Langsung ke konten utama

Jember Jadi Kabupaten Pertama Tuan Rumah Konser Kebangsaan


Jember, KaJe
Kabupaten Jember menjadi kabupaten pertama yang menjadi tempat konser kebangsaan yang digelar LPP RRI.
RRI ingin memberikan contoh kepada masyarakat Indonesia, bahwa ada satu kota yang memiliki bupati yang dicintai rakyatnya karena program-programnya, kata M Rohanuddin.
Dalam kesempatan Gala Dinner bersama Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, Jumat 26 April 2019, Direktur Utama LPP RRI ini menjelaskan, sebelumnya konser kebangsaan digelar di ibu kota provinsi, seperti Jakarta, Surabaya, Samarinda.
Bagi Rohanuddin, Jember memiliki banyak perguruan tinggi. Jember juga banyak pesantren. Ini menjadi sebuah rangkuman yang bisa dikenalkan kepada masyarakat Indonesia.
"Konser kebangsaan di Jember tidak menyalahi aturan. Saya akan mengambil kota Jember sebagai kota satu-satunya dari kabupaten yang diangkat sebagai tempat dari konser kebangsaan ini," tegasnya.
Di hadapan para punggawa konser kebangsaan, Rohanuddin menyatakan konser ini adalah sarana untuk mempersatukan bangsa. "Merah putih, satu kesatuan dikumandangkan dari Jember untuk Indonesia," tuturnya di Pendapa Wahyawibawgraha.
Ia juga mengungkapkan, untuk pertama kalinya, satu-satunya bupati yang akan berpidato di RRI adalah Bupati Jember Faida, yang akan menyampaikan pesan, program, dan bagaimana membangun daerahnya menjadi besar.
Pidato ini akan disiarkan ke seluruh Indonesia yang akan didengar oleh masyarakat Indonesia. "Bupati adalah kehormatan bagi RRI karena ibu lahir dari rahim RRI, bersuara di RRI, dan teruslah bangkit bersama," Rohanuddin.
Konser Kebangsaan ke-11 tahun 2019 ini akan digelar di Alun-alun Jember, Sabtu malam 27 April 2019. Berbagai pertunjukkan dihelat di konser yang bertajuk Damai Negeri untuk Ibu Pertiwi.
Bupati Jember Faida mengungkapkan, Jember tepat menggelar Konser Kebangsaan. Sebab, Jember memiliki keunikan atas budaya dan bahasa.
Yakni budaya dan bahasa antar-Jawa dan Madura serta beberapa suku lainnya, sehingga menjadi Kota Pandhalungan
Konser Kebangsaan ini, di mata bupati juga sebagai sarana silaturahim. Konser ini diharapkan dapat menjadi penyatu semangat, penyatu jalinan silaturrahim. "Karena sejatinya konser kebangsaan misinya adalah memperkuat NKRI," papar Faida. (Mia/Mul/fra/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...