaian masyarakat.

“Kami akan terus hadir memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat agar aktivitas liburan berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...