Langsung ke konten utama

1.322 Botol Miras Dimusnahkan Polres Lumajang



Lumajang, kabarejember.com
(28/05/2019), Operasi pekat yang dilaksanakan selama 12 hari sejak tanggal 15 Mei sampai dengan 26 Mei merupakan bentuk cipta kondisi agar suasana bulan ramadhan dan idul fitri dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. Hari ini Polres Lumajang memusnahkan minuman keras berbagai merk dari hasil operasi pekat dengan jumlah 1.322 botol miras.
kegiatan pemusnahan diikuti oleh seluruh jajaran forkopimda, diawali dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti, kemudian dilanjutkan dengan menghancurkan botol - botol miras dengan menggunakan alat berat ( tendem roller ) dengan cara melindas.
Diawali dengan Kapolres  Lumajang dan dandim 0821 Lumajang bersama - sama menaiki tendem roller dan melindas barang bukti miras serta dilanjutkan oleh unsur forkopimda yang lain.

Menurut Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menjelaskan, " Tahun ini terjadi penurunan kasus ungkap yang signifikan dimana tahun 2018 ungkap kasus penyakit masyarakat selama operasi sebanyak 101 kasus, sedangkan tahun in hasil operasi pekat hanya 59 kasus. Ini menandai bahwa kriminalitas di Lumajang turun drastis. Ini pun dirasakan oleh masyarakat Lumajang terkait situasi yang semakin kondusif. Padahal Kekuatan besar sudah saya lakukan serta menggerakkan semua fungsi - fungsi dibawah pimpinan kepala Bagian Operasi polres Lumajang langsung. Akan tetapi hasil ungkap yang turun sekitar 41, 58 % ini menandakan bahwa tingkat kriminalitas di Lumajang semakin berkurang. Momentum ini kita harapkan terus terjaga." Tegas Arsal.

Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito menambahkan, " Miras lokal oplosan ( milo ) menjadi target utama kami di Lumajang. Dimana milo merupakan pencampuran 1 botol alkohol 70 %  yang biasanya digunakan untuk obat luar atau digunakan untuk perawatan luka luar dicampur dengan 3 sachet komik. Obat - obatan tersebut merupakan obat - obatan legal yang kemudian dicampur menjadi satu dan biasa disebut MILO. Hal ini sangat berbahaya sehingga jajaran kami fokus untuk memberantas peredaran dengan operasi milo oplosan," 7
uj.ar Priyo.( Suatman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...