Langsung ke konten utama

17 Organisasi Muslimat Ikut Wisata Religi




Jember, KaJe
Sedikitnya, 1.248 orang ikut dalam wisata religi yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada Kamis 4 April 2019. Mereka berasal dari sekitar 17 organisasi muslimat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Silo dan Ledokombo.
Seperti wisata religi sebelumnya, mereka mengunjungi Masjid Cheng Hoo dan Raudatul Muchlisin. Dilanjut dengan ziarah di makam KH Muhammad Shiddiq kemudian sholat maghrib di Masjdi Jami Al Baitul Amin.
Terakhir, mereka bertemu Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR di Pendapa Wahya Wibawa Graha untuk ikut Jember Bersholawat.
Dalam kesempatan itu, jamaah muslimat mendapat penjelasan dari bupati terkait program kerja pemerintah sekaligus program kerja yang telah terlaksana.
"Mulai muda sampai kita tua, kalau belanja pergi ke pasar. Pasar tradisional dari jaman dulu bau, becek, dan kumuh, kata bupati.
Tapi alhamdulillah, tahun lalu di Jember sudah selesai diperbaiki 12 pasar tradisional dan tahun ini ditambah lagi 15 pasar tradisional," terang bupati.
Selain pasar tradisional yang direhab, Pemerintah Kabupaten Jember juga merehab rumah sakit, Puskesmas maupun Pustu (Puskemas Pembantu).
Wisata religi ini salah satu janji bupati yang tertuang dalam 22 Janji Kerja. Berikut 17 organisasi muslimat peserta wisata religi Kamis 4 April 2019.
Dari Kecamatan Silo terdapat empat organisasi muslimat, yakni Muslimat Al-Baitul Rohman Dusun Sumber Pakem Desa Silo, Al-Hidayah Dusun Sepuran Desa Sumber Jati, Al-Ikhlas Dusun Sepuran Desa Sumber Jati, Nurul Jadid Dusun Sepuran Desa Sumber Jati.
Sementara dari Kecamatan Ledokombo terdapat 13 organisasi muslimat. Mereka yakni Muslimat Nur Rohman Dusun Petung Desa Sumber Salak, Ratibul Haddad Desa Sukogidri,Nurul Ma'rifah Desa Kalisat, Al-Ikhlas Desa Sumber Bulus, Al-Husna Desa Sumber Bulus, Nurul Huda Desa Sumber Bulus,  Al-Imam Desa Sumber Bulus.
Muslimat Al-Furqon Desa Sumber Bulus, Darus Sholat Desa Sumber Bulus, Raudatul Jannah Desa Sumber Bulus, Al-Khomariyah Desa Sumber Bulus, Nurul Huda Dusun Karang Kebun Desa Sumber Lesung, dan Darus Salam Stasiun Desa Lesung. (mia/ags/mul/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...