Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pariwisata

Muhammad Haidar Rasyid dan Nina Nafisyah Iriani Sebagai Gus Ning Jember 2019

Jember, Kabarejember.com -----Gus dan Ning Jember 2019 telah terpilih dalam grand final pemilihan Gus dan Ning yang digelar Minggu malam, 25 Agustus 2019, di Alun-alun Jember. Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR secara langsung memberikan penghargaan kepada pemenang. Sejumlah pesan dan harapan disampaikan untuk pemenang dan para finalis. “Manfaatkan kesempatan untuk terus berkarya bagi nusa dan bangsa dengan memajukan pariwisata dan seni budaya di Kabupaten Jember,” pesan Bupati kepada pemenang Gus dan Ning 2019. Dalam malam puncak pemilihan itu, Muhammad Haidar Rasyid keluar sebagai Gus Jember 2019. Sedangkan Ning Jember 2019 diraih oleh Nina Nafisyah Iriani. “Saya berharap di tangan Gus dan Ning, promosi, edukasi, dan sosialiasi tentang pariwisata di Jember menjadi lebih baik dari sebelumnya,” harap Bupati. Kepada pemenang, Bupati mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih. Tidak ada seorang pun yang bisa meraih prestasi sendirian, tanpa dukungan dari orang tua, keluarga, guru,...

Aliansi Santri Jember Kritisi Gelaran JFC 2019

Jember, Kabarejember.com  ----Puluhan santri dan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Santri Jember menggelar aksi demonstrasi ke gedung pemkab Jember pada Rabu siang (7/8/19). Aksi yang digelar ASJ tersebut merupakan bentuk respon terhadap gelaran JFC 2019 yang turut menuai kontroversi terkait model busana yang salah satunya dikenakan oleh artis Cinta Laura.  Dalam aksi demonstrasi tersebut, ASJ melayangkan beberapa poin tuntutan, yakni Bupati dan penyelenggara JFC harus meminta   maaf pada masyarakat Jember dan bertanggu jawab atas keteledoran penyelenggara JFC. Selain itu, ASJ juga menuntut gelaran JFC pada tahun depan harus lebih   menonjolkan budaya jember, mengeskplore budaya lokal dan berhenti untuk mengimpor budaya luar. Demonstran Aksi yang digelar ASJ pada akhirnya mendapat respon dari wakil bupati Jember, KH. Muqit Arif, yang lantas mengundang perwakilan demonstran ASJ guna melakukan audiensi di dalam ruang kerja wakil bupati. Setelah itu KH. Muqit Arif la...

Bupati Faida Akan Evaluasi Pelaksanaan JFC 2019

Jember, Kabarejember.com ----Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. menyatakan evaluasi kegiatan Jember Fashion Carnaval (JFC) sangat penting dilakukan guna melakukan perbaikan kedepan. Ini disampaikan Bupati di hadapan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang menyampaikan koreksi keras atas penyelenggaraan JFC ke-18, terutama gelaran Grand Carnival pada Minggu 04 Agustus 2019. Pertemuan yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa, 06 Agustus 2019. Bupati didampingi Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief. Hadir pula Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dan pejabat perwakilan Kodim 0824 Jember. “Memang ada hal yang perlu diperbaiki di penyelenggaraan JFC,” kata Bupati. Evaluasi itu diantaranya karena ada kegiatan yang tidak direncanakan dari awal maupun adanya inisiatif bersimpati kepada almarhum Dynand Fariz. Dari peristiwa yang terjadi di JFC kali ini, Bupati menyatakan ada kekurangan regulasi yang mengatur penyelenggaraan kegiatan di Kabupaten Jember tidak menabrak n...

Bupati Faida Janjikan JFC Tiap Tahun Akan Terus Digelar

Jember, Kabarejember.com  ----Pada hari terakhir Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-18 yang digelar Minggu, 04 Agustus 2019, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. kembali menegaskan karnaval terbaik ketiga dunia ini akan terus diselenggarakan. JFC akan kita terus selenggarakan demi majunya fesyen dan karnaval, sebagai bagian dari pariwisata Indonesia, tutur Bupati ketika membuka pergelaran JFC Grand Carnival di Jl. Sudarman Jember. Bupati menyampaikan, JFC akan dijaga kelangsungannya dan akan dibuat tetap jaya sehingga menjadi warisan budaya. Kelangsungan JFC bukan hanya untuk Kabupaten Jember maupun Indonesia, tetapi menjadi kebanggaan dunia. Mas Dynand memang telah tiada, tapi bukan berarti JFC akan berakhir. Kita semua sepakat warisan karya beliau akan kita jaga kelangsungannya. Semoga segala karyanya bernilai ibadah di mata Allah dan dicatat sebagai amal jariyah bagi almarhum Dynand, tutur Bupati. Dalam kesempatan itu, Bupati juga menandaskan bahwa JFC merupakan satu-satunya karnaval...

Sampah di Area JFC Disapu Pakai Alat Canggih

Jember, Kabarejember.com ----Dikeriuhan perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-18, Minggu, 04 Agustus 2019, ada satu aktivitas yang cukup penting dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih. Itu terlihat di area paving di sekitar Pendapa Wahyawibawagraha dan di depan panggung VIP. Ada sebuah mesin penyapu sampah yang dioperasionalkan seorang pria. “Ibu Bupati cukup puas dengan hasilnya, karena lebih cepat membersihkan dan bisa langsung ditampung bak sampah,” kata Yusak Nugroho. Yusak yang menjadi manajer operasional perusahaan penyedia mesin penyapu sampah ini mengatakan, Bupati menyaksikan langsung percobaan alat yang disebut road sweeper itu di area paving atau lahan parkir Masjid Al Baitul Amien Jember. Ia juga menjelaskan, pengunaan alat ini pertama kalinya dilakukan di Jember, karena ada permintaan untuk turut membersihkan pasca-pergelaran JFC. Area yang bisa disapu yakni area pendopo dan depan panggung VIP JFC. “Kebetulan karena banyak lalu lintas, jadi kita hanya di sekitar ...

Pemprov Jatim Tampil di JFC Jember

Jember, Kabarejember.com ----Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan akan ikut terlibat dalam penyelenggaraan pergelaran internasional Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun depan. Kabar ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur Sinarto, S.Kar., MM. saat pembukaan Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI), Sabtu, 03 Agustus 2019. “Akan terus menemani penyelenggaraan JFC agar semakin menjadi hebat,” kata Sinarto di Jalan Sudarman yang menjadi titik keberangkatan defile WACI. Sinarto juga menyampaikan terima kasih kepada almarhum Dynand Fariz yang mampu meningkatkan derajat kepariwisataan Provinsi Jawa Timur ke taraf Internasional melalui JFC. Apresiasi juga disampaika Sinarto atas pergelaran WACI yang telah menjadi satu agenda yang menambah kehebatan JFC, untuk menampung para kreator dan juga kreasi anak-anak muda yang cerdas. “Banyak yang sudah dilakukan Kabupaten Jember untuk Jawa Timur dan Indonesia agar wisatawan semakin meningkat, dan semoga de...

Di Karo, Hari Pertama Dagangan Jember Laris Manis

Karo, kabarejember.com Stand pameran Pemkab Jember, benar-benar menjadi primadona di Festival Bunga dan Buah, Karo, Sumut 2019. Baru sehari dibuka, buah yang dipamerkan pun nyaris ludes. Padahal, pameran baru usai Minggu (7/7) mendatang. Kabag Perekonomian Pemkab Jember Slamet Sugianto, mengaku takjub dengan kinerja tim yang langsung diarahkan Bupati Faida dari Jember.  "Strategi ibu bupati, stand kami dipancing dengan dua talent JFC. Akhirnya semua pengunjung membludak di stand kami," akunya, Jumat (5/7) sore. Tak hanya itu, berbagai buah-buahan super jumbo rekomendasi Bupati Faida, menjadi rebutan pengunjung. "Semua nyaris diborong. Kami bingung, karena juri belum menilai. Akhirnya kami batasi demi penilaian," katanya. Buah super jumbo itu seperti nanas seberat 6 kg perbuahnya. Selain itu ada jeruk berukuran bola volly, serta melon dan jambu Jember tanpa biji. "Kami juga membawa edamame hampir satu kwintal. Semua nyaris ludes. Kalau tidak dicegah, langsung ha...

Kerap Juara, Pemkab Jember Diundang Khusus Ikut Festival Bunga dan Buah 2019 di Karo -Sumut

KARO- kabarejember.com  Sering menjuarai pameran skala nasional, Pemkab Jember diundang khusus di Festival Bunga dan Buah 2019, yang digelar di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumut. Saking penasarannya dengan cara Jember menjadi langganan juara, tim pameran dari Bagian Perekonomian Jember, disambut langsung Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Jumat (5/7) siang. Terkelin Brahmana, mengaku Festival Bunga dan Buah yang digelarnya, merupakan even tahunan bergengsi di kabupatennya. Sengaja mengundang Jember, supaya ikut menginspirasi peserta lainnya, dalam penataan stand dan konsep tematik barang yang dipamerkan. Kata Terkelin, Karo yang merupakan kota wisata, tentunya berharap festival yang digelar hingga Minggu 7 Juni 2019, mampu menjadi magnet datangnya wisatawan ke daerah pegunungan tersebut. Kabag Perekonomian Jember, Slamet Sugianto, mengaku timnya berangkat ke Karo, karena perintah Bupati Faida untuk memamerkan produk lokal Jember. Bahkan dalam pameran tersebut, tiga petani buah lokal Je...

Bupati Ajak Masyarakat Jaga Situasi Damai, Tertib dan Aman

Jember, kabarejember.com Bupati Jember dr. Hj.  Faida, MMR mengajak masyarakat menjaga situasi agar tetap damai, tertib, dan aman untuk sebuah kreasi wisata. Karena, tidak ada kegiatan pariwisata yang bisa dikembangkan kecuali mendasarkan situasi yang damai, tertib, dan aman buat semua. Ajakan itu disampaikan Faida dalam sambutannya pada acara Waton Parade 2019 di Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu.  Orang pertama di Jember ini mengajak masyarakat Jember untuk mensyukuri situasi yang damai dan tenteram yang mewarnai Bumi Pandhalungan ini. Kita sering tidak merasa bahwa damai itu adalah karunia yang luar biasa, ujar perempuan pertama yang menjadi Bupati Jember ini. Dengan situasi yang damai dan aman itu, masih tutur bupati, setiap orang bisa berkreasi dan bergembira. Kita bisa bergembira seperti pada pagi hari ini, Faida, Minggu, 23 Juni 2019. Waton Parade 2019 merupakan kemasan kegiatan rutin setiap tahun usai lebaran. Acara ini berisi defile Pegon, yang merupakan moda transpor...

Gairahkan Kunjungan Wisata, Disparbud Jember Gelar Lomba Video Kreatif

Jember, kabarejember.com Agar generasi muda tertarik untuk mempromosikan wisata di Jember, Pemerintah Kabupaten Jember menggelar lomba video kreatif. Lomba ini menjadi salah satu rangkaian acara untuk menyemarakkan Watu Ulo Pegon (Waton) Parade 2019 yang akan digelar 23 Juni 2019. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)  Pemkab Jember Anas Maruf menjelaskan, lomba video kreatif atau Vlog ini untuk memancing partisipasi masyarakat. "Agar lebih cinta dan memajukan pariwisata Kabupaten Jember," terang Anas di kantornya, Senin, 17 Juni 2019. Ini juga untuk memacing minat anak muda yang memang hobi dan mempunyai kemampuan membuat video kreatif.  Lomba ini terbagi dalam dua kategori. Yakni kategori pelajar tingkat SMP dan SMA serta kategori umum mulai dari mahasiswa, karang taruna maupun masyarakat lainnya. "Lomba ini bisa atas nama kelompok atau persorangan. Kami persilakan. Terpenting, kami ingin mengangkat kearifan lokal," ungkapnya. Kearifan lokal tersebut,...

Tempat Berburu Barang Antik di Kabupaten Jember

Jember,KaJe Kalau kamu kolektor barang antik, tempat yang satu ini akan manjakan kamu dengan beragam koleksinya.  Berada di daerah Slawu, Kabupaten Jember, Usmadi menyulap rumahnya menjadi galeri berbagai barang koleksi yang antik-antik. Barang koleksi yang ditawarkan mulai dari uang kuno, pusaka, patung, lukisan, batu akik, peralatan elektronik hingga kamera jadul. Tak hanya menjadi toko barang antik, usaha yang dirintis sejak tahun 1995 ini juga menjadi tempat yang nyaman untuk komunitas berkumpul. Menurut Aldi, salah satu pengunjung, ia merasa nyaman berada di rumah pak Usmadi. Selain bisa melihat koleksi barang-barang kuno yang usianya lebih tua darinya,  ia juga merasa nyaman dengan suasanya. "Disini tempatnya asik, enak buat kumpul-kumpul sama komunitas. Nyaman banget tempatnya dan juga saya juga bisa melihat benda-benda kuno yang umurnya lebih tua dari saya." Terang Aldi, mahasiswa fakultas PAI Universitas Muhammadiyah Jember itu. Usmadi menceritakan awal mula hanya be...