Langsung ke konten utama

Patroli Rutin Tim Cobra Polres Lumajang Berhasil Ungkap Pelaku Curanmor 13 Tkp


Jember, KaJe
Tim Cobra Polres Lumajang berhasil melumpuhkan dua orang pelaku curanmor spesialis kendaraan yang terparkir di wilayah Lumajang-Jember. Keduanya adalah  Ahmad Fatoni bin Sumat (pria, 20 th) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang dan Muhamad Sodiqin bin Rebak (pria) yang juga merupakan warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang.

  Penangkapan keduanya ini tak lepas dari Tim Patroli Cobra yang selalu melaksanakan kegiatan preventif baik di pagi, siang, sore dan juga malam hari. Bermula dari Tim Cobra yang berpatroli di sekitaran wilayah Kecamatan Tekung (29/3) yang dipimpin oleh AKP Jauhar Maarif S.SOS M.HUM yang mencurigai kendaraan Honda Beat warna merah melintasi anggota yang sedang patroli. Kecurigaan petugas adalah kendaraan tersebut melaju dengan kunci kontak motor tidak terpasang di tempatnya, padahal kendaraan tersebut termasuk kendaraan baru.

  Akhirnya, petugaspun mengejar dan berhasil menghentikan sang pengendara. Ternyata dugaan Tim Cobra benar, karena kendaraan tersebut tak dilengkapi surat sama sekali dan pengendara hanya membekali dirinya dengan SIM C saja. Diketahui, pengendara tersebut adalah Alwi Muzekki (pria, 23 th), warga Desa Sumberanyar Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang.  Saat diintrogasi, ia mengatakan kendaraan tersebut didapatnya dari meminjam teman nya yang bernama Ahmad Fatoni (yg akhirnya diketahui menjadi pelaku curanmor 13 TKP).

   Petugaspun mengamankan motor tersebut berikut sang pengendara ke Polsek Tempeh. Saat kendaraan tersebut dicek petugas, ternyata kendaraan tersebut memang telah dilaporkan sang pemilik ke Polres Jember telah hilang dengan TKP wilayah Semboro. Akhirnya Tim Cobra pun mengembangkan informasi tersebut dan berhasil menangkap Ahmad Fatoni dan Muhammad Sodiqin di tempat yang berbeda.

  Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH dikonfirmasi melalui sambungan telfon mengatakan bahwa Polres Lumajang akan terus berusaha untuk merubah stigma wilayah rawan terjadi tindakan kriminalitas dengan cara melumpuhkan satu persatu para pengacau di wilayah Lumajang. “Ini sebuah keberhasilan bagi Tim Cobra Polres Lumajang, karena melalui Patroli rutin, kami dapat mengungkap pelaku curanmor 13 TKP di wilayah Lumajang-Jember. Namun demikian, kampanye kami untuk terus memberantas para pelaku kejahatan di wilayah Lumajang belum usai. Saya tegaskan kembali, peluru kami tak kan pernah habis untuk mereka yang mencoba melawan hukum,” ungkapnya.

  Lebih lanjut, pria kelahiran tahun 1977 tersebut juga akan terus mengembangkan kasus tersebut. “Kami tak mudah percaya dengan ucapan pelaku. Kami tengarai masih ada aksi yang mereka tutupi, atau bahkan jaringan lain yang juga belum mereka sebutkan. Secepatnya akan kami korek terus agar para  pelaku yang masih berkeliaran segera tertangkap," papar Arsal.

  Senada dengan Kapolres Lumajang, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra juga mengapresiasi tinggi kinerja dari timnya. “Meskipun patroli ini disebut kegiatan preventif, namun nyatanya patroli dari tim kami dapat menguak tabir tentang aktor dibalik curanmor di wilayah Lumajang serta Jember,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.( Suatman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...