Langsung ke konten utama

Wabup Indah Buka Sosialisasi Pemilu 2019


Lumajang, KaJe
Pemilu bukan hanya bersandar pada tugas dan integritas KPU dan Panwaslu. Tetapi merupakan kewajiban kita bersama, mendukung kesuksesan pelaksanaannya. Hal itu dituturkan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M. Si., saat membuka Sosialisasi Pemilihan Umum serentak  2019, di Ruang Nararya Kirana Kantor Bupati, Senin (25/3/19) pagi.

Pemilu 2019 yang jatuh pada Rabu Pahing, 17 April nanti, masyarakat Kab. Lumajang dihadapkan pada pilihan 16 Politik, 2 Pasangan Calon Presiden, 109 Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, 48 orang Caleg DPRD, 138 orang Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur (Dapil V) serta 547 orang Caleg DPRD Kab. Lumajang.  Pemilu Legislatif itu, terbagi menjadi 5 daerah pemilihan (Dapil).

Bunda Indah menyampaikan, salah satu Indikator keberhasilan penyelenggaraan Pemilu adalah tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi dalam menyalurkan hak suaranya.

"Peran dan Partisipasi masyarakat sangat penting dari sebuah pesta demokrasi, sehingga tingkat partisipasi masyarakat ini harus menjadi perhatian khusus pada Pemilu serentak 2019," ujarnya.

"Dari data secara Nasional, Fenomena Partisipasi politik masyarakat di Pemilu 2004 sebesar 84 persen, pada Pemilu 2009 tercatat sebesar 71 % dan pada tahun 2019 partisipasi masyarakat ditargetkan sebesar 77%," urainya.

Wabup Mengungkapkan, bahwa Pemetaan tingkat kerawanan di tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai tingkat Desa/ Kelurahan, harus dicermati dan dijabarkan sebagai upaya antisipasi potensi kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilu.

Untuk itu, Bunda Indah berharap semua unsur dan Komponen yang ada di masyarakat, sampai dengan masyarakat di tingkat Desa/Kelurahan dapat membantu KPU maupun Bawaslu untuk mensukseskan Pemilu 2019.

Ia menghimbau masyarakat, supaya menggunakan hak pilihnya dan tidak golput.

 "Mari kita sukseskan Pemilu 2019  Kita berpesta Demokrasi. Namanya Pesta Demokrasi, kita harus senang," katanya.

 Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kab. Lumajang, Arif Heri Kurniawan, melaporkan, bahwa  tujuan Sosialisasi tersebut untuk mewujudkan dukungan Pemerintah terhadap penyelenggara Pemilu (KPU dan Panwaslu). Itu, juga sebagai upaya memberikan pendidikan politik kepada masyarakat yang ujungnya untuk meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

Sosialisasi itu digelar selama delapan hari, 25 Maret sampai dengan 1 April 2019. Sosialisasi tersebut melibatkan Camat Lurah/Kepala Desa, Ketua TP PKK Kecamatan serta dari unsur lain di Kecamatan. (suatman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...